Ciuman itu semakin lama semakin menuntut, Sakia mendorong pelan dada Arka, ia takut jika Arka kebablasan akan menjadi mala petaka...
Arka seketika tersadar akan perbuatan nya, tetapi hati nya merasa takut mengingat pesan dari nomor yang tidak dikenal itu, mungkin selama ini ia bisa melawan orang yang berniat menggoda wanita nya tetapi tidak selama nya ia sanggup, Arka begitu takut kehilangan Wanita yang sangat ia cintai...
Tanpa Izin, arka langsung mengangkat tubuh Sakia dan membawa nya masuk kedalam kamar Sakia, sementara perempuan itu kebingungan saat Arka mengangkat tubuh nya dan membawa nya kedalam kamar nya...
Sakia sedikit takut melihat tatapan Arka yang berbeda dari sebelumnya, Arka yang selalu menatap nya dengan penuh cinta dan kasih sayang, kali ini tatapan itu berbeda, tatapan itu seolah menyiratkan takut bercampur nafsu, Sakia mulai takut saat Arka melempar nya keatas Ranjang dan membuka semua pakaian Arka....
Sakia mundur kebelakang sampai punggung nya membentur sandaran kepala Ranjang, Mata nya seketika membulat saat melihat Arka sudah telanjang bulat, tidak ada satu benang pun yang menempel ditubuh sempurna nya...
Sakia menggeleng keras, Air mata nya mulai keluar, Ia tidak habis pikir dengan tingkah Arka, Rasa takut mulai menjalar di sekujur tubuh Sakia, saat melihat kejantanan Arka yang berdiri tegak, Arka mulai merangkap naik keatas Ranjang...
"Arka apa yang kamu lakukan, Sadar Arka ingat janji kamu!!..."Terik Sakia ketakutan, walaupun dia begitu mencintai Arka bukan berarti dia merelakan tubuh nya dinikmati oleh Arka tanpa ada nya sebuah ikatan pernikahan...
Sebenar nya, Arka juga tidak ingin melakukan nya, tetapi ketakutan kehilangan Sakia benar-benar membuat nya buta, ia menarik Tangan Sakia agar masuk kedalam pelukan nya, Sakia memberontak, Ia berusaha pergi dari tempat terketuk itu tepati dengan cepat Arka memegang tangan nya dan kembali menjatuhkan Sakia keatas Ranjang....
Sakia tidak dapat menahan rasa Sakit Kecewa nya pada Arka, Wanita itu menangis sejadi-jadi nya apa lagi saat Arka merobek paksa pakaian yang melekat pada tubuh nya, Cukup susah bagi Arka karna Sakia terus memberontak, Tetapi ketakutan nya seakan memberi nya kekuatan lebih...
Srekk...
Pakaian Sakia sudah robek tak berbentuk kini tubuh nya polos seperti tubuh yang ada diatas nya, Wajah Sakia memerah bercampur marah ia masih berusaha memberontak dan memohon kepada Arka tetapi laki-laki itu seakan tuli...
Sakia kini tak bisa memberontak lagi, Tenaga nya seperti sudah habis, Hanya tangisan yang mampu ia keluarkan berharap Arka tidak melakukan nya, tetapi ternyata semua pikirkan nya salah, Arka mulai mencium bibir nya, Tak hanya Mencium, ia juga membelit dan menghisap bibir itu... Ciuman itu perlahan turun ke leher jenjang Sakia, Arka mengecup leher Sakia begitu dalam sehingga meninggalkan bekas kepemilikan di sana...
Bibir Arka semakin tidak bisa dikondisikan, Bibir tipis And Seksi itu turun ke dada Sakia menuju Gunung Himalaya yang terasa kenyal, Bibir yang selalu memanggil nama Sakia dengan lembut itu kini menikmati dua Puing Gunung Kembar Sakia secara bergantian, ia tidak akan melepas Sakia dari hidup nya barang sedikit pun, Dia akan mendapatkan Sakia dengan cara apapun meski dengan cara yang salah...
Arka mendongak, menatap mata yang selalu ia tatap dengan penuh cinta, Mata itu kini mengeluarkan air mata dan menatap nya dengan pandangan memohon agar Arka tidak melakukan nya, Arka menarik nafas Dalam-dalam dan membuang nya perlahan...
