Menyusul Mereka

Keluarga kecil itu kini menikmati sarapan tanpa Juan.

"Papa kemana sih? Ngebiarin kita sarapan dirumah bareng orang asing? Batin Jerry dan Ferdo, yang masih saja kumat-kumatan alerginya terhadap Fema dan Marsha.

"Jerry.. Ferdo.. hari ini Mama Fema sama dedek Marsha mau berangkat ke Kalimantan." Fema bermaksud berpamitan kepada dua remaja itu.

"Haah? Jadi papa sama tante sudah pisah?" Tanya Ferdo dengan wajah sumringah. Baru kali ini anak itu menanggapi ucapan Fema dengan begitu semangat serta tersenyum senang.

"Ya ampun, jadi sebegininya anak ini tidak menyukaiku? Kenapa aku merasa kesal? Bukankah aku dan papa mereka juga tetap akan bercerai setelah 4 bulan?" batin Fema.

"Tidak. Mama Fema hanya pergi sementara. Kita belum pisah." Jawab Fema dengan nada datar.

Mereka kembali melanjutkan sarapan.

\=\=\=\=

Bandara Juwata Tarakan.

Akhirnya, Fema dan Marsha tiba di Kota Tarakan. Keduanya pun menaiki taxi bandara, menuju ke rumah sepupu Fema yang berada di daerah Kampung Bugis Dalam.

Saat di dalam Taxi, Fema berkali-kali mengecek ponselnya karena menunggu respon dari Juan, tentang keberangkatannya dan Marsha, yang hanya beroamitan melalui chat pribadi.

"Hmmmm apa yang aku harapkan? Dia tidak akan peduli aku mau kemanapun.!" Setelah itu, Fema menyimpan ponselnya.

Keduanya tiba disebuah rumah yang terbilang cukup besar.

"Yeeee.. lihat.. pengantin baru kita sudah datang.. ucap salah satu sepupu Fema. Yang dimaksud pengantin baru ya Fema, pasalnya dia baru menikah sekitar hampir 2 bulan.

"Marsha.. mana papa baru kamu? ko ga diajak sih?" tante-tantenya Marsha malah menggodainya.

"boro-boro diajak. Cara pamitnya aja ga bener!" batin Fema, tertawa dalam hati.

"Suami aku sedikit sibuk kak.. dia ga bisa ikut" Fema menjawab sekenanya.

Marsha dan Fema kini telah berbaur dengan seluruh keluarga besar yang berkumpul disana.

****

Hari sudah sore.. Tapi Marsha tidak kunjung tiba di kantor Juan. Duda tampan itu lalu memghubungi supir pribadinya untuk menanyakantentang Marsha.

"Apaaaa? Tidak masuk sekolah? Berangkat?"

Juan buru-buru melihat log panggilan pada ponselnya, namun tidak ada telpon dari Fema untuk berpamitan. Juan pun membuka aplikasi chatnya, ternyata disana ada pesan dari kontak Fema. langsung saja Juan membukanya, dengan detak jantung yang bergemuruh di dadanya.

From: ❤My Wife: Juan, maaf karena tidak sempat berpamitan dengan benar. Saya dengan Marsha pulang ke kampung halaman papa aku di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Menghadiri acara nikahan sepupu. Kami akan kembali lusa. terima kasih.🙏.

Juan merasa sangat geram. Pria itu bahkan tengah mengepalkan kedua tangannya.

"apa maksudnya berangkat tanpa beritahu suami? Jika terjadi apa-apa dengan mereka, memangnya siapa yang akan disalahkan? pasti aku.!" batin Juan.

Ah... entahlah Juan.. kenapa kau sekesal ini. Sebenarnya apa yang kau rasakan?

\=\=//

Keesokan harinya.

Jerry, Ferdo dan Juan menikmati sarapan pagi hanya bertiga.

Tanpa sadar, ayah dan anak itu menatap lama kursi yang biasa ditempati Fema dan Marsha, yang kini kosong. Tidak ada lagi Marsha yang suka mengoceh, Fema yang biasanya dengan telaten melayani mereka.

"Silahkan Tuan, nak Jerry, nak Ferdo.." Ternyata bu Sum telah menuang makanan dan minuman kedalam piring dan gelas sarapan ketiga pria tampan itu.

Ketiga orang itu pun terbangun dari lamunannya.

"Oh ya.. makasih bu Sum." Jawab ketiganya.

Ketiganya pun memulai sarapan.

"Bu Sum, kok rasa masakan ini ga sama enaknya dengan yang kemarin? Ini susunya juga kemanisan."

uuuppps.. Jerry memang satu-satunya penghuni apertemen ini yang belum tahu jika masakan yang selama beberapa minggu ini dia makan adalah buatan mama barunya.

"Kak... selama ini kita makan masakan mama!" Ucap Ferdo cuek.

"Aapa? maksudmu?" Jerry tak percaya.

