Lentika pun menggeleng Kepala
"aku serius Lentika , aku akan melindungi kamu dan yah aku akan selalu ada di sampingmu jadi jangan tolak aku"baru kali ini seorang sekretaris Rey memohon kepada orang yang baru dikenalnya.
dengan ragu"ya aku mau "dengan sedikit malu
"terima kasih "ucap sekretaris Rey dengan tulus.
"permisi aku pergi dulu kerja "pamit Lentika
"okey "dengan cepat Rey mencium pipi gadis itu . dengan wajah memerah Lentika pergi senang, malu, dan bahagia disatu sisi dia tidak dipecat, satu lagi dia bahagia ternyata masih ada orang yang menyayangi dia dengan tulus.
kemudian sekretaris Rey pergi kemeja makan tuanya. "maaf bos baru datang "
"jangan khawatir makanlah kamu juga butuh tenaga untuk ngumpulin keberanian nembak cewek nanti aku takut kamu malah pingsan karena gugup melihat gadis yang tadi " bercanda
"hah jadi bos menguntit saya "
"iya pertahankan cewek kamu nembaknya kaku tadi biar kamu gak kelamaan jomblo."dengan senyum devilnya
wajah sekretarisnya pun seketika langsung malu dan memerah menunduk kebawah.
"ya gak gitu juga kali gak usah malu "Richard pun tersenyum sementara sekretaris Rey mengubah mimik wajahnya dengan muka tembok arogan seperti semula masuk restoran. mereka berdua pun makan dengan nikmat.
sementara pelayan tadi habis diceramahi managernya
"hey kenapa kamu ceroboh kamu tidak tau itu siapa" nada membentak . memang dari dulu ibu manager Lentika ini sangat tidak menyukainya sehingga dia sering membentaknya bahkan menyuruhnya melakukan pekerjaan berat.
"sa saya minta maaf Bu tadi tidak sengaja "Lentika hendak bersujud tetapi tidak sengaja menyenggol air panas sehingga jatuh dan mengenai tangan dan kaki Lentika sedikit juga air panas itu mengenai sedikit kaki manager nya seketika ia murka dan....
"plak, plak"dua tamparan di wajah mengakibatkan salah satu bibir Lentika sobek dan berdarah dia tidak melawan hanya pasrah juga menangis sampai pundaknya bergetar menahan sakit.melihat itu dua karyawan yang tidak tega berlari dan menolong Lentika
"bu ini keterlaluan hanya masalah kecil kenapa harus begini perlakuan ibu"kata karyawan 1
"memang kalian mau aku pecat sana pergi"
karyawan itu tidak mau pergi karena mereka juga muak dengan kelakuan manajernya.
sontak manager menarik Lentika keluar restoran melihat itu sekretaris Rey langsung marah besar dan berdiri menghampiri pacar barunya.
"hey kamu kenapa menyeretnya "seketika manager itu melepaskan Lentika dengan sigab karyawan lain langsung membantu nya.
melihat keadaan Lentika yang menyedihkan itu langsung saja Sekretaris Rey meluapkan amarahnya yang sudah sampai di ubun ubun.
menjambak,menampar wajah manager itu
"maaf tuan saya salah apa saya hanya mengajarinya tetapi malah dia menyiram saya "dengan wajah ketakutan tetapi tidak merasa bersalah.
"apakah itu benar jawab " Rey membentak karyawan yang satu lagi
"tititidak tuan sebenarnya..........dia pun menjelaskan fakta sebenarnya
seketika sekretaris Rey langsung memukul, dan menampar manager itu membabi-buta Lentika yang melihat itupun tidak tega. "sudah nanti dia bisa mati"tetapi Sekretaris Rey tidak mendengarkanya
sontak Lentika memeluknya
"sudah jangan lagi aku gak mau kamu jadi seorang pembunuh please"dengan menangis. jlebb sekretaris Rey pun langsung luluh dan memeluk erat Lentika para karyawan yang melihatnya hanya bisa mematung dan heran siapa dia sehingga bisa meluluhkan seorang batu es super arogan ini.
plok plok plok sontak semua melihat kearah suara tersebut.
"drama yang bagus " dengan arogan Richard berkata
"kamu "menunjuk kepada karyawan 1 dan 2 yang menolong Lentika kalian berdua jadi manager
"tapi tuan kami tidak pantas"menunduk
"tidak ada alasan "
"baik tuan "segera karyawan itu pergi
"dan kamu, kamu saya pecat "menunjuk kepada manager
"tolong tuan jangan pecat saya, saya masih butuh pekerjaan untuk menyekolahkan adik saya , saya hanya yatim piatu "
"pergi saya tidak peduli"
melihat itu Lentika langsung iba
"tuan tolong jangan pecat dia "memohon
"baiklah sebagai gantinya jabatan kamu saya turunkan sebagai pelayan "
"Terima kasih tuan, dan Lentika maafkan saya "tulus dan menunduk dan pergi dari sana
"ayo kita pulang "ajak Richard
"baik tuan tapi bolehkah nona ini ikut dengan saya "
"terserah "
di perjalanan tidak ada pembicaraan sampai di mansion Richard
"tuan saya tidak menginap disini "
"baiklah hati hati"
kemudian Sekretaris Rey langsung menuju apartemen
sesampai disana Rey mengobati luka Lentika
"Terima kasih tuan "
"tidak usah sudah kewajiban ku menolongmu kamu kan sudah jadi pacar ku "
Lentika hanya senyum.
"ya kamu tidur di kamar itu dan aku di kamar satu ini "sambil menunjuk
"tapi apakah besok aku dapat bekerja dan kembali ke kosku "mendengar itu Rey langsung memeluknya wajah Lentika jadi memerah menahan malu
" ya kamu boleh bekerja, tetapi kau gak usah ke kos mu lagi dan ya apartemen ini bisa kau pakai
"makasih kebetulan sewa kosku sudah berakhir "jawabnya polos sontak Rey tertawa
"sudah kamu istrahat biar cepat pulih"
"iya selamat malam mimpi indah "Lentika memberanikan menciun Rey dan berlari ke kamarnya.
Rey yang di cium jadi senyum senyum sendiri baru kali ini Rey merasakan kebahagiaan mencintai
author:hey kamu kenapa
Rey. :terpesona aku terpesona(bernyanyi)
author:🤕🤕🤕awas di ghosting sakit lo
lentika: gak kok. 😎😎😎berarti author pernah ghosting
author:gak kok pacaran aja gak perna😅😅😅 hahaahha maklum masih mau ngebahagiain orang tua
Rey. :yaudah, berarti kalau aku di ghosting aku masih ada author
lentika:awas saja 👊 ku selending kepalamu to dinding
author:😎☺☺☺😅😅😅
ah udah dulu jangan lupa like, komen, and vote oke dan satu lagi follow IG aku :tohonanrohani
see you and bye👋👋
Shalom Yesus memberkati
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Leli Leli
semoga sekretaris nggak ghosting, dan smg tetap semangat Thor bantuin ortunya👍
2021-11-20
0