°BDJ 3 : INTERESTING

BDJ 3 🌼 : INTERESTING

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah sesuatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”—Q.S Al-Isra (ayat : 32)

✈️✈️

Sebuah mobil sport terbaru keluaran Eropa tampak terparkir manis di parkiran khusus staf dan collega. Dari luar kendaraan roda empat berwarna serba hitam itu tampak mencolok dan elok. Warna hitamnya tampak eksotis dan elegan. Sedangkan di balik body mencolok dan elok itu dipenuhi oleh hawa panas yang tidak mampu lagi dipadamkan oleh udara yang keluar dari Air conditioner. Suara seseorang yang meng*rang dan mend*sah kian memperkeruh suasana di dalam kendaraan dengan harga fantastis tersebut.

"Kenapa berhenti, Lou?" tanya si perempuan dengan nada penuh kecewa. Padahal mereka baru hendak meraih puncak kenikmatan dunia bersama. “Kita benar-benar berhenti?” lagi, perempuan itu bertanya seraya menyunggingkan senyum kecut.

“Yes, honey. Ini perkara meeting yang penting,” jawab si lelaki sambil membenahi penampilannya. Mengancingkan kemeja, dan membenahi zipper celana yang sempat terbuka.

“Tapi kita hampir saja mencapai puncak,” lirih perempuan berambut blonde itu seraya membaringkan punggungnya di sandaran kursi dengan lesu. Tangannya juga bergerak merapihkan penampilan sendiri. Mengambil sesuatu dari dalam slim bag, lantas memulas lipstick merah untuk touch up. Pasalnya perona bibir itu sudah tidak bersisa lagi di bibir ranumnya.

“Sh*t! Aku sudah terlambat 30 menit,” umpat lelaki berwajah kaukasia tersebut.

“Padahal kita baru setengah main, Lou,” sahut perempuan di sampingnya.

“Jangan bahas itu sekarang. Cepat benahi penampilanmu dan susul aku!” Titah lelaki itu seraya sambil membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer.

Tanpa menunggu lagi pria berkemeja maroon itu meninggalkan wanita yang tadi berbagi kesenangan dengannya. Dia berjalan santai menuju lobby perusahaan raksasa yang berasal dari Negara maritim tersebut. Sesekali dia melirik jam yang melingkar di pergelangan tangan.

Dia berdecak sebal saat sadar berapa lama dia terlambat. “Ck. Ternyata aku terlambat lebih dari 50 menit.”

Seketika dia merasa menyesal telah menghabiskan waktunya yang terlalu berharga. Apalagi waktu yang berharga itu dia habiskan bersama sekretarisnya. Gara-gara insiden itu pula dia melupakan tujuannya datang ke tempat ini.

“Lamban!” serunya datar, menyambut kedatangan perempuan dengan rambut blonde tersebut.

“Sorry, Luo. Tadi—“

“Hanya karena aku menyentuhmu, bukan berarti kau bisa seenaknya terhadap diriku. Aku tetap atasanmu, jaga formalitas mu!” Koreksinya dingin.

“I—ya.”

“Bekerja dengan profesional. Lupakan peristiwa tadi. Itu bukan peristiwa istimewa yang harus diingat.”

Perempuan itu mengangguk dengan kepala kian menunduk. Rumor itu benar adanya. Rumor yang mengatakan jika CEO mereka memang gila bercinta. Keturunan Lucifer yang memiliki pesona kuat bak magnet. Pesona yang mampu menjerat semua kaum Hawa tanpa harus mengeluarkan effort berlebihan. Namun apa yang mereka dapatkan setelahnya? Kepuasan? Ya. Mereka mendapatkan kepuasaan dan kebanggan tersendiri karena dapat menghabiskan kegiatan menyenangkan bersama lelaki rupawan tersebut. Akan tetapi, selain kepuasan mereka juga mendapatkan penghinaan. Terkadang juga caci, maki dan cercaan jika sang putra Lucifer tidak merasakan kepuasan.

“Cepat hubungi sekretaris CEO Perusahaan ini. Bagaimanapun juga aku harus mendapatkan kerjasama ini!” titahnya murka.

