cemburu

zarina sampia dirumah lebih dulu dari pada sean, dengan langkah asti zarina ingin langsung beranjak kekamarnya karena ia tak mau berdebat lagi dengan sean.Tapi belum sempat zarina masuk kekamarnya suara keributan kembali terdengar di rumah utama.

Sean datang menghampiri zarina dengan tatapan yg tidak bisa di artikan lagi.Matanya menunjukkan sorot mata yg tajam dan siap menelan mangsanya.

"apa hubunganmu dengan pria itu?"ucap sean tanpa basa basi dan penuh kemarahan terdenga jelas kata katanya dipenuhi nada penuh penekanan.Zarina tanpak bingung dengan kata kata sean dia berpikir keras untuk mengingat pria mana yg di bahas oleh sean.

flash back on......

setelah mendengar kata kata zarina yg mengatakan bahwa dia tidak salah jika membenci sean, sean tanpak tertegun dan merasa bersalah akan zarina,sean bahkan ingin mengejar dan meminta maaf kepada zarina.

tring...

suara notifikasi pesan menghentikan langkah sean.sean membuka pesan itu seketika sorot matanya berubah tajam dan dipenuh marah,pesan itu berisi foto zarina dan axsel yg sedang berjabat tangan di depan toilet di gedung acara tdi.zarina tanpak tersenyum simpul di foto itu begitupun dengan axsel yg tanpak antusias.

tring....

pesan kedua kembali masuk pesan itu berisi

'sean alexander tanpaknya musuhmu bertambah banyak bahkan istrimu sendiripun tak bisa kau percaya seutuhnya lagi''

sean tanpak mengertakkan giginya,emosinya sudah tidak tertahan lagi pikirannya hanya dipenuhi dengan penghianatan zarina dia bahkan tak lagi memikirkan tentang siapa yg mengirim pesan itu.

flash back off.....

"katakan!!!"ucap sean membentak zarina suaranya sudah memenuhi ruangan itu,bahkan para pelayan yg mendengarnya bergidik ngeri.zarina hanya diam saja tak bergeming sambil terus menatap lekat mata sean.melihat hal itu sean semakin bertambah marah dia memegang kedua bahu zarina dan mengguncangnya.

"apakah dia kekasih gelapmu ha?"ucap sean memandang zarina dengan emosi.

zarina tanpak mematung mendengar perkataan sean barusan dia tidak menyangka jika sean bisa berpikir sejauh itu tentangnya.dengan kasar zarina menghempaskan tangan sean yg berada di bahunya.

"kenapa kau peduli ha,memangnya kenapa kalau dia memang kekasihku bukankah itu hal yg wajar bagi seorang wanita malam memiliki banyak kekasih!!!"ucap zarina dengan suara keras matanya tanpak berkaca kaca dadanya menahan sesak karna menahan air matanya agar tidak tumpah.

sean tanpak semakin marah mendengar kata kata zarina emosinya bak lahar yg siap membakar semuanya.

"Apa kau lupa ha?kau hanyalah wanita yg sudah kubeli dengan uang,semua hidupmu dan tubuhmu hanya milikku bahkan napaspun hanya milikku saja bukan orang lain,tidak ada satupun yg bisa merebutmu atau mengambilmu dariku"ucap sean tanpa sadar.

*deghhh apa yg sudah kukatakan? kenapa malah aku yg terkesan sangat takut kehilangnnya?*guman sean dalam hati menyadari kata katanya barusan.

sama halnya dengan zarina,dia juga sedikit bingung mendengar kata kata sean barusan.tpi zarina tidak ingin ambil pusing dengan itu semua dia hanya menganggap kata kata sean sebuah hinaan baginya.

zarina maju beberapa langkah mendekati sean dan menatap matanya lekat tanpa berkedip.

"dengarlah sean,kau hanya pemilik tubuhku saja,kau sama sekali tidak berhak akan perasaan,hatiku bahkan pikiranku kau tidak bisa melarangku memikirkan atau mencintai apapun termasuk pria lain"ucap zarina dengan nada dingin.zarina memang sengaja mengatakan itu semua bukan karna dia menyukai axsel atau tertarik kepadanya,tapi zarina banya ingin membuat sean sadar akan keterbatasannya pada zarina.

tpi tidak dengan sean,sean menganggap semua kata kata zarina malah menunjukkan ketertarikannya pada axsel.

