Dia melanjutkan langkahnya menuju keluarga Feng yang mungkin lagi berdiskusi tentang dirinya.
"Ayah! Ibu! Kakak pertama!"
Dengan suara Jin Lien terdengar, semua pandangan mengarah padanya. Nian Fei segera tersenyum dan memanggil Jin Lien untuk bergabung.
"Kemari sayang! Ibu akan memperkenalkan dirimu pada kakak kedua mu dan kakak ketiga mu."
Melihat Jin Lien, kedua putra Feng Lingya tidak berkata apa-apa. Namun, mereka berpikir keras dalam benak mereka.
Bukankah adik perempuan mereka adalah gadis yang tumbuh di pedesaan?
Nah, apa yang mereka lihat sekarang? Seorang gadis cantik dengan kulit putih bersih yang sama sekali tidak cocok dengan citra pedesaan.
Juga, yang mereka tahu adalah semua gadis desa itu udik, tapi gadis di depan mereka ini terlihat berperilaku biasa saja dengan kemewahan yang ada di rumah.
Keduanya saling memandang, ada senyum licik di bibir mereka. Mereka kemudian memandang Feng Zhixing yang juga tengah tersenyum aneh memandang mereka.
"Apa kalian terkejut? Hehehe kalian pasti terkejut!"
Feng Zhixing sangat senang, setelah dia dibuat terkejut oleh adik perempuan ini, dia akhirnya bisa melihat kesenangan dari rasa terkejut adik kedua dan adik ketiga.
Jin Lien yang duduk di samping Nian Fei memasang senyum manisnya, dan buku yang dia ambil secara acak di tempatkan di pangkuannya.
Melihat Jin Lien telah bergabung, Feng Lingya memandang semua keluarganya.
"Lien kecil, karena kau bagian keluarga ini, maka nama keluargamu saat ini adalah Feng dan bukan Jin."
Jin Lien mengernyit, tapi kemudian dia mengangguk.
"Jadi namaku sekarang adalah Feng Lien?"
"Tidak, tapi namamu adalah Feng Jin Lien."
"Tidak apa-apa ayah, aku tidak keberatan. Lalu, siapa dua pemuda tampan yang duduk di sofa seberang?"
Nian Fei tersenyum, lalu memperkenalkan keduanya pada Jin Lien.
"Dia adalah kakak kedua mu Feng Zhi Shui" Feng Zhi Shui mengangguk, dia adalah pemuda tampan yang selalu memasang senyum, tapi bila diperhatikan lebih dekat, ada kilatan licik di kedua matanya. Dia juga memiliki tempramen tenang dan menenangkan.
Walaupun tanpa bantuan Alex, sekali lihat saja, Jin Lien bisa menebak jika kakak kedua ini bukan seorang prajurit, tapi seorang pebisnis.
Jin Lien mengangguk dan menyapa Feng Zhi Shui.
"Hai kakak kedua, Anda bisa memanggilku Lien kecil atau Lien saja."
"Oke."
Kemudian Nian Fei memperkenalkan putra ketiganya pada Jin Lien.
"Nah, dia adalah kakak ketiga mu, namanya adalah Feng Zhi Rui." Jin Lien mengamati Feng Zhi Rui. Itu cukup tampan dengan kombinasi imut. Ketamapanan Feng Zhi Rui ini berbeda dengan ketampanan milik Feng Zhixing dan Feng Zhi Shui. Feng Zhi Rui lebih memiliki wajah bulat dan tampak lebih muda dari umurnya.
Lama mengamati wajah Feng Zhi Rui, Jin Lien menaikan alisnya ketika merasakan tempramen kakak ketiganya itu.
Di luar memang terlihat sembrono dengan pakaian kasual, tapi sebenarnya cukup tenang. Melihat wajahnya, mungkin orang akan salah mengira jika dia adalah seorang siswa SMA, tapi sebenarnya dia adalah seorang dokter muda.
Jika Jin Lien tidak meminta Alex untuk mengirim data keluarga Feng, dia pasti disesatkan oleh penampilan Feng Zhi Rui ini.
"Kakak ketiga salam kenal."
Feng Zhi Rui mengangguk dengan senyum konyol di bibirnya, ada kilatan licik di mata hitamnya.
"Coba tebak! Apa pekerjaanku?"
Feng Zhixing dan Feng Zhi Shui memandang Feng Zhi Rui dengan kosong, keduanya kemudian tersenyum jahil.
