BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR

...BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR...

..."Adanya kabar yang tersebar bukan berarti hanya rumor yang beredar. Terkadang burung camar saja bisa menjadi sang penebar kabar."-Bukan Dijodohkan...

...✈✈✈...

Khimar longgar berwarna dusty pink itu nampak berkibar-kibar saat terkena hembusan angin. Area outdoor yang lumayan berangin dengan cuaca cerah menyambut kedatangannya hari ini. Jarang sekali weekend seperti ini ia manfaatkan untuk Quality time. Bukan saja jam terbangnya yang padat, kedua orang tuanya juga memiliki jam terbang yang sama padatnya.

"Alea, ada apa? Kenapa berhenti hm?" Wanita berkhimar di sampingnya bertanya.

Ia menggeleng. Senyum tipisnya terbit di balik kain niqab miliknya. "Om Galaksi sama Om Gemintang tidak jadi kesini, mah?"

"Enggak. Mereka harus ke California."

"Sama team GA, Fajar dan Senja juga?"

"Iya." Airra meng-iyakan pertanyaan sang putri. Awalnya mereka memang berencana untuk Quality time bersama kerabat mereka. Namun sayang, GG bersaudara dan keluarga mereka tidak bisa hadir karena harus bertandang ke California.

"Papah juga gak jadi kesini ya, mah?"

"Jadi kok, mungkin masih dijalan."

Airra mengelus pucuk khimar sang putri. Mereka memang tidak berangkat bersama Anzar. Pria itu berpisah dengan keduanya, karena ada urusan mendadak yang harus diselesaikan.

Weekend ini, Airra mengajak suami dan putrinya untuk berlibur ke pantai Coney Islands. Pantai yang satu ini adalah salah satu pantai paling populer di New York City.

Selain karena pantainya yang relatif bersih dan berpasir lembut, meskipun bukan pasir putih, Coney Islands yang terletak di Brooklyn ini sejak lama terkenal karena aneka theme parks atau taman permainan dengan berbagai wahana seru. Luna Park adalah salah satu theme parks seru yang penuh dengan aneka atraksi heboh itu.

Pantai yang mereka kunjungi juga memiliki arena jajan yang cukup beragam dan lengkap. Belum lagi tempat jajanan hotdog yang super ngetop, Nathan's, ada di sini. Setiap tahun, Coney Island menjadi tuan rumah kontes makan hotdog terseru di New York City dan juga mermaid parade atau parade 'putri duyung' yang penuh warna. Coney Island juga menjadi tempat New York Aquarium.

Sejak Alea kecil, tempat ini menjadi alternatif untuk liburan bagi keluarga kecil Anzar. Alea kecil suka sekali melihat atraksi lumba-lumba di Aquarium ýang ada di Coney Island. Coney island juga relatif mudah dikunjungi karena terhubung dengan transportasi umum, yaitu subway.

"Alea, tidak ingin bercerita seauatu pada Mamah?"

Gadis berniqab itu menoleh. "Bercerita?"

"Mamah dengar dari burung Camar, ada kabar hangat yang tengah beredar." Ujar Airra diakhiri dengan senyum kecilnya.

"Tentang kapt Nathan," Airra menyentuh punggung tangan sang putri lembut. "Kelihatannya dia pemuda yang baik, berpendidikan dan mengerti betul soal agama. Alea sudah pertimbangkan ajakannya?"

Deg!

"M-amah tahu dari mana?"

Airra tersenyum kecil menanggapi keterkejutan sang putri. "Burung Camar." Ujarnya, bersamaan dengan seekor burung Camar yang hinggap tepat di depan keduanya.

"Burung Camar?"

"Ya. Burung Camar pembawa kabàr. Mamah diberitahu olehnya."

Alea menatap sang bunda bingung. Ia memang belum bercerita apapun soal perbincangannya dengan kapt Nathan kala itu. Namun, ia bisa menangkap jika sang Mamah memang sudah tahu lebih banyak tanpa ia beritahu.

