BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR

...BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR...

..."Sabar adalah kunci bagi setiap rintangan dalam hidup. Sabar dalam menghadapi apapun, niscaya kamu akan menemukan kebesaran-Nya."-Bukan Dijodohkan...

...✈✈✈...

Biru langit menjadi pembuka cerah, bagi seorang pria rupawan yang baru saja keluar dari sport car berwarna senada dengan langit miliknya. Kemeja putih melekat di tubuhnya, dilapisi rompi berwarna abu tanpa lengah yang membingkai tubuh kokohnya. Tidak pula, sunglass hitam bertengger apik di hidung bangirnya.

Ia berjalan santai, sesekali menebar senyum mautnya. Sambil melenggang, ia menuju lift khusus anggota eksekutif. Beberapa anggota Direksi dan petinggi yang mengenal sosoknya, sempat menyapa dirinya dengan ramah. Ia hanya menanggapinya dengan anggukan.

Walaupun bukan di perusahaanya sendiri, siapa yang tidak mengenalnya?

Mapan, tampan, pemilik perusahaan yang tengah naik daun. Namanya sering kali wara-wiri di majalah bisnis.

Tiba di lantai yang di maksud, ia sempat menoleh ke samping. Ia hanya seorang diri di lift tersebut. Tapi, ia menoleh bukan untuk mencari seseorang, melainkan untuk menatap bayangannya sendiri di kaca lift yang nampak bersih dengan hiasa beberapa urkiran di setiap sudutnya.

"Perfect." Ujarnya, sambil berlalu meninggalkan lift.

Ia langsung menuju ke ruangan utama di lantai tersebut. Beberapa staf wanita yang ditemuinya saat berpapasan, kedapatan curi lirik ke arahnya. Ia hanya datar saja menanggapinya. Toh, ada yang lebih menarik dari mereka semua. Sesuatu yang menarik itu ada di balik pintu bertuliskan 'Chief Exsecutive Officer ROOM'.

"S-ir anda disini?" Sapa Anannte kaget.

Wanita berambut pirang yang duduk di balik kursi sekretaris itu menunduk sejenak, guna menghalau rona merah di pipinya. Ia tiba-tiba gugup kala melihat pria rupawan tersebut.

"Ada apa dengan wajàhmu, mengingat sesuatu hm?" Pria rupawan itu bertanya lirih.

"T-idak sir."

"Hm." Pria itu mengangguk kecil.

"Itu, ada apa anda datang kesini sir? Bukannya anda tidak memiliki janji temu dengan CEO saya?"

"Hm. Aku ke sini untuk urusan lain. Apa dia ada di dalam?"

"Ahh, itu-"

"Jangan mendesah. Nakal sekali bibirmu itu."

Annante tersenyum kikuk. "I-tu, nona sedang tidak ada di tempat saat ini."

"Pergi kemana dia di jam kerja begini?"

"I-tu bukan ranah saya untuk memberitahukan jadwal beliau kepada anda." Lirih Annante.

Luois menyeringai tipis, lantas mengitari pembatas antara dirinya dan wanita di hadapannya. Ia berdiri tepat di samping kursi yang Annante duduki. Manik abunya menatap lawan bicaranya intens.

"Sir, apa yang anda-"

Dengan geraka cepat Luois membuat Annante menghadap ke arahnya. Ia memperangkap pinggang wanita berambut pilang itu dalam belitan lengan kokohnya. Manik abunya menatap lawan bicaranya lekat. Jarak wajah keduanya hanya tinggal beberapa centi saat ini.

"Aku ingin tahu dia dimana saat ini, dengan siapa dan sedang apa?" Sebelah tangannya membelai surai pirang milik Annante.

"Apa boleh?" Jemarinya berganti menyentuh bibir berlapis lipstik merah gelap milik Annante.

"T-entu."

"Good grils."

✈✈✈

"Jadi, apa yang ingin anda jelaskan?"

"Semuanya."

"All about what?"

"Semua yang mungkin membuat kamu bertanya-tanya." Pria rupawan itu menatap lawan bicaranya intens.

