Persyaratan Wisuda

PERHATIAN!

Sebelum membaca episode cerita novel ini, Silahkan dukung author dengan mengklik Suka ❤️, Bintang⭐, Beri Komentar pada cerita novel ini.

Jangan lupa *Mengikuti* akun author juga ya☺️ ditunggu ya dukungannya dari kalian. Karena dukungan kalianlah untuk menyemangati author menulis episode selanjutnya.

Pagi ini, Dissa berencana pergi ke kampus bersama dengan temannya. Saat ini, dia duduk di ruang tamu dan mengambil ponselnya untuk menelepon keberadaan temannya.

"Assalamualaikum, Ayu. Sekarang kamu sudah sampai dimana? Hari ini, jadikan kita ke kampus?" tanya Dissa dari ponselnya.

"Wa'alaikumsalam, jadi tapi tunggu aku sebentar lagi ya karena aku masih di jalan," jawab Ayu dari seberang sana yang sedang memegang stir mobil, melajukan perjalanannya ke arah mension Ayu.

"Baiklah," ujar Dissa, memutuskan panggilan sepihak.

"Halo Dissa, jangan lupa bawaaa..." ya deh sudah dimatikan. Emang dasar tuh orang ya langsung main matiin saja teleponnya, biarin sajalah yang penting aku langsung fokus stir mobil lagi nanti bahasnya di Mension Dissa.

***

Kini mobil Honda jazz kuning telah memasuki gerbang utama Mension Dissa dan Ayu memarkikan mobilnya di depan mension.

"Sepertinya Ayu sudah datang, aku langsung kesana sajakah jadi tidak menunggu lagi," gumam Dissa berjalan menuju pintu mension.

"Eh Ayu sudah datang, ayo langsung pergi saja nanti takutnya dosen gak ada," ujar Dissa menatap ke arah kedua bola mata coklat Ayu.

"Oke," balas Ayu singkat.

Mereka berjalan bersama menuju ke arah mobil kesayangan Ayu, Ayu menekan kunci mobil otomatis yang berada dikunci mobilnya dan dia membuka pintu kepada Dissa.

"Silahkan masuk Tuan putri, maafkan saya yang bisa memberikan gerobak kecil ini untuk kamu naiki," ujar Ayu.

"Iya biasa saja keleus, aku masuk ya dan terima kasih telah membukakan pintu mobilnya," balas Dissa seraya masuk ke dalam mobil dan mengenakan seat belt mobil ke arah tubuh mungilnya.

Ayu berjalan ke arah pintu mobil stir dan menyalakan mobilnya. Dia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karena jalan raya tidak terlalu banyak orang berlalu lalang.

"Dissa, kamu sudah bawa belum perlengkapan yang masih kurang untuk wisuda kita nanti?" tanya Ayu yang masih fokus menyetir mobil ke arah jalanan.

"Sudah, semuanya beres dan tunggu kabar baik selanjutnya," balas Dissa dengan semangat empat lima.

Kini mobil telah sampai di pekarangan kampus, mereka membuka seat belt dan membuka pintu mobil. Mereka berjalan menuju ruang dosen pembimbing yang berada di tidak jauh dari ruang kampus.

Dissa yang berjalan fokus ke depan tanpa sengaja menatap seorang pria tampan dan barbadan kekar. Dissa terus saja berjalan dan matanya tetap memandangi wajah tampan pria itu. "Dia tampan sekali," gumam Dissa di dalam hati tanpa menghiraukan pembicaraan Ayu yang mengoceh tanpa henti.

Teman pria tampan yang duduk di sebelahnya menoleh dan membuka pembicaraan kepada pria tampan tersebut.

"Reza, lihatlah itu ada cewek," ujar Arka yang merupakan teman dekat Reza memberikan saran kepadanya.

Reza menoleh ke arah Dissa, dia hampir salah tingkah ditatap olehnya. lalu dia berusaha menajamkan pendengarannya untuk mengetahui pembicaraan mereka.

"Iya cewek tapi mukanya jelek," ujar Reza menatap remeh ke arah Dissa.

Dissa yang mendengar pembicaraan dari Reza merasa tersinggung dan dia berjalan cepat menuju ruang dosen. Sebelum masuk, Dissa berkaca ke arah jendela tembus pandang itu dan mulai menatap dirinya. "Pantas saja dia menghujatku seperti itu, aku lupa memakai make up di wajahku. Tapi kurasa diriku tak terlalu jelek tapi kenapa dia membicarakanku seperti itu ya? Dasar lelaki pasti selalu menganggap wanita itu jelek kalo tidak memakai make up. Mereka gak sadar apa diri mereka seperti apa? Mau enak saja melihat gratis wajah cantik kami tanpa mau membelikan make up pada kami," omel Dissa merasa kesal karena dirinya tidak terima diperlakukan seperti itu.

Ayu yang sudah masuk terlebih dahulu ke dalam ruangan dosen pembimbing dan siap berjalan ke arah dosen. dia baru merasa ada sesuatu yang kurang dari dirinya dan dia mulai mencari-cari sesuatu.

"Aduh, Dissa dimana? Kok gak ada di sebelah aku? Bukankah tadi kami jalan bersama-sama menuju ruang dosen? Jangan-jangan dia tertinggal lagi di jalan?" tanya Ayu pada dirinya sendiri seraya berjalan keluar ruangan dan menemukan keberadaan Dissa yang sedang berkaca di depan jendela tembus panjang.

"Hey, ngapain kamu disini? Kamu gak masuk ke dalam ruang dosen? Di dalam ada dosen pembimbing kita lagi free jadi lebih selesai mengumpulkan berkas ini." ujar Ayu mengajak Dissa berjalan menuju ke dalam ruang dosen.

Di dalam ruangan dosen, Dissa dan Ayu mulai mengumpulkan persyaratan berkas wisuda yang ditentukan seperti:

Print out formulir pendaftaran yang telah ditandatangani Dekan dll sebanyak 2 (dua) set. (1 lembar asli cap basah untuk Bagian Pendidikan Rektorat dan 2 lembar copy untuk Akmawa Fakultas).

Fotokopi Ijazah SLTA sebanyak 2 (dua) lembar.

Foto copy lembar pengesahan tugas akhir/skripsi 1 lembar.

Fotokopi kartu mahasiswa semester Gasal tahun 2019/2020 yang sudah dilegalisir Akmawa sebanyak 2 (dua) lembar.

Pas photo terbaru hitam putih ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 (empat) lembar,dengan ketentuan:

Cetak Studio (doff)

a. Mengenakan Jas

b. Kedua telinga harus kelihatan

Konsep transkrip nilai yang sudah ditandatangani Pembantu Dekan I, Ketua Jurusan dan Dosen Wali (bag. Pendidikan Rektorat asli)

Foto kopi Kartu Keluarga (1 lembar)

Foto kopi KTP (1 lembar)

Foto kopi Akte Kelahiran (1 lembar)

Form pernyataan berjilbab (bagi mahasiswi berjilbab)

Berkas disusun sesuai dengan urutan dimasukan kedalam map berwarna dengan ketentuan warna :

FSP : Merah, FSR : Biru, FSMR : Kuning

Dokumen Pendukung :

1. Form Pernyataan Berhijab

2. Checklist Kelengkapan Berkas Wisuda

Itulah beberapa persyaratannya yang sudah dikumpulkan oleh Dissa dan Ayu kepada dosen pembimbingnya, tinggal menunggu keputusan dari dosennya yang mengecek satu per satu berkas mereka. akhirnya dosen tersebut mengatakan semuanya sudah lengkap dan Dissa dan Ayu merasa lega karena hampir sedikit lagi mereka akan mengikuti acara wisudanya.

"Dissa! Ayu!" panggil dosen mereka.

"Iya pak," jawab mereka bersamaan.

"Saya lihat nilai kalian berdua di mata kuliah kewarganegaraan mendapatkan nilai c, apa kalian tidak berniat untuk mengajukan kepada dosen yang bersangkutan untuk mengikuti mata kuliah ulang?" tanya dosen.

"Tidak pak, nilai ini lebih dari cukup. Bukankah hanya satu mata kuliah mendapat c bisa dianggap lulus," jawab Dissa berhadapan langsung dengan dosennya.

"Iya memang benar begitu tapi sayang sekali jika tidak ingin mengubah nilai itu menjadi b dan disini juga saya mengadakan melakukan pengulangan mata kuliah yang kurang, seperti: mengikuti jam kuliah selama 3 bulan saat libur kampus atau membuat sebuah opini atau cerpen dan tembus langsung di media koran nasional," jelas Dosen pembimbingnya.

"Benarkah pak?" tanya Ayu dengan dengan semangat saat mendengar kata tawaran terakhir dari dosennya.

"Iya benar, kalau berminat silahkan langsung saja dikerjakan dari sekarang karena tinggal 3 bulan lagi kalian akan mengikuti acara wisuda jadi masih bisa mengikuti makul nilai yang kurang," saran Pak dosen kepada mereka yang berada di depan meja duduknya.

Dissa yang mengetahui bahwa Ayu tidak pernah tergabung ke dalam dunia literasi, dia merasa bertanya-tanya pada dirinya. Apa benar ini Ayu temannya? Dengan Percaya dirinya mengiyakan ajakan dari dosen.

"Baiklah Pak, terima kasih atas informasinya. saya permisi dulu," ucap Ayu dan Dissa bersamaan.

Mereka berjalan ke arah pintu keluar ruangan dosen dan tidak lupa menutup kembali pintunya. Dissa dan Ayu berjalan melewati beberapa ruangan kelas digunakan oleh mahasiswa dan betapa terkejutnya Dissa melihat salah satu spanduk yang berisi seseorang yang baru saja dilihatnya.

...***Jangan Lupa dukung cerita ini ya, dengan cara mengklik vote, rate, like dan beri komentar ya pada cerita ini*...

...*Untuk mengetahui episode selanjutnya silahkan follow aku juga ya supaya aku lebih semangat up ceritanya***...

Terpopuler

Comments

coni

coni

Aster Hadir bawa 3 like kakak, semangat dan mari saling mendukung 🥰🥰
Ditunggu feedback nya!!

Salam ANGKASA 🥰

2021-04-17

0

blackonix_29

blackonix_29

Semua persyaratannya lengkap banget

2021-02-04

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Fitting Baju Pengantin
3 Hari Pertama Kerja
4 Daniel Terluka
5 Flashback
6 Persyaratan Wisuda
7 Daniel Menyapa
8 Belajar Menulis Artikel
9 Bertemu Daniel
10 Dissa Panik
11 Daniel Memeriksa Dissa
12 Bertemu Mama Daniel
13 Pria yang Menyebalkan
14 Daniel Mencintai Kekurangan Dissa
15 Daniel Operasi
16 Kekecewaan Dissa
17 Dissa Mencari Kebenaran
18 Dissa Sedih
19 Rencana Kepulangan Daniel
20 Dissa Sakit Hati
21 Jesika Kalah
22 Membatalkan Acara Pernikahan
23 Heron Marah
24 Penawaran Jesika
25 Hati Yang Kau Sakiti
26 Visual Pemain
27 Daniel Menenangkan Dissa
28 Epilog
29 S2. Bertemu Budi
30 S2. Bulan Madu
31 S2. Kedatangan Zico
32 S2. Rencana Kerja Di Daerah Mematikan
33 S2. Dugaan Dissa
34 S2. Melakukan Pencarian
35 S2. Criss Meminta Pertolongan
36 S2. Mengobati Criss
37 S2. Model Dadakan
38 S2. Kebusukan Jesika
39 S2. Menjemput Daniel
40 S2. Vaksin Simulasi
41 S2. Dissa Tertabrak
42 S2. Menerima Tawaran Kerjasama
43 S2. Informasi Menarik
44 S2. Perang lagi
45 S2. Pernikahan Yang Tak Diinginkan
46 S2. Menyelamatkan Dissa
47 S2. Janji Suci Kenzo
48 S2. Adikku Tersayang
49 S2. Kau Milikku
50 S2. Permainan Terakhir Kenzo
51 S2. Menekankan Dissa Agar Mencintaiku
52 S2. Menyembunyikan Dissa
53 S2. Jangan Menghalangiku
54 S2. Lepaskan Aku
55 S2. Dissa Terkejut
56 S2. Perkelahian Tak Bisa Dihindarkan
57 S2. Diki Mendapatkan Vaksin
58 S2. Kebaikan Dila
59 S2. Nick Professional
60 S2. POV Diki
61 S2. Dedi Terkejut
62 S2. Perhatian Nick
63 S2. Papa
64 S2. Kenyataan Yang Sebenarnya
65 S2. Diki Adalah Anakmu
66 S2. Dissa Terharu
67 S2. Dissa Mendoakan Kenzo Dengan Tulus
68 S2. Morning Kiss
69 S2. Menemui Diki dan Meminta Maaf
70 S2. Daniel Menyusul Dissa
71 S2. Daniel, Minumlah
72 S2. Dedi Pulang
73 S2. Takdir Diki
74 S2. Dissa Curiga
75 S2. Dedi Terlihat Tua
76 S2. Keputusan Criss
77 S2. Kebosanan Diki
78 S2. Jika Kita Berjodoh
79 S2. Kapan kah Mulai Mencintainya?
80 S2. Sikap Dissa Yang Berlebihan
81 S2. Merawat Diki
82 S2. Menunggu Kedatangan Novi
83 S2. Kejutan
84 S2. Menahan Tawa
85 S2. Memeriksa Dissa
86 S2. Keputusan Novi
87 S2. Kabar Kedatangan Jesika di Indonesia
88 S2. Saran Dedi
89 S2. Kabar Jesika Hamil
90 S2. Dissa Salah Mengambil Paket Barang
91 S2. Membawa Dissa Ke Rumah Sakit
92 S2. Harapan Nick
93 S2. Dissa Kritis
94 S2. Daniel Posesif
95 S2. Menemui Bidan Ratna
