sayur kangkung rasa Kolak

Pagi itu setelah mengawali harinya dengan drama singkat percintaan halal mereka, dan di susul dengan rutinitas ibadah pagi. mereka pun mulai melanjutkan aktivitas bebenah rumah sebelum berangkat mengajar Irsyad terlebih dulu mencuci mobilnya.

Sedangkan Rahma mulai berusaha lagi menguasai dapur guna mengolah kangkung yang sudah di petikinya lebih dulu. Ya sebenarnya Rahma bukan dari keluarga kaya raya yang memiliki banyak pelayan sehingga Rahma tidak bisa masak sama sekali.

Namun karena sedari remaja Rahma itu tipe anak gadis yang gemar belajar, kesibukan hari-harinya di habiskan dengan belajar, dan ayahnya pun tidak melarang itu justru ia malah senang memiliki Rahma yang cerdas dan mau belajar ketimbang menghabiskan waktu bermain tidak jelas di luar, begitupun juga ibunya. Karena bagi ibunya tidak perlu terus-terusan menyuruh anak untuk melakukan pekerjaan rumah selagi semua itu masih bisa ia tangani sendiri terlebih dalam hal memasak, di samping itu Rahma juga adalah anak tunggal mereka, dan riwayat ibu Rahma yang sudah tiga kali keguguran sebelumnya, itulah yang membuat kedua orang tua Rahma sangat memanjakannya sedari kecil.

Dan sekarang hasil dari didikan orangtuanya lah yang menjadi penyesalan bagi Rahma karena hingga saat ini dirinya masih belum bisa memasak, bahkan mengerjakan pekerjaan rumah saja tidak bisa serapi suaminya, berbeda dengan Irsyad yang sedari kecil sudah di latih untuk disiplin dan harus mau mengerjakan apapun tanpa di suruh.

Dengan ponsel di tangannya, Rahma mencoba membuka tutorial memasak. Bola matanya bergerak-gerak membaca artikel tentang bagaimana caranya memasak. setelah yakin bisa, Rahma pun mengeluarkan bumbu-bumbu yang di butuhkan. lalu mulai mempraktikkannya mengikuti setiap detail catatan tersebut. Sesaat Rahma mengingat takaran garamnya.

"Okay, cukup satu sendok teh garam. Mana ya sendok teh?" Rahma meraih sendok teh itu lalu membubuhkan garam itu di atas wajan berisi kangkung yang hampir masak, matanya pun kembali tertuju pada artikel di layar ponsel tersebut.

"Setelahnya gula pasir secukupnya." Rahma berfikir sejenak.

"Mas Irsyad bilang dia suka manis kan? Baiklah segini saja." sekitar tiga sendok makan gula pasir Rahma masukan ke dalam wajan berisi satu ikat kangkung itu.

"Kok sayur ku pucat ya? Tidak seperti ibu jika masak sedikit berwarna coklat?" Rahma bertanya-tanya.

"Oh, mungkin kecap manis." tuturnya Rahma pun meraih kecap manis dan mencampurinya, kini sayur kangkung buatannya telah masak, lebih tepatnya daun itu terlalu kematangan tapi sudahlah biarkan saja. Rahma pun meletakan sayur itu di atas meja dengan lauk yang lainya juga. Rahma menggoreng ayam dengan bumbu kemasan yang sudah jadi agar lebih praktis saja dan dengan rasa yang sudah menjamin.

"Haaahh akhirnya selesai juga. Saatnya memanggil mas Irsyad." gumamnya sembari tersenyum. Ia mulai mengayunkan kakinya menghampiri Irsyad yang ternyata sudah selesai mencuci mobilnya.

Terlihat Irsyad tengah menggulung selang airnya dan meletakkannya ketempat semula.

"Mas kita makan dulu." ucap Rahma.

"Makan? Ade sudah masak?" tanya Irsyad.

"Iya" Jawab Rahma. Agak sedikit ragu saat Irsyad tahu masakan itu sudah di masak Rahma padahal tadinya Irsyad meminta Rahma untuk memetiki daun kangkung itu dan menunggunya.

"Kok mas diam? ragu ya sama masakan Rahma?" tanya Rahma, Irsyad pun menggeleng cepat.

"Tidak kok sayang, mas malah senang." Irsyad tersenyum sembari garuk-garuk kepala.