Setelah bersusah payah dan berusaha, akhirnya ia bisa meminta waktu berharga milik lawan bicaranya barang sejenak. Kini, keduanya sudah duduk bersisian di kursi panjang yang ada di taman mini di rooftop gedung milik Arga's Air tersebut.

Tempat tersebut nampak hening, diantara rimbun tanaman hijau yang sengaja ditanam di lahan tersebut. Seorang bodyguard juga setia menjaga sang nona muda dari dekat pintu. Ia tidak mendengarkan obrolan keduanya, namun tetap mengawasi keadaan sesuai arahan tuan besarnya.

"Kenapa harus anda jelaskan?"

"Karenà aku mau kamu tidak salah menerka, seperti apa yang beredar. Tidak semuanya benar." Pria rupawan itu menghembuskan nafasnya tenang.

"Kamu pasti menilaiku buruk karena berani membiarkan wanita yang bukan muhrimku, menyentuhku dengan mudah."

"Itu urusanmu, pilihanmu, kamu yang kelak akan mempertanggung jawabkan semuanya." Jawab Alea.

"Hm. Aku tidak mau kamu salah paham karenanya. Dia bukan orang asing bagiku. Kami sudah saling mengenal sejak lama."

Alea tidak merespon. Gadis cantik itu masih sibuk menatap gedung-gedung pencakar langit dari tempatnya duduk. Gedung-gedung tersebut nampak menangtang langit, dan berlomba-lomba menyentuh langit dengan ketinggiannya. Pikirannya berkelana juga bercabang kemana-mana.

"Dia Bibiku."

"Bibi?" Bingung Alea. Ia tentu tidak buta. Wanita yang disebut Bibi oleh Nathan masih terlihat sangat muda dan cantik. Hanya orang bodah yang percaya ucapan pria tersebut.

"Kamu meragukan ucapanku?"

Deg!

Alea menoleh refleks. "Dia memang bibiku, tapi dia lebih seperti saudari, teman, sahabat, dan patner yang mengerti. Selisih usia diantara kami tidak terlalu jauh."

Alea masih mendengarkan dengan seksama. "Dia adik dari Ayahku, namanya El."

"El?"

"Hm. Dia suka dipanggil begitu. Dia itu, mungkin agak childish dan menolak tua. Tapi, sebenarnya dia sangat dewasa dan pengertian."

Alea mengangguk. "Jadi, apa maksud dari tujuan kamu menceritakan semua ini?"

"Karena kita teman." Jawab Nathan lugas.

"Sebuah hubungan selalu didasari oleh kepercayaan. Bukankah begitu?"

"Iya."

"Jadi, aku menerapkannya pada pertemanan kita. Apa kamu keberatan?"

Alea menggeleng. Awalnya ia juga ragu, kenapa Nathan harus repot-repot menjelaskan kepadanya. Namun, mendengar penjelasan pria rupawan itu, Alea tidak menganggap alasannya sebagai keberatan. Lagi pula, kepercayaan memang dibutuhkan dalam setiap ikatan ataupun hubungan.

Selain bekerja sama, mereka juga sudah berikrar untuk berteman. Kedua ikatan tersebut tentu harus didasari oleh kepercayaan antara kedua belah pihak. Antara bisnis dan urusan pribadi, semuanya juga butuh kepercayaan antara kedua belah pihak.

"Untuk kedepannya, mungkin aku akan menuntut banyak hal. Apa kamu keberatan?" Tanya Nathan tiba-tiba.

"Tergantung apa yang kamu tuntut." Ujar Alea apa adanya. "Aku tidak terlalu suka dibatasi. Tapi aku taat akan peraturan yang harus aku taati."

"Bagus. Kamu mulai terbuka kepadaku."

Nathan tersenyum tipis. Lelaki itu menatap lurus ke depan. Menikmati apa yang tersaji di hadapannya, sambil sesekali menikmati sapaan angin yang membelai dengan ringannya. Tidak pernah terbayangkan sekalipun olehnya, bisa duduk berdampingan dengan sosok yang sangat ia inginkan dalam hidupnya.

Selama ini ia hanya mengamati dari jauh. Melindungi seperlunya. Melihat juga melepas rindu sekenanya. Tapi saat ini, walaupun tetap ada ada jarak di antara mereka. Namun tetap saja, bahagia begitu membuncah di dada. Bisa duduk di bawah langit yang sama, di atas pijakan yang sama, menghirup udara yang sama, memandang objek yang sama, pun dalam tempat duduk yang sama. Nathan amat bersyukur. Satu langkah telah ia capai kembali.

Tuhan telah memberinya kehendak meniti dan menjajali jalan ini tanpa bebah berlebih. Perlahan-lahan, ia bisa menggapai apa yang menjadi tujuannya.

"Banyak yang ingin aku ketahui tentang kamu."

"Untuk apa? aku bukan buku atau objek pengamatan dan pembelajaranmu." Nathan tersenyum mendengarnya.

"Aku akan menuntut banyak hal nanti, jika kamu tidak keberatan." Ia berujar lagi.

"Menuntut apa? nanti? kapan?" Tanya Alea bingung. "Haruskah aku menunggu?"

"Saat aku bisa mengucapkan namamu di hadapan orang tuamu, saksi dan penghulu." Jawab Nathan to the point.

"Tunggulah sampai waktu itu tiba."

****

TBC

Yuhuu... bang Nathan update gaesss.

Yukk, ramaikan dengan KOMENTAR. kalau masih mau lanjut, komentar SEBANYAK-BANYAKNYA. Jangan lupa VOTE, LIKE & SHARE cerita ini biar semakin banyak yang baca. Boleh ke temen, saudara, ibu, bapak, tante, om, dsb.

Follow Author atau IG Karisma022 juga ya. Bagi yang punya WP boleh banget mampir ke TENDEAN dan My Mysterious Bakos.

BOLEH BANGET DI KEPOIN🖒

Ok, jumpa lagi nanti yo. ILYSM FOR ALL READERS😘😘

Sukabumi 22 Mei 2021

Terpopuler

Comments

Zaitun

Zaitun

jgn lama lama natan adapredator non muslim yg akan menggaet

2022-07-29

1

Mirna C'Nyantut

Mirna C'Nyantut

Ooh my bibi el, sayang boleh perhatian jg boleh pada nathan, tpi jgn nempel teruuus dong kn kasian nathan banyak orang yg salah paham nantinya apalagi alea ntar..

2021-05-25

3

Aldiano Ambomasse

Aldiano Ambomasse

lnjot

2021-05-25

3

lihat semua
Episodes
1 °INTRODUCTION
2 °PROLOG
3 °BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4 °BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5 °BDJ 3 : INTERESTING
6 °BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7 °BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8 °BDJ 6 : DI ACC
9 °BDJ 7 : DITOLAK
10 °BDJ 8 : BERKUNJUNG
11 °BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12 °BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13 BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14 BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15 BDJ 13 : BERDEBAR
16 BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17 BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18 BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19 BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20 BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21 BDJ 19 : DATE WITH YOU
22 BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23 BDJ 21 : TRUE
24 BDJ 22 : MAFIA SON
25 BDJ 23. TABIR FAKTA
26 °BDJ 24 : BLACK ROSE
27 °BDJ 25 : BAD FACTA
28 °BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29 °BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30 °BDJ 28 : ANCAMAN
31 °BDJ 29 : I WANT YOU!
32 °BDJ 30 : NIKAH SIRI
33 °BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34 °BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35 °BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36 °BDJ 34 : TERLUKA
37 °BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38 °BDJ 36 : MENGGILA
39 °BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40 °BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41 °BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42 °BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43 °BDJ 41 : RISIH
44 °BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45 °BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46 °BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47 °BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48 °BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49 °BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50 °BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51 °BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52 °BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53 °BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54 °BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55 °BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56 °BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57 °BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58 °BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59 °BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60 °BDJ 58 : RENCANA LICIK
61 °BDJ 59 : FEELING
62 °BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63 °BDJ 61 : PENGHIANAT
64 °BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65 °BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66 °BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67 °BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68 °BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69 °BDJ 67 : MAHAR
70 °BDJ 68 : AKAD
71 °BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72 °BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73 °BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74 °BDJ 72 : KECANDUAN
75 °BDJ 73 : WANITAKU
76 °BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77 °BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78 °BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79 °BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80 °BDJ 78 : HADIAH
81 °BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82 °BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83 °BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84 °BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85 °BDJ 83 : MOMONGAN
86 °BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87 °BDJ 85 : LEMBANG
88 °BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89 °BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90 °BDJ 84 : NICHOLE
91 °BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92 °BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93 °BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94 °BDJ 89 : KODE KERAS
95 °BDJ 90 : CEMBURU
96 BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97 °BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98 °BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99 BDJ 94 : SPOILER CUCU
100 BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101 °BDJ 96 : LOUIS
102 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104 °BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105 °BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106 °BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107 BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108 BDJ 102 : BAYIKU?
109 °BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110 BDJ 104 : IKATAN
111 BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112 BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113 BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114 BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115 BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116 BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117 BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118 BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119 BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120 BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121 BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122 BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123 BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124 BDJ 118 : MAWAR KUNING
125 BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126 BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127 BDJ 121 : MOVE MODE ON
128 BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129 BDJ 123 : KELAHIRAN
130 BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131 BDJ 125 : BUAH CINTA
Episodes

