"Ughhh..." Velskud saat ini tersandar pada sisa-sisa gerobak pedagang dan mencoba bangkit.
Ibu-ibu yang melihat gerobak daganganya hancur terjatuh lesu dan menitikan air mata.
Tempat yang biasanya ia buat untuk menghidupi keluarganya harus hancur akibat seorang pemuda yang menabrak daganganya itu.
"I-ini aku harus bagaimana?" Ucap wanita paruh baya yang meratapi daganganya yang saat ini hancur.
Para pedagang dan pejalan kaki yang melihat seorang pemuda menabrak gerobak seorang wanita paruh baya,di buat terkejut namun karena tidak ingin terlibat mereka hanya membiarkanya saja.
Velskud segera bangkit dan langsung melesat kembali kedalam gang dan menghajar Pria Gendut dan tiga rekannya tadi.
Bakk
Bukkk
Arghhh
Tolong!
Pria Gendut dan tiga rekannya di buat babak belur oleh Vleskud sebelum mereka pingsan dan di ikat dengan tali oleh Vleskud.
Vleskud menyerahkan kelima petualang tadi kepada prajurit yang kebetulan sedang lewat dan mengatakan bahwa kelimanya mencoba merampas barang miliknya.
Setelah menyerahkan para petualang tadi dan menjelaskanya kepada tentara,Velskud menghampiri wanita paruh baya yang sebelumnya ia tabrak daganganya.
"Itu...Saya minta maaf karena menghancurkan gerobak bibi" Velskud menundukan kepalanya kearah bibi didepanya.
Bibi itu yang melihat Velskud meminta maaf kepadanya kemudian berdiri sambil menyeka air matanya.
"Iya tidak apa,lagipula itu juga bukan kesalahan kamu!" Bibi itu menghampiri gerobaknya yang hancur dan memungut barang-barang yang masih bisa di jual.
Velskud yang tidak tega melihat Bibi didepanya lalu membantunya.
"Sini Bi biar saya bantu" Ucap Velskud.
"Tidak usah nak,Bibi masih bisa membawanya" Bibi itu mencoba menolak tawaran dari Velskud.
"Tidak papa Bibi,lagipula ini juga salah saya" Velskud mengangkat barang yang sebelumnya sudah di bungkus oleh kain dan mengangkatnya di bahunya.
Bibi itu yang melihat Velskud sudah mengangkut dagangan miliknya hanya bisa menghela nafas sebelum mengajak Velskud menuju rumahnya.
"Hahh...Kalau begitu ikuti bibi kerumah" Ucap bibi itu yang hanya di balas anggukan oleh Velskud.
Velskud mengikuti Bibi didepanya tapi tiba-tiba ada sesuatu yang memanjat pundaknya.Dia lalu melihat Roxy yang sudah berada di pundaknya.
"Kamu ini bukannya membantuku tadi malah bersembunyi!" Gerutu Velskud lalu menyentil kepala Roxy.
"Kiikk!!!" Roxy mengelus kepalanya yang baru saja di sentil oleh Velskud.
Bibi yang sempat mendengar gerutuan Velskud lalu berbalik dan melihat bahwa Velskud sedang memarahi seekor rubah kecil di pundaknya.Dia lalu berhenti dan menghampiri Velskud.
"Itu kenapa ada rubah di pundakmu nak?" Tanya Bibi dengan penasaran melihat rubah kecil berada di pundak pemuda yang membantunya.
"Ini familiarku Bi" Jawab Velskud canggung.
"Heh apa kamu seorang Tamer nak?" Tanya Bibi.
'Tamer? apa kamu tau sistem?" Velskud saat ini bingung dengan pertanyaan dari Bibi di depannya.
(Ding! Tamer merupakan job khusus untuk menjinakan beast liar.Job ini sangat jarang dan hanya beberapa orang yang memilikinya saat ini)
Velskud yang mendengar penjelasan sistem segera mengerti.
"Bukan Bi...Aku hanya kebetulan menemukannya di hutan dan tidak sengaja mengikat kontrak dengannya" Jawab Velskud.
Velskud terpaksa berbohong karena tidak mungkin mengatakan bahwa dia mendapatkannya dari lotre yang ada di sistem.
Mendengar Jawaban dari Velskud,Bibi itu hanya mengangguk sebelum melanjutkan perjalanan kerumahnya di ikuti oleh Velskud di belakangnya.
Di perjalanan masyarakat yang melihat Velskud dan Bibi,pandangan mereka seakan-akan merendahkan bahkan tak sedikit yang mulai bergosip.
