kepercayaan.

Setelah berbicara panjang lebar dengan abah Rury Irsyad sedikit termenung ia terus kepikiran dengan permintaan abah Rury, terlebih selama ini dirinya belum pernah melakukan apapun untuk membayar hutang budi karena beliau pernah menyelamatkan hidupnya dari maut.

Di sisi lain di sebuah dapur yang tidak begitu luas, Rahma tengah menyiapkan makanannya di atas meja makan, makanan yang mereka beli di luar karena hari ini akan kedatangan tamu yaitu mbak Adiba dan keluarganya.

Yaa hari ini mbak Adiba kaka perempuan Irsyad kebetulan ada acara di daerah Tambun, itu sebabnya ia mampir untuk menginap satu malam di rumah Irsyad.

Setelah semua tersaji di meja makan Rahma menoleh sejenak ke ruangan tengah dan mengamati Irsyad yang tengah melamun sedari tadi.

Rahma pun membuatkan Teh hangat terlebih dulu untuk Irsyad lalu mendekati suaminya dan meletakkan teh tersebut di meja depan Irsyad.

Irsyad sedikit terkesiap saat mendengar suara gelas di letakan di atas meja kaca itu.

"Terimakasih banyak sayang." ucap Irsyad yang lantas meraih cangkir teh di hadapannya itu.

"Sama-sama mas. Rahma perhatikan sedari tadi Mas Irsyad kok diam saja, ada apa mas?" tanya Rahma, Irsyad pun meletakan cangkir itu kembali ke tempat semula.

"Tidak ada apa-apa sayang," Irsyad tersenyum sembari mengusap kepala Rahma.

Ia tidak mungkin menceritakan apa yang tadi abah Rury katakan, karena Rahma pasti akan sedih jika mendengarnya.

"Mas yakin tidak ada apa-apa?" tanya Rahma.

"Tidak sayang, mas hanya sedang memikirkan minggu depan mas akan mengadakan kuis di kampus, dan masih memikirkan materi yang akan mas masukan ke lembar kerjanya." Jawab Irsyad asal.

Rahma pun membulatkan bibirnya paham.

'Maafkan mas berbohong sayang,' batin Irsyad.

Tak lama suara mobil di luar terdengar mereka pun saling tatap.

"Sepertinya mbak Adiba dan mas Gani sudah datang sayang." ucap Irsyad,

"Sepertinya begitu, mas buka pintunya Rahma buatkan minuman dulu ya." ucap Rahma membagi tugas dan Irsyad pun mengangguk tanda setuju.

Setelah membagi tugas, kini Adiba dan keluarga kecilnya telah berada di dalam rumah mereka dengan Rahma yang lantas memeluk kakak iparnya itu, karena ini kali pertama mereka bertemu, setelah sebelumnya hanyalah berkenalan melalui telfon genggamnya.

"Benar kata ibu di kampung, istri mu itu cantik Irsyad." Puji mbak Adiba yang saat itu membuat Rahma tersipu.

"Iya Alhamdulillah mbak, makannya Irsyad buru-buru menikahi Rahma biar tidak di ambil orang." tuturnya mereka semua pun terkekeh mendengar jawaban dari Irsyad.

Di dalam ruang tamu itu mereka mengobrol singkat di sana dan dilanjutkan dengan makan malam bersama sebelum akhirnya beristirahat.

Karena esok pagi keluarga kakak iparnya itu harus sudah kembali ke Sragen Solo.

Di dalam kamar, entah mengapa Rahma ingin selalu berada di dekat Irsyad, ia bahkan terus memeluk suaminya itu seolah enggan melepaskannya.

"tumben sekali ade ini, biasanya paling gengsi tuh meluk mas." ledek Irsyad,

"Memang tidak boleh" tanya Rahma.

"Tentu saja boleh sayang," ucap Irsyad, Rahma pun tersenyum.

"Mas,mbak Adiba itu ramah dan halus sekali ya, tidak seperti Rahma yang sepertinya mudah marah-marah." ucap Rahma.

"Iya, tapi bukan berarti mbak Adiba tidak pernah marah. Dulu waktu masih kecil mas itu nakal dek,"

"Masa sih?" tanya Rahma tidak percaya.

"Iya, mas masih ingat satu kejadian, jadi mas itu kan paling tidak suka sayur terong, sedangkan mbak Adiba itu gemar sekali masak terong, pernah dengan kenakalan mas itu, sayur yang baru matang dan baru saja di letakan di dalam wadah plastik mas tumpahkan semua,"

"Oh ya? Terus-terus?" Rahma mulai tertarik.

"Iya, waktu itu yang difikirkan mas agar hari itu tidak ada yang makan sayur terong itu. Dan naasnya mas ketahuan sama mbak Adiba, ade tahu apa yang di lakukan mbak Adiba?"

"Apa,?" tanya Rahma.

"Tangan mas di tariknya lalu di bawa ke kebun pisang yang berada di belakang rumah, dan mas di ikat di salah satu pohon pisang itu dek sama mbak Adiba." ucap Irsyad, Rahma pun terkekeh.

"Ya ampun mas Irsyad, ngomong-ngomong waktu Itu mas masih usia berapa?"

"Entah mas lupa, yang pasti mas masih kecil dan masih bersekolah di MI waktu itu sayang."

"Ya ampun kalau di Ingat-ingat pasti waktu itu mas kasihan sekali ya. Nangis tidak dulu?" tanya Rahma.

"Iya hehehe. Ade kan tahu mas cengeng bahkan sampai sekarang." tutur Irsyad.

"Mas tidak cengeng hanya hati mas terlalu lembut." ucap Rahma.

"Asik, senangnya di puji begini." Irsyad mengecup kening Rahma. "Sudah malam sayang, ayo kita tidur." ajak Irsyad, Rahma pun mengangguk.

***

Esok Paginya. Di dalam toilet Rahma memegangi alat tes kehamilan yang ia beli kemarin, ia sedikit ragu namun juga yakin, hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengeceknya.

Dan saat itu juga Rahma menangis haru saat mendapatkan hasil dari alat tes kehamilan itu adalah positif.

Tok tok tok...

Irsyad mengetuk pintu kamar mandi itu.

"Dek, masih lama ya?" tanya Irsyad dari luar. Cklaaaaaaakkk pintu kamar mandi itu terbuka.

Irsyad melihat Rahma keluar sembari menangis. "Dek, kok nangis? Ada apa?"

Sekilas senyum itu masih tersungging di bibir Rahma, ia menyentuh wajah Irsyad.

"Mas, kalau misal Rahma punya anak mas senang tidak?" tanya Rahma.

"Ya pasti senang to dek, masa iya tidak?" ucap Irsyad.

"Kalau sembilan bulan lagi Rahma kasih anak ke mas bagaimana? Apa mas sudah siap?"

"Sangat siap sayang, tujuan menikah kan untuk mendapatkan keturunan." jawab Irsyad, Rahma pun menunjukkan alat tes kehamilan itu.

"Dan Rahma akan segera memberikan anak untuk mas." Rahma menitikkan air matanya haru.

"Subhanallah, benarkah?" Irsyad berbinar, ia pun meraih alat tes kehamilan itu dan melihatnya dengan seksama.

"Kita akan punya anak dek? Ya Allah Alhamdulillah wasyukurillah..." Irsyad mengecup kening Rahma dengan tangis harunya.

"Mas masih tidak percaya. Terimakasih Rahma sudah mau menerima mas, dan mas titip bibit mas ini di rahim mu ya sayang, tolong jaga baik-baik." ucap Irsyad, Rahma pun mengangguk.

Irsyad menurunkan tubuhnya ia menekuk satu kakinya, dan satu tangannya menyentuh perut Rahma, ia membacakan Doa sejenak lalu mengecup perut Rahma dengan waktu yang lumayan lama, lalu kembali naik dan berdiri dengan normal, lantas kembali memeluk istrinya itu.

Terpopuler

Comments

Maulana ya_Rohman

Maulana ya_Rohman

masih nyimak thor

2023-02-25

0

𝐀⃝🥀𝐑𝐚𝐧 ℘ṧ㊍㊍👏

𝐀⃝🥀𝐑𝐚𝐧 ℘ṧ㊍㊍👏

Bahagia terus Irsyad dan Rahma, 🥰

2022-12-23

0

EndRu

EndRu

suami Sholeh, beruntung nya Rahma .. udah ga nyesel lagi nih ?😍

2022-03-10

0

lihat semua
Episodes
1 Duka Rahma
2 khitbah dari ustadz Irsyad
3 ijab qobul
4 kegiatan awal Rahma di pagi hari.
5 nasi goreng asin
6 Dalil-dalil cinta Irsyad untuk Rahma
7 menjalani kewajiban seorang istri
8 Irsyad bagi Rahma
9 perjalanan ke Magelang
10 di kampung halaman mas Irsyad
11 pertemuan Rahma dan Aida
12 sebuah Rasa yang hadir untuk Irsyad
13 tausyiah ustadz Irsyad
14 rasa Khawatir
15 kemalangan Aida.
16 harapan Aida.
17 cinta untuk mas Irsyad
18 sayur kangkung rasa Kolak
19 permintaan Abah Rury
20 kepercayaan.
21 mengunjungi orang tua Rahma
22 Jalan-jalan sore
23 ujian kecil
24 sebuah gelombang pasang.
25 ikrar yang terpatahkan
26 pembuktian cinta Irsyad.
27 Irsyad sakit
28 kaki dan hati yang telah mati
29 cinta halal ku.
30 memasak bareng Ustadz bagai ikut ujian Nasional
31 keputusan dari Aida.
32 keadaan yang mulai membaik
33 bertemu Geng maut di dekat rumah.
34 khumairah (yang kemerah-merahan)
35 Drajad Rahma di hati Irsyad.
36 jalan jalan
37 Fathul Qhulum
38 author menyapa
39 kilas balik masa lalu Ulum.
40 keputusan Ulum.
41 ikrar Ulum untuk Aida
42 kehidupan awal sang pengantin baru
43 manis, pahit, dan getir dalam sebuah pernikahan.
44 keputus asaan Rahma.
45 kebahagiaan Ulum dan Aida
46 kencan Ala ustadz (bagian 1)
47 kencan Ala Ustadz (bagian 2)
48 akibat rasa iri yang menjadi boomerang
49 teguran mas Irsyad
50 kasih sayang Ulum
51 kontraksi
52 gara-gara mas Miftah
53 gosip
54 oppa
55 kepercayaan lagi.
56 bercerita tentang Jin.
57 makan malam di luar.
58 pekerjaan Ulum
59 perjuangan
60 perjuangan bagian 2
61 perjuangan bagian 3
62 nama si kembar
63 gara-gara gigitan.
64 makan dan minum dalam satu wadah yang sama dengan pasangan.
65 gara-gara gigitan (bagian 2)
66 kontrol si kembar.
67 kontrol si kembar (bagian dua)
68 Rumi Rewel.
69 malam sabtuan bersama pacar halal
70 nonton Film
71 siapa Annisa Nur Istiqomah itu?
72 (bab bonus) Flashback Rahma dan Fikri
73 flasback Fikri dan Rahma (bagian Dua)
74 flashback Rahma dan Fikri (bagian 3)
75 flashback Rahma dan Fikri (bagian empat)
76 Final Flashback Rahma dan Fikri (bagian lima)
77 diet
78 wanita yang pernah di kagumi Ustadz
79 pertemuan dikarenakan tasbih
80 tasbih cinta
81 kegundahan hati Irsyad
82 kilas balik yang berujung pada mimpi
83 hati yang mulai tenang.