Updated 131 Episodes

1
°INTRODUCTION
2
°PROLOG
3
°BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4
°BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5
°BDJ 3 : INTERESTING
6
°BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7
°BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8
°BDJ 6 : DI ACC
9
°BDJ 7 : DITOLAK
10
°BDJ 8 : BERKUNJUNG
11
°BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12
°BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13
BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14
BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15
BDJ 13 : BERDEBAR
16
BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17
BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18
BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19
BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20
BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21
BDJ 19 : DATE WITH YOU
22
BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23
BDJ 21 : TRUE
24
BDJ 22 : MAFIA SON
25
BDJ 23. TABIR FAKTA
26
°BDJ 24 : BLACK ROSE
27
°BDJ 25 : BAD FACTA
28
°BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29
°BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30
°BDJ 28 : ANCAMAN
31
°BDJ 29 : I WANT YOU!
32
°BDJ 30 : NIKAH SIRI
33
°BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34
°BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35
°BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36
°BDJ 34 : TERLUKA
37
°BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38
°BDJ 36 : MENGGILA
39
°BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40
°BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41
°BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42
°BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43
°BDJ 41 : RISIH
44
°BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45
°BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46
°BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47
°BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48
°BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49
°BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50
°BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51
°BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52
°BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53
°BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54
°BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55
°BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56
°BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57
°BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58
°BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59
°BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60
°BDJ 58 : RENCANA LICIK
61
°BDJ 59 : FEELING
62
°BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63
°BDJ 61 : PENGHIANAT
64
°BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65
°BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66
°BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67
°BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68
°BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69
°BDJ 67 : MAHAR
70
°BDJ 68 : AKAD
71
°BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72
°BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73
°BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74
°BDJ 72 : KECANDUAN
75
°BDJ 73 : WANITAKU
76
°BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77
°BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78
°BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79
°BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80
°BDJ 78 : HADIAH
81
°BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82
°BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83
°BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84
°BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85
°BDJ 83 : MOMONGAN
86
°BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87
°BDJ 85 : LEMBANG
88
°BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89
°BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90
°BDJ 84 : NICHOLE
91
°BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92
°BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93
°BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94
°BDJ 89 : KODE KERAS
95
°BDJ 90 : CEMBURU
96
BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97
°BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98
°BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99
BDJ 94 : SPOILER CUCU
100
BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101
°BDJ 96 : LOUIS
102
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104
°BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105
°BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106
°BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107
BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108
BDJ 102 : BAYIKU?
109
°BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110
BDJ 104 : IKATAN
111
BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112
BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113
BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114
BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115
BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116
BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117
BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118
BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119
BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120
BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121
BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122
BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123
BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124
BDJ 118 : MAWAR KUNING
125
BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126
BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127
BDJ 121 : MOVE MODE ON
128
BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129
BDJ 123 : KELAHIRAN
130
BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131
BDJ 125 : BUAH CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!