Dengan kasar sean menarik zarina masuk kekamar dan mengunci pintu dengan cepat.

zarina tanpak memberontak dan berusaha melepaskan tangannya dari genggaman sean.

dengan kasar sean mendorongnya ke ranjang dan mengurung zarina dengan kedua tangnnya.

"akan ku tunjukkan sejauh mana kekuasaan ku terhadap mu"ucap sean dengan nada berat di telinga zarina.Zarina tanpak gelisah mendengar kata kata sean ia sudah tak dapat memikirkan apapun lagi saat ini.

sean mulai mendekatkan kepalanya hingga sejajar dengan zarina tetapi belum sempat dia melakukan apapun,sean kembali teringat dengan axsel.sean diam dan tak melakukan apa apa dia hanya memandang lekat mata zarina yg kini juga sedang memandangnya itu.

entah mengapa hatinya merasa kecewa mengingat kata kata zarina tadi.

"apakau benar benar mencintai pria itu?"ucap sean pelan terdengar nada lirih dan kecewa di dalam kata katanya matanya tak berhenti menatap lekat mata zarina untuk mencari kebenaran dari gadis itu.

zarina mematung sejenak mendengar pertanyaan sean barusan entah mengapa hatinya tidak suka melihat pria yg ada di depannya itu berbicara dengan nada seperti itu.

"kenapa kau begitu ingin tau?"ucap zarina pelan,sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain agar tak menatap sean.

sean hanya diam tak menjawab apa pun,dia tampak beranjak dari tubuh zarina dan pergi begitu saja.

zarina memandang punggung sean yg berangsur menghilang dari penglihatannya.matanya tampak meneteskan bulir air mata,entah kenapa hatinya terasa perih tanpa sebab.zarina sendiri bingung kenapa ia menangis.apa karna sean yg berperilaku buruk kepadanya atau karna melihat tatapan lirih dan kecewa sean tdi kepadanya.

sementar disisi lain sean berjalan dengan langkah cepat menuju mobilnya dan meninggal rumah begitu saja.

sorot matanya tak lagi bisa diartikan.dipikirannya hanya ada zarina dan kata katanya tdi.

sean melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke salah satu bar yang ada di utara kota,sean mengirimkan pesan kepada deris untuk menyusulnya.

sesampainya di bar sean langsung memesan bsberapa botol minuman dan menenggaknya dengan rakus.terlihat beberapa wanita penghibur bar itu terpikat dengan ketampanan sean.salah satu wanita dengan pakaian seksi yg memperlihatkan belahan dada dan paha mulusnya datang menghampiri sean dan dengan manja bersender di lengan sean.

"tuan apa kau ingin bersenang senang,kau tak perlu membayarnya aku akan dengan senang hati melakukannya untuk mu"ucap wanita itu sambil memdekatkan dadanya kearah lengan sean untuk menggodanya.

sean tanpak sangat kesal dengan wanita itu.

"pergilah dari sini jika kau tidak ingin aku mengeluarkan jantungmu dari tempatnya"ucap sean dingin.Wanita itu tampak gemetar dan langsung melepaskan tangannya dari tubuh sean dia bergidik ngeri mendengar kata kata sean serta tatapan tajamnya itu.wanita itu beranjak pergi dan tak berniat datang lagi.

disisi lain deris sudah memperhatikan sean dari beberapa menit yg lalu dia berjalan mendekat ke arah sean dan duduk di depannya sambil memegang segelas wine tapi tidak meminumnya,deris hanya memperhatikan sean yg seperti org gila yg kehausan.

*apa yg terjadi padamu tuan?*guman deris penuh tanya di hatinya tapi dia tidak berani menanyakannya langsung kepada sean,deris hanya bisa menunggu sampai sean mau mengatakan sesuatu kepadanya tentang apa yg terjadi dan kenapa dia bisa seperti ini sekarang.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!