Sean menggendong jenazah adik kesayangannya dengan penuh kesedihan dan penyesalan karena keterlambatannya menyelamatkan adik kesayangannya, ia terus meratapi kepergian adiknya yang terbilang sangat tragis itu.
disisi lain .......
terdapat segerombolan orang ya sedang memperhatikan sean dari jarak ya tidak terlalu jauh ada senyum kecil yg terukir di sudut bibir salah satu Orang tersebut.
dringgggg.....
salah satu ponsel dari pria pria yg sedang memperhatikan sean berbunyi.Dengan sigap pria itu menjawab panggilan dari seseorang ya bertuliskan Big boss.
"halo boss"
jawab pria itu dengan sigap dan siap menerima perintah.
"laksanakan semuanya dengan rapi ingat sean adalah pria yg cukup cerdas jangan sampai dia curiga,buat seolah olah ini semua pekerjaan dari tuan derall kau mengerti"
ucap pria misterius itu dengan dingin sambil memutuskan panggilan secara sepihak.
tanpa menunggu perintah lagi, segerombolan pria itu langsung bergegas menhampiri sean yg sedang menggendong mayat anggelin.
bruakkk.....
salah seorang pria itu mencoba menendang punggung sean.sean yg kurang waspada langsung terperanjak beberapa pangkah kedepan.dengan sorot mata yg tajam sean mengalihkan pandangannya kerah tendangan itu,matanya memerah melihat org-org di sekitarnya yg siap menyerangnya.
"siapa kalian?"
ucap sean dengan sorot mata yg begitu dingin.
"hahaha kau bertanya siapa kami? ha? kami adalah org yg sudah memberimu hadiah kecil itu tuan"
ucap preman itu tanpa rasa bersalah sembari menatap jenazah anggel yg ada di gendongan sean.
Mendengar kata-kata dari pria-pria itu sean langsung meletakkan jasad anggelin di tempat yg tidak jauh darinya. tanpa menunggu lagi sean langsung menghadiahkan pukulan-pukulan yg cukup brutal kepada pria- pria itu sean menedang perut salah satu pria itu hingga pria itu meringis kesakitan,tidak cukup dengan tendangan sean menghadiahkan pukulun yg kuat kearah wajah pria itu.salah satu pria mengambil belati dari sakunya dan mencoba menyerang sean dari belakang,sean yg menyadari hal itu langsung menahan belati itu, dengan sekali gerakan sean berhasil memutar balikkan belati tersebut kearah pria itu.belati itu menacap dengan sempurna di perut pria itu.tidak cukup sampai disitu sean menarik belati itu dengan perlahan yg membuat pria itu tak kuasa menahan rasa sakut yang luar biasa, sean menusuk pria itu berkali kali dengan sangat brutal. melihat kejadian itu, kawanan pria lainnya merasa ngeri mereka mencoba untuk lari,namun belum sempat mereka lari sean dengan cepat mengeluarkan pistol yg selalu menemaninya dari saku celananya dengan lihai sean menembak kearah pria pria itu.
dor... dor... dor..
tiga peluru tepat mengenai sasarannya dua dari pria itu meregang nyawa saat itu juga, tapi tidak dengan salah satunya, sean sengaja menembak pria itu pada bagian kakinya, sean ingin mencari tau siapa yg telah menyuruh pria-pria itu untuk membunuh adik kesayangannya.sean cukup pintar untuk tau kalau pria-pria itu tidak akan mungkin membunuh adiknya tanpa ada campur tangan orang yg memiliki kuasa besar. dengan sigap sean mendatangi pria itu dan mengarahkan pistolnya tepat di pelipis pria itu.
"katakan siapa ya menyuruhmu hah? "
ucap sean penuh kemarahan tangannya telah siap menarik pelatuk pistol yg tepat berada di pelipis pria itu.
dengan suara yang menyedihkan pria itu mengatakan.
"tu tuan derall"
ucapnya penuh ketakutan.
mendengar kata-kata pria itu sean langsung menghempas kan tubuh Pria itu dengan kuat,sean berbalik arah dan berteriak.
