WANITA simpanan?
Domian cukup terkejut dengan pertanyaannya yang tiba-tiba. Ia tahu mungkin gadis itu meragukan sesuatu, terutama tentang rahasia gelap. Domian harus akui jika dia pernah menggandeng beberapa wanita di luar sana. Tapi tidak pernah membawanya ke rumah ataupun ke vila, apartemen atau tempat tinggalnya yang lain.
Wanita-wanita itu selalu menggodanya untuk mendapatkan uang. Jika beruntung, mereka berharap mungkin bisa tidur dengannya atau menjadi wanita simpanan. Sayangnya Domian adalah seorang Mafia. Dia tidak tertarik dengan wanita seperti mereka.
Ketika tahu tentang Lafira, entah kenapa ada rasa penasaran menggelitik hatinya. Sehingga ia ingin mengenal lebih dekat.
"Aku tidak pernah meniduri mereka. Tapi berkencan ... pernah," katanya pada Lafira. Dia tidak akan membohongi gadis itu agar tidak akan konflik berat di masa depan.
"Pria tidak bisa diketahui apakah perjaka atau tidak," cibir Lafira.
"Aku bisa bersumpah jika kamu mau."
"Tidak perlu."
"Berarti kamu percaya jika aku masih perjaka?" tanyanya.
"Kamu pernah berfoto dengan seorang wanita malam di bar." Lafira berkata. Dia mendapatkan foto Domian dengan seorang wanita seksi tengah berpelukan di bar. Walaupun cahayanya remang-remang, dia mengenalinya dengan baik.
Tentu saja dia mendapatkan foto itu dari orang misterius yang selalu terhubung dengannya melalui panggil telepon ataupun pesan.
Domian terdiam, lalu menghabiskan roti isi miliknya. "Itu tugas."
"Aku tahu. Oleh karena itu aku ingin tahu siapa kamu sebenarnya? Aku tidak ingin selalu salah paham pada sesuatu yang tidak pernah kusaksikan langsung." Lafira sedikit bernegosiasi.
"Jika aku memberi tahumu, apakah kamu akan menjadi murid guru Stempson dan menikah denganku?"
"Aku bahkan bisa melindungimu," kata Lafira lebih percaya diri.
Keduanya terdiam untuk waktu yang lama hingga akhirnya Domian mengembuskan napas panjang. Ini bukan sesuatu yang sulit. Tapi sebagai bos mafia yang kadang turun langsung untuk mencari informasi, ia harus mengorbankan sedikit kebersihan tubuhnya.
Dia terkekeh dan mengambil tisu untuk mengelap bibirnya yang sedikit berminyak. "Aku bukan pria yang akan bergantung pada wanita. Tapi Lafira ... Jika kamu bisa menyenangkanku selama sebulan ini, aku akan mengatakan segalanya. Begitu pula denganmu." Dia sedikit berbisik. Lalu pergi setelah menyelesaikan sarapan.
Lafira masih memikirkan masalah ini dan bingung harus mengambil keputusan yang mana. Menyenangkannya selama sebulan? Tapi yang seperti apa? Dia hanya gadis cacat, tidak mampu berdiri apalagi memasak untuknya. Ataupun melakukan hal lain.
Dia memegang roti isi daging yang ditambah selada. Gigitan pertama, rasanya tidak berbeda jauh seperti yang dulu pernah dia makan. Hanya saja kali ini, Domian benar-benar menyiapkannya dengan baik.
"Mungkin bisa dicoba," gumamnya.
Lafira memiliki alasan untuk keputusan ini ....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari demi hari telah berlalu.
Keluarga Dares semakin kacau. Terutama Tuan Lexan yang kini dilanda dengan stres berkepanjangan akibat masalah yang ditimbulkan Nyonya Myon. Ditambah dengan Elaine yang bukan anak kandungnya, bagaimana mungkin dia tetap mempertahankan anak orang lain.
Terutama anak perempuan yang satu ini masih memiliki darah saingannya di dunia kerja. Nyonya Myon mengalami beberapa penderitaan di rumah keluarga Dares. Dia tidak mau bercerai dengan Tuan Lexan bahkan jika Elaine memintanya. Ia lebih suka memiliki ayah kandungnya yang kini memiliki bisnis lebih besar daripada keluarga Dares.
Hingga setiap hari, ibu dan anak itu akan bertengkar.
"Bu, kenapa kamu tidak mau bercerai dengan ayah. Jika aku bukan anak kandungnya, siapa ayah kandungku?!" Elaine berdecak kesal dan menatap ibunya yang duduk di tepian tempat tidur.
Nyonya Myon terlihat agak pucat dan rambut sedikit berantakan. Ia menggelengkan kepala saat putrinya bertanya. Dia tidak akan pernah memberi tahunya. Karena dibandingkan dengan ayah kandung dari Elaine, kondisi Tuan Lexan lebih baik.
Ayah kandung Elaine memiliki keluarga saat ini. Statusnya lebih kuat dibandingkan dia. Jika nyonya asli itu tahu bahwa suaminya memiliki wanita simpanan dan seorang putri, Elaine bisa dalam bahaya.
Oleh karena itu, selama ini nyonya Myon selalu merahasiakan segalanya dari Elaine. Bahkan Tuan Lexan saja saat ini belum menceraikannya karena status ayah kandung putrinya.
Namun Nyonya Myon masih meminta putrinya untuk mendekati Domian. Jika putrinya bisa menjadi istri keluarga Morachel, dia tidak akan memiliki kekhawatiran apapun.
"Putriku ... Kamu dengarkan Ibu. Dapatkan tuan Morachel sehingga kamu bisa berada di puncak yang tinggi. Ayah kandungmu pasti akan membawa kita pulang. Tapi jika tidak, jangan berharap kembali! Ibu tidak ingin kamu terluka." Nyonya Myon menatap Elaine yang masih marah-marah padanya. Ia hanya bisa menghela napas panjang sebagai seorang ibu yang menyayangi putrinya.
Kondisi Elaine semakin memburuk setiap kali marah. Dalam tiga minggu terakhir sejak kejadian saat itu, Elaine dirawat di rumah sakit beberapa kali. Walaupun bukan masalah yang cukup serius, namun dokter menyarankan agar Elaine tidak banyak meruska tubuhnya dengan hal-hal yang membahayakan kesehatan.
Tapi gadis itu selalu meminta dia untuk bercerai. Dia tidak bisa, apapun alasannya.
"Kenapa kamu tidak menggunakan cara yang sama saat membujuk ayah untuk membunuh wanita j*lang itu? Bukankah setelah membunuh wanita itu kamu menjadi nyonya rumah yang sah di keluarga Dares? Kenapa kamu tidak mau melakukan hal yang sama seperti sebelumnya?" Elaine masih memiliki mata memerah.
Bukankah Nyonya Myon menjadi nyonya rumah saat ini karena berhasil meyakinkan Tuan Lexan? Elaine merasa gila saat memikirkan ibunya yang tidak mau bertindak seperti dulu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Bibirnya Kyung-soo🐧🍉
si Myon ini, wanita simpanan sana sini😑😑. benar2 perusak
2023-08-22
0
_cloetffny
gatau diri
2023-05-20
0
_cloetffny
najis banget b4b1
2023-05-20
0