"Pergilah untuk beristirahat! Kau pasti lelah."
"Ya paman."
...
Di dalam mobil.
Nian Fei memegang tangan Jin Lien dengan semangat. Dia sudah lama menginginkan seorang putri, tapi dia tidak bisa lagi melahirkan. Dia melahirkan 3 anak laki-laki, dan sangat iri pada ipar dan saudaranya yang memiliki anak perempuan.
"Bu, aku tidak lagi merasa sakit. Bolehkah kita singgah untuk membeli perlengkapan harian ku? Seperti yang kalian lihat, aku tidak membawa apa-apa kecuali ponsel dan kartu bank yang baru saja diberikan oleh kakak."
Nian Fei menatap Jin Lien sejenak, dia kemudian meminta Feng Zhixing untuk membawa mereka ke mall.
Sesampainya di Mall, Jin Lien segera ke bagian yang menjual perlengkapan sehari-hari untuk membeli sikat gigi, sabun dan sebagainya.
Begitu dia ingin membayar, Nian Fei bergerak cepat untuk membayar tagihan.
"Bu ... "
"Biarkan ibu yang membayar."
Jin Lien tak berdaya, dia merasa baru beberapa hari yang lalu dia adalah seorang gadis desa, tapi saat ini tiba-tiba dia berubah menjadi Putri Kecil.
Setelah membeli perlengkapan harian, Nian Fei mengajak Jin Lien untuk membeli pakaian.
Begitu mereka sampai di bagian pakaian cewek, segera Nian Fei menanyakan ukuran Jin Lien. Begitu mengetahui ukuran Jin Lien, dia membeli semua gaun indah yang cocok untuk Jin Lien.
Jin Lien dibuat tidak bisa berkata-kata melihat tingkah Nian Fei. Tidak ingin hanya mengenakan gaun, Jin Lien sendiri bergerak untuk memilih beberapa celana, blus, kaos, dia juga tidak melupakan pakaian dalam.
Pegawai toko sangat bersemangat ketika melihat Nian Fei membawa seorang gadis, dan membelikan semua gaun yang sangat indah untuk gadis tersebut.
Selesai dengan pakaian, mereka bergerak ke bagian penjualan sepatu, tas dan make up.
Dalam satu jam, mereka berdua memborong banyak barang, lebih tepatnya Nian Fei yang memborong banyak barang.
"Bu, ini sangat berlebihan."
Nian Fei melototi Jin Lien dengan berpura-pura marah.
"Untuk putriku, tidak ada yang berlebihan."
Feng Zhixing yang mengikuti mereka hanya tersenyum dan mengelus kepala Jin Lien.
"Wajar, ibu dari dulu sangat menginginkan seorang putri, tapi dia hanya memiliki tiga putra. Ibu bahkan menyiapkan satu kamar khusus untuk anak perempuan, meski dia tidak memiliki anak perempuan. Ya, walaupun kamar tersebut hanya ada lemari, ranjang, meja rias tanpa isi."
Jin Lien terdiam mendengar penuturan Feng Zhixing, dia tidak pernah berpikir, jika ibu baptisnya bahkan memiliki obsesi seperti itu untuk seorang anak perempuan.
Dia kemudian memandang Feng Zhixing dan tersenyum tulus.
"Karena aku memanggil Lan Xuan dengan sebutan kakak, aku akan memanggilmu dengan sebutan kakak pertama, boleh?"
Kali ini Feng Zhixing terdiam, dia kemudian mencubit hidung mancung Jin Lien.
"Tentu boleh."
Merasa diabaikan, Nian Fei memandang kedua anaknya dan berpura-pura marah.
"Oh, aku sangat sedih, putri kecil ku begitu cepat melupakan aku."
Feng Zhixing dan Jin Lien sweatdrop, mereka kemudian terkekeh pelan.
"Kami tidak melupakan mu, Bu."
"Yang dikatakan Lien kecil benar, mana mungkin kami melupakan ibu."
Nian Fei tersenyum dan meminta Feng Zhixing untuk mengambil mobil, mereka tidak mungkin jalan ke parkiran dengan menenteng banyak kantong belanja.
Setibanya di kediaman Feng, Jin Lien tidak langsung masuk, tapi dia berdiri di depan kediaman Feng dan menatap kediaman Feng.
Kediaman ini akan menjadi tempat tinggalnya selama beberapa tahun ke depan, dia tidak tahu apakah nama keluarganya akan menggunakan nama keluarga Feng atau tidak, tapi untuk saat ini, dia bersedia menjadi Putri kecil yang berkelakuan baik dan membahagiakan orang tua baptisnya saat ini.
