terlihat seorang pria duduk dengan memainkan sebuah pistol di tangan nya sedang mendengarkan penjelasan bawahannya.tatapannya tampak tak bersahabat dan siap menerkam mangsanya.
"sean alexsander"ucap axsel datar.
"benar tuan,tpi saya tidak tahu apa motif di balik kejadian ini,setau saya tuan sean alexsander tidak mengenal tuan bekitupun sebaliknya,tapi...."ucap pengawal itu terhenti.
"katakan"ucap axsel tidak sabar.
"tuan,sean juga salah satu org dari dunia gelap organisasinya berjalan dibilang minuman keras,mungkin penyerangn ini hanya ingin memperluas daerah kekuasannya tuan." ucap pengawal itu lugas.
"baiklah,kau boleh pergi"ucap axsel tanpa melihat pengawal itu.
"aku akan memastikan kau menyesal telah bermain main dengan ku sean"ucap axsel dingin.
flash back off...
"aku akan membalasmu dan mendapatkan zarina"ucap axsel mantap.
disisi lain deris telah sampai di rumah utama dengan membopong tubuh sean yg sudah tidak terkendali,sean sangat mabuk hingga tidak sadarkan diri.
"apakah nona sudah tidur?"tanya deris.
belum sempat org yg ditanyai menjawab zarina sudah muncul sendiri.
"apa yg terjadi padanya?"tanya zarina datar sambil menghampiri tempat deris dan sean berdiri.
"tuan sedang mabuk nona,nona bisakah anda membantu saya membawa tuan kekamar?"tanya deris.
zarina tampak berpikir sebentar.
"maaf deris sebaiknya kau minta bantuan dengan para pengawal saja,aku yakin jika nanti sean tahu jika aku membantunya malah akan membuatnya marah karna merasa jijik dengan ku."ucap zarina dengan senyum getir.
deris tak menjawab ucapan zarina dia hanya Mengangguk kepalanya tanda setuju dan memberi kode kepada pengawal untuk membantunya membopong tubuh sean kekamarnya.
zarina dan sean memang sudah tak sekamar lagi karna sean sendiri yg pindah,entah apa alasannya tapi zarina merasa senang dengan itu.
zarina ikut pergi di belakang sean dan deris karna kamarnya melewati kamar sean.
sementara di kamar sean deris dan pengawal telah selesai memindahkan sean ke ranjangnya dan bersiap untuk pergi.
"zarina kau adalah penghianat,kau putri pembunuh aku sangat membencimu"ucap sean mengigau.
deris menghentikan langkahnya.dan tersenyum pada sean yg sedang tak sadarkan diri.
zarina yg tepat melewati kamar itu mendengar semua perkataan sean,wajahnya tampak tak memberikan ekspresi apapun dia hanya menatap sean dari kejauhan tanpa bergeming.
*tuan sebesar itu kau mencintai nona hingga di alam bawah sadarpun kau masih memikirkannya,ya walaupun sekedar makian*gimana deris sambil terkekeh.
deris mbalikkan tubuhnya dan mendapati zarina yg tengah berdiri menatap sean,dia mendatangi zarina dan bertanya.
"nona apa ada yg bisa saya bantu?"
zarina tak menjawabnya dia masih terus memperhatikan sean.
"nona saya ada dipihak nona saya tau ayah anda tidak bersalah"ucap deris tiba tiba.
zarina langsung mengalihkan pandangnnya dan menatap deris serius.
"apa ini rencana baru sean?"ucapnya dengan nada menyelidik.
"tidak nona,tuan tidak mengetahui apapun tentang ini saya memang ingin membantu nona membuktikan ketidak bersalah ayah nona."jelas deris.
"apa itu perlu,aku rasa dia juga tidak akan pernah menyadari semuanya,jika kau memang ingin membatuku,bantulah aku untuk lepas darinya,aku ingin pergi jauh meninggalkannya dan terbebas dari semua drama ini."ucap zarina serius.
deris tampak tertegun dengan ucapan zarina barusan.
"nona apa kah anda tidak pernah mencintai tuan walau hanya sedikit?"tanya deris serius.
"cinta?...hah kenapa aku akan mencintai orang sepertinya dia bahkan tidak menganggapku manusia."ucap zarina getir,entah kenapa hatinya berdesir ketika mengatakan semua itu.
"nona bagaimana kalau tuan mencintai nona,apakah nona akan mau tetap berada disisnya?"tanya deris lagi.
zarina tampak mematung mendengar kata kata deris dia berpikir sejenak.
"deris,jika sean memang mencintai ku atau ada sedikit saja rasa prihatin padaku dia tidak akan memperlakukan ku seperti ini,dia pasti akan mencari tahu kebenaran yg ada dan berhenti menyalahkan ayahku atas semua hal yg tidak dia lakukan,tpi tidak sean bahkan tidak mengaggapku manusia,baginya aku hanya putri seorang pembunuh,jadi tidak mungkin dia kan mencintai ku walaupun kelak dia akan mencintaiku aku rasa aku tidak akan bisa tetap berada disisinya.jadi kumohon jika memang kau mempercayai bahwa aku tidak bersalah tolong bantu aku keluar dari semua ini."ucap zarina serius dan langsung beralih pergi.
deris hanya memandangi punggung zarina yg perlahan menghilang dan mengalihkan pandangannya kembali pada sean
"tuan,kau tau aku selalu ingin yg terbaik untukmu,aku tau kau berhati hangat dan sangat mencintai nona walaupun kau belum menyadarinya,tapi tuan tanpa kau sadari kau telah menghancurkan. hidupmu sendiri.aku akan terus berusaha membuktikan bahwa nona zarina tidak bersalah agar kau bisa mengubah sikapmu dan menyadri kau mencintai nona dan tidak akan membiarkan nona meninggalkanmu."ucap deris serius dan beralih meninggal kan kamar deris menuju mobilnya.
deris duduk di kemudinya,tapi blm menghidupkan mesin mobilnya,deris meraih ponsel yang ada di sakunya dan mencari sebuah nomor.
"selidiki nomor yg sudah kukiririm kepadamu."ucap deris dan langsung mengakhiri telponnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
R yuyun Saribanon
deris cuman ngomong aja
2022-12-23
1