84 lanjutan kilas balik.
85 sebuah kejujuran.
86 kebenaran yang menyesakkan.
87 final episode
88 terimakasih
89 kedatangan tamu dari jauh (extra part 1)
90 arti pasangan hidup (extra part 2)
91 mencintai dalam kesederhanaan. (extra part 3)
92 ke riweuhan pagi hari (extra part 4)
93 kegaduhan (extra part 5)
94 kehangatan keluarga (extra part 6)
95 extra part Final
96 terimakasih final episode.
97 bintang jatuh (bab Rindu)
98 (prolog) Season 2 rilis...
99 Bab 1 mas Irsyad marah (Season 2)
100 Bab 2. Aib pasangan (Season 2)
101 Bab 3. keinginan pak Huda (Season 2)
102 bab 4. gara-gara Sarden. (season 2)
103 bab 5. gara-gara Sarden 2 (season 2)
104 bab 6. menjaga kehormatan istri (season 2)
105 bab 7. ketenangan (season 2)
106 bab 8. mengajarkan Rahma (season 2)
107 bab 9. ngambek. (season 2)
108 bab 10. Musibah (season 2)
109 bab 11. brain death (season 2)
110 bab 12. Ruangan ICU (season 2)
111 pengumuman Hiatus
112 bab 13. pasien baru (season 2)
113 bab 14. ibu pencari donor jantung. (season 2)
114 bab 15. cerita masa kecil (Season 2)
115 bab 16. terundung awan hitam. (season 2)
116 bab 17 Selamat jalan (season 2)
117 bab 18. pelangi harapan. (season 2)
118 bab 19. hari baru (season 2)
119 bab 20 kondisi Aida (season 2)
120 bab 21. Cinta mas Ulum (season 2)
121 bab 22. luka masa lalu (season 2)
122 bab 23. Zaujatii -duhai istri ku- (season 2)
123 bab 24. Masnya Nuha (season 2)
124 bab 25. Cinta ikhlas ku (season 2)
125 bab 26. teguran untuk Aida (season 2)
126 bab 26. malam penuh cinta (season 2)
127 bab 27. penasaran (season 2)
128 bab 28. Ending cerita (season 2)
129 terimakasih semuaaaaa
130 Bonus cerita saja
131 Bab Rindu (cinta dalam keluarga)
132 bab Rindu (kutu)
133 bab Rindu (siapa Debora?)
134 aku menyapa dikit
135 Bab Rindu (keistimewaan diam)
136 Bab Rindu (sosis yang terbenam)
137 Bab Rindu (hukuman Abi)
138 bab Rindu (sambungan hukuman Abi)
139 Bab Rindu (jalan-jalan sore)
140 Bab Rindu (hantu wanita)
141 Bab Rindu. (wanita lain pengagum Rumi)
142 Bab Rindu (Debora)
143 Bab Rindu (sambungan ceramah Rumi)
144 Bab Rindu (pria alim yang menolong ku)
145 bab Rindu (Wanita Hamil)
146 bab Rindu. (Sambungan cerita Qori)
147 bab Rindu (niat suci Faqih)
148 bab Rindu (percakapan dua orang ayah)
149 Bab Rindu (hati yang semakin was-was)
150 ending bab Rindu (harapan yang pupus)
151 info rilis Novel sekuel Ustadz Irsyad.
152 promosi novel religi terbaru
153 Bab rindu 1
154 Bab rindu 2
155 Bab rindu 3
156 Bab rindu 4
157 Bab rindu 5
158 bab rindu 6
159 Hanya promosi Novel
160 info novel baru
Episodes

