°BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG

BDJ 4. AJAKAN MAKAN SIANG

“Dan ketika dia telah cukup dewasa kani berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.”—Q.S Yusuf (ayat : 22)

✈️✈️

“So, deal?”

“Of course, deal.”

Senyum tipis mengembang di bibir kedua sekretaris saat melihat pemimpin mereka akhirnya mencapai kata sepakat untuk bekerja sama. Setelah mediasi kurang lebih 30 menit, mereka baru mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Nanti kami akan kirim kontrak kerjasamanya. Senang bisa bekerjasama dengan perusahaan anda,” ujar Annante saat menjabat tangan lawan bicaranya. Seberkas senyum mempesona tak lekang di bibir ranum miliknya. Sebuah kehormatan bagi Annante bisa berjabat tangan dengan CEO Anderson Cooperation yang terkenal luar biasa tampan.

"Hm. Senang bisa bekerjasama dengan perusahaan kalian juga,” jawab si lawan bicara. “Bagaimana jika kita lunch bersama untuk merayakan kerjasama ini?” tawarnya kemudian.

“Sir—“ Ciara yang hendak menyela—tiba-tiba mengingat schedule sang CEO yang sangat padat hari ini—dipotong lagi oleh suara sang atasan.

“Apa Anda memiliki waktu luang?” tanya lelaki bermanik abu-abu itu tanpa tujuan.

Annante tersipu malu seraya menjawab, “hari ini saya—“

“Bukan. Maksud saya nona CEO,” koreksi CEO Anderson itu. Annante tersenyum kikuk mendengarnya. Ternyata bukan dia yang diajak lunch bersama.

“Bagaimana? Bisa?”

Manik teduh milik perempuan yang dimaksud bergulir cepat, menatap jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan. “Ann, tolong bacakan acara setelah ini?”

Annante mengangguk. Perempuan itu kemudian membuka handphone, dan membaca susunan acara sang atasan setelah ini. “Lima belas menit lagi waktu Anda makan siang. Biasanya Anda akan melaksanakan ibadah terlebih dahulu, dilanjutkan makan siang dengan bekal yang dikirim oleh miss. Airra. Setelah istirahat ada jadwal meeting dengan bagian General Manager pukul 13.30 siang. Pukul 15.00 Anda memiliki janji temu dengan direktur utama hingga pukul 16.00 sore.”

Perempuan berniqab itu menatap lelaki di hadapannya sekilas. “Sebelumnya saya minta maaf, tapi Anda bisa mendengar sendiri jadwal saya cukup padat hari ini.”

Louis—lelaki rupawan bertubuh profesional itu tersenyum tipis mendengarnya. “Saya mengerti. Lain kali saya pastikan kita akan makan siang bersama.”

“InsyaAllah. Jika Tuhan menghendaki,” jawab Alea mantap. “Kalau begitu saya permisi. Annante, sekretaris saya akan mengantar Anda sekalian."

Setelah berkata demikian Alea berbalik untuk berbicara sebentar dengan Annante. Setelahnya dia benar-benar pamit meninggalkan ruangan tersebut. Meninggalkan mereka bertiga.

“Menarik.” Kekeh Louis. Pria itu seperti menemukan perairan hening yang nampak tenang namun menantang. Kesederhanaanya adalah keindahan. Keindahan itu terletak pada setiap kesederhanaan yang tercipta.

Louis suka menyelam. Dan ya, dia tertantang untuk menyelami kedalaman satu ini. Manik bening nan teduh yang menghanyutkan itu membuatnya tertantang untuk menyelaminya lebih dalam.

“Akan aku mendapatkan dirimu, little girls.”

✈️✈️

“Jadi kamu putra pilot Al?” Tanya laki-laki yang tengah berdiri sambil menatap lawan bicaranya, raut terkejut tidak dapat disembunyikan oleh mimik wajahnya.

“Iya.”

“Pemuda yang dulu kami temui di bandara?”

“Iya, itu saya Om.”

“Woah, sudah lama sekali ya.” Laki-laki rupawan berjas rapih yang masih tampak tampan di usia yang tidak muda itu tersenyum sumringah. “Bagaimana kabar Ayah dan Ibumu baik?”

“Alhamdulillah, baik, Om. Papah sedang menjalankan tugas di tanah air, sesekali juga mampir kemari."

“Oh, begitu kah? Saya dengar kamu juga memiliki seorang adik. Apa benar? Jika iya, dia juga sudah besar, kan, sekarang?”

“Iya. Nama adik saya AlGean.”

“Ya, ya. Saya mengenal pemilik nama itu karena dia pernah membuat sejarah dalam garis keturunan Radityan. Adikmu itu pemuda yang pemberani dan agak .....crazy.”

