Setelah para calon murid dikumpulkan, tetua San Bian mengumumkan bahwa tes bakat dimulai.
Tetua San Bian mengeluarkan sebuah batu yang lumayan besar lalu diletakkannya di tengah panggung dan memanggil para peserta satu persatu.
Banyak para tetua, murid inti dan murid dalam sedang menyaksikan acara penerimaan murid baru kali ini.
Para tetua biasanya tak banyak yang datang, namun karena tetua Cao Ran, tetua Van Jhon dan tetua Ruo Ning mengatakan akan ada calon murid baru yang sangat hebat akan bergabung.
Mendengar itu para tetua bertanya tanya siapa calon murid yang dimaksud dan kini dengan rasa penasaran banyak tetua mulai mencari cari calon murid yang berbakat di event ini.
"Baiklah, akan ku berikan kalian nomor antrian untuk tes ini"
Tetua San Bian melempat sebuat kertas berisi nomor keseluruh calon murid tanpa ada yang tertinggal.
"Untuk tes ini, siapapun yang warna bakatnya jingga atau lebih tinggi akan lolos"
"Baiklah peserta pertama silahkan naik"
Terlihat seorang pemuda dengan wajah lumayan tampan dan berpakaian mewah naik ke atas panggung.
"Lihat itu kan tuan muda keluarga Yang, dia adalah salah satu jenius generasi muda!"
"Semangat tuan muda Yang!"
Dia adalah Yang Ruo, seorang tuan muda dari keluarga Yang, keluarga Yang sendiri adalah salah satu dari tiga keluarga inti atau keluarga besar Kekaisaran Violet.
"Terima kasih atas dukungan kalian, aku harap aku berhasil dan begitupula kalian"
Yang Ruo bukanlah orang yang buruk, ia dikenal ramah, baik dan suka merendah, itu memang sifatnya dari dulu dan banyak orang menyukainya karena sifatnya itu.
"Tuan muda Yang silahkan letakkan tanganmu dibatu"
"Baik, terima kasih atas arahannya tetua Bian"
"Tak masalah, memang sudah menjadi tugasku"
Yang Ruo meletakkan tangannya di batu dan batupun bersinar berwarna biru, hal itu membuat banyak orang bersorak pasalnya biru merupakan warna yang bisa dikatakan tinggi untuk pengukuran bakat.
Warna yang dipancarkan batu sendiri ada 7 warna, dimulai dari yang paling rendah yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan paling tinggi yaitu ungu.
"Woah bakat tuan muda yang sangat tinggi, saya mengagumi anda"
"Tidak tidak, akulah yang seharusnya mengagumi tetua Bian, bakat mentah ku tak ada apa apanya dibandingkan orang hebat sepertimu"
"Haha baiklah baiklah berhenti memuji, tuan muda Yang kau lolos silahkan menunggu sampai selesai"
"Baik tetua Bian, untuk kalian semua lakukan yang terbaik, kuharap kita bertemu lagi nanti"
"Kini peserta kedua silahkan naik"
Setelah penampilan Yang Ruo tak ada yang begitu menonjol sampai pada peserta nomor 1482.
Seorang gadis bertubuh kecil dengan penampilan imut naik ke atas panggung, jika ada pedofil disana dapat dipastikan gadis itu takkan aman.
Ketika gadis kecil itu memegang batu, terpancar warna biru dibatu tersebut.
"Siapa gadis kecil ini?"
"Ntahlah sepertinya anggota salah satu keluarga besar"
Setelah gadis itu turun dia pergi ke area peserta yang lolos.
Tak lama kini nomor Shinjie dipanggil, dan Shinjie naik ke atas panggung.
Shinjie dengan pakaian lusuhnya pun dipertanyakan bakatnya.
"Hey apakah pengemis juga boleh daftar?"
"Ntahlah tapi ku yakin dia takkan lolos"
"Hey bung lebih baik kau turun saja, kau hanya membuang buang waktu"
Mendegar komentar itu Shinjie sedikit kesal karena ia diremehkan karena pakaiannya.
Disisi penonton para tetua tengah ramai membincangkan penampilan Shinjie.
"Siapa yang memperbolehkan pengemis itu mendaftar?"
"Sial ini memalukan bagi akademi kita menerima pengemis sebagai calon murid"
Shasa yang mendengar itu tak tahan lagi dan ia berniat membela Shinjie namun sebelum itu terjadi tetua Cao Ran, tetua Van Jhon dan tetua Ruo Ning berkomentar.
"Ini dia orang yang kita tunggu" ucap mereka bertiga kompak
Ini membuat semua yang mendengar terkejut pasalnya seorang jenius yang dikatakan tiga tetua itu sebelumnya adalah seorang pengemis?