Updated 160 Episodes

1
Duka Rahma
2
khitbah dari ustadz Irsyad
3
ijab qobul
4
kegiatan awal Rahma di pagi hari.
5
nasi goreng asin
6
Dalil-dalil cinta Irsyad untuk Rahma
7
menjalani kewajiban seorang istri
8
Irsyad bagi Rahma
9
perjalanan ke Magelang
10
di kampung halaman mas Irsyad
11
pertemuan Rahma dan Aida
12
sebuah Rasa yang hadir untuk Irsyad
13
tausyiah ustadz Irsyad
14
rasa Khawatir
15
kemalangan Aida.
16
harapan Aida.
17
cinta untuk mas Irsyad
18
sayur kangkung rasa Kolak
19
permintaan Abah Rury
20
kepercayaan.
21
mengunjungi orang tua Rahma
22
Jalan-jalan sore
23
ujian kecil
24
sebuah gelombang pasang.
25
ikrar yang terpatahkan
26
pembuktian cinta Irsyad.
27
Irsyad sakit
28
kaki dan hati yang telah mati
29
cinta halal ku.
30
memasak bareng Ustadz bagai ikut ujian Nasional
31
keputusan dari Aida.
32
keadaan yang mulai membaik
33
bertemu Geng maut di dekat rumah.
34
khumairah (yang kemerah-merahan)
35
Drajad Rahma di hati Irsyad.
36
jalan jalan
37
Fathul Qhulum
38
author menyapa
39
kilas balik masa lalu Ulum.
40
keputusan Ulum.
41
ikrar Ulum untuk Aida
42
kehidupan awal sang pengantin baru
43
manis, pahit, dan getir dalam sebuah pernikahan.
44
keputus asaan Rahma.
45
kebahagiaan Ulum dan Aida
46
kencan Ala ustadz (bagian 1)
47
kencan Ala Ustadz (bagian 2)
48
akibat rasa iri yang menjadi boomerang
49
teguran mas Irsyad
50
kasih sayang Ulum
51
kontraksi
52
gara-gara mas Miftah
53
gosip
54
oppa
55
kepercayaan lagi.
56
bercerita tentang Jin.
57
makan malam di luar.
58
pekerjaan Ulum
59
perjuangan
60
perjuangan bagian 2
61
perjuangan bagian 3
62
nama si kembar
63
gara-gara gigitan.
64
makan dan minum dalam satu wadah yang sama dengan pasangan.
65
gara-gara gigitan (bagian 2)
66
kontrol si kembar.
67
kontrol si kembar (bagian dua)
68
Rumi Rewel.
69
malam sabtuan bersama pacar halal
70
nonton Film
71
siapa Annisa Nur Istiqomah itu?
72
(bab bonus) Flashback Rahma dan Fikri
73
flasback Fikri dan Rahma (bagian Dua)
74
flashback Rahma dan Fikri (bagian 3)
75
flashback Rahma dan Fikri (bagian empat)
76
Final Flashback Rahma dan Fikri (bagian lima)
77
diet
78
wanita yang pernah di kagumi Ustadz
79
pertemuan dikarenakan tasbih
80
tasbih cinta
81
kegundahan hati Irsyad
82
kilas balik yang berujung pada mimpi
83
hati yang mulai tenang.
84
lanjutan kilas balik.
85
sebuah kejujuran.
86
kebenaran yang menyesakkan.
87
final episode
88
terimakasih
89
kedatangan tamu dari jauh (extra part 1)
90
arti pasangan hidup (extra part 2)
91
mencintai dalam kesederhanaan. (extra part 3)
92
ke riweuhan pagi hari (extra part 4)
93
kegaduhan (extra part 5)
94
kehangatan keluarga (extra part 6)
95
extra part Final
96
terimakasih final episode.
97
bintang jatuh (bab Rindu)
98
(prolog) Season 2 rilis...
99
Bab 1 mas Irsyad marah (Season 2)
100
Bab 2. Aib pasangan (Season 2)
101
Bab 3. keinginan pak Huda (Season 2)
102
bab 4. gara-gara Sarden. (season 2)
103
bab 5. gara-gara Sarden 2 (season 2)
104
bab 6. menjaga kehormatan istri (season 2)
105
bab 7. ketenangan (season 2)
106
bab 8. mengajarkan Rahma (season 2)
107
bab 9. ngambek. (season 2)
108
bab 10. Musibah (season 2)
109
bab 11. brain death (season 2)
110
bab 12. Ruangan ICU (season 2)
111
pengumuman Hiatus
112
bab 13. pasien baru (season 2)
113
bab 14. ibu pencari donor jantung. (season 2)
114
bab 15. cerita masa kecil (Season 2)
115
bab 16. terundung awan hitam. (season 2)
116
bab 17 Selamat jalan (season 2)
117
bab 18. pelangi harapan. (season 2)
118
bab 19. hari baru (season 2)
119
bab 20 kondisi Aida (season 2)
120
bab 21. Cinta mas Ulum (season 2)
121
bab 22. luka masa lalu (season 2)
122
bab 23. Zaujatii -duhai istri ku- (season 2)
123
bab 24. Masnya Nuha (season 2)
124
bab 25. Cinta ikhlas ku (season 2)
125
bab 26. teguran untuk Aida (season 2)
126
bab 26. malam penuh cinta (season 2)
127
bab 27. penasaran (season 2)
128
bab 28. Ending cerita (season 2)
129
terimakasih semuaaaaa
130
Bonus cerita saja
131
Bab Rindu (cinta dalam keluarga)
132
bab Rindu (kutu)
133
bab Rindu (siapa Debora?)
134
aku menyapa dikit
135
Bab Rindu (keistimewaan diam)
136
Bab Rindu (sosis yang terbenam)
137
Bab Rindu (hukuman Abi)
138
bab Rindu (sambungan hukuman Abi)
139
Bab Rindu (jalan-jalan sore)
140
Bab Rindu (hantu wanita)
141
Bab Rindu. (wanita lain pengagum Rumi)
142
Bab Rindu (Debora)
143
Bab Rindu (sambungan ceramah Rumi)
144
Bab Rindu (pria alim yang menolong ku)
145
bab Rindu (Wanita Hamil)
146
bab Rindu. (Sambungan cerita Qori)
147
bab Rindu (niat suci Faqih)
148
bab Rindu (percakapan dua orang ayah)
149
Bab Rindu (hati yang semakin was-was)
150
ending bab Rindu (harapan yang pupus)
151
info rilis Novel sekuel Ustadz Irsyad.
152
promosi novel religi terbaru
153
Bab rindu 1
154
Bab rindu 2
155
Bab rindu 3
156
Bab rindu 4
157
Bab rindu 5
158
bab rindu 6
159
Hanya promosi Novel
160
info novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!