Ethan menatap Lucy penuh tanda tanya, masa lalu yang belum berakhir apa yang ia maksudkan? Ethan paham betul jika ia masih menyimpan luka lama dari hubungan asmaranya di masa lalu namun itu berakhir saat mereka berdua tiada. Ethan menganggap takdir menyesakkan itu telah berakhir jauh di belakang.
"Hentikan Lucy kita punya masalah lain yang lebih penting untuk di bahas. Aku akan langsung saja, Alona kini sedang menjadi incaran sejumlah musuh di luar sana Alpha.” Pernyataan Sammuel barusan berhasil membuat darah Ethan mendidih.
"Apa maksudmu!?" sergah Ethan. Amarah yang sama juga jelas tercetak di wajah Ian dan Melanie.
"Alona tentu saja tidak terlahir tanpa keistimewaan Ethan.” Mulai Sammuel ya dia mengetahui nama pria yang menjadi pasangan hidup dari Alona tersebut bukan hal yang sulit untuk menggali informasi tentang Ethan segera setelah Lucy menceritakan ramalan itu.
“Darah yang mengalir di tubuhnya sendiri merupakan sebuah doorprize bagi kaum Immortal di luar sana. meski sulit aku berhasil mendapati beberapa informasi bahwa para penyihir gelap mulai menampakkan pergerakannya… mereka memiliki suatu ambisi untuk melakukan sesuatu bisa dibilang sebuah ritual, dan mereka membutuhkan sesuatu dari Alona untuk mencapai tujuan itu. Kalian tentunya tahu bagaimana sepak terjang dari para bedebah itu dan mengapa mereka menjadi musuh dari sejumlah kaum Immortal."
"Baiklah kesampingkan soal sepak terjang mereka, lalu ritual apa itu? mengapa mereka mengincar Alona untuk itu." Ethan mengepalkan tangannya mencoba menahan emosi yang membuncah di dadanya. Mendengar hal tentang penyihir gelap saja membuat Ethan sakit kepala terutama mereka bahkan mengincar Mate yang baru saja ia akui.
"Sebuah kehidupan abadi yang tanpa cela. Juga kekebalan terhadap api." Jantung Ethan berdebar tapi bukan karena adrenalin, bukan juga rasa takut lebih pada rasa murka. Geraman keras menambah Susana tegang dalam ruangan itu. Penyihir di dunia ini memiliki satu kelemahan yaitu Api dan itu adalah satu satunya cara untuk membunuh mereka, membakar mereka atau memenggal kepala mereka. Mereka tidak memiliki apa apa selain sihir. Dan itu adalah hal yang paling merepotkan jika bertarung berhadapan dengan mereka.
"Bagaimana bisa kau tahu soal ini?" tanya Ethan, ia tak pernah mendengar ada sebuah mantra yang dapat membuat seseorang hidup abadi. Bahkan sihir memiliki Batasan tertentu.
"Well, ini adalah sebuah kisah lama dan kami menutupi hal ini sejak lama. Alona bukan satu satunya makhluk yang lahir dengan darah campuran antara Vampire dan Manusia. Beberapa tahun lalu, salah satu Klan vampir lain juga pernah memiliki seorang yang lahir dengan darah campuran. Klan itu dikenal dengan nama Klan Bernabas, dipimpin oleh Salah satu Elder tertua bernama Ludwick, dia pernah memiliki seorang anak laki-laki yang mana anaknya memiliki darah setengah manusia dan Vampire.” Sammuel menarik nafas Panjang ia seakan mencoba menyibak kembali ingatan masa lalu itu. Sebuah cerita yang di sembunyikan oleh Klan vampire ini selama bertahun tahun.
"Pasangannya yang seorang manusia tak selamat saat melahirkan anak mereka. Itu adalah kesalahan Ludwick karena 'menyentuh' pasangannya itu saat masih manusia tidak seharusnya ia menunda untuk mengubah pasangannya menjadi salah satu dari kami saat mereka bertemu satu sama lain. Dan itu adalah kelahiran pertama dari hal yang kami pikirkan itu adalah hal mustahil. Karena kami tidak bisa memiliki keturunan. Mereka yang ku sebut sebagai anakku di sini bukan anak kandungku Alpha asal kau tahu saja. Aku hanya mengangkat mereka sebagai anak karena pasanganku menginginkan sebuah keluarga yang utuh layaknya manusia biasa.”
“Kau mengubah mereka? Mungkinkah itu sejak kecil?” Tanya Ethan penasaran apakah para Vampire ini juga memiliki masa kecil tumbuh dan menjadi dewasa seperti itu.
"Ah.. tentu tidak. Kami memiliki kehidupan abadi kau tahu itu berarti kami membeku bersama waktu. Kami tidak pernah menua sejak saat kami menjadi seperti ini. Ada cerita yang lebih panjang untuk hal itu dan kurasa itu bukan sesuatu yang penting dalam masalah ini." Jelas Sammuel singkat ada sebuah senyuman canggung di wajahnya ia seakan merasa berduka untuk apa yang telah terjadi selama ini yang Ethan tidak pahami.
"Kembali pada cerita Ludwick dan anaknya, 10 tahun setelah kelahiran anaknya secara mengejutkan anaknya terbunuh oleh beberapa orang yang menyatakan diri mereka sebagai Penyihir gelap, anak malang itu tak sengaja bertemu dengan para penyihir sinting itu di dalam hutan tanpa pengawasan Klannya, dan kita tahu.. obsesi para Penyihir gelap yang selalu ingin menjadi lebih kuat dari bangsa immortal manapun dan dengan cara apapun. Mereka melakukan percobaan gila dengan mengambil jantung anak itu memulai suatu ritual terlarang dan memakan jantungnya... tanpa diduga setelah memakan jantung anak itu ability para penyihir itu meningkat drastis.. mereka bahkan memiliki kekebalan terhadap api mereka juga diberkahi dengan kehidupan yang abadi dan saat itulah mereka sadari, anak-anak setengah vampire dan manusia adalah sebuah doorprize."
"Untuk suatu kebaikan bersama, setelah terjadinya hal itu Ludwick selaku salah satu penguasa tertinggi dari kaum vampir atau kami sebagai ‘Lord’, menekankan sebuah peraturan yakni larangan bagi vampire untuk memiliki anak dari manusia. Kami menyetujuinya dan Jelas ucapannya mutlak harus dipatuhi, Jika vampire memiliki pasangan seorang manusia, maka mereka harus merubah pasangannya menjadi seperti kami meski dengan cara memaksa sekalipun itu egois."
"Tunggu... Jika ada larangan seperti itu kenapa Mereka bisa memiliki Alona?" Ethan menyadari kesalahan di sini setelah mendengar cerita dari Sammuel.
"Kau sepertinya sangat meremehkan ku… Ludwick adalah salah satu Lord diantara kaum kami, ada dua penguasa lain yang perkataan nya juga mutlak diantara kami.” Sammuel memberi Ethan sebuah petunjuk, dan Ethan memahami hal itu Sammuel sepertinya bukan seorang Elder yang menguasai sebuah klan kecil seperti yang ia duga.
"Lalu ada berapa Penguasa disini?" Ethan sangat penasaran dengan hal ini, sebuah informasi baru baginya mengingat kaum Vampire agaknya sedikit lebih menutup diri dari dunia.
"Seperti yang kukatakan selain Ludwick ada dua orang lagi. Ada tiga kursi penguasa tertinggi di kaum kami. Satu diantaranya adalah wanita. Ia memerintah di benua lain cukup jauh dari sini.”
"Lalu sesuai tebakanku kau salah satunya, benar begitukan?" Tanya Ethan.
"Binggo, dan Alasan kenapa Ian dan Melanie bisa memiliki Alona, karena aku ingin anak-anakku bahagia tentunya. Meski aku harus mengambil sikap yang egois, aku sengaja menyebar sebuah berita bohong mengenai Alona merupakan anak manusia biasa yang Melanie dan Ian adopsi dan alibi untuk keabadiannya kami mengatakan bahwa kami mengubah Alona. Aku juga harus memegang kendali beberapa Klan di bawah kuasaku agar mereka tidak memberontak, tapi sepertinya semua drama kecil yang kubuat sudah mulai ketahuan. Meski begitu aku tak menyesal dengan semua yang terjadi, aku akan menerima konsekuensi apapun asal keluargaku bahagia." Ethan menatap Sammuel dengan tatapan menghina ia benar-benar seorang pengkhianat.