Merasa penasaran dengan para masyarakat di sepanjang perjalanan yang terus mengatai saat mereka lewat,Velskud lalu menanyakanya kepada Bibi yang di bantunya saat ini.
"Bi,kenapa saat kita lewat banyak yang mencemoh kita?".
Bibi yang mendengar pertanyaan Velskud hanya bisa tersenyum masam sebelum menjawabnya." Kamu nanti akan tau saat sampai di kediamanku".
Velskud menaikan sebelah alisnya ketika mendengar balasan dari Bibi.
Lalu dia tidak menanyakanya lebih lanjut lagi.
"Oh ya nak,siapa namamu?" Bibi menengok kearah Velskud.
"Namaku Velskud bi,kalau bibi sendiri?" Velskud tersenyum di balik topengnya.
"Nama bibi sendiri Mei,kamu bisa memanggil bibi Mei" Jawab bibi Mei dengan sedikit tersenyum.
Tigapuluh menit mereka berjalan akhirnya sampai di salah satu rumah sederhana didekat taman.Rumahnya sendiri tidak terlalu buruk dan masih terawat dengan tanaman didepan rumah.
Bibi Mei lantas mengajak Velskud masuk kerumahnya dan menyuruhnya meletakan barang yang di bawa Velskud di dekat pintu.
Velskud melihat-lihat ruangan tamu sedangkan Bibi Mei terlihat sedang menyiapkan cemilan untuknya.
"Ibuu..."Tiba-tiba terdengar suara rintihan dari salah satu ruangan,sepertinya itu anak dari Bibi Mei.
Bibi Mei lalu masuk ke kamar itu dan menemui anaknya yang sedang terbaring lemah di kasur.Velskud juga masuk kedalam kamar mengikuti Bibi Mei dari belakang.
Terlihat seorang gadis berusia 20 tahun terbaring lemas di tempat tidur.Kondisi dari anak Bibi Mei begitu buruk.Seluruh badanya terkena penyakit kulit dan keluar cairan dari kulitnya.Bau dari gadis yang terbaring di kasur sangat bau sampai-sampai Roxy pergi keluar dari kamar itu.
Velskud sendiri tidak terganggu dengan kondisi dari anak bibi Mei dan memperhatikannya saja di samping Bibi Mei.
"Kenapa Isabel memanggil ibu?" Bibi Mei duduk disamping anaknya.
Sepertinya anak Bibi Mei merasakan sosok asing yang berada di samping ibunya.
Walaupun kondisinya begitu buruk di tambah matanya yang saat ini buta karena penyakitnya,dia bisa merasakan kehadiran seseorang menggunakan panca indranya sebab tiga tahun lalu,dia merupakan seorang petualang yang di segani di kerajaan Asgard ini.
Di tambah kecantikannya bahkan melebihi seorang putri sekalipun pada saat sebelum dia terkena penyakit.
Rambutnya yang berwarna hitam,mata merah seperti batu ruby,kulit putih dan mulus,dan juga badanya yang proporsional.
Banyak para bangsawan yang melamarnya pada saat itu,bahkan pangeran kerajaan juga ingin menjadikanya istri namun di tolaknya secara halus.
"Bu siapa orang yang di sampingmu itu?" Suaranya begitu lirih namun masih bisa di dengar.
"Ini Velskud orang yang menolong ibu,Velskud ini anak Bibi Isabel..."Bibi Mei menjelaskan kepada anaknya dan juga mengenalkan Velskud kepadanya.
Velskud tertawa canggung sebab ini juga kesalahan yang dia buat sebelumnya " Salam kenal Isabel...".
"Salam kenal juga Velskud,apa kamu tidak terganggu dengan kondisiku saat ini?" Isabel merasa heran dengan Velskud yang biasa-biasa saja,bahkan para pendeta yang mencoba menyembuhkan penyakitnya tidak tahan dengan bau badan dari Isabel dan pergi.
Velskud memiringkan kepalanya kesamping "Biasa saja,bahkan ini tidak mengganguku sama sekali..."
Tiba-tiba terdengar suara sistem yang membuat Velskud terkejut.
(Ding! Sembuhkan renkarnasi Dewi Cahaya dari racun yang saat ini meracuni tubuhnya.
Reward: Voucher upgrade sistem satu kali, Satu skill books tingkat S,dan 10.000.000PS)
(Kegagalan: kematian dari renkarnasi Dewi Cahaya dan Level Host dan juga status dikurangi hingga angka satu!)
(Terima: Y/N)
Velskud yang mendengarnya tersenyum tipis,dengan menyembuhkan renkarnasi Dewi Cahaya dia bisa mendapatkan hadiah yang cukup besar.
Tanpa pikir panjang Velskud langsung menerima misi dari sistem.
'Bagaiman cara menyembuhkan racun dari Isabel ini?' Velskud sedikit bingung sebab belum mengetahui jenis racun yang ada pada Isabel.
(Ding! Host bisa menggunakan skill Recovery yabg bisa menyembuhkan segala jenis penyakit secara instan)
'Woowoo,Benar juga kamu sistem' Velskud tersenyum sendiri membuat Bibi Mei merasa heran melihatnya.
"Apa kamu baik-baik saja Velskud?" Tanya Bibi Mei.
Velskud terkejut dan tersadar bahwa saat ini dia diperhatikan oleh Bibi Mei,diapun lalu menjelaskan keinginannya untuk menyembuhkan Isabel.
"Ituu tidak ada apa-apa Bibi Mei,Namun bolehkan aku menyembuhkan Isabel?" Ucap Velskud.
Bibi Mei dan juga Isabel yang mendengarnya dibuat terkejut,Pasalnya air suci yang di berikan pendeta gereja saja tidak bisa menyembuhkan penyakit Isabel.
"Apa kamu yakin Velskud?" Tanya Bibi Mei menyelidik.
"Yah kalau belum di coba mana tahu" Velskud mengangkat sedikit bahunya.
Bibi Mei yang mendengarnya lalu bersujud dan memohon kepada Velskud agar menyembuhkan anaknya " Tolong Velskud sembuhkan Isabel,Bibi akan melakukan apapun yang kamu mau".
"Eh itu tidak perlu Bibi,berdirilah anggap ini sebagai permintaan maaf dariku..." Velskud tidak tega melihat Bibi Mei yang bersujud kepadanya dan menyuruh Bibi Mei berdiri.
Bibi Mei lalu bangkit dari sujudnya dan menghapus air mata yang ada di wajahnya " Bibi Mohon sembuhkan Isabel,Velskud".
'Sistem bisa kamu identifikasi Isabel?" Tanya Velskud.
(Ding! Identifikasi)
"Status"
Name: Isabel
Level: 500
Element: Holy,Water,Ice,Wind
Kondisi: Diracun
Velskud hanya mengangguk kecil dan duduk di samping Isabel yang saat ini berbaring sambil meneteskan air matanya.
"Recovery" Ketika Velskud meletakan tangannya di atas dahi Isabel,muncul cahaya keemasan dari tanganya dan seketika racun yang ada pada tubuh Isabel sembuh.
Wajah dan kulit yang sebelumnya terdapat cacar dan juga bau yang busuk seketika hilang dan kembali seperti semula.
"Bagaimana perasaanmu sekarang Isabel?" Tanya Velskud dengan sedikit keringat di dahinya.
MP yang sebelumnya dimiliki Velskud tinggal lima belas persen dan itu membuatnya cukup kelelahan.
Isabel kemudian mencoba duduk dan membuka matanya.Dia bisa merasakan bahwa kulit dan wajahnya yang sebelumnya gatal saat ini tidak terasa gata lagi.
Ia lalu membuka matanya dan melihat seorang pemuda bertopeng di sebelahnya dan juga di belakang pemuda itu ia melihat Ibunya yang menangis sambil menutup multnya.
"Hiks,Ibu aku bisa melihat bu..." Bibi Mei lalu memeluk Isabel dan mereka berpelukan sambil menangis bahagia.
Velskud yang melihat Ibu dan anak sedang bersukacita lalu keluar dari kamar dan menuju ruangan tamu di rumah itu.
Dia lalu mengecek status misi yang sebelumnya di selesaikan ketika menyembuhkan Isabel.
(Ding! Misi menyembuhkan renkarnasi Dewi Cahaya selesai!)
(Mendapat: Voucher upgrade sistem satu kali, Satu skill books tingkat S,dan 10.000.000PS)
(Item sudah di masukan kedalam Inventory sistem)
Velskud tersenyum dengan pemberitahuan dan kemudian menghampiri Roxy yang tertidur di meja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 216 Episodes
Comments
Queen
ini sudah lewat zaman kuno ya thor krna ada gereja.
2023-11-07
1
Queen
😁 ibuny cina, anak ny barat, mungkin silangan cina x barat mungkin ya, makanya nama ank ny isabel
2023-11-07
0
RAJA NYA PARA RAJA NYA RAJA¹²
gw curiga nih level nya gak terbatas
2023-07-01
0