" aaaaa aku akan mencari dan membunuhmu derall !!!
ucap sean penuh amarah di sisi lain di tempat yg tidak jauh dari keberadaan sean ada sepasang mata yg melihatnya dengan rasa kemenangan ada senyum kecil di dibibirnya.
"kau telah kalah sean alexander"
ucapnya penuh kemenangan dan berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
disisi lain sean berbalik dengan tatapan membunuh yang menyeramkan dia mengangkat pistolnya dan mengarahkannya ke arah pria tadi.
dor.. dor..
tembakan itu tepat mengenai pelipis pria itu dan membuatnya meregang nyawa detik itu juga.
tanpa menunggu lagi,sean berlari kerah jenazah anggelin dia menggendongnya menuju mobil dan membawa jasad adik kesayangannya kembali kerumahnya.
di perjalanan sean mengambil ponsel pintarnya dia mengerti nama deris.
"cari tahu siapa tuan derall"
ucap sean dengan nada dingin.
tidak butuh waktu lama sean sudah sampai di kediamannya dia mengangkat jenazah yg sudah terbakar itu di gendongannya sudah ramai org yg memenuhi rumah duka itu.
pemakaman berlangsung dengan lancar,tidak ada yg berani mengganggu sean yg tanpak begitu menyedihkan.
sejak hari itu sean menjadi orang yang sangat kejam ia bahkan terjun dalam bisnis gelap,tujuan hidupnya hanya satu membalaskan dendam kematian adik tersayangnya.
sejak saat itu sean menghabiskan waktunya hanya untuk mencari tuan derall,sudah tiga tahun berlalu tpi sean tidak pernah dapat menemukannya ia hanya tau bahwa tuan derall merupakan salah satu pebisnis sukses yang identitasnya sangat ditutupi bahkan tidak pernah ada yg berhasil melihat wajahnya, atau mengetahui siapa keluarganya. hal itu membuat sean sangat kesusahan menemukan tuan derall.
sampai suatu ketika kabar kematian tuan derall terdengar ketelinganya sean yg mendengar kabar itu sangat marah belum sempat dia membalaskan kematian adiknya tuan derall telah tiada dengan tenang.
tetapi sean tidak hilang akal dia berusaha mencari keluarga tuan derall.
dan saat itu pun tiba deris yg sudah seperti keluarga untuk sean datang dengan membawa kabar yg ditunggu tunggu oleh sean,deris berhasil mengetahui siapa keluarga tuan derall.
"tuan,,tuan derall memiliki seorang istri,dan seorang putri yang berumur 17 tahun,"
ucapnya sambil menunduk hormat.
"benarkah,bagaimana dengan istrinya?"
ucap sean dingin.
"sonya tuan. wanita itu bernama sonya dia menikahi tuan derall 3 tahun silam, dari kabar yg saya terima dia hanya mengincar harta tuan derall,bahkan wanita itu sangat membenci putri tuan derall tuan.wanita itu menerima kabar kebangkrutan prusahaan tuan derall sehari sebelum tuan derall meninggal tuan."
ucap deris penuh hormat.
"apakah kabar itu benar?"
ucap sean.
"tidak tuan semua itu tidak benar saya rasa tuan derall sudah tau tentang rencana jahat istrinya tuan, maka dari itu sehari sebelum dia meninggal, tuan derall menyebarkan berita itu,dia juga menulis wasiat bahwa semua hartanya akan jatuh kepada putri sematawayangnya setelah dia menikah tidak ada yg tau soal ini tuan bahkan istri dan anak tuan derall sekalipun"
uacap deris dengan hormat.
"bagus aku akan membalaskan dendamku lewat putrinya itu,atur pertemuanku dengan nyonya sonya aku ingin menikahi putri dari pembunuh itu secepatnya"
ucap sean dingin.
"baik tuan"
ucap deris sembari menunduk dan beranjak pergi dari ruangan itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments