Albert Beaufort sedikit terpana. Tetapi dengan sangat cepat, dia pulih menjadi ketidakpeduliannya. Bisakah wanita serakah ini bisa dipercaya? Demi uang, dia bisa melakukan apa saja. Mungkin ini hanya tipuan yang biasa dia lakukan, mungkin saja gadis itu hanya berakting baik di depannya?
Memikirkan hal ini, dia mengangkat kakinya dan mengikuti Valerie tanpa berpikir dua kali. Valerie Lucianne di bawa ke depan pintu kamar Curtis Beaufort, oleh seorang pelayan.
Valerie Lucianne mengangkat tangannya dan mengetuk pintu. "Tok, tok..."
"Tuan Muda Sulung, Kamu...” Belum sempat Valerie menyelesaikan kata-katanya, Ia di hentikan oleh suara di dalam kamar.
"Keluar... Aku melarang mu masuk!”
Suara kemarahan datang dari dalam. Itu adalah suara Curtis Beaufort yang marah.
Valerie Lucianne mengerutkan kening, tetapi dia masih melanjutkan, "Tentang itu... em, Tuan Muda sulung, dapatkah kamu membuka pintu? Aku di sini untuk meminta maaf. Itu salah ku barusan, aku seharusnya tidak begitu pada mu.”
Terdengar suara langkah kaki tergesa-gesa datang dari dalam, di ikuti oleh suara seseorang yang dengan kasar membuka pintu dari dalam.
Wajah marah Curtis Beaufort muncul di depan mata Valerie.
Curtis Beaufort terlihat kesal dan cemberut, lalu berkata, "Pergi, aku tidak ingin melihat mu, bahkan tidak ingin bermain dengan mu!"
Valerie Lucianne merasa terhibur dengan ekspresi kekanakannya. Keterbelakangan mental Curtis berhenti pada usia enam tahun, yang berarti bahwa saat ini, ia hanya menghadapi seorang anak.
Meskipun Curtis Beaufort memiliki tubuh pria dewasa dan wajah tampan dan menawan, matanya jernih dan tidak berbahaya. Tidak ada jejak kotoran orang dewasa di dalamnya. Itu seperti kertas putih yang bersih.
Valerie Lucianne mengulurkan tangannya, ingin menyentuh kepalanya. Curtis Beaufort dengan dingin mendengus sekali lagi, menoleh, dan mengelak dari sentuhan Valerie Lucianne.
Valerie Lucianne tersenyum dan mencoba menggunakan suara lembut untuk berkata, "Aku istri mu, kamu tidak bisa, tidak mau melihat ku."
Saat mengatakan itu, Valerie Lucianne merasa aneh, tidak tahu mengapa, tetapi ketika dia menghadapi seorang pria dengan mental anak berusia 6 tahun, dia tidak merasa sedikit pun malu atau sedih. Karena dia melihat Curtis Beaufort ini sebagai seorang anak kecil. Sedangkan untuk dirinya sendiri. Paling-paling, dia hanya seperti seorang bibi yang membujuk anak nakal?
"Hmph." Curtis Beaufort mendengus marah, "Aku tidak suka istri ku. Kamu membenci ku seperti wanita-wanita itu."
"Pergi, aku tidak ingin kamu menjadi istri ku lagi. Pergilah menjadi istri adik laki-laki ku saja!" Ucap Curtis Beaufort tanpa berpikir panjang.
Wajah Valerie Lucianne langsung berubah merah merona. Untungnya, Curtis Beaufort ini adalah seorang anak kecil. Jika dia dewasa, bukankah dia akan sangat menyebalkan?
Pada saat yang sama, suara langkah kaki datang dari tangga. Valerie Lucianne berbalik dan melihat Albert Beaufort mendekat.
Wajah pria itu masih gelap, dan matanya dipenuhi peringatan saat dia menatap Valerie. Dia berjalan ke sisinya dan berkata kepada Curtis, yang memblokir pintu dan mencegah siapa pun masuk. "Kakak, Valerie ada di sini untuk meminta maaf kepada mu, jadi jangan marah."
"Huh!" Curtis Beaufort mengerutkan bibir dan memiringkan kepalanya ke sisi lain,
Albert Beaufort hanya bisa menghela nafas tanpa daya, dan menggunakan suara dan kata-kata yang sangat lembut, dan melanjutkan, "Kakak juga tahu, Valerie adalah seorang gadis setelah semua. Saat kamu datang, kamu langsung ingin memeluknya, dan karena itu kamu telah membuatnya takut sampai mati. Valerie bahkan datang pada mu untuk meminta maaf. Sebagai seorang pria, bagaimana kau bisa masih marah?"
Valerie Lucianne yang mendengar sisi lembut Albert Beaufort itu di buat tertegun. Sejauh yang bisa di ingatnya, pria ini selalu dingin, tegas, acuh tak acuh, dan tidak pernah tersenyum. Dia satu tingkat di atas orang lain.
Sekarang, pria dingin ini ternyata bisa bicara menggunakan suara lembut! Sejujurnya, jika Valerie Lucianne tidak secara pribadi menyaksikan dan mendengarnya, dia tidak akan percaya itu!
Mulut Curtis Beaufort yang cemberut berangsur-angsur rileks, dan dia mengedipkan matanya, seolah dia mengerti kata-kata adik laki-lakinya.
Albert Beaufort tertawa rendah. Dia mengulurkan tangannya dan mengacak-acak rambut Curtis dengan sayang. Tindakan ini seolah-olah dia adalah kakak laki-laki, dan Curtis adalah adik laki-laki.
"Baiklah, berhentilah marah. Tidak akan menyenangkan jika istri yang kamu beli dengan susah payah lari karena marah." ucap Albert Beaufort.
Rasa sakit menusuk datang dari hati Valerie. Untungnya, rasa sakit itu tidak begitu jelas. Diam-diam dia menarik napas dalam-dalam, berusaha yang terbaik untuk membuat senyumnya terlihat lebih nyata. "Ya, aku tidak marah. Tuan Muda Sulung juga tidak marah, kan?"
Curtis Beaufort meluluh, dia sudah kalah dan berhasil di bujuk oleh dua orang ini.
Albert Beaufort juga menghela nafas lega, dan berkata dengan prihatin, "Lihatlah diri mu, kamu berkeringat, mandi lah dengan cepat. Pria yang berbau keringat bukanlah sesuatu yang di sukai wanita."
Pada akhirnya, Curtis Beaufort ini masih anak-anak, sehingga dia bisa dengan mudah membujuknya.
Sambil bertepuk tangan, Curtis Beaufort setuju untuk pergi mandi. "Baiklah, saatnya mandi!"
Pelayan itu memimpin Curtis Beaufort untuk mandi.
Valerie Lucianne yang bodoh ragu-ragu untuk sesaat, tetapi pada akhirnya, dia masih memutuskan untuk mengikuti Curtis Beaufort.
Tiba-tiba sebuah suara menghentikan langkah nya.
"Kemana kamu pergi?" Suara dingin Albert Beaufort datang dari belakang.
Di bandingkan dengan nada yang pria itu gunakan untuk membujuk seperti Curtis, itu seperti perbedaan antara awan dan lumpur! Sangat dingin!
Valerie Lucianne berhenti dan berbalik. Dia menjawab dengan kepolosan nya, "Aku akan membantu Tuan Muda Sulung mandi."
Setelah menyelesaikan kalimatnya, Valerie Lucianne tiba-tiba menyadari sesuatu dan wajahnya memerah tiba-tiba ke telinganya!
Valerie Lucianne tergagap, "Aku.... aku... aku ingin mencoba melihat dan membantu apa yang di butuhkan Curtis.. aku...Aku hanya ingin membantu."
Ketika Valerie Lucianne selesai berbicara, dia mengangkat kepalanya untuk melihat pria dingin itu, hanya untuk menemukan bahwa jejak kebencian telah melintas di wajah Albert Beaufort.
Meskipun menghilang dengan sangat cepat, Valerie Lucianne masih menangkapnya pada akhirnya. Apakah dia mengatakan sesuatu yang salah lagi? Valerie Lucianne kebingungan, bukankah itu baik bagi seorang Istri yang ingin membantu Suaminya??
Sama seperti Valerie Lucianne yang merasa bingung, dia melihat penghinaan di mata seorang pria berprasangka.
Albert Beaufort membuka mulutnya dan berkata, "Tidak ada kekurangan pelayan di sini. Akan ada seseorang di sini yang akan memandikannya. Kamu tidak perlu khawatir tentang itu."
Apakah pria ini bermaksud, bahwa dia mencari muka?
Valerie Lucianne tidak ingin menjelaskan apa pun, jadi dia hanya mengangguk dan berkata, "Oh."
Albert Beaufort dengan cepat menambahkan, "Kamu hanya perlu bermain dengannya saat dia bosan."
"Sesederhana itu?" Tanya Valerie Lucianne.
Menghabiskan begitu banyak uang untuk membelinya hanya untuk bermain dengannya? Tapi dengan sangat cepat, kata-kata Albert menghancurkan mimpinya.
Pria itu mendengus. Dengan sedikit ejekan di suaranya, Albert Beaufort berkata, "Apakah kamu pikir bermain dengannya adalah hal yang sederhana?"
Albert Beaufort melanjutkan, “Dengarkan. Jika aku tahu bahwa dia telah menerima sedikit keluhan dari mu, aku akan membuat mu dalam posisi yang lebih buruk daripada dia!"
Perkenalan tokoh-tokoh:
Nama: Valerie Lucianne
Usia: 22 tahun
Identitas: Anak angkat dari keluarga Lucianne,
Istri kontrak Tuan muda pertama Keluarga Beaufort
zzz zz z zz zz zzz zzz zz zz zzz zz zzz zz zzz zz zz
Nama: Aimee Liliane
Usia: 25 tahun
Identitas: Sekretaris pribadi Albert Beaufort
zzz zz z zz zz zzz zzz zz zz zzz zz zzz zz zzz zz zz
Nama: Curtis Beaufort
Usia: 26 tahun
Identitas: Tuan muda pertama, memiliki mental anak berusia 6 tahun
zzz zz z zz zz zzz zzz zz zz zzz zz zzz zz zzz zz zz
Nama: Albert Beaufort
Usia: 25 tahun
Sifat: Dingin, terkadang hangat, punya Mysophobia (gila kebersihan)
Identitas: Tuan muda kedua dan seorang CEO yang dingin, CEO dari Cassel Group, yang merupakan perusahaan utama keluarga Beaufort.
Angels Corp adalah anak perusahannya
zzz zz z zz zz zzz zzz zz zz zzz zz zzz zz zzz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 132 Episodes
Comments
Zachira Noor
suka visual ny
2022-05-27
0
neny
visual nya keren👍
2022-03-31
0
Bhebz
gambarnya pucet2 takuut
2021-11-22
0