Alea menunduk cepat. Rona merah menghinggapi area sekitar pipinya. Mendengar ucapan itu, ia jadi mengingat percakapannya dengan pria itu beberapa saat yang lalu. Percakapan yang meninggalkan kebimbangan dibenak juga

"Dia pemuda yang baik. Menurut pandangan Mamah, dia kandidat terbaik untuk saat ini."

"Mah, kita cuma berteman." Koreksi Alea.

"Mamah dan Papah juga dulu berteman kok. Tidak ada larangan menikahi teman sendiri, Alea." Ujar Airra to the point.

Alea tidak merespon. Ia memang masih bimbang. Berulang kali ia menunaikan salat malam guna mendapatkan pertolongan berupa bantuan jawaban dari sang ilahi. Tapi, untuk saat ini ia belum diberikan petunjuk untuk pertimbangan tersebut. Ia juga masih cukup terkejut dengan niat yang Nathan utarakan dengan gamblang kala itu.

Alea butuh waktu untuk mengenal pria itu lebih dalam. Menikah sekali seumur hidup. Ia tidak mau salah langkah dalam memilih pasangan hidup. Akan tetapi, dalam islam tidak mengenal istilah pacaran. Yang ada, ketika kita ingin mengenal calon pasangan, maka ta'aruf-lah. Jika sudah mantap dan yakin, maka khitbahlah. Jika usia sudah matang, juga mampuh secara jasmani, rohani, akhlak dan finansial, maka menikahlah.

Di dalam islam, hukum penikahan telah diatur kedalam 5 golongan. Wajab bagi yang telah mampu baik fisik, mental, ekonomi maupun akhlak untuk melakukan pernikahan, mempunyai keinginan untuk menikah, jika tidak menikah dikhawatirkan akan jatuh pada perbuatan maksiat.

Sunnah, yaitu bagi orang yang telah mempunyai keinginan untuk menikah namun tidak dikhawatirkan dirinya akan jatuh kepada maksiat, sekiranya tidak menikah. Mubah, bagi yang mampu dan aman dari fitnah, tetapi tidak membutuhkannya atau tidak memiliki syahwat sama sekali seperti imp*ten atau lanjut usia, tidak mampu menafkahi, dan sebagainya.

Haram hukumnya, bagi orang yang yakin bahwa dirinya tidak akan mampu melaksanakan kewajiban pernikahan, baik kewajiban lahirian, batiniah, dan sebagainnya. Makruh hukumnya, yaitu bagi seseoranģ yang mampu menikah tetapi dia khawatir akan menyakiti wanita yang akan dinikahinya, atau menzalimi hak-hak istri, dan sebagainnya.

"Alea masih mempertimbangkannya." Ujarnya, sambil menatap wanita yang telah melahirkañnya tersebut.

"Iya, Mamah tahu. Kamu bebas mempertimbangkannya sampai mantap dengan pilihanmu sendiri. Mama dan Papa cuma menginginkan yang terbaik untuk Alea." Ujar Airra, sambil mengecup pucuk khimar sang putri.

"Putriku layak mendapatkan yang terbaik."

Alea mengangguk sambil tersenyum tipis. Dibalik sikap over possesive, sensitif dan protectifnya kedua orang tuanya. Alea tahu jika hal tersebut semata-mata untuk kebaikannya kelak.

"Sayang," suara familiar itu terdengar, diantara riuhnya para pengunjung.

"Itu Papa datang." Airra menunjuk sang suami.

Lelaki tengah baya yang masih terlihat gagah dan rupawan tersebut, nampak fresh dengan pakaian casual pilihannya. Celana panjang berwana khaki yang dipadukan dengan atasan berupa T-shirt berlengan pendek berwarna putih. Tidak lupa, sebuah topi nampak menghiasi surai gelapnya.