Laki-laki yang menjadi lawan bicaranya tampak tersenyum tipis. Ya, adiknya memang dapat dikatakan pemberani dan agak crazy. Saking beraninya, adiknya itu bahkan berani melamar putri anggota KOPASSUS dengan tangan kosong, pasca lulus sekolah menengah atas.

“Nathan.”

“Ya, Om?”

“Masih ingat dengan keinginanmu bertahun-tahun lalu?”

“Tentu saja Om. Saya tidak pernah melupakan keinginan tersebut. Kali ini aya kembali menjumpai Om untuk menagih janji itu.”

Anzar—laki-laki paruh baya itu tersenyum tipis mendapati keterangan lawan bicaranya. Untuk anak muda seumurannya, dia sangat to the point dalam menyampaikan maksud dan tujuannya datang kembali.

“Haha... saya pikir kamu sudah menyerah.”

“Tidak Om. Saya tidak akan menyerah soal ini.”

Anzar kian tertawa jumawa. Semakin tertarik bertanya lebih lanjut pada ‘future’ putri sematawayangnya itu. “Begitu kah?”

“Iya, Om.”

Anzar mengakhiri ekspresi jumawa nya. Dia kemudian menatap lawan bicaranya tajam. Membuat sang lawan bicara kesulitan menelan ludah sendiri.

“Jadi apa yang telah kamu persiapkan untuk menjamin kebahagiaan putri semata wayang saya?”

Nathan menatap lawan bicaranya tak gentar. “Saya sudah mempersiapkan segalanya, Om.”

“Segalanya?”

Nathan mengangguk sebagai jawaban. “Semua yang Om ajukan insyaallah sudah saya penuhi. Saya rasa sudah cukup pantas untuk mengambil putri Om sebagai istri.”

Anzar mengangguk kecil. Dia tidak menyangka tamu yang di maksud oleh sekretarisnya adalah putra dari senior lamanya saat mengenyam pendidikan di New York dulu. Setelah sekian purnama, Anzar kembali berhadapan dengan laki-laki yang dulu sempat dia buat babak-belur karena satu permintaan yang Azar anggap terlalu konyol.

“Kalau begitu kita lihat saja nanti.”

Kening Nathan bertaut mendengarnya. “Maksud om?”

“Besok luangkan waktumu Capt Nathan. saya mengundang kamu untuk makan siang di kediaman Radityan.” Anzar berujar sambil menjulurkan tangan. Seberkas senyum tipis tampak menghiasi labium pria yang terkenal sangat protektif terhadap sesuatu yang menjadi kesayangannya itu.

Nathan—laki-laki rupawan itu mengangguk sambil tersenyum sopan. Dia pun dengan senang hati menerima undangan tersebut seraya menerima uluran tangan Anzar. “Terima kasih atas undangannya. Saya pasti akan datang.”

✈️✈️

“Saya sudah mendapatkan informasi yang tuan inginkan.”

Laki-laki yang tengah berdiri sambil membelakangi lawan bicaranya itu berbalik. Seulas seringai tampak terbit, menghiasi sudut-sudut bibirnya. “Good job,” pujinya.”

Tangan kanan laki-laki itu mengangguk santun sebagai tanda terima kasih. Dia kemudian menyodorkan sebuah berkas berisi informasi yang tuannya inginkan.

“Alea? Nama yang manis,” komentarnya saat membaca nama yang tertera pada biodata someone tersebut. “Putri tunggal CEO Radityan Crop's. Salah satu mahasiswi termuda dan terbaik lulusan Harvard University,” lanjutnya, dia membaca secara acak.

“Good. sekarang kirimkan undangan makan siang kepada sekretaris CEO Radityan Corp's,” titahnya mutlak. Dijawab dengan anggukan kepala oleh lawan bicaranya.

“Aku ingin makan siang bersama dia, dan dia tidak boleh menolak karena tidak pernah ada yang berani menolak permintaanku.” Seringai kembali menghiasi ujung-ujung bibir laki-laki yang baru saja berucap tersebut.

✈️✈️

“Assalamualaikum.”

“Waalaikumsalam, masuk,” kata si pemilik ruangan seraya mengangkat pandangan. Tatapannya langsung bersirobak dengan wajah familiar milik sang ibu.

“Alea sedang apa sayang?”

“Baru selesai salat Isya. Ada apa memangnya, ma?”

“Nyariin putri sendiri memangnya harus pakai alasan ya?” jawab wanita paruh baya yang mengenakan gamis berwarna choco tersebut.