“B—aik. Akan saya lakukan, sir.” Wanita berambut blonde yang baru bekerja selama 2 minggu itu mengangguk patuh. Mungkin beberapa saat lalu dia dibuat melayang hingga langit ke-7. Sekarang, dia telah dihempaskan ke daratan paling rendah di bumi.

“Berapa lama lagi?” Desak pria rupawan tersebut.

Keduanya kini tertahan di lobby karena resepsionis mengatakan jika meeting yang dimaksud akan segera berakhir. Sungguh keterlambatan yang fatal bagi seorang pembisnis.

Waktu adalah uang. Setiap detiknya sangat berharga. Tidak lama kemudian, segerombolan pria berjas rapih tampak keluar dari dalam lift eksklusif. Mereka berbincang sejenak dengan seorang wanita cantik berambut pirang. Kemudian wanita cantik itu membungkuk hormat saat gerombolan itu pamit undur diri.

“Itu nona Annante, sekretaris CEO di perusahaan ini,” beritahu perempuan berambut blonde tadi. Telunjuknya bergerak ragu ke arah perempuan yang tengah tersenyum simpul di dekat pintu keluar.

“Tunggu apa lagi? Panggil dia!” titah sang atasan.

“Y-es, sir,” jawab wanita bernama Ciara itu.

Ciara kemudian menghampiri Annante. Mereka berbicara untu sejenak. Dari manik abu-abunya, lelaki rupawan itu tidak dapat menutupi rasa kamu. Dibanding menjadi sekretaris, pesona perempuan berkulit putih pucat itu lebih cocok menjadi seorang CEO. Atau jika mau, dia bisa menjadi salah satu pemuas nafsunya di atas ranjang.

“Ah, bagaimana rasanya jika dia mengerang di bawahku,” monolog lelaki bermata abu-abu itu. Pikirannya tiba-tiba menerawang jauh.

“Sir, miss. Anna ingin berbicara dengan Anda.”

“....”

“Sir?” Panggil Ciara lagi seraya melambai-lambaikan tangan di depan sang atasan.

“Hm. Why?” lelaki rupawan itu menutupi tindakannya dengan gaya cool. Tatapannya kemudian beralih pada sosok yang membuatnya berfantasi liar barusan.

“Hallo, mr. Anderson. Maaf terlambat menyadari kehadiran anda." Annante mengulurkan guna menyambut salah satu client penting bagi perusahaan. Disambut dengan senang hati oleh lawan bicaranya.

“Ini kesalahan kami yang tidak datang tepat waktu.” Lelaki dengan luaran jas hitam itu menjawab dengan suara deep bass dan tegas miliknya. “Apa sekarang masih ada kesempatan untuk saya? Mengenai kerjasama yang telah perusahaan Anda tawarkan.”

"Sayang sekali Mr. Anderson. Meeting-nya baru saja selesai,” ujar Annante, penuh rasa sesal.

“Sayang sekali. Saya pikir kerjasama ini akan sukses jika bekerja sama dengan perusahaan kami.” Seulas senyum tipisnya tercipta di bibir. CEO muda itu tampak menatap lawan bicaranya lekat. “Bukan kah, begitu?”

“Ah, iya.”

“Jadi bagaimana? Masih ada kesempatan untuk perusahaan kami?”

“Untuk masalah itu saya akan berkoordinasi dulu dengan atasan saya.” Annante menjawab dengan tenang. Padahal jantungnya sudah tremor. Berbicara dengan lelaki bermata abu-abu satu ini, ternyata mampu membuat sendi-sendi di kaki menjadi jeli. “CEO kami yang akan memutuskan ada atau tidaknya kesempatan untuk perusahaan Anda.”

“Kami tunggu kabar baik dari pihak Anda, young lady,” kata pria rupawan itu dengan seringai tipis di ujung-ujung bibir.

✈️✈️

"Alea! Oh ….Alea!” suara melengking Annante menggema dengan keras di ruangan yang kebetulan didesain kedap suara. Membuat si pemilik ruangan kebingungan.

“Ada apa? Apa ada sesuatu yang menarik terjadi?” perempuan yang tengah duduk di depan MacBook menyala itu bertanya. Sepasang manik teduhnya beralih pada sang sekretaris.

“Oh my God. Aku baru saja bertemu titisan Dewa Zeus,” heboh Annante.

Alea terperangah mendengarnya. “Apa?”