“Luar biasa, ia bisa kena masalah jika masalah ini diketahui seluruh kaumnya.” Singgung Aro.
"Tapi jika Sammuel tidak melakukan pengkhianatan kecil ini, kita mungkin takkan pernah bertemu Alona.." Jawab Ethan dan Aro mengangguk setuju dengan pendapat Ethan.
"Lalu dimana para penyihir gelap yang berhasil mendapatkan tubuh abadi itu?"
"Para penyihir gelap lainnya menghormati mereka dan menganggap mereka sebagai para Raja.. terdiri dari tujuh orang penyihir dengan Ability yang luar biasa mencengangkan. Para Raja ini bahkan mengaku bisa membangkitkan seseorang dari kematiannya. Tentu saja ini hal yang terdengar mustahil, bahkan Para pemimpin penyihir suci yang merupakan musuh mereka… menertawakan gagasan mereka. Tak ada yang bisa memutar balikkan kematian. Aku masih mencari tahu dimana tepatnya mereka berada.. kau tahu para penyihir gelap ini cukup cerdik menghindari radar.”
"Bagaimana kau yakin jika mereka benar benar merencanakan sesuatu mengenai ritual itu Samm? Bagaimana jika itu tidak benar dan kita mengkhawatirkan hal yang sia-sia? Lagipula kita sudah sangat lama sekali tidak mendapati pergerakan mereka bukan hanya kau seluruh kaum Immortal cukup awas terhadap pergerakan mereka. Apapun yang mereka lakukan tentu saja akan membuat kita semua sakit kepala karena kekacauan yang ditimbulkan.” Ethan bertanya cukup serius kali ini ia terus berfikir mengenai pertarungan yang terjadi diantara mereka beberapa minggu lalu ada sangkut pautnya dengan para bedebah ini. Ethan bahkan tak bisa mencari jejak dari pertarungan mereka seakan semua sudah di bereskan dengan bersih tanpa jejak.
"Lucy. Saat mendapat ramalan mengenai ikatanmu dan Alona, dia juga melihat gambaran mengenai sebuah pertarungan yang akan terjadi."
"Apa ini menyangkut Klan kita ayah?! Apa ini berhubungan dengan Alona!? Tunggu kenapa hanya kita yang membahas ini? Yang lain juga harus mengetahui nya aku akan memanggil mereka.” Melanie hendak berdiri dan pergi dari ruangan namun Ian menahan pasangannya. Pembicaraan mereka belum selesai.
"Dengar nak, ada masalah lain mengenai hal ini penglihatan Lucy tidak begitu jelas tentang pertempuran itu, aku tak bisa memutuskan sebelum tahu dengan pasti mengenai pergerakan mereka dan aku tak ingin membuat yang lain khawatir tentang ini.”
"Benar Melanie, aku tak begitu yakin tapi aku merasa seakan ada yang sengaja menghalangi kemampuanku dalam meramalkan kejadian akan masa depan. Kau tahu aku takkan pernah mendapatkan penglihatan tak jelas seperti ini seumur hidupku dan aku yakin ini adalah sihir.” Kali ini Lucy yang angkat bicara.
"Tapi Lucy… ini menyangkut nyawa Alona dan Klan." Melanie mencoba menahan diri dengan mengepalkan tangannya. Rahangnya mengeras menahan amarah membayangkan ada musuh yang mengincar Klan mereka.
"Akan ku kirim mereka ke akhirat jika berani menyentuh putriku." Tegas Melanie.
“Tunggu, jika mereka sudah berhasil mendapatkan kekuatan dan keabadian itu kenapa mereka masih mengincar Alona dan ingin melakukan ritual itu lagi?" Ian mendapati sebuah hal yang membingungkan di sini dan Ethan pun mempertanyakan hal yang sama.
"Jika dugaan ku benar, para Raja ini ingin membuat ritual untuk semua Penyihir gelap. Agar semua Penyihir gelap memiliki kemampuan itu kebal terhadap api, dan kau tahu apa artinya jika itu terjadi. Mereka tak akan bisa dikalahkan. Mereka abadi dan kebal terhadap api? Yang benar saja dunia Immortal akan kacau balau di buatnya." Semua terdiam, membayangkan hal tersebut hanya ada kengerian yang dapat mereka rasakan bahkan para penyihir suci takkan bisa membayangkan hal ini.