"Aku mohon jangan lakukan ini, ini Salah, Ini Kesalahan..."Lirih Sakia berkata, Air mata tak henti-hentinya keluar dari kedua sudut mata nya, terlihat laki-laki itu menggeleng membuat Sakia semakin kecewa...
"Maafkan aku Sayang, Aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin sampai ada orang yang merebut mu dariku, kamu hanya milikku hanya miliki ku seorang...."Ujar Arka menatap Sakia dengan sendu, Ia pun mulai melanjutkan aksi nya, Sakia kembali memberontak dengan sisa tenaga yang ia punya saat Arka mulai melakukan hal yang tidak ia ingin kan...
Perlahan Arka mengarahkan Junior nya ke lubang surgawi milik sakia, ia memaksa nya masuk, terdengar suara Sakia yang berteriak kesakitan, Arka sebentar nya tidak tega tetapi dia sangat takut jika ada yang merebut wanita nya dari nya...
"Jangan Kumohon!!..Akhhh..."Teriak Sakia penuh kesakitan saat Arka berhasil menembus gawang pertahanan nya, Walaupun Arka melakukan nya dengan lembut tetapi bagian kewanitaan nya benar-benar sakit,Apa lagi ini yang pertama bagi nya..
Bukan hanya Bagian intim nya yang sakit, Hati nya dan jiwa raga nya ikut sakit, mengingat dirinya bukan lagi gadis,Kesucian nya telah direnggut...
Arka terus memompa badan nya maju dan mundur, Sudah beberapa kali ia mencari klimaks tetapi Tubuh Sakia begitu nikmat sehingga ia tidak rela harus mengakhiri ini semua, sementara Sakia, jangan ditanya lagi, Wanita itu sama sekali tak menikmati kegiatan panas itu, Pandangan kosong menatap langit-langit, Hatinya benar-benar hancur karna orang yang begitu ia cintai, air mata tak henti-hentinya keluar dari sudut mata nya...
"Akhh...."Arka berteriak mencapai puncak yang entah ke berapa kali nya, ia Ambruk disamping Sakia, mengatur nafas nya yang memburu, perlahan Sakia memejamkan mata nya, rasa lelah dan sakit hanya membuat ia cepat masuk kedalam mimpi, Ia berharap jika ia bangun nanti semua ini hanyalah mimpi buruk bagi nya...
Arka menatap sendu wanita nya yang sedang tertidur, Air mata tak kuasa ia tahan,Ini adalah pertama kali nya ia membuat Sakia menangis, dia memang pria brengsek yang rela menggagahi wanita nya hanya terlalu takut kehilangan Sakia...
Perlahan Tubuh Arka bergerak menarik Sakia dalam pelukan nya, Berkali-kali ia mendaratkan kecupan diseluruh wajah Sang kekasih...
"Maafkan Aku sayang, aku benar-benar takut akan kehilanganmu biar lah kamu membenciku asalkan kami selalu ada di sampingku..." ujar Arka memeluk Tubuh tanpa busana itu dengan erat sampai ia pun tertidur mengejar Sakia kedalam mimpi...
Bulan demi bulan berlalu,hubungan kedua nya merenggang, tetapi Baik Arka maupun Sakia tidak ada yang mempertunjukkan ketidak baikan hubungan mereka, Arka selalu berusaha mendapat Maaf dari Sang Kekasih, ia juga menceritakan semua alasan Arka, Walaupun masih sakit hati dan Kecewa Sakia tetap memaafkan Arka, Karna Pria itu memakai Cara Keluarga untuk mendapat maaf nya..
Dan Arka yang sudah terlanjur candu kepada tubuh Sakia pun selalu menggagahi Sang Kekasih, Walaupun Sakia terus menolak dan membentak nya tetapi Arka tidak perduli, hingga Sakia pasrah dan mulai nyaman dengan kegiatan terlarang nya bersama Arka....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Chesta Haydar
itu pasti ada yg memmancing ketakutannya arka akan kehilangan sakit n klu udh trcapai lalu menggoda arka pasti semua itu ulah tiara.
2023-06-25
0
Mami Ani Aryani
miris
😡
2023-06-06
0
Mami Ani Aryani
arka si laki laki cemen
2023-06-06
0