“Pria tampan bak dewa-dewa Yunani itu benar adanya. Bukan cuma mitos belaka. Dia tampan, mapan, rupawan, dan memiliki pesona yang memikat mata,” cerita Annante. Perempuan itu tampak senang sekali, tergambar jelas dari raut wajahnya.

“Tunggu, tunggu. Maksud kamu apa, Ann?”

“CEO Anderson Cooperation. Louis Gallion Anderson Kim, dia ada di lobby. Dia datang ke perusahaan ini, Alea!”

“Client yang datang terlambat?”

Annante mengangguk dengan polos. “Of course, yes. Dia terlambat datang karena ada hambatan, jadi sekarang dia meminta kesempatan kedua.”

“Kesempatan kedua?” bingung Alea. “Bukannya sudah jelas-jelas pihak mereka yang tidak menaruh minat. Kenapa sekarang mereka meminta kesempatan kedua?”

"Tidak. Kita bisa mencari investor lain. Banyak client kita yang bisa menjadi investor di bidang akomodasi."

“Tapi, perusahaan mereka adalah perusahaan paling kompeten. Kandidat terbaik untuk investor utama proyek kita.”

Alea mengangguk mahfum. “Iya, Ann. Tapi aku tidak suka rekan kerja yang tidak bisa memegang janji dan datang tepat waktu. Baru di awal saja mereka sudah seperti ini. Bagaimana kedepannya?”

“Akan tapi, presentase keberhasilan proyek ini lebih besar jika kita bekerjasama dengan Anderson Cooperation dan Arga's Air,” sahut Annante. “Coba pikirkan sekali lagi, Alea. Proyek ini sangat penting untuk kita.”

Perempuan yang mengenakan pakaian syar'i itu menghela napasnya lemah. Sang panutan—ayahnya—selalu berkata jika waktu itu penting. Sejak kecil Alea sudah dididik untuk disiplin waktu. Disiplin terhadap waktu itu penting. Tujuan dari disiplin waktu sendiri agar waktu yang kita miliki tidak terbuang sia-sia.

Namun, tidak ada salahnya juga memberi seseorang kesempatan kedua. Selama orang itu mampu menunjukkan keseriusannya. “Ok. Aku tunggu mereka di ruangan meeting 15 menit lagì.”

Annante tersenyum sumringah mendengarnya. Annante kemudian pamit undur diri untuk memberitahukan kabar baik tersebut. Alea sampai dibuat bingung sendiri akan tingkah sang sekretaris yang kelewat excited.

✈️✈️

“Bagaimana?” tanya suara deep bass itu saat Annante tiba di hadapannya.

“CEO kami menyetujui. Anda ditunggu di ruangan meeting sekarang,” kata Annante memberitahu.

Pria rupawan bermanik abu-abu itu tersenyum tipis, kemudian beranjak dari duduknya.

“Mari, saya tunjukan jalannya.” Annante tersenyum tipis. Dengan sopan dia berjalan lebih dulu.

Pria rupawan bermanik abu itu mengangguk samar. Dia dan sekretarisnya lantas mengikuti Annante. Dia sendiri sudah bosan menjadi pusat perhatian. Mood-nya sedang tidak baik, apalagi sedari tadi banyak kaum Hawa melirik ke arahnya. Satu-satunya yang dapat membuat mood-nya lebih baik adalah kehadiran sekretaris CEO Radityan Corp’s. sebab fantasi liarnya sudah berkelana kesana-kemari hanya karena melihat siluet wanita berambut pirang itu dari belakang.

“****!” umpatnya kecil saat merasakan bagian bawah tubuhnya bereaksi dengan cepat.

“Ada apa Sir?” tanya Annante dan Ciara bersamaan.

“Nothing,” dalihnya.

Kedua wanita itu mengangguk. Lantas mereka kembali melanjutkan perjalanan. Tiba di tempat tujuan, Annante langsung mempersilahkan mereka masuk ke ruang meeting.

Dengan ekspresi datar dan flat andalan, lelaki bermanik abu-abu itu memasuki ruangan. Mengambil posisi duduk di kursi paling ujung yang langsung menghadap ke arah podium. Hanya ada mereka bertiga di sana. Membuat lelaki itu menautkan kening—mencoba mencari seseorang yang seharusnya datang lebih awal. Siapa lagi jika bukan si tuan rumah—CEO Radityan Corp’s.

Pertanyaan itu baru terjawab ketika suara ketukan alas kaki berhak beradu dengan lantai terdengar. Pria rupawan bermanik abu-abu itu lalu memalingkan wajah, menatap ke arah pintu masuk. Menanti hadirnya penghasil suara-suara tersebut. Seperkian detik berikutnya, manik abu-abu miliknya tanpa sengaja bersirobak dengan sepasang manik hitam bening yang teduh. Pandangnya terkunci. Tidak lepas dari siluet berpakaian syar'i yang hanya memperlihatkan bagian punggung tangan dan mata cantiknya.

Dalam 26 tahun dia hidup di dunia, tidak terhitung berapa banyak dia bertemu kaum Hawa berwajah jelita. Dengan beraneka warna mata pula. Namun, baru kali ini ia tampak jatuh dalam buaian pesona sepasang manik bening. Sepasang manik bening yang berhasil membuat semua sistem dalam tubuhnya tidak bergeming.

“God. Terbuat dari apa mahluk jelita satu ini!”

✈️✈️

TBC

Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote, komentar, share dan follow Author. IG Karisma022. Ok, kita jumpa lagi nanti ya 👐

Sukabumi 27 April 2021

Revisi 07/05/22

Terpopuler

Comments

Zaitun

Zaitun

gak cock pria yg tukang celup di lubang tak halal bg wanita soleh

2022-07-29

2

Fitria Fitri

Fitria Fitri

Pokoknya lea sama natahan aja, titik!! Awas ya thor klo di jodohkan sama Louis. Ya x sih mantan menjadi besan kan wagu

2021-08-07

4

azkia azkayra

azkia azkayra

aku gak rela ya klo sampe otor jodoh kn alea sama louis yg notabene nya seorang maniak wanita

2021-04-27

7

lihat semua
Episodes
1 °INTRODUCTION
2 °PROLOG
3 °BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4 °BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5 °BDJ 3 : INTERESTING
6 °BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7 °BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8 °BDJ 6 : DI ACC
9 °BDJ 7 : DITOLAK
10 °BDJ 8 : BERKUNJUNG
11 °BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12 °BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13 BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14 BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15 BDJ 13 : BERDEBAR
16 BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17 BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18 BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19 BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20 BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21 BDJ 19 : DATE WITH YOU
22 BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23 BDJ 21 : TRUE
24 BDJ 22 : MAFIA SON
25 BDJ 23. TABIR FAKTA
26 °BDJ 24 : BLACK ROSE
27 °BDJ 25 : BAD FACTA
28 °BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29 °BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30 °BDJ 28 : ANCAMAN
31 °BDJ 29 : I WANT YOU!
32 °BDJ 30 : NIKAH SIRI
33 °BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34 °BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35 °BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36 °BDJ 34 : TERLUKA
37 °BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38 °BDJ 36 : MENGGILA
39 °BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40 °BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41 °BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42 °BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43 °BDJ 41 : RISIH
44 °BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45 °BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46 °BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47 °BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48 °BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49 °BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50 °BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51 °BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52 °BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53 °BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54 °BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55 °BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56 °BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57 °BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58 °BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59 °BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60 °BDJ 58 : RENCANA LICIK
61 °BDJ 59 : FEELING
62 °BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63 °BDJ 61 : PENGHIANAT
64 °BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65 °BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66 °BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67 °BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68 °BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69 °BDJ 67 : MAHAR
70 °BDJ 68 : AKAD
71 °BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72 °BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73 °BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74 °BDJ 72 : KECANDUAN
75 °BDJ 73 : WANITAKU
76 °BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77 °BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78 °BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79 °BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80 °BDJ 78 : HADIAH
81 °BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82 °BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83 °BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84 °BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85 °BDJ 83 : MOMONGAN
86 °BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87 °BDJ 85 : LEMBANG
88 °BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89 °BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90 °BDJ 84 : NICHOLE
91 °BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92 °BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93 °BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94 °BDJ 89 : KODE KERAS
95 °BDJ 90 : CEMBURU
96 BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97 °BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98 °BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99 BDJ 94 : SPOILER CUCU
100 BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101 °BDJ 96 : LOUIS
102 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103 °BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104 °BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105 °BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106 °BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107 BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108 BDJ 102 : BAYIKU?
109 °BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110 BDJ 104 : IKATAN
111 BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112 BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113 BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114 BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115 BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116 BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117 BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118 BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119 BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120 BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121 BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122 BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123 BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124 BDJ 118 : MAWAR KUNING
125 BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126 BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127 BDJ 121 : MOVE MODE ON
128 BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129 BDJ 123 : KELAHIRAN
130 BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131 BDJ 125 : BUAH CINTA
Episodes

Updated 131 Episodes

1
°INTRODUCTION
2
°PROLOG
3
°BDJ 1 : ANAK TUHAN & ANAK LUCIFER
4
°BDJ 2 : MEETING or MEET UP
5
°BDJ 3 : INTERESTING
6
°BDJ 4 : AJAKAN MAKAN SIANG
7
°BDJ 5 : INSIDEN JUMPA
8
°BDJ 6 : DI ACC
9
°BDJ 7 : DITOLAK
10
°BDJ 8 : BERKUNJUNG
11
°BDJ 9 : TAK KUNJUNG SADAR
12
°BDJ 10 : SALAH BEREDAR
13
BDJ 11 : SABAR MENUNGGU KABAR
14
BDJ 12: KABAR DARI BURUNG CAMAR
15
BDJ 13 : BERDEBAR
16
BDJ : 14 KEKALAHAN BERDASAR
17
BDJ 15 : KESERIUSAN SEORANG PENERBANG
18
BDJ 16 : TERDETEKSI RADAR KEEVANZAR
19
BDJ 17 : BUNGA TIDUR
20
BDJ 18 : SLEEPING HANDSOME
21
BDJ 19 : DATE WITH YOU
22
BDJ 20 : FAULT IS TRUE
23
BDJ 21 : TRUE
24
BDJ 22 : MAFIA SON
25
BDJ 23. TABIR FAKTA
26
°BDJ 24 : BLACK ROSE
27
°BDJ 25 : BAD FACTA
28
°BDJ 26 : CAPT, ARE YOU OKAY?!
29
°BDJ 27 : SALING MENJAGA LEWAT DO’A
30
°BDJ 28 : ANCAMAN
31
°BDJ 29 : I WANT YOU!
32
°BDJ 30 : NIKAH SIRI
33
°BDJ 31 : MUSUH DALAM SELIMUT
34
°BDJ 32 : BERTEMU RIVAL LAMA
35
°BDJ 33 : BLACK BROTHER BERTINDAK
36
°BDJ 34 : TERLUKA
37
°BDJ 35 : KUNJUNGAN YANG TIDAK MENYENANGKAN
38
°BDJ 36 : MENGGILA
39
°BDJ 37 : JUMPA SETELAH SEKIAN LAMA
40
°BDJ 38 : KEDATANGAN CALON MENANTU
41
°BDJ 39 : MENGANTONGI BANYAK RESTU MENIKAHI KAMU
42
°BDJ 40 : KITA JALANI BERSAMA
43
°BDJ 41 : RISIH
44
°BDJ 42 : SAYEMBARA DUA WANITA
45
°BDJ 43 : PENGHIANAT YANG TAK BERKUTIK
46
°BDJ 44 : AKU ADA DI SINI
47
°BDJ 45 : MENJAUHLAH DARI PUTRIKU
48
°BDJ 46 : HADIAH TERBAIK
49
°BDJ 47 : SEPOTONG HATI TANPA CINTA
50
°BDJ 48 : SAYYIDUL AYYAM
51
°BDJ 49 : INI BUKAN SALAH KAMU
52
°BDJ 50 : DUA SAUDARA PEMILIK PERMATA RADITYAN
53
°BDJ 51 : TANGGAL CANTIK
54
°BDJ 52 : DIJEMPUT CALON SUAMI
55
°BDJ 53 : KISAH SALMAN & ABU DARDA
56
°BDJ 54 : KELUARGA BESAR RADITYAN
57
°BDJ 55 : LULUS KUALIFIKASI
58
°BDJ 56 : MENGENAL LEBIH DEKAT KELUARGA AYAH VAN’AR
59
°BDJ 57 : RARA’S CAFFE
60
°BDJ 58 : RENCANA LICIK
61
°BDJ 59 : FEELING
62
°BDJ 60 : SIASAT JAHAT
63
°BDJ 61 : PENGHIANAT
64
°BDJ 62 : PERGI & MENJAUH
65
°BDJ 63 : SELAMAT DATANG
66
°BDJ 64 : SELAMAT TINGGAL
67
°BDJ 65 : TULANG RUSUKKU
68
°BDJ 66 : BAHAGIA DENGAN & TANPA MU
69
°BDJ 67 : MAHAR
70
°BDJ 68 : AKAD