"Perlu diketahui, dulu sekali di masa lalu jauh dari kemajuan peradaban saat ini pernah terjadi peperangan antara para penyihir. Sebagian penyihir haus akan kekuatan dan kekuasaan, beberapa yang lain tetap berpegang pada prinsip lama. Itu terjadi puluhan tahun silam yang berimbas kepada seluruh kaum immortal kami terpaksa untuk turut campur. Klan ku juga terpaksa turun tangan bahkan kawanan mu. Kakekmu saat itu yang menjadi Alpha dari Golden Pack. Marcus Freederik. karena kehebatannya di medan pertempuran, kawanan kalian jadi salah satu kawanan yang ditakuti hingga kini. Para penyihir busuk itu tidak bertarung sendirian mereka bersekutu dengan beberapa kaum lain mulai dari klan vampire bahkan beberapa orang dari bangsamu. Kami juga membentuk persekutuan dengan para penyihir suci.” Jelas Sammuel, Ethan terdiam sejenak ia merasa takjub dengan cerita itu ia memang tahu betapa kuatnya kakek nya dimasa lampau namun mendengar kisahnya lebih detil dari Sammuel menambah kesan takjub itu.
"Boleh aku bertanya… siapa yang menjadi sekutu para penyihir gelap itu dari bangsa Vampire?” Melanie mengajukan pertanyaan.
"Ada beberapa klan yang tidak tunduk pada kekuasaan ketiga Lord mereka lah sekutunya, cukup disayangkan para penyihir suci tak berhasil membunuh para Raja itu meski korban dari pihak mereka tidak bisa dibilang sedikit. Kami juga berhasil mengalahkan musuh meski harus membayar dengan mahal, kami kehilangan banyak kaum Penyihir suci juga beberapa Pack runtuh bersamaan tumbangnya pemimpin mereka di medan pertempuran, tapi Marcus salah satu Alpha yang masih berdiri tegap seusai pertempuran meski luka yang ia dapat bisa dibilang cukup parah." Mata Sammuel seakan memandang jauh, pikirannya hanyut pada kenangan masa lalu itu.
"Dan mereka berencana memburu Alona demi ritual itu dan memberikan para penyihir gelap lainnya kekuatan seperti para Raja itu, bisa kita bayangkan bagaimana jika seluruh Penyihir gelap memiliki ability layaknya ketujuh pemimpin mereka? Dunia kita akan berada di bawah kekuasaan mereka. Tidak hanya kaum immortal, manusia juga akan berada dalam bahaya. Mereka adalah kaum yang paling tidak bersalah tak seharusnya mereka terlibat. Mengingat kita hidup berdampingan dengan mereka, tentu ini tak boleh terjadi hal ini melanggar hukum alam. Semua sudah memiliki tempatnya masing-masing tapi para pengacau ini justru bertindak serakah dan ingin menguasai dua dunia."
"Banyak desas desus yang kudapatkan di luar sana akhir akhir ini. Kebenaran tentang Alona sudah diketahui, kau ingat kawanan werewolf asing yang bertarung denganmu di savanna hutan beberapa waktu yang lalu? Tujuan mereka jelas dan itu bukan suatu kebetulan aku yakin mereka tidak bergerak seorang diri. Dan jika perkiraanku tepat berdasarkan penglihatan singkat Lucy kita akan mengulang kembali masa kelam bagi kaum Immortal. Pertarungan itu takkan bisa kita hindari.” Jelas Sammuel raut wajahnya kini begitu serius tak ada kesan santai seperti sebelumnya tercetak di sana.
"Mereka takkan bisa menyentuh Alona selama dia adalah mate ku Sammuel.” Ethan menegaskan hal itu dan dia bersumpah akan mematahkan leher siapapun yang berani mencoba menyentuh Alona dan menyakitinya.
"Ada satu lagi yang harus kau ketahui Ethan mengenai mate mu. Alona memiliki jiwa lain.” Ian dan Melanie sejenak menatap Sammuel seakan memperingatkan akan hal ini tak seharusnya ia katakana namun Samm menggeleng. Ethan berhak tahu semua mengenai pasangannya.
...TBC...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments