Saat berjalan,Velskud melihat Todori yang berjalan dengan tertatih dan mengeluarkan darah dari luka yang berada di kaki dan juga tangannya.Luka itu didapat saat kejadian dengan pedagang di pasar.
"Todori,berhenti sebentar..." Ucap Velskud.
"Kenapa Kakak?." Todori berhenti dan berbalik kearah Velskud.
Tanpa menjawab pertanyaan Todori,Velskud langsung menggunakan skill recoverynya kepada Todori.
"Recovery..." Cahaya redup berwarna hijau keluar dari tangan Velskud,dan seketika luka pada tangan dan kaki Todori sembuh.
Melihat luka yang sebelumnya menyulitkanya berjalan sudah hilang.Todori merasa senang lukanya sudah sembuh," Terimakashi Kak..."
Takkk!!!
Velskud menyentil dahi dari Todori dengan telunjuknya, "Jadi laki-laki harus kuat jangan menangis seperti ini..."
"Baik Kak." Todori menyeka air matanya.
"Hum,yasudah kita lanjutkan lagi menuju tempat kamu tinggal." Ucap Velskud.
"Unm!!!" Todori mengangguk dengan semangat dan merekapun melanjutkan kembali menuju panti asuhan.
Setelah berjalan cukup lama hingga sampailah mereka dipanti asuhan tempat Todori tinggal.
Panti asuhan ini terletak di pinggiran kota,ukurannya tidak terlalu besar, beberapa bagian dari bangunan panti mengalami kerusakan seperti atap berlubang dan tembok yang sudah retak dimana-mana.
"Kak kita sudah sampai,ayo masuk..." Ajak Todori yang menarik tangan Velskud.
Velskud mengikuti Todori yang menarik tangannya dari belakang.
Terlihat disamping bangunan panti,seorang pengasuh wanita yang berusia tujuh belas tahun sedang menjemur selimut milik anak-anak di panti.
Ketika sedang menjemur dia melihat Todori yang masuk dari gerbang bersama seorang petualang di belakangnya.
Dia kemudian meninggalkan cuciannya dan menghampiri Todori, "Todori dari mana saja kamu?."
Todori yang mendengar suara perempuan itu lalu menengok kearahnya,"Kakak Luna! I-ini aku tadi pasar..."
Luna merupakan salah satu pengasuh di panti asuhan,memiliki rambut berwarna pirang yang ditutup dengan kain di kepalanya,Gadis ini cukup cantik walaupun tidak secantik Isabel yang menempati posisi pertama di kerajaan Asgard.
"Apa kamu meminta-minta lagi disana?." Tanya Luna.
"I-iya Kak,maaf..." Todori menundukan kepalanya.
Luna lalu menengok kearah belakang Todori dan merasa waspada terhadap Velskud saat ini.
"Todori,Siapa petualang di belakangmu itu?." Tanya Luna.
Todori lalu memperkenalkan Velskud kepada Luna,"Kakak ini yang menolongku saat di pasar tadi..."
"Halo,Perkenalkan aku Velskud." Sapa Velskud kepada Luna.
"Oh,Halo Velskud aku Luna pengasuh di sini dan terimakasih sudah membantu Todori sebelumnya." Balas Luna dengan sedikit membungkuk.
"Ah iya sama-sama..." Velskud menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal.
Todori yang sedang asik membelai Roxy di hampiri oleh seorang gadis seumuran dengannya yang sedari tadi memperhatikan dari balik pintu panti asuhan.
Gadis itu menghampiri Todori karena penasaran dengan hewan yang dibawa Todori.
"Hewan apa itu Todori?." Tanya Gadis itu.
"Hum? Ah Nana ini hewan peliharaan Kakak itu..." Todori menunjuk Velskud yang sedang berbincang dengan Luna.
Nana lalu menengok kearah Velskud sebelum kembali melihat hewan di tangan Todori.
"Apa aku boleh menggendongnya?." Tanya Nana.
"Tentu! Ini..." Todori menyerahkan Roxy kepada Nana.
Nana melakukan hal yang sama seperti Todori kepada Roxy. Dia mulai membelai dan menggelitiki Roxy hingga membuatnya terbangun.
"Kiiik..." Roxy melompat dan lari dari Nana lalu memanjat ke pundak Velskud.
"Hum? Kenapa Roxy?." Velskud sedikit terkejut dengan Roxy yang tiba-tiba memanjat pundaknya.
Nana yang melihat Roxy sudah lari dan bertengger di pundak Velskud lalu menghampirinya.
"Kak,apa aku boleh bermain dengan hewan itu?." Nana menunjuk kearah Roxy.
"Oh,maksudmu Roxy? Tentu..." Velskud memberikan Roxy kepada Nana.
Nana lalu mendekap Roxy dengan erat sampai-sampai Roxy memberontak untuk melepaskan diri dari Nana.
"Kiikkk" Roxy beberapa lali melepaskan diri dari Nana.
"Siapa namamu gadis kecil?." Tanya Velskud.
"Nana Kakak..." Balas Nana.
"Tolong jaga Roxy sebentar oke..." Kata Velskud yang mengelus kepala Nana.
"Yaa!!!" Nana begitu senang lalu membawa Roxy kedalam panti di susul oleh Todori di belakangnya.
"Nana tunggu!!!" Todori mengejar Nana dari belakang.
"Kiikkk!!!" Roxy mencoba protes kepada Velskud,Namun ketika melihat Velskud mengacungkan jempol kepadanya Roxy hanya bisa pasrah di bawa oleh Nana.
Velskud dan Luna yang memperhatikan tingkah kedua bocah tadi lalu menggelengkan kepala mereka.
"Mari Velskud masuk dulu" Ajak Luna.
"Baiklah..." Velskud mengngguk setuju dan mereka lalu masuk kedalam panti bersama.
Ketika masuk Velskud bisa melihat keadaan dalam panti yang begitu memperhatikan,Atap yang berlubang,Bangunan yang begitu lembab didalamnya,Dinding yang terlihat retak dengan akar pohon yang mulai tumbuh disana.
Velskud melihat beberapa anak seusia Todori dan Nana berusia sepuluh tahun yang nampak kekurangan gizi.Diantara anak-anak itu bahkan ada beberapa yang berusia lima tahun yang sedang menangis sambil memegang boneka beruang di tangannya.
"Huaaa,aku lapar!." Ucap anak yang membawa boneka beruang.
Luna yang melihat anak kecil yang menangis lalu mengahampiri dan menenangkannya.
"Sudah-sudah,Nanti Kakak Luna akan mencari makanan dikota..." Luna mencoba menenangkanya.
"Hiks,Tapi aku maunya sekarang!!!" Ucap anak yang menangis lebih keras dari sebelumnya.
Melihat anak kecil yang menangis di pelukan Luna,Velskud menghampirinya dan mencoba menenangkannya.
'Sistem apa kamu menjual lolipop?" Tanya Velskud.
(Ding! Sistem menjualnya dengan harga 1PS apa Host ingin membelinya?)
'Ya,langsung beli saja' Ucap Velskud.
(Ding! Membeli Lolipop PS dikurangi 1)
(Ding! Item sudah dimasukan kedalam inventory sistem)
Velskud berlutut di depan anak kecil itu dan mencoba menenangkannya.
"Hey adik kecil,Jika kamu berhenti menangis kakak akan memberikanmu ini." Velskud mengeluarkan Lolipop dari balik jubahnya.
"Hiks,apa itu bisa dimakan?." Ucap anak itu yang mulai berhenti menangis.
"Tentu ini bisa dimakan,apa kamu mau? Tapi setelah kakak memberikannya jangan menangis lagi oke." Kata Velskud.
Gadis kecil menerima Lolipop dari Velskud,"Terimakasih Kak..."
Luna yang melihat Gadis kecil sudah berhenti menangis lalu berterimakasih kepada Velskud,"Terimakasih Velskud."
"Sama-sama..." Velskud berdiri dari sana.
"Oh iya Luna kamu mengurus panti ini dengan siapa?" Tanya Velskud.
"Aku mengurusnya dengan Bibi Ma namun sepertinya dia sedang menuju Katedral untuk meminta bantuan dana agar bisa membeli makanan untuk anak-anak disini" Luna menjelaskan kepada Velskud.
"Bisa kamu tunjukan dapur disini?." Ujar Velskud yang kemudian Luna menuntunnya kedapur yang berada di sudut ruangan.
Sesampainya disana Velskud lalu mengeluarkan bahan makanan yang dipesan sebelumnya dan itu membuat Luna terkejut.
"Ini bahan makanan untuk anak-anak disini dan juga ini uang untuk merenovasi bangunan panti juga kamu belikanlah pakaian untuk mereka..." Velskud menjelaskannya kepada Luna.
Velskud sebelumnya telah menukarkan dua ratus PS saat dirumah Isabel menjadi dua puluh ribu Gold. Dia memberikan sepuluh ribu Gold untuk Isabel dan sepeuluh ribu lagi ia donasikan kepada panti.
"I-ini bagaimana aku bisa mengembalikannya nanti?." Ucap Luna melihat Gold di kantung yang ia pegang.
"Anggap saja sumbangan dariku,jadi kamu tidak perlu mengembalikannya..." Velskud berkata dengan santai.
"Aku benar-benar berterimakasih Velskud..." Luna tidak bisa menahan air matanya didepan Velskud,Ia tidak menyangka bahwa masih ada orang yang masih peduli terhadap anak-anak di panti ini.
"Ahahah,Tidak masalah.Kalau begitu aku pamit dulu,masih ada misi dari Guild yang belum aku kerjakan." Ucap Velskud.
"Unm,kalau begitu aku antar kedepan..." Luna meletakan sekantung Gold tadi dan menuntun Velskud menuju pintu keluar.
Saat melewati tempat tidur para anak-anak Velskud melihat Todori dan juga teman-temannya sedang bercanda.Velskud lalu memanggil Todori untuk menghampirinya.
"Ini Topeng yang mau Kakak berikan sebelumnya..." Velskud memberikan topeng yang sama seperti miliknya yang dia beli dari sistem."
"Wah,terimakasih kak!." Todori menerima topeng pemberian Velskud dengan senang.
"Ya,Kakak pergi dulu ya Todori..." Kata Velskud.
"Aku,akan mengantarkan kakak kedepan." Ucap Todori.
Mereka lalu menuju pintu yang disana sudah ada Luna.Melihat Velskud sudah mau pergi Roxy lalu kabur dari Nana dan juga temannya lalu mengejarnya.
Nana yang melihat Roxy kabur darinya lalu mengejarnya sampai mereka bertemu Velskud,Todori,dan Luna disana.
Roxy lalu hinggap pada pundak Velskud dengan ekspresi yang lega dimukanya karena terbebas dari Nana dan temannya.
"Kalau begitu aku dan Roxy pergi dulu,Sampai jumpa..." Velskud melambaikan tangannya dan mulai berlari dari sana.
"Sampai Jumpa lagi Velskud" Ucap Luna melambaikan tangannya.
"Sampai jumpa lagi kakak,Roxy!" Ucap Todori dan Nana bersama.
Velskud mempercepat langkahnya menuju gerbang tembok kerajaan untuk segera memulai misinya.
Setelah berlari cukup lama,Velskud sudah hampir sampai di gerbang masuk kerajaan.Saat berjalan Velskud melihat rombongan putri kerajaan yang baru sampai disini.
Seluruh orang yang melihat rombongan itu melalui jalan utama mereka lalu memberikan jalan dan juga hormat kecuali Velskud.
Ketika melewati kerumunan,komandan yang tidak sengaja melihat Velskud di samping jalan melihatnya,Dia lalu mengangguk kearah Velskud dengan senyum yang tampaknya dipaksakan.
Velskud hanya tampak biasa-biasa saja dan segera melewati kerumunan disana lalu meminta ijin kepada prajurit yang bertugas menjaga gerbang dan memulai perburuannya di hutan sekitar kerajaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 216 Episodes
Comments
Gabutdramon
kedapur tapi gak memasak 👍
2023-07-22
3
Audya
seingatku 1 PS tuh 1 rudenium,,, berarti 1 lolipop 100 gold??? mahalnya...
2023-01-03
0
Sutikno 23
mau jalankan misi berburu hewan
2022-04-06
0