'Sepertinya makanan hari ini akan mubazir lagi.' gumam Irsyad dalam hati.

"Kalau begitu ayo masuk mas." ajak Rahma senang. Mereka berdua pun masuk secara bersamaan.

Di depan meja itu Irsyad melihat semua penampilan masakannya itu tidak ada yang aneh, seperti masakan pada umumnya, Rahma pun mengambilkan nasi untuk Irsyad, lalu menyerahkan sendok nya.

"Terimakasih dek." Irsyad tersenyum, sembari meraih beberapa kangkungnya dan meletakkannya di atas nasi.

"Bismillah." Irsyad menyendokkan nasi itu dan memasukannya ke dalam mulut. Ia pun mematung 'benarkan?' batin Irsyad yang merasa ingin tertawa.

"Bagaimana mas?" tanya Rahma. Irsyad pun menoleh.

"Enak dek, tapi."

"Tapi kenapa?"

"Tidak apa-apa sayang, mungkin ade menciptakan rasa baru dalam sayur ini, soalnya makan sayur kangkung ini jadi ingat ramadhan." Irsyad terkekeh.

"Rasa baru? ramadhan?" Rahma tidak mengerti ia pun meraih kangkung itu dan mencicipinya.

"Kaya kolak ya dek, terlalu manis." Irsyad menutup mulutnya menahan tawa. Rahma pun mendengus kesal karena lagi-lagi ia gagal.

"Ini sudah ke tiga kalinya Rahma mencoba masak, tetap saja belum sempurna."

"Tidak ada yang sempurna sayang, ini sudah jauh lebih baik kok, jika dek Rahma kurangi lagi gulanya ya." ucap Irsyad sembari mengusap kepala Rahma.

"Sudah ya jangan kecewa, mas tetap bisa makan, ini enak kok sayang. Serius ini benar-benar enak." ucap Irsyad yang langsung memakannya dengan lahap.

Rahma pun tersenyum terlihat sekali Irsyad berusaha menyenangkan Rahma, dengan tetap memakan makanan yang menurut Rahma sendiri itu tidak enak, bahkan makanan di piringnya itu pun sudah habis di lahapnya tanpa sisa.

"Alhamdulillah. Terimakasih untuk masakannya ya sayang, nanti belajar lagi. Mas mau mandi dulu sudah siang." Irsyad beranjak lalu mencium kening Rahma dan beranjak menuju tangga.

Sedangkan Rahma bergegas membereskan meja makan dan dapur itu, sebelum berangkat lagi menuju rumah sakit tempat Aida di rawat dan menemaninya di sana.

_____________________________________________

assalamu'alaikum... hai sobat, aku mau menyapa dan curhat sedikit boleh?

iya Author agak kurang semangat nih, mungkinkah Novel ku membosankan?? kenapa Like dan komentarnya sedikit ya... huhuhuuhu... tapi aku ttp berusaha lanjut sampai tamat, semoga saja ya... hehehe habis kaya sudah tidak bergairah lagi lanjutinnya.

dan maaf sekali karena saat ini, Author nulis 3 novel sekaligus, jadi novel ini cuma dapat jatah 2 bab perhari maaf ya... blm bisa crazy up... nanti jika yang satu sudah tamat aku usahakan lebih deh... buat kalian.

tapi sebelum itu aku berterimakasih juga kok pada kalian yang sudah vote, like dan komentarnya ya... aku cinta kalian... 🥰🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

pipi gemoy

pipi gemoy

😂😂😂😂😂

2024-06-07

0

Herlina Lina

Herlina Lina

tetap semangat kak author sholehah,karya mu MasyaAllah bagus kak q pribadi suka😊,malah nyesel baru tau sekarang yg awalny d branda aplikasi ini muncuk cover novel cerita ny qonny eh lanjut kesini dan mungkin semua karya kakak nnti q baca ya🤗 semoga d beri kesehatan dan ide2 cerdas u/ karya2 selanjutny dan d beri berlimpah dr arah tak terduga u/ kak author dan member lainnya,aamiin ya robb