"Nak, ayo masuk!"
Suara lembut Nian Fei terdengar di telinganya, dia kemudian tersenyum dan melangkah memasuki kediaman Feng.
Dekorasi kediaman Feng tidak membuatnya terkejut. Secara keseluruhan, barang-barang di kediaman Feng ini lebih mahal dari yang dia lihat di kediaman Lan.
Tidak ada kekaguman yang dia tunjukkan seperti ketika pertama kali memasuki kediaman Lan, di mana dia berpura-pura menjadi gadis udik, reaksinya saat ini terbilang normal untuk orang-orang yang sudah biasa dengan kemewahan.
Dia hanya mengamati tata letak kediaman, dan tersenyum kecil.
"Nak, kamarmu ada di lantai dua, ayo!"
"Ya Bu."
Nian Fei menggandeng Jin Lien menuju lantai dua, sedangkan Feng Zhixing meminta maid membantunya untuk membawa barang belanjaan Jin Lien ke kamar Jin Lien.
"Tuan muda, gadis itu?"
Feng Zhixing menatap maid tersebut dengan senyum kecil.
"Dia adalah nona muda keluarga ini, dan tentu dia akan menjadi Putri kecil kelaurga ini."
Maid tersebut mengangguk, dia ikut bahagia karena nyonya besar tidak akan lagi merasa iri dengan saudara dan ipar yang memiliki anak perempuan.
Sesampainya di kamar, Jin Lien melihat kamar tersebut. Meski kamar tersebut merupakan kamar seorang gadis, itu tidak seperti yang dibayangkan olehnya.
Dalam pikirannya, kamar yang disiapkan oleh Nian Fei akan bernuansa serba Pink.
Namun, ternyata dugaannya salah, melihat kamar yang akan menjadi kamarnya saat ini sangat sesuai dengan seleranya, Jin Lien sangat puas.
Kamar bernuansa putih dan abu-abu itu terlihat lebih elegan, di dinding tergantung lampu-lampu kecil berwarna warni, ada lemari besar, meja rias, rak buku, meja belajar dan di tengah-tengah ruangan, ada ranjang besar dengan seprei putih dan abu-abu yang terlihat sangat lembut.
"Bagaimana? Apakah kamu suka?"
Jin Lien mengalihkan tatapannya pada Nian Fei dan mengangguk antusias.
"Aku menyukainya Bu, awalnya aku khawatir jika kamar yang akan menjadi kamarku bernuansa serba pink, tapi ternyata sangat sesuai dengan seleraku, terima kasih."
Nian Fei sangat bahagia, dia juga sangat khawatir jika Jin Lien penyuka Pink dan tidak menyukai kamar saat ini, tapi ternyata selera miliknya sama dengan putri kecilnya. Hal kecil ini saja sudah membuatnya sangat bahagia.
Pemandangan tersebut tentu tertangkap oleh pandangan Feng Zhixing dan maid yang membantu Feng Zhixing membawa kantong belanjaan, mereka diam-diam tersenyum.
"Nyonya, nona muda, aku akan mengatur barang-barang miliki nona muda terlebih dahulu."
Jin Lien kemudian mengalihkan pandangannya pada maid tersebut dengan pandangan penuh tanya.
"Dia adalah nanny Yan yang mengurus rumah ini." Jin Lien tersenyum mendengar Nian Fei mengenalkan Nanny Yan.
"Nanny Yan, biarkan Lien yang mengatur sendiri, Anda telah bekerja dari pagi dan pasti lelah."
Nanny Yan tertegun, dia berpikir jika Jin Lien akan menyerahkan pekerjaan padanya, tapi siapa yang menyangka jika Jin Lien menawarkan diri untuk mengatur bawaannya sendiri.
"Nona, ini sudah menjadi pekerjaan saya."
Jin Lien tersenyum dan melepaskan pelukannya dari Nian Fei dan melangkah mendekati Nanny Yan.
"Nanny Yan, Anda harus menemani ibu, biarkan aku yang mengatur barangku sendiri. Aku malu jika aku yang sudah besar ini tidak dapat melakukan apapun."
Kali ini tidak hanya Nanny Yan saja yang tertegun, tapi juga Nian Fei dan Feng Zhixing.
....
Khusus hari ini, Aska Update 5 chapter.
Selamat Hari Natal bagi kalian yang merayakan. Tuhan memberkati kalian semua 🥰🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Eoo Perbina
🤩🤩
2024-06-01
0
sipuuttt
perjalanan terakhirnya aska
2024-05-17
0
rara
aku udah baca 3x tapi belum bosan,semngt terus ya,💪💪
2023-09-11
2