Perempuan muda itu tersenyum dibalik niqab nya seraya menggelengkan kepala. “Enggak juga sih.”

Sang ibu ikut geleng-geleng kepala mendapati respon sang putri. “Alea enggak capek kerja terus?” tanyanya kemudian. Tatapannya beralih pada MacBook yang tampak menyala di atas meja belajar.

“Enggak Mah, Alea suka kerja.” Si pemilik nama menjawab dengan mantap. “Alea cuma duduk di balik ruangan CEO. Gak ngapa-ngapain kok, Mah. Para staf yang lebih banyak bekerja keras.”

Airra tersenyum kecil mendengar jawaban dari sang putri. “Kamu ini putri Mamah atau Bunda Aurra hm? Cara bicaranya mirip Aurra sekali.”

“Dua-duanya.”

Perempuan paruh baya itu tersenyum tipis sambil menyentuh ujung hidung sang putri yang tertutup oleh niqab. Terkadang putrinya ini lebih mirip Aurra—adik iparnya—ketimbang dirinya sendiri. Pekerja keras, pemberani, bertekad kuat dan tidak kenal takut.

“Besok weekend, Alea stay di rumah, ‘kan?”

“InsyaAllah. Memangnya kenapa Mah?”

Airra menatap sang putri lembut. Dengan lembut dia menggiring sang putri untuk duduk di pinggiran tempat tidur. “Besok siang rumah kita kedatangan tamu. Teman lamanya Papa. Mereka mau bersilaturahmi. Alea bisa meluangkan waktu untuk besok?”

Jantung Alea seketika berdegup kencang tanpa sebab. Entah mengapa tiba-tiba intuisinya bekerja dengan cepat menerjemahkan makna dari kalimat tersebut. Kalimat sang ibu barusan mengandung banyak sekali clue yang membuat isi kepalanya bekerja keras untuk menerjemahkan.

“Besok kita makan siang bersama mereka. Mereka mau bertemu sama Alea. Alea mau kan menyambut mereka, ‘kan?”

Ternyata dugaan Alea benar, ada udang dibalik batu. Maksudnya ada something yang tersimpan di balik kedok ajakan makan siang esok.

✈️✈️

TBC

Yuhuuu.... selamat pagi All Readers👐

BDJ UPDATE⚠

Maaf ya baru bisa update lagi, karena banyak kesibukan di dunia nyata. Aku juga harus bolak-balik ke sekolah yang ada wifi. Jaringan disini sedang buruk, entah Hp Author yang khentang😅

Wokeee.... absen dulu ya readers. Absenya pakai bulan kelahiran ya👍

Ok, gimana buat part ini? Nungguin ya? atau masih ngikuti alurnya? cerita BDJ ini gak bakal aku buat banyak. Mungkin partnya pendek kayak BSK. Jadi, jangan kaget ya nantinya. Ok, seperti biasa, jangan lupa like, vote, komentarrrrrrr, share dan follow Author. IG Karisma022 dan IG, follow ya 💙