2024-01-23

0

Herlina Lina

Herlina Lina

wkwkwk kocak nih pemilihan kata2 ustadz 😅😅

2024-01-23

0

lihat semua
Episodes
1 Duka Rahma
2 khitbah dari ustadz Irsyad
3 ijab qobul
4 kegiatan awal Rahma di pagi hari.
5 nasi goreng asin
6 Dalil-dalil cinta Irsyad untuk Rahma
7 menjalani kewajiban seorang istri
8 Irsyad bagi Rahma
9 perjalanan ke Magelang
10 di kampung halaman mas Irsyad
11 pertemuan Rahma dan Aida
12 sebuah Rasa yang hadir untuk Irsyad
13 tausyiah ustadz Irsyad
14 rasa Khawatir
15 kemalangan Aida.
16 harapan Aida.
17 cinta untuk mas Irsyad
18 sayur kangkung rasa Kolak
19 permintaan Abah Rury
20 kepercayaan.
21 mengunjungi orang tua Rahma
22 Jalan-jalan sore
23 ujian kecil
24 sebuah gelombang pasang.
25 ikrar yang terpatahkan
26 pembuktian cinta Irsyad.
27 Irsyad sakit
28 kaki dan hati yang telah mati
29 cinta halal ku.
30 memasak bareng Ustadz bagai ikut ujian Nasional
31 keputusan dari Aida.
32 keadaan yang mulai membaik
33 bertemu Geng maut di dekat rumah.
34 khumairah (yang kemerah-merahan)
35 Drajad Rahma di hati Irsyad.
36 jalan jalan
37 Fathul Qhulum
38 author menyapa
39 kilas balik masa lalu Ulum.
40 keputusan Ulum.
41 ikrar Ulum untuk Aida
42 kehidupan awal sang pengantin baru
43 manis, pahit, dan getir dalam sebuah pernikahan.
44 keputus asaan Rahma.
45 kebahagiaan Ulum dan Aida
46 kencan Ala ustadz (bagian 1)
47 kencan Ala Ustadz (bagian 2)
48 akibat rasa iri yang menjadi boomerang
49 teguran mas Irsyad
50 kasih sayang Ulum
51 kontraksi
52 gara-gara mas Miftah
53 gosip
54 oppa
55 kepercayaan lagi.
56 bercerita tentang Jin.
57 makan malam di luar.
58 pekerjaan Ulum
59 perjuangan
60 perjuangan bagian 2
61 perjuangan bagian 3
62 nama si kembar
63 gara-gara gigitan.
64 makan dan minum dalam satu wadah yang sama dengan pasangan.
65 gara-gara gigitan (bagian 2)
66 kontrol si kembar.
67 kontrol si kembar (bagian dua)
68 Rumi Rewel.
69 malam sabtuan bersama pacar halal
70 nonton Film
71 siapa Annisa Nur Istiqomah itu?
72 (bab bonus) Flashback Rahma dan Fikri
73 flasback Fikri dan Rahma (bagian Dua)
74 flashback Rahma dan Fikri (bagian 3)
75 flashback Rahma dan Fikri (bagian empat)
76 Final Flashback Rahma dan Fikri (bagian lima)
77 diet
78 wanita yang pernah di kagumi Ustadz
79 pertemuan dikarenakan tasbih
80 tasbih cinta
81 kegundahan hati Irsyad
82 kilas balik yang berujung pada mimpi
83 hati yang mulai tenang.
84 lanjutan kilas balik.
85 sebuah kejujuran.
86 kebenaran yang menyesakkan.
87 final episode
88 terimakasih
89 kedatangan tamu dari jauh (extra part 1)
90 arti pasangan hidup (extra part 2)
91 mencintai dalam kesederhanaan. (extra part 3)
92 ke riweuhan pagi hari (extra part 4)
93 kegaduhan (extra part 5)
94 kehangatan keluarga (extra part 6)
95 extra part Final
96 terimakasih final episode.
97 bintang jatuh (bab Rindu)
98 (prolog) Season 2 rilis...
99 Bab 1 mas Irsyad marah (Season 2)
100 Bab 2. Aib pasangan (Season 2)
101 Bab 3. keinginan pak Huda (Season 2)
102 bab 4. gara-gara Sarden. (season 2)
103 bab 5. gara-gara Sarden 2 (season 2)
104 bab 6. menjaga kehormatan istri (season 2)
105 bab 7. ketenangan (season 2)
106 bab 8. mengajarkan Rahma (season 2)
107 bab 9. ngambek. (season 2)
108 bab 10. Musibah (season 2)
109 bab 11. brain death (season 2)
110 bab 12. Ruangan ICU (season 2)
111 pengumuman Hiatus
112 bab 13. pasien baru (season 2)
113 bab 14. ibu pencari donor jantung. (season 2)
114 bab 15. cerita masa kecil (Season 2)
115 bab 16. terundung awan hitam. (season 2)
116 bab 17 Selamat jalan (season 2)
117 bab 18. pelangi harapan. (season 2)
118 bab 19. hari baru (season 2)
119 bab 20 kondisi Aida (season 2)
120 bab 21. Cinta mas Ulum (season 2)
121 bab 22. luka masa lalu (season 2)
122 bab 23. Zaujatii -duhai istri ku- (season 2)
123 bab 24. Masnya Nuha (season 2)
124 bab 25. Cinta ikhlas ku (season 2)
125 bab 26. teguran untuk Aida (season 2)
126 bab 26. malam penuh cinta (season 2)
127 bab 27. penasaran (season 2)
128 bab 28. Ending cerita (season 2)
129 terimakasih semuaaaaa
130 Bonus cerita saja
131 Bab Rindu (cinta dalam keluarga)
132 bab Rindu (kutu)
133 bab Rindu (siapa Debora?)
134 aku menyapa dikit
135 Bab Rindu (keistimewaan diam)
136 Bab Rindu (sosis yang terbenam)
137 Bab Rindu (hukuman Abi)
138 bab Rindu (sambungan hukuman Abi)
139 Bab Rindu (jalan-jalan sore)
140 Bab Rindu (hantu wanita)
141 Bab Rindu. (wanita lain pengagum Rumi)
142 Bab Rindu (Debora)
143 Bab Rindu (sambungan ceramah Rumi)
144 Bab Rindu (pria alim yang menolong ku)
145 bab Rindu (Wanita Hamil)
146 bab Rindu. (Sambungan cerita Qori)
147 bab Rindu (niat suci Faqih)
148 bab Rindu (percakapan dua orang ayah)
149 Bab Rindu (hati yang semakin was-was)
150 ending bab Rindu (harapan yang pupus)
151 info rilis Novel sekuel Ustadz Irsyad.
152 promosi novel religi terbaru
153 Bab rindu 1
154 Bab rindu 2
155 Bab rindu 3
156 Bab rindu 4
157 Bab rindu 5
158 bab rindu 6
159 Hanya promosi Novel
160 info novel baru
Episodes

