Episode 3

Kini Anggia sedang menyiapkan makan malam dan ia sedang menata semua makanan yang ia masak beberapa saat lalu di meja makan sambil menunggu kepulangan Brian. Tidak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka Anggia yakin itu pasti suaminya.

TAP TAP TAP!

Terdengar suara langkah yang mulai melewati Anggia begitu saja bahakan tanpa meliriknya sedikit pun.

"Mas," Anggia memanggil Brian yang sudah mulai menjauh dari nya.

"Mas," panggil Anggia lagi karena Brian sama sekali tidak menghiraukannya.

"Mas, aku mohon hargai aku sedikit saja," kata Anggia.

Brian mulai menghentikan langkah nya. Karena mendengar ucapan Anggia ia mulai membalikan tubuhnya lalu berjalan mendekati Anggia dan kini keduanya saling berhadapan dengan Brian menatap tajam manik mata Anggia yang terlihat berkaca-kaca.

"Apa belum cukup uang yang di berikan Ayah ku selama ini?" tanya Brian dengan sinis.

"Maksudnya?" tanya Anggia kembali karena ia tidak mengerti.

"Kau tadi bilang ingin di hargai. Memangnya berapa harga yang kau tawarkan? Bukan kah Ayah ku sudah membeli mu dengan uang yang kau gunakan untuk menggapai impian mu menjadi seorang Dokter dan di tambah lagi uang pengobatan untuk Ayah mu? apa itu belum cukup?" tanya Brian sambil memandang intens Anggia.

Anggia tidak percaya mendengar apa yang di ucapkan oleh Brian padanya. Air mata nya mulai mengalir begitu saja. Hatinya begitu sakit mendengar Brian yang selalu menghina dan merendahkannya. Tapi Anggia tidak mau menyerah ia akan berusaha meluluhkan hati suaminya itu. Karena itu lah janjinya pada tuan Pasha Ayah mertuanya.

"Beri aku satu kesempatan saja Mas. Aku ingin satu kali saja menikah dalam hidup ku. Dan aku tidak ingin mempermainkan pernikahan," kata Anggia mencoba memohon pada Brian ia ingin Brian memberinya satu kesempatan saja.

"Tapi kau bukan selera ku. Aku tidak sudi beristri anak pembantu. Dan pernikahan ini hanya karena kau balas budi pada Ayah ku Itu saja. Dan kau tidak perlu mencampuri urusan ku," jawab Brian dengan nada membentak Anggia.

"Aku mohon Mas satu kesempatan saja. Bila aku tidak bisa maka kau boleh menceraikan aku," kata Anggia ia sangat berharap Brian mengabulkan keinginannya

"Aku tidak akan pernah sudi untuk hidup bersama mu. Kau tau sendiri alasan ku menikahi mu. Itu semua karena Ayah ku yang memaksa dan Ayah ku mengancam akan mengambil perusahan yang ku miliki sekarang kalau aku menolak menikah dengan mu," kata Brian mengungkapkan rasa bencinya pada Anggia.

"Lalu sampai kapan pernikahan kita ini Mas. Aku tidak sanggup bila hidup begini?" tanya Anggia dengan suara putus asanya.

"Kenapa kau mengeluh bukankah kau sudah menjual hidup mu pada Ayah ku?" tanya Brian dengan senyum meremehkan Anggia yang menurutnya Anggia hanyalah sampah yang tidak berarti di matanya.

"Aku mohon pada mu Mas. Aku ingin kejelasan dengan rumah tangga kita ini. Aku sungguh tidak sanggup bila terus hidup begini hiks hiks hiks," Anggia mulai menangis karena hidup yang ia jalani sungguh menyakitkan.

"Kalau kau mau aku beri kesempatan duduk dan berlutut di kaki ku lalu memohon pada ku," kata Brian.

Brian menarik kursi meja makan dan ia membuang jas yang ia pegang di lantai. Ia duduk dengan melipatkan kaki nya. Dan tersenyum sinis pada Anggia.

Anggia diam ia sedang berusaha mencerna ucapan Brian ia tidak yakin dengan apa yang ia dengar. Iya pernah membayangkan semasa kecilnya bila ia dewasa ia akan menikah dengan pangeran yang mencintainya bayangan seperti sinderela selalu membayanginya. Namun yang ia dapat saat ia dewasa justru sebaliknya. Ternyata menikah itu tidak sebahagia yang ia bayangkan.

"Hey kenapa diam?" tanya Brian yang menyadar kan Anggia dari lamunan nya.

"Apa kau tidak sedikit pun merasa iba pada ku?" tanya Anggia.