"Lihat, Papa bawa siapa?" Pria itu berujar sambil mendekat. Ia lantas bergeser, guna memperlihatkan siapa yang ada di belakangnya.

"Hallo, Tante, apa kabar?" Sapa lelaki rupawan tersebut, sambil menebar senyum kecilnya.

Deg!

Alea langsung menunduk kala mendengar suara milik siapa yang telinganya tangkap. Ia berdiri makin merapat di dekat sang ibu.

"Pilot Nathan?" Airra berseru senang. "Alhamdulillah, kabar baik. Bagaimana dengan kabarmu, nak?"

"Nathan baik Tante."

"Alhamdulillah." Jawab Airra sambil tersenyum kecil. "Alea, kenapa? Itu ada pilot Nathan. Sapa temanmu nak?"

"I-iya." Alea bersuara kecil. Ia memberanikan diri menaikan tatapannya. Sejenak, namun bisa menangkap siluet lelaki yang mengenakan pakaian casual tersebut. Gaya berpakaiànnya hampir mirip sang Ayah. Celana panjang berwarna coklat susu, dipadukan dengan T-shir berwarna putih, dengan aksesoris tambahan berupa jam tangan juga topi berwarna putih di kepalanya. He really handsome, walaupun gayanya sederhana.

"Assalamualaikum, Alea. Apa kabar?" Nathan bersuara, menyapa gadis berniqab tersebut. Tahu jika gadìs itu agak sungkan menyapanya.

"Waalaikumussalam, kak Nathan. Kabar Alea alhamdulillah baik."

Senyum pria rupawan itu melebar kala mendengar dirinya dipanggil dengan embel-embel 'kak' bukan lagi 'sir'. Ia merasa jika sedikit demi sedikit jarak diantara mereka mulai dangkal.

"Alhamdulillah, senang mendengarnya."

Anzar tersenyum kecil melihat interaksi kedua anak muda tersebut. "Duh, panas. Papa kayaknya butuh minuman dingin. Yuk, sayang, cari yang adem-adem."

Ujarnya, sambil menggandeng tangan sang istri cepat. "Nathan, titip Alea sebentar ya. Jangan dibuat aneh-aneh, selama saya tidak ada. Tapi, mereka ada untuk mengawasi kalian." Anzar menunjuk seorang pria dan wanita yang berdiri tak jauh dari mereka.

Sekilah keduanya memang seperti pengunjung biasa. Namun siapa sangka jika keduanya adalah bodyguard profesional yang bertugas menjaga keluarga kecil Keevanzar Radityan Al-faruq.

"Baik Om."

"Ale, Papa sama Mama mau kencan dulu, ya." Ujar Anzar yang langsung dihadiahi cubitan gemas oleh sang istri. "Aw, sakit Ra."

"Bicaranya difilter ya, udah tuwir juga." Protes sang istri.

Anzar mengangguk sambil tersenyum kecil. "Kalian jalan saja duluan, nanti sharelock biar kita nyusul."

Alea mengangguk faham walaupun agak keberatan dengan ide sang Ayah. Namun, ia tidak lantas menolak ide tersebut. Sepeninggalan kedua orang tuanya, hening seketika menyelimuti. Alea sibuk berjalan tanpa tujuan pasti sambil menunduk. Sedangkan Nathan mengikutinya, juga menjaga Alea agar tidak menabrak atau tertabrak pengunjung lain.

"Ayo," Nathan menjulurkan sebelah tangannya.

"Maaf, tapi-" Alea sungkan menerima uluran tangan tersebut.

"Pegang ini." Nathan menjulurkan sebuah sapu tangan dengan logo maskapai penerbangannya ke hadapan Alea. "Kamu bisa pengan ujung satunya, agar kita tidak terpisah saat berada di tengah kerumunan."

Alea menatap ragu benda tersebut. "Aku tahu kamu amat menjaga sentuhanmu. Aku lakukan ini semata-mata untuk melindungimu. Biarkan aku yang melindungi dan menuntun langkahmu." Ujar Nathan meyakinkan.