"Iya... masakan mama Fema..!" sambung Ferdo.

"Mama? Sejak kapan kau memanggilnya mama?" Selidik Jerry.

"Haaah? Aku menyebutnya mama? Maaf... aku keceplosan" Ferdo memukul mulutnya sensiri.

Juan tersenyum kecil melihat tingkah lucu dua abgnya ini.

"Ferdo, Jerry papa akan berangkat ke kota Tarakan" Juan memberitahukan maksudnya yang akan menyusul Fema dan Marsha hari ini.

Fema sama sekali tidak menjawanb beberapa kali Juan telah menghubunginya. Bukan karena Fema sengaja, tapi wanita itu benar-benar tidak melihat ponselnya.

*****

Resepsi pernikahan telah dimulai, disalah satu hotel yang ada di tarakan, hotel Tarakan Plaza.

Marsha dan Fema terlihat begitu anggun mengenakan gaun.

Semua keluarga telah berbaris untuk menyalami tamu, termasuk Fema. Disisi kiri pelaminan berbaris para lelaki dari keluarga kedua mempelai. Sedangkan para wanitanya berbaris di sisi kanan pelaminan tersebut.

Sebenarnya Fema merasa minder berada diantara para sepupunya yang telah menikah, berada disana dengan pasangannya masing-masing.

Coba saja hubungan aku sama dia layaknya pasangan pada umumnya. Aku pasti sudah akan memaksanya ikut. Ini, boro-boro pamitan aja aku ga berani, gimana ngajaknya? Ah sudah lah.. Lagi pula 2 bulan lagi, belum tentu kami masih suami istri.

"Papaaaaa.." tiba-tiba terdengar suara Marsha berteriak.

"Maaaaa.. papa datang." Maraha menunjukk ke arah dimana banyak orang berlalu lalang.

Mempercayai perkataan putrinya, Fema keluar dari barisan itu untuk memastikan perkataan Marsha.

.

.