Kita jumpa lagi besok di part berikutnya. Bye All readers👐

ILYSM❤

Sukabumi 02 Mei 2021

Revisi 25/05/22

Terpopuler

Comments

Pillow My

Pillow My

ada udang dibalik bakwan ... yummyyy 😍😍😍

2024-01-26

1

Fitria Fitri

Fitria Fitri

Napa jadi gua yg cengar cengir yak😄

2021-08-07

4

Decy zifara fatul

Decy zifara fatul

😍😍😍❤️❤️❤️

2021-05-03

4

lihat semua
Episodes
1 °INTRODUCTION
2 °PROLOG
3 °BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4 °BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5 °BDJ 3 : INTERESTING
6 °BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7 °BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8 °BDJ 6 : DI ACC
9 °BDJ 7 : DITOLAK
10 °BDJ 8 : BERKUNJUNG
11 °BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12 °BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13 BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14 BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15 BDJ 13 : BERDEBAR
16 BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17 BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18 BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19 BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20 BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21 BDJ 19 : DATE WITH YOU
22 BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23 BDJ 21 : TRUE
24 BDJ 22 : MAFIA SON
25 BDJ 23. TABIR FAKTA
26 °BDJ 24 : BLACK ROSE
27 °BDJ 25 : BAD FACTA
28 °BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29 °BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30 °BDJ 28 : ANCAMAN
31 °BDJ 29 : I WANT YOU!
32 °BDJ 30 : NIKAH SIRI
33 °BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34 °BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35 °BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36 °BDJ 34 : TERLUKA
37 °BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38 °BDJ 36 : MENGGILA
39 °BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40 °BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41 °BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42 °BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43 °BDJ 41 : RISIH
44 °BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45 °BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46 °BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47 °BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48 °BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49 °BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50 °BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51 °BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52 °BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53 °BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54 °BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55 °BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56 °BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57 °BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58 °BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59 °BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60 °BDJ 58 : RENCANA LICIK
61 °BDJ 59 : FEELING
62 °BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63 °BDJ 61 : PENGHIANAT
64 °BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65 °BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66 °BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67 °BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68 °BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69 °BDJ 67 : MAHAR
70 °BDJ 68 : AKAD
71 °BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72 °BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73 °BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74 °BDJ 72 : KECANDUAN
75 °BDJ 73 : WANITAKU
76 °BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77 °BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78 °BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79 °BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80 °BDJ 78 : HADIAH
81 °BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82 °BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83 °BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84 °BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85 °BDJ 83 : MOMONGAN
86 °BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87 °BDJ 85 : LEMBANG
88 °BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89 °BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90 °BDJ 84 : NICHOLE
91 °BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92 °BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93 °BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94 °BDJ 89 : KODE KERAS
95 °BDJ 90 : CEMBURU
96 BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97 °BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98 °BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99 BDJ 94 : SPOILER CUCU
100 BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101 °BDJ 96 : LOUIS
102 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104 °BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105 °BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106 °BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107 BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108 BDJ 102 : BAYIKU?
109 °BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110 BDJ 104 : IKATAN
111 BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112 BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113 BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114 BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115 BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116 BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117 BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118 BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119 BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120 BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121 BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122 BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123 BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124 BDJ 118 : MAWAR KUNING
125 BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126 BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127 BDJ 121 : MOVE MODE ON
128 BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129 BDJ 123 : KELAHIRAN
130 BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131 BDJ 125 : BUAH CINTA
Episodes

Updated 131 Episodes

1
°INTRODUCTION
2
°PROLOG
3
°BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4
°BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5
°BDJ 3 : INTERESTING
6
°BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7
°BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8
°BDJ 6 : DI ACC
9
°BDJ 7 : DITOLAK
10
°BDJ 8 : BERKUNJUNG
11
°BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12
°BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13
BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14
BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15
BDJ 13 : BERDEBAR
16
BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17
BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18
BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19
BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20
BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21
BDJ 19 : DATE WITH YOU
22
BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23
BDJ 21 : TRUE
24
BDJ 22 : MAFIA SON
25
BDJ 23. TABIR FAKTA
26
°BDJ 24 : BLACK ROSE
27
°BDJ 25 : BAD FACTA
28
°BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29
°BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30
°BDJ 28 : ANCAMAN
31
°BDJ 29 : I WANT YOU!
32
°BDJ 30 : NIKAH SIRI
33
°BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34
°BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35
°BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36
°BDJ 34 : TERLUKA
37
°BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38
°BDJ 36 : MENGGILA
39
°BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40
°BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41
°BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42
°BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43
°BDJ 41 : RISIH
44
°BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45
°BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46
°BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47
°BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48
°BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49
°BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50
°BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51
°BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52
°BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53
°BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54
°BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55
°BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56
°BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57
°BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58
°BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59
°BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60
°BDJ 58 : RENCANA LICIK
61
°BDJ 59 : FEELING
62
°BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63
°BDJ 61 : PENGHIANAT
64
°BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65
°BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66
°BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67
°BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68
°BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69
°BDJ 67 : MAHAR
70
°BDJ 68 : AKAD
71
°BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72
°BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73
°BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74
°BDJ 72 : KECANDUAN
75
°BDJ 73 : WANITAKU
76
°BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77
°BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78
°BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79
°BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80
°BDJ 78 : HADIAH
81
°BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82
°BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83
°BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84
°BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85
°BDJ 83 : MOMONGAN
86
°BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87
°BDJ 85 : LEMBANG
88
°BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89
°BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90
°BDJ 84 : NICHOLE
91
°BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92
°BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93
°BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94
°BDJ 89 : KODE KERAS
95
°BDJ 90 : CEMBURU
96
BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97
°BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98
°BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99
BDJ 94 : SPOILER CUCU
100
BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101
°BDJ 96 : LOUIS
102
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104
°BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105
°BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106
°BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107
BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108
BDJ 102 : BAYIKU?
109
°BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110
BDJ 104 : IKATAN
111
BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112
BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113
BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114
BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115
BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116
BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117
BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118
BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119
BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120
BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121
BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122
BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123
BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124
BDJ 118 : MAWAR KUNING
125
BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126
BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127
BDJ 121 : MOVE MODE ON
128
BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129
BDJ 123 : KELAHIRAN
130
BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131
BDJ 125 : BUAH CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!