Alea terdiam di tempatnya.

"Insaallah, kamu tidak akan tersesat, juga tidak akan melanggar perintah-Nya soal larangan-Nya." Imbuh Nathan lagi.

Alea mengangguk. Entah mantra atau sihir macam apa yang pria tampan itu miliki. Namun, setiap perkataannya mampu meyakinkan hati dan pikiran Alea yang tengah berkecamuk. Perlahan namun pasti, ia memegang ujung lain sapu tangan tersebut.

Nathan tersenyum tipis menlihat respon lawan bicaranya. Dalam hati ia berjanji kepada dirinya sendiri dan kepada sang Ilahi yang maha pengerti.

"Suatu saat nanti, akan kupastikan jika jarak diantara kita akan tiada. Setiap sentuhan yang tak terjeda tidak akan lagi menjadi dosa, melainkan pahala dan karunia-Nya."

****

TBC

(Sumber : Google & Buku PAIBP Tingkat SMA)

Yuhuu.... capt Nathan update lagi. Ada yang makin cinta sama cogan satu ini gak? Absen dulu dong?

Maaf baru bisa up, karena beberapa hari kebelakang ada serentetan insiden tak menyenangkan menghampiri keluargaku. Jadi aku baru bisa up sekarang. Gak papa ya, masih semangat buat lanjut kan😀 kalau masih, komentar LANJUT sebanyak-banyaknya.

Jangan lupa like, vote, komentar, share dan follow Author. IG Karisma022 juga boleh difollow. Ok, kita jumpa lagi di part berikutnya. Siapkan hati buat mulai emosi kedepannya ya😉

Sukabumi 26 Mei 2021

Terpopuler

Comments

Zaitun

Zaitun

halalin tan ..biar gak direbut orang

2022-07-29

1

Opi Shofiyah

Opi Shofiyah

lanjutttt
lanjuttttt❤️❤️❤️

2021-05-27

3

Happyy

Happyy

😍😍😍

2021-05-27

4

lihat semua
Episodes
1 °INTRODUCTION
2 °PROLOG
3 °BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4 °BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5 °BDJ 3 : INTERESTING
6 °BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7 °BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8 °BDJ 6 : DI ACC
9 °BDJ 7 : DITOLAK
10 °BDJ 8 : BERKUNJUNG
11 °BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12 °BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13 BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14 BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15 BDJ 13 : BERDEBAR
16 BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17 BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18 BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19 BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20 BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21 BDJ 19 : DATE WITH YOU
22 BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23 BDJ 21 : TRUE
24 BDJ 22 : MAFIA SON
25 BDJ 23. TABIR FAKTA
26 °BDJ 24 : BLACK ROSE
27 °BDJ 25 : BAD FACTA
28 °BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29 °BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30 °BDJ 28 : ANCAMAN
31 °BDJ 29 : I WANT YOU!
32 °BDJ 30 : NIKAH SIRI
33 °BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34 °BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35 °BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36 °BDJ 34 : TERLUKA
37 °BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38 °BDJ 36 : MENGGILA
39 °BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40 °BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41 °BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42 °BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43 °BDJ 41 : RISIH
44 °BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45 °BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46 °BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47 °BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48 °BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49 °BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50 °BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51 °BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52 °BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53 °BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54 °BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55 °BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56 °BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57 °BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58 °BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59 °BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60 °BDJ 58 : RENCANA LICIK
61 °BDJ 59 : FEELING
62 °BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63 °BDJ 61 : PENGHIANAT
64 °BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65 °BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66 °BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67 °BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68 °BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69 °BDJ 67 : MAHAR
70 °BDJ 68 : AKAD
71 °BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72 °BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73 °BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74 °BDJ 72 : KECANDUAN
75 °BDJ 73 : WANITAKU
76 °BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77 °BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78 °BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79 °BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80 °BDJ 78 : HADIAH
81 °BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82 °BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83 °BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84 °BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85 °BDJ 83 : MOMONGAN
86 °BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87 °BDJ 85 : LEMBANG
88 °BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89 °BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90 °BDJ 84 : NICHOLE
91 °BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92 °BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93 °BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94 °BDJ 89 : KODE KERAS
95 °BDJ 90 : CEMBURU
96 BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97 °BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98 °BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99 BDJ 94 : SPOILER CUCU
100 BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101 °BDJ 96 : LOUIS
102 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104 °BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105 °BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106 °BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107 BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108 BDJ 102 : BAYIKU?
109 °BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110 BDJ 104 : IKATAN
111 BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112 BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113 BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114 BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115 BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116 BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117 BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118 BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119 BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120 BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121 BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122 BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123 BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124 BDJ 118 : MAWAR KUNING
125 BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126 BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127 BDJ 121 : MOVE MODE ON
128 BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129 BDJ 123 : KELAHIRAN
130 BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131 BDJ 125 : BUAH CINTA
Episodes