Bersambung😊

Terpopuler

Comments

Putri Nunggal

Putri Nunggal

😂😂😂😂😂😂😂

2023-03-02

0

Putri Nunggal

Putri Nunggal

tanpa di sadari fedro orang pertama yg mengakui dengan panggilan mama

2023-03-02

0

Nazwan Faiq

Nazwan Faiq

mnurut saya enak gitu baca'a adem banget tpi jadi senyum" olangan

2022-12-24

0

lihat semua
Episodes
1 Menikahlah
2 Pernikahan
3 Jago Masak
4 Ke Sekolah Jerry-Ferdo
5 Juan Kesal
6 Pengakuan yang Menyebalkan
7 Taruhan Takhlukkan Papa
8 Kelakuan Marsha
9 Hampir Saja
10 Tersenyum
11 Kedua Kali
12 Menyusul Mereka
13 Hadiah Untukmu
14 Teh Hangat
15 Bersikap Hangat?
16 Sedang Menginginkanmu
17 Pelukan Fedo
18 Perubahan Sikap
19 Mama Cantik
20 Ke Butik Mama
21 Anak Pemilik Butik
22 Aku Sayang Papa
23 Berpura-pura
24 Kecanggungan
25 Seperti Ini
26 Yahh Marsha Sedih
27 Mau Lari Kemana?
28 Malam Penuh Gangguan
29 Saling Merindu
30 Ole-ole
31 Saling Menunggu
32 I Love You
33 Apa Dia Terlihat Tulus?
34 Berbagi
35 Berkemas
36 Tinggallah Bersama Papa
37 Makanan Pembuka
38 Menginginkan Buatan Mama
39 Kedatangan Jerry
40 Teruntuk Kalian + Visual
41 Salah Kira
42 Mamaku
43 Menolong Seorang Gadis
44 Permintaan Ferdo
45 Si Pangeran ke Satu (Demam)
46 Kak Ethan
47 Permen Manis
48 Makanan Menyeramkan
49 Hadiah Piano
50 Marsha? 2 Tahun Kemudian.
51 13 Tahun Kemudian
52 kembalinya Nagea
53 Fania dan Melina
54 Karena Marsha
55 Berkenalan
56 Dia Seperti Marsha
57 Apa Aku Cantik?
58 Menunggu Marsha
59 Sadar Jatuh cinta
60 Handphone Ganti Rugi
61 Pernikahan
62 B'Day Mama
63 Kepulangan Marsha
64 Munculnya si Penculik
65 Misi Penyelamatan
66 Marsha Terluka
67 Melina Yang Menggemaskan
68 Balasan Ferdo
69 Siuman
70 Awas, Part ini Mengandung Unsur 21+
71 Bangunlah
72 Serangan Mendadak
73 Beri Kesempatan
74 Mereka Serasi
75 Jerry - Marsha
76 Kurasa Menyukai Kamu
77 Bekas Mengerikan
78 Merasa Kagum
79 Mendatangi Mertua
80 Pesan Cinta
81 Mengakui Perasaan
82 Nasa
83 Ternyata Tidak Cantik
84 I Love You, Kak.
85 Terlihat Kekanakan
86 Kehangatan
87 Menagkap Pria Itu
88 Numpang
89 Kalau Serius, Oke.
90 Kedokteran
91 Bukan Pengorbanan
92 Maaf Ma
93 Kakek Pulang
94 Harapan Kakek
95 Mengantar Marsha
96 Rasa Ini
97 Masuk Ruang Bedah
98 Papa Juan Datang
99 Merindukan Suami
100 Jerry Nagea
101 Perkara Malam Pertama
102 Ayo Putus
103 MP
104 Batal Putus
105 Nikah Lagi
106 Sarapan Bersama
107 Wedding Marsha
108 EPisode 108
109 Maaf Mel
110 Sate Kambing!
111 Hawaii, Sosis, Salak
112 Keanehan Semakin Menjadi
113 Hamil Muda
114 Ucapan Selamat
115 Ingin Menikahi Melina
116 First Night?
117 Lahir Darurat (sorry baby)
118 Aku Cemburu
119 Hermes
120 T A M A T
121 Promo aja
122 Skandal Cinta Si Kembar
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Menikahlah
2
Pernikahan
3
Jago Masak
4
Ke Sekolah Jerry-Ferdo
5
Juan Kesal
6
Pengakuan yang Menyebalkan
7
Taruhan Takhlukkan Papa
8
Kelakuan Marsha
9
Hampir Saja
10
Tersenyum
11
Kedua Kali
12
Menyusul Mereka
13
Hadiah Untukmu
14
Teh Hangat
15
Bersikap Hangat?
16
Sedang Menginginkanmu
17
Pelukan Fedo
18
Perubahan Sikap
19
Mama Cantik
20
Ke Butik Mama
21
Anak Pemilik Butik
22
Aku Sayang Papa
23
Berpura-pura
24
Kecanggungan
25
Seperti Ini
26
Yahh Marsha Sedih
27
Mau Lari Kemana?
28
Malam Penuh Gangguan
29
Saling Merindu
30
Ole-ole
31
Saling Menunggu
32
I Love You
33
Apa Dia Terlihat Tulus?
34
Berbagi
35
Berkemas
36
Tinggallah Bersama Papa
37
Makanan Pembuka
38
Menginginkan Buatan Mama
39
Kedatangan Jerry
40
Teruntuk Kalian + Visual
41
Salah Kira
42
Mamaku
43
Menolong Seorang Gadis
44
Permintaan Ferdo
45
Si Pangeran ke Satu (Demam)
46
Kak Ethan
47
Permen Manis
48
Makanan Menyeramkan
49
Hadiah Piano
50
Marsha? 2 Tahun Kemudian.
51
13 Tahun Kemudian
52
kembalinya Nagea
53
Fania dan Melina
54
Karena Marsha
55
Berkenalan
56
Dia Seperti Marsha
57
Apa Aku Cantik?
58
Menunggu Marsha
59
Sadar Jatuh cinta
60
Handphone Ganti Rugi
61
Pernikahan
62
B'Day Mama
63
Kepulangan Marsha
64
Munculnya si Penculik
65
Misi Penyelamatan
66
Marsha Terluka
67
Melina Yang Menggemaskan
68
Balasan Ferdo
69
Siuman
70
Awas, Part ini Mengandung Unsur 21+
71
Bangunlah
72
Serangan Mendadak
73
Beri Kesempatan
74
Mereka Serasi
75
Jerry - Marsha
76
Kurasa Menyukai Kamu
77
Bekas Mengerikan
78
Merasa Kagum
79
Mendatangi Mertua
80
Pesan Cinta
81
Mengakui Perasaan
82
Nasa
83
Ternyata Tidak Cantik
84
I Love You, Kak.
85
Terlihat Kekanakan
86
Kehangatan
87
Menagkap Pria Itu
88
Numpang
89
Kalau Serius, Oke.
90
Kedokteran
91
Bukan Pengorbanan
92
Maaf Ma
93
Kakek Pulang
94
Harapan Kakek
95
Mengantar Marsha
96
Rasa Ini
97
Masuk Ruang Bedah
98
Papa Juan Datang
99
Merindukan Suami
100
Jerry Nagea
101
Perkara Malam Pertama
102
Ayo Putus
103
MP
104
Batal Putus
105
Nikah Lagi
106
Sarapan Bersama
107
Wedding Marsha
108
EPisode 108
109
Maaf Mel
110
Sate Kambing!
111
Hawaii, Sosis, Salak
112
Keanehan Semakin Menjadi
113
Hamil Muda
114
Ucapan Selamat
115
Ingin Menikahi Melina
116
First Night?
117
Lahir Darurat (sorry baby)
118
Aku Cemburu
119
Hermes
120
T A M A T
121
Promo aja
122
Skandal Cinta Si Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!