Disisi lain Shinjie sudah tak tahan dengan hinaan pada pakaiannya membuka sistem dan membeli baju mewah, bahkan lebih mewah dari baju para anggota kerajaan manapun.
Setelah membeli pakaian Shinjie langsung menggunakan sistem untuk menggunakannya, kini pakaian lusuh Shinjie tersimpan di Inventory digantikan dengan pakaian mewahnya.
Pakaian mewah Shinjie membuat semua orang terpana akan kemewahan dan keindahan baju tersebut, Shinjie hanya tersenyum mengejek kepada orang orang itu.
Tak lama Shinjie meletakkan tangannya di batu dan muncul warna merah.
"Hahaha inikah jenius yang kalian tunggu tetua Cao Ran, tetua Van Jhon, tetua Ruo Ning?"
"Tak mungkin, bagaimana bisa bakatnya begitu buruk? padahal kemarin kami melihat dirinya sangat kuat"
Tak hanya tawa terdengar dari arah penonton tapi juga peserta.
Shinjie mendengar tawa itu pun juga ikut tertawa, tawa Shinjie membuat orang bingung kenapa ia ikut tertawa juga?
Tiba tiba batu berubah warna menjadi jingga, lalu Shinjie tertawa lagi.
Mendengar Shinjie tertawa lagi orang orang mulai merasakan ada yang aneh dengan Shinjie.
"Puas menertawakanku? kalian pikir bakat tuan muda ini rendah? adakah batu yang dapat mengukur bakat tuan muda ini?"
Setelah pernyataan Shinjie warna batu kini berubah ubah, warnanya meningkat terus menerus dari jingga, kuning, hijau dan berhenti di biru.
"Gimana? sudah hebat belum? belum? baiklah mari tambah lagi"
Warna batu yang tadinya berhenti di biru kini mulai berubah lagi menjadi nila kemudian ungu.
Warna ungu membuat semua orang merinding, bahwasanya orang dengan bakat ungu adalah jenius tertinggi yang ada setiap 10.000 tahun.
"Ini warna paling tinggi? hahhh... sungguh mengecewakan, kupikir bisa mengukur lebih tinggi"
Lalu batu pengukur mengeluarkan warna putih terang dan meledak.
"Apakah aku lolos?" tanya Shinjie dengan senyum manis
"Y-ya kau lolos silahkan tuan muda" ucap tetua Bian
Dikursi penonton semakin ribut karena kejadian ini, bagaimana bisa ada orang yang bakatnya tak dapat diukur oleh batu bakat.
Shasa tersenyum ke arah Shinjie
'Kau selalu saja membuat kejutan yang mengerikan'
Shinjie kemudian turun dari panggung dan bergabung dengan peserta yang lolos pada babak kedua ini.
Setelah tetua Bian mengeluarkan batu bakat yang lain dan tes pun dilanjutkan.
Tak ada yang spesial setelahnya karena Shinjie telah menarik semua perhatian dari semua orang.
Shinjie tersenyum lebar karena aktingnya berhasil dengan lancar dan ia mendapatkan begitu banyak poin dan kini ia merasa sudah mencapai tingkat Gold 9.
'Kalau begini untuk apa aku butuh buku kultivasi?'
[Aku datang demi menjawab pertanyaan bodohmu, buku kultivasi itu sesuatu yang unik, itu dapat membuat host naik ketingkat yang lebih tinggi, semakin tinggi pemahaman host tentang buku kultivasi, semakin besar juga manfaatnya untuk kultivasi]
[Dan juga sistem Exp akan berhenti ketika host telah sampai ke tahap diamond awal, host harus berusaha naik ke tahap berikutnya dengan buku kultivasi dan menembus batas dunia tingkat rendah ini]
'Ohh begitu, tak kusangka tenyata buku kultivasi tetap dibutuhkan walaupun ada fitur Exp'
Kini tes kedua telah berakhir dan peserta yang terisa hanya 3000 orang yang akan segera melakukan tes terakhir, yaitu tes soul spirit.
...----------------...
Terima kasih sudah membaca!~
Jangan lupa tekan tombol Favorite dan Likenya!~
🔥🔥🔥
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Typing...
Baguslahh klu cuma Sampai Di tingkat diamond awal, supaya ada sedikit perjuangannya😅, Dari pada ngechet mulu
2022-02-13
1
Radioactive
kenapa ga mc tingkatin aj kultivasinya dengan keybordnya thor kan poinya udah banyak??
2021-06-12
1
zixc
woii . simple banget warna nya .
me-ji-ku-hi-bi-ni-u
jadi keingat jaman SD
2021-04-09
4