96 S2. Mimpi Buruk
97 S2. Obat Penahan Rasa Sakit
98 S2. Nick Terkejut
99 S2. Menolong Jesika
100 S2. Kemarahan Nick
101 S2. Nick Yang Sebenarnya
102 S2. Jesika Keguguran
103 S2. Terima Kasih
104 S2. Melamar Jesika
105 S2. Rencana Acara Pernikahan
106 S2. Kejujuran Diki
107 S2. Satu Minggu
108 S2. Selalu Bersama - Tamat
109 Informasi
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Prolog
2
Fitting Baju Pengantin
3
Hari Pertama Kerja
4
Daniel Terluka
5
Flashback
6
Persyaratan Wisuda
7
Daniel Menyapa
8
Belajar Menulis Artikel
9
Bertemu Daniel
10
Dissa Panik
11
Daniel Memeriksa Dissa
12
Bertemu Mama Daniel
13
Pria yang Menyebalkan
14
Daniel Mencintai Kekurangan Dissa
15
Daniel Operasi
16
Kekecewaan Dissa
17
Dissa Mencari Kebenaran
18
Dissa Sedih
19
Rencana Kepulangan Daniel
20
Dissa Sakit Hati
21
Jesika Kalah
22
Membatalkan Acara Pernikahan
23
Heron Marah
24
Penawaran Jesika
25
Hati Yang Kau Sakiti
26
Visual Pemain
27
Daniel Menenangkan Dissa
28
Epilog
29
S2. Bertemu Budi
30
S2. Bulan Madu
31
S2. Kedatangan Zico
32
S2. Rencana Kerja Di Daerah Mematikan
33
S2. Dugaan Dissa
34
S2. Melakukan Pencarian
35
S2. Criss Meminta Pertolongan
36
S2. Mengobati Criss
37
S2. Model Dadakan
38
S2. Kebusukan Jesika
39
S2. Menjemput Daniel
40
S2. Vaksin Simulasi
41
S2. Dissa Tertabrak
42
S2. Menerima Tawaran Kerjasama
43
S2. Informasi Menarik
44
S2. Perang lagi
45
S2. Pernikahan Yang Tak Diinginkan
46
S2. Menyelamatkan Dissa
47
S2. Janji Suci Kenzo
48
S2. Adikku Tersayang
49
S2. Kau Milikku
50
S2. Permainan Terakhir Kenzo
51
S2. Menekankan Dissa Agar Mencintaiku
52
S2. Menyembunyikan Dissa
53
S2. Jangan Menghalangiku
54
S2. Lepaskan Aku
55
S2. Dissa Terkejut
56
S2. Perkelahian Tak Bisa Dihindarkan
57
S2. Diki Mendapatkan Vaksin
58
S2. Kebaikan Dila
59
S2. Nick Professional
60
S2. POV Diki
61
S2. Dedi Terkejut
62
S2. Perhatian Nick
63
S2. Papa
64
S2. Kenyataan Yang Sebenarnya
65
S2. Diki Adalah Anakmu
66
S2. Dissa Terharu
67
S2. Dissa Mendoakan Kenzo Dengan Tulus
68
S2. Morning Kiss
69
S2. Menemui Diki dan Meminta Maaf
70
S2. Daniel Menyusul Dissa
71
S2. Daniel, Minumlah
72
S2. Dedi Pulang
73
S2. Takdir Diki
74
S2. Dissa Curiga
75
S2. Dedi Terlihat Tua
76
S2. Keputusan Criss
77
S2. Kebosanan Diki
78
S2. Jika Kita Berjodoh
79
S2. Kapan kah Mulai Mencintainya?
80
S2. Sikap Dissa Yang Berlebihan
81
S2. Merawat Diki
82
S2. Menunggu Kedatangan Novi
83
S2. Kejutan
84
S2. Menahan Tawa
85
S2. Memeriksa Dissa
86
S2. Keputusan Novi
87
S2. Kabar Kedatangan Jesika di Indonesia
88
S2. Saran Dedi
89
S2. Kabar Jesika Hamil
90
S2. Dissa Salah Mengambil Paket Barang
91
S2. Membawa Dissa Ke Rumah Sakit
92
S2. Harapan Nick
93
S2. Dissa Kritis
94
S2. Daniel Posesif
95
S2. Menemui Bidan Ratna
96
S2. Mimpi Buruk
97
S2. Obat Penahan Rasa Sakit
98
S2. Nick Terkejut
99
S2. Menolong Jesika
100
S2. Kemarahan Nick
101
S2. Nick Yang Sebenarnya
102
S2. Jesika Keguguran
103
S2. Terima Kasih
104
S2. Melamar Jesika
105
S2. Rencana Acara Pernikahan
106
S2. Kejujuran Diki
107
S2. Satu Minggu
108
S2. Selalu Bersama - Tamat
109
Informasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!