Malam setelah perjodohan itu besoknya Raisa yang tidak kuliah karena di kampusnya ada rapat besar para dosen. langsung mengajukan seribu satu pertanyaan kepada Richard dengan membangunkannya.
Di depan kamar Richard
tok tok tok" kak buka kak aku butuh jawaban "dengan tergesa-gesa tidak sabar dia pun langsung bangun "kak bangun kok masih molor ini udah mau siang "mengerjai kakaknya padahal masih jam enam pagi
"apa aku ada meeting sekarang "bergegas bangun mau pergi dan dicegah adiknya
"kak mau kemana ini sebenarnya masih pagi "kakaknya yang mendengar pun langsung duduk
"kak semalam gimana ?, bagaimana calon kakak ipar, ?pasti cantik, dan kapan pernikahannya "
"iya satu satu pertanyaan juga kali " pusing mendengar adiknya
"iya kak"
iya udah calon kakak ipar yang dijodohin itu cupu, dekil, dan pernikahannya hari satu depan "dengan masa menjawab adiknya
"ya kak gak mungkin lah pasti cantik yaudah klo kakak gak mau jujur aku pergi kebawah cepetan kak turun kebawah biar sarapan. ".
"ok deh
Raisa pun turun dan menunggu kakaknya di meja makan
Di rumah Morista
"nak bangun nak masa perawan ibu udah mau siang masa masih tidur,"
"bentar bu aku akan bangun "
"oke nak bangun ibu tunggu cepetan biar nanti kita sarapan bareng"
ibu Morista pun melanjutkan masak di dapur. setelah selesai lalu menyajikan sarapan
di meja makan disana sudah ada ayah Morista"nak sini makan "
"iya bu"
mereka pun makan setelah selesai ayahnya berangkat bekerja dan ibunya dan bibinya membereskan meja lalu rumah
tut tut HP Morista bergetar
"haloooo rista sibuk gak yok jalan jalan "kata rita di seberang
"gak sih yaudah tentuin lokasinya dan share lok bawa temen yang lain juga. "
" oke udah ku share nih datang gih cepatan "
"oke otw ".tutttt
"bu aku pergi dulu ya bu sama temen"teriaknya
"iya hati hati"
"syalom"
Moris Tahun bergegas berangkat memakai motornya kesayangannya ke pantai pasir putih.
"hy rin, rit, dim,Sebastian udah lama nih nungguin aku"
"belum ni baru saja "
mereka pun jalan jalan sampai senja. selama mereka berwisata Dimas curi curi pandang pada Morista ingin sekali dia mengucapkan perasaannya tetapi dia takut Morista malah menjauh.
"woy udah sore nih yok pulang nanti kemaleman nyampai dirumah "kata Rina
"iya ayo "ajak Sebastian "
mereka pun pulang Dimas yang kawatir Morista kenapa napa dia pun mengikuti atau mengiring di belakang sampai rumah
" Dim makasih yok mampir dulu ".
"gak usah ini aku langsung berangkat byee".
Morista masuk kerumah
"syalom pah , mah, bi "
"syalom hih mandi dulu kamu bau "kata ayahnya bercanda sambil mengendus endus hidungnya
"papah mah kek gitu padahal aku gak bau bau amat".cemberut sambil pergi dan mandi.
Di kantor Richard.
" bos ini sudah jam pulang sebaiknya kita pulang aku sudah rindu ibu "membujuk bosnya bukannya padahal cuma alasan untuk memenuhi permintaan perutnya yang lapar.
"iya "melirik ke jam tangannya memang sudah waktunya pulang
"baiklah tapi bilang aja lapar gak usah ngeles "sekretarisnya pun hanya menunduk meratapi nasib perutnya.
"ayo cepetan kita pulang tapi mampir dulu ke restoran dekat sini , kita sarapan disana saja dirumah nanti pasti mereka sudah tidur "dengan semangat sekretarisnya pun mengemudi.
sesampai di restoran mereka masuk dengan arogan disana ada seorang pelayan yang tidak sengaja menumpahkan makanan di jas sekretaris Rey pelayan tersebut hanya bisa menunduk takut dan meminta maaf sambil menahan tangisnya . Richard tidak memperdulikan itu dan duduk di meja dan memesan lalu makan
sementara Rey menarik pelayan itu ke belakang , pelayan hanya bisa pasrah dan badanya bergetar.
"hey siapa nama mu "
"na.. nama saya Lentika Sari tuan
"nama yang bagus "batin Rey
"angkat wajah mu memangnya aku ada di lantai"seketika Rey terpesona dengan perempuan itu tetapi dia heran mengapa gadis itu menangis.
"kamu kenapa mengapa kamu menangis " .
"aku cuman takut tuan jika nanti tuan melaporkan saya kepada manager karena nanti aku dipecat nanti aku tidak bisa mendapatkan uang lagi"
"emang orang tua kamu dimana "
seketika Lentika langsung tambah menangis
"eh kamu kenapa "baru kali ini sekretaris Rey mau memeluk seorang wanita cerita saja tumpahkan kesedihan kamu jiga itu bisa membuatmu lega.
"dulu aku mempunyai keluarga yang baha"gia dan naas waktu kami piknik kami kecelakaan aku dibawa lari oleh seseorang dan membuangku di jalanan. "
"maaf menyinggung tentang keluargamu "
"tidak apa apa, maaf sekali lagi "
sekretaris Rey pun menghapus air mata Lentika. dan melihat wajahnya dengan serius
"iya tidak masalah, apakah kamu menjadi pacarku " berharap gadis itu menerimanya
sekian dulu 😅😅 bagaimana ya apakah dia menerimanya atau malah menolaknya
penasaran gak penasaran gak penasaran lah masa enggak
jangan lupa like sebagai uang parkirnya, komen, vote, karena aku butuh dukungan dari para reader
follow IG aku :Rohani_silaban28_05
Shalom 🙂🙂☺
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Careenanangin Ajinembah
aku baca nya aga bingung sedikit, krna bnyak hurur nya salah ato aku yg kurang ngudeng😁🙏🙏
2023-03-18
2
Leli Leli
wah beruntung sekretaris nya Richard udh diajak mkn dpt pacar cantik lg
2021-11-20
0