71
°BDJ 69 : RESMI DIPERISTRI
72
°BDJ 70 : IBADAH BERSAMA
73
°BDJ 71 : MALAM PERTAMA
74
°BDJ 72 : KECANDUAN
75
°BDJ 73 : WANITAKU
76
°BDJ 74 : ISTRI CAPTAIN
77
°BDJ 75 : PESAN PAPAH MERTUA
78
°BDJ 76 : BERBANDING TERBALIK
79
°BDJ 77 : MENGEJAR KEBAHAGIAAN
80
°BDJ 78 : HADIAH
81
°BDJ 79 : HAK & KEWAJIBAN
82
°BDJ 80 : IBADAH MALAM JUM’AT
83
°BDJ 81 : BUCIN JALUR HALAL
84
°BDJ 82 : MENCARI YANG LEBIH BERARTI
85
°BDJ 83 : MOMONGAN
86
°BDJ 84 : BANDUNG DAN CERITA DIDALAMNYA
87
°BDJ 85 : LEMBANG
88
°BDJ 86 : DATANGNYA PENGGANGGU
89
°BDJ 87 : KEPERCAYAAN
90
°BDJ 84 : NICHOLE
91
°BDJ 85 : MANTAN ISTRI CAPTAIN NATHAN?
92
°BDJ 86 : TABIAT ASET RADITYAN
93
°BDJ 87 : RAYUAN PULAU KAPUK
94
°BDJ 89 : KODE KERAS
95
°BDJ 90 : CEMBURU
96
BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU
97
°BDJ 92 : WISATA MASA LALU
98
°BDJ 93 : KUTEMUKAN WANITAKU
99
BDJ 94 : SPOILER CUCU
100
BDJ 95 : INFORMASI YANG DAVIAN DAPATKAN
101
°BDJ 96 : LOUIS
102
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
103
°BDJ 97 : PULANG TANPA HASIL
104
°BDJ 98 : KEDATANGAN TAMU
105
°BDJ 99 : KEDIAMAN RADITYAN
106
°BDJ 100 : HANYA SEDANG MENGANDUNG
107
BDJ 101 : DIINTROGASI PARA RADITYAN
108
BDJ 102 : BAYIKU?
109
°BDJ 103 : DI BAWAH NAUNGAN RADITYAN
110
BDJ 104 : IKATAN
111
BDJ 105 : BERDAMAI DENGAN TAKDIR
112
BDJ 106 : RIZKI YANG DINANTI-NANTI
113
BDJ 107 : NATHAN SAKIT
114
BDJ 108 : ADAKAH DIA DI PERUTMU?
115
BDJ 109 : DILIMPAHI RIZKI DARI SANG ILAHI
116
BDJ 110 : LANTUNAN SUARA EMAS CALON BABA
117
BDJ 111 : PERJUANGAN DUA AYAH
118
BDJ 112 : SKENARIO DUA HATI
119
BDJ 113 : MARI KITA SELESAIKAN SAMPAI DI SINI
120
BDJ 114 KESAYANGAN MAMA GEA
121
BDJ 115 : CALON BABA BERTEMU SIAPA
122
BDJ 116 : JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR
123
BDJ 117 : KEMBALI BERJUMPA
124
BDJ 118 : MAWAR KUNING
125
BDJ 119 : TENTANG KETERTARIKAN
126
BDJ 120 : SEBUAH NAMA & KEPULANGAN
127
BDJ 121 : MOVE MODE ON
128
BDJ 122 : BAHAGIA BERSAMA DIA, DIA, DIA & DIA
129
BDJ 123 : KELAHIRAN
130
BDJ 124 : PERJUANGAN SEORANG BABA
131
BDJ 125 : BUAH CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!