Updated 131 Episodes

1
°INTRODUCTION
2
°PROLOG
3
°BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4
°BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5
°BDJ 3 : INTERESTING
6
°BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7
°BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8
°BDJ 6 : DI ACC
9
°BDJ 7 : DITOLAK
10
°BDJ 8 : BERKUNJUNG
11
°BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12
°BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13
BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14
BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15
BDJ 13 : BERDEBAR
16
BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17
BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18
BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19
BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20
BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21
BDJ 19 : DATE WITH YOU
22
BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23
BDJ 21 : TRUE
24
BDJ 22 : MAFIA SON
25
BDJ 23. TABIR FAKTA
26
°BDJ 24 : BLACK ROSE
27
°BDJ 25 : BAD FACTA
28
°BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29
°BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30
°BDJ 28 : ANCAMAN
31
°BDJ 29 : I WANT YOU!
32
°BDJ 30 : NIKAH SIRI
33
°BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34
°BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35
°BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36
°BDJ 34 : TERLUKA
37
°BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38
°BDJ 36 : MENGGILA
39
°BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40
°BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41
°BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42
°BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43
°BDJ 41 : RISIH
44
°BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45
°BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46
°BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47
°BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48
°BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49
°BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50
°BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51
°BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52
°BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53
°BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54
°BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55
°BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56
°BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57
°BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58
°BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59
°BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60
°BDJ 58 : RENCANA LICIK
61
°BDJ 59 : FEELING
62
°BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63
°BDJ 61 : PENGHIANAT
64
°BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65
°BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66
°BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67
°BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68
°BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69
°BDJ 67 : MAHAR
70
°BDJ 68 : AKAD
71
°BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72
°BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73
°BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74
°BDJ 72 : KECANDUAN
75
°BDJ 73 : WANITAKU
76
°BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77
°BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78
°BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79
°BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80
°BDJ 78 : HADIAH
81
°BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82
°BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83
°BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84
°BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85
°BDJ 83 : MOMONGAN
86
°BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87
°BDJ 85 : LEMBANG
88
°BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89
°BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90
°BDJ 84 : NICHOLE
91
°BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92
°BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93
°BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94
°BDJ 89 : KODE KERAS
95
°BDJ 90 : CEMBURU
96
BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97
°BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98
°BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99
BDJ 94 : SPOILER CUCU
100
BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101
°BDJ 96 : LOUIS
102
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104
°BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105
°BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106
°BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107
BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108
BDJ 102 : BAYIKU?
109
°BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110
BDJ 104 : IKATAN
111
BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112
BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113
BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114
BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115
BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116
BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117
BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118
BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119
BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120
BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121
BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122
BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123
BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124
BDJ 118 : MAWAR KUNING
125
BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126
BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127
BDJ 121 : MOVE MODE ON
128
BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129
BDJ 123 : KELAHIRAN
130
BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131
BDJ 125 : BUAH CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!