Ara menikmati hari harinya bersama keluarga Ken. Orang tua Ken sangat baik dan ramah. Kakak dan adiknya juga.
Rendy sering bepergian bersama teman teman yang dikenalnya melalui media sosial, jadi jarang ada di mansion.
Begitupun dengan Elina dan suaminya serta si kembar. Mereka benar benar memanfaatkan waktu liburan mereka untuk pergi ke berbagai tempat wisata.
Ara lebih sering menemani Nyonya Alice yang lebih banyak menghabiskan waktu di mansion.
Sedangkan sang Tuan besar Volkov tampak sering mengikuti Ken ke perusahaan.
"Ara... apa orang tuamu tidak keberatan kau tinggal dimansion Ken? ", tanya Alice di sela sela kegiatan memasaknya.
"Aku sudah tidak punya orang tua aunty... mereka sudah meninggal sejak umurku 14 tahun dan aku anak tunggal.. ", ucap Ara sendu.
"Oooh... maafkan aunty sayang...kau tidak sendirian sekarang sayang.. kau bisa menganggap kami keluargamu oke? !", ucap Alice lembut dan memeluk Ara.
"Terima kasih aunty", jawab Ara menahan tangisnya.
Ara sebenarnya tidak ingin terlalu dekat dengan keluarga besar Ken.
Hanya saja entah kenapa dia tidak bisa bersikap cuek dan datar dengan sikap ramah keluarga Volkov.
"Sudah berapa lama kau bekerja di perusahaan Ken, Ara? ", tanya Alice.
"Sudah 2 tahun Aunty... aku mendapat gaji yang besar disana dan Tuan Ken sangat baik padaku", jawab Ara.
"Hmmm... apakah dia masih suka berkencan dengan banyak wanita?", lanjut Alice bertanya
"Aku tidak terlalu mengetahui kehidupan pribadi Tuan Ken aunty.. aku hanya mengurusi masalah perusahaan", jawab Ara dengan senyum canggungnya.
"Anak itu.. masih saja belum move on.. kau tau Ara... Ken pernah sakit hati dengan mantan tunangannya.. padahal ketika itu mereka sudah akan menikah... dan sampai sekarang dia tidak ingin menjalin hubungan serius dengan wanita manapun.. dan aunty tidak suka dengan kehidupan bebasnya dengan banyak wanita sekarang..huffftt", keluh Nyonya Alice.
Meskipun umurnya sudah menginjak peretengahan 60an tapi Nyonya Alice masih terlihat cantik.
"Dia hanya takut memulai lagi dan takut kehilangan.. makanya dia selalu meninggalkan wanita yang bersamanya dan hubungannyapun tidak lebih dari sebulan..aku sudah pasrah.. dan tidak ingin ikut campur dalan kehidupannya karena dia sudah dewasa", lanjut Nyonya Alice dengan wajah sedihnya.
Ara hanya mendengarkan keluh kesah Nyonya Alice. Karena dia sadar dia tidak punya hak untuk mengomentari kehidupan pribadi Bosnya.
Setelah lama bergulat dengan kegiatan memasak yang diselingi dengan obrolan santai akhirnya Ara dan Nyonya Alice menikmati waktu santainya di taman belakang bersama sambil menikmati teh panas di sore hari.
Malam hari penghuni mansion berkumpul kembali.
Semua telah kembali dari aktivitasnya masih masing.
Dan mereka sekarang sedang menikmati makan malam bersama.
"Oia Ara.. besok kau ikut aku untuk meninjau proyek di luar kota karena Pak Andi ada urusan di kota lain", perintah Ken.
"Baik Tuan", jawab Ara datar.
"Kau benar benar profesional Ara.. kau wanita satu satunya yang bersikap datar pada adik tampanku ini.. hahahaha.. aku suka", ucap Elina sambil melirik ke arah Ken.
Ara dan Ken tampak cuek mendengar candaan Elina.
"ehem... Ayo kita mulai makan malamnya", ucap Nyonya Alice.
Setelah makan malam Ken menyuruh Ara untuk ikut ke ruang kerjanya. Mereka akan membahas perjalanan besok.
"Tuan.. aku tidak membawa setelan kerjaku... apa sempat jika aku ke apartemenku untuk mengambil bajuku? ", tanya Ara.
"Tidak perlu.. kau bisa meminjam baju resmi kak Elina..Dia banyak membawa baju resminya", jawab Ken santai.
"Hmmm baiklah", ucap Ara yang langsung melanjutkan memeriksa dokumen yang akan dibawanya besok.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Firman Firman
ha ha keriput GK tuh athour 😄🤭
duit bisa jadikan semuanya beres
2024-12-24
1
Novi Yantisuherman
TERGANTUNG DUIT AUTHORNYA,
KALO BANYAK DUIT PASTI ANTI KERIPUT WKWKWKWK/Joyful//Joyful/
2024-05-14
8
pengayom
nurut aja
2024-05-01
0