"Kalau kau mau aku kasian pada mu ayo duduk di lantai dan memohon di kaki ku," kata Bilmar sambil menunjuk sepatu yang masih melekat di kakinya.

"Apa tidak ada cara lain?" tanya Anggia.

"Kenapa? Apa kau tidak mau?" tanya Brian.

"Baik lah," jawab Anggia.

Anggia terus meneteskan air mata nya. Ia mulai mendudukan tubuh nya di lantai. Dan ia menundukkan kepalanya. Anggia sudah seperti tidak memiliki harga diri lagi ia sudah kehabisan akal bagaimana cara meluluhkan hati Brian. Banyak cara yang sudah ia lakukan namun tidak satu pun berhasil, dan kali ini ia sangat berharap Brian akan berbaik hati pada nya.

"Ayo cepat!" bentak Brian.

"Aku mohon Mas. Beri aku satu kesempatan saja untuk menjadi istri yang baik untuk mu. Aku ingin menjalani rumah tangga seperti orang-orang yang bahagia dan bangga dengan pernikahannya," kata Anggia dengan kepala yang masih tertunduk.

Brian mengambil gelas yang berisi air putih yang tadi di tata oleh Anggia di meja makan. Dan ia mulai menuangkan air itu tepat di kepala Anggia yang sedang menduduk di kakinya.

BYUUURRR!

Suara air itu mengguyur kepala Anggia. Anggia tersadar ia mulai mendongkak dan menatap wajah suaminya. Ia sudah terbiasa dengan kekejaman Brian terhadap nya. Ia hanya menangis tanpa bisa melakukan apa-apa.

"Kenapa Mas. Bukan kah tadi kau menyuruh ku berlutut di kaki mu. Dan setelah itu kau memberikan ku satu kesempatan itu?" tanya Anggia dengan kepala dan wajahnya yang basah.

"Mimpi!" kata Brian.

Brian bangun dari duduknya. Ia berdiri dan mendorong tubuh mungil Anggia hinga wanita itu tersungkur di lantai. Brian berjongkok dan tanyannya mulai mencengkram rahang Anggia dengan sangat kuat. Anggia mulai gemetar dan merasa takut.

"Kau yang sudah membuat aku terpaksa menikahi mu. Dan aku yakin kau menghasut Ayah ku agar ia memaksa ku menikahi wanita seperti mu. Aku yakin tujuan mu menikah dengan ku itu karena harta," kata Brian dan tangannya melepaskan rahang Anggia yang terlihat memerah.

"Tidak Mas hiks hiks hiks," jawab Anggia dengan sesegukan dan rasa dingin akibat air yang di tumpahkan Brian tadi tepat di kepalanya.

"Dan karena kau sudah berani membuat aku masuk kedalam hidup mu. Maka nikmati penderitaan mu. Aku akan membuat mu menderita setelah itu baru kau ku buang," kata Brian dan ia mengambil satu gelas lagi yang masih berisi air putih. Brian mulai mendeguk air itu dan melempar gelas kosong itu ke lantai tepat di samping Anggia.

KRAAANGGG!

Suara gelas itu pecah Anggia tersentak karena terkejut.

"Besok Ayah ku kemari, bersikaplah seolah kita baik-baik saja. Kalau kau mau Ayah mu masih tetap bernapas," kata Brian setelah itu ia meninggalkan Anggia yang sedang menangis. Ia tidak perduli seperti apa keadaan Anggia, yang ia tau Anggia sangat bersalah karena sudah menyetujui keinginan Ayah nya untuk menjadi istrinya.

Terpopuler

Comments

yanni pratama

yanni pratama

baru mampir aja aku dah Gedeg ma s Anggia
kenapa jadi wanita ko bodoh ,tolol lemah LG
kenapa ga bisa ngelawan..
harga diri wooyyy harga diri Anggia😠

2023-09-05

1

Yan Ti

Yan Ti

dah thor aq malas baca novennya aq berhenti disini bacanya peran utama nya oon bget jd wanita

2023-06-27

0

Tanah Baru

Tanah Baru

Maaf, cukup sampai di sini aku bacanya 😒

2023-06-26

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58 PENTING DI BACA!.
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 166
167 Episode 167
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Promosi.
176 Promosi
177 Pemberitahuan
178 Cerita terbaru Author
179 Extra part
180 Promosi
181 Pengumuman
182 Direnggut paksa
183 Novel terbaru.
Episodes

Updated 183 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58 PENTING DI BACA!.
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 166
167
Episode 167
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Promosi.
176
Promosi
177
Pemberitahuan
178
Cerita terbaru Author
179
Extra part
180
Promosi
181
Pengumuman
182
Direnggut paksa
183
Novel terbaru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!