"Apakah ada hadiah?" Ujar Jin Lien dengan sedikit memiringkan kepalanya
"Tentu."
"Kami juga akan memberimu hadiah, jika kau menebaknya dengan benar."
Senyum Jin Lien semakin lebar, dia kemudian berpura-pura memandang Feng Zhi Rui dari atas sampai bawah.
"Wajah imut dan awet muda, tempramen ceroboh, selalu tersenyum konyol. Siapapun yang melihat akan mengira kakak ketiga adalah seorang murid SMA, tapi ... "
Mendengar jawaban Jin Lien, mereka bertiga mengira jika Jin Lien akan tertipu oleh penampilan yang diperlihatkan oleh Feng Zhi Rui, tapi mereka tahu jika Jin Lien belum selesai, karena jawabannya terhenti sejenak.
"Meski kakak ketiga mencoba menutupi, tapi ketenangan di kedua mata dan tempramen yang tidak bisa disembunyikan di antara kedua alis kakak ketiga, aku dengan percaya diri mengatakan jika profesi kakak ketiga adalah dokter ahli Neorologis."
Tiba-tiba ruangan itu sunyi, tidak ada yang berbicara bahkan Feng Lingya yang biasanya tenang, kali ini matanya membola shok.
Dia tidak pernah menyangka, jika anak baptisnya yang tumbuh besar di pedesaan dapat dengan benar membaca orang yang dinilai olehnya.
Melihat mereka shok, Jin Lien tertawa penuh kemenangan di benaknya, berterimakasih pada Alex yang telah memberikan informasi keluarga Feng.
Berbeda jauh dengan keluarga Feng yang masih terdiam, di dalam dimensi lotus, Zheng Jue tiba-tiba membuka matanya begitu mendengar suara dering yang berasal dari Timi.
Melihat sekitarnya, semua orang masih dalam keadaan Kultivasi, dia melangkah menuju di mana Timi berada.
Dia mengambil smartphone yang tidak lain adalah Timi, dia mengernyit ketika melihat satu email masuk.
Zheng Jue tersenyum misterius melihat email tersebut, lalu mengklik untuk membuka.
*Jue kecil, aku telah mengumpulkan bakal untuk menjadi karyawan di perusahaan kita. Juga, panti Asuhan masih dalam pembangunan. Aku juga ingin menyampaikan sesuatu padamu. Aku berencana membangun keluar 'Di' di dunia modern ini yang tidak hanya cakap dalam bisnis, tapi juga dalam pertempuran untuk membela diri. Katakan pada yang lainnya, jika kalian sampai di dunia modern, semua harus menggunakan nama keluarga 'Di'. Satu lagi, aku telah menemukan nenek guru untukmu. Jika kau memiliki kesempatan, kirimkan aku sketsa desain mobil yang telah kau selesaikan.*
"Hehehehe, Alex tak berfungsi dan Timi mengambil alih peran. Sangat bagus, tapi apakah aku akan memberitahu kakek guru jika Mommy telah sampai ke dunia modern?"
[Tuan muda, sebaiknya Anda tidak perlu memberitahu, ini juga agar master Lien siap dan kejutan untuk Li Yong.]
Memikirkan kembali, Zheng Jue hanya membalas beberapa kata, dia kemudian mencari desain mobil yang di gambar oleh salah satu adiknya dan mengirimnya pada Li Yong.
Setelah mengirim balasan, dia terlihat sangat puas. Dia kemudian kembali bertanya pada Timi.
"Timi, apakah fungsimu bisa dialihkan pada laptop? Aku ingin mengecek saham milikku."
[Itu tentu bisa, tapi memerlukan dua hari untuk terhubung.]
"Oke tidak masalah, lanjutkan tugasmu! Aku akan kembali berkultivasi."
Tidak lagi mengurus Timi, Zheng Jue kembali berkultivasi dengan hati yang lega.
Meski dia tidak bisa memberitahu kakek guru tentang keberadaan Jin Lien, tapi setidaknya dia masih bisa terhubung dengan kakek guru untuk mengontrol perusaahan yang harus dibangun.
"Membangun keluarga Di? Cukup menarik."
....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
밤비(♡ω♡ ) ~♪
1371
2021-11-21
0
Oi Min
Wah.... Anak2 Lien dan Di Le Hong Zhang hebat2....
2021-10-03
0
RS
cerita luarrrrrbiasa,,,semangat Thor,,,
2021-08-24
0