Updated 160 Episodes

1
Duka Rahma
2
khitbah dari ustadz Irsyad
3
ijab qobul
4
kegiatan awal Rahma di pagi hari.
5
nasi goreng asin
6
Dalil-dalil cinta Irsyad untuk Rahma
7
menjalani kewajiban seorang istri
8
Irsyad bagi Rahma
9
perjalanan ke Magelang
10
di kampung halaman mas Irsyad
11
pertemuan Rahma dan Aida
12
sebuah Rasa yang hadir untuk Irsyad
13
tausyiah ustadz Irsyad
14
rasa Khawatir
15
kemalangan Aida.
16
harapan Aida.
17
cinta untuk mas Irsyad
18
sayur kangkung rasa Kolak
19
permintaan Abah Rury
20
kepercayaan.
21
mengunjungi orang tua Rahma
22
Jalan-jalan sore
23
ujian kecil
24
sebuah gelombang pasang.
25
ikrar yang terpatahkan
26
pembuktian cinta Irsyad.
27
Irsyad sakit
28
kaki dan hati yang telah mati
29
cinta halal ku.
30
memasak bareng Ustadz bagai ikut ujian Nasional
31
keputusan dari Aida.
32
keadaan yang mulai membaik
33
bertemu Geng maut di dekat rumah.
34
khumairah (yang kemerah-merahan)
35
Drajad Rahma di hati Irsyad.
36
jalan jalan
37
Fathul Qhulum
38
author menyapa
39
kilas balik masa lalu Ulum.
40
keputusan Ulum.
41
ikrar Ulum untuk Aida
42
kehidupan awal sang pengantin baru
43
manis, pahit, dan getir dalam sebuah pernikahan.
44
keputus asaan Rahma.
45
kebahagiaan Ulum dan Aida
46
kencan Ala ustadz (bagian 1)
47
kencan Ala Ustadz (bagian 2)
48
akibat rasa iri yang menjadi boomerang
49
teguran mas Irsyad
50
kasih sayang Ulum
51
kontraksi
52
gara-gara mas Miftah
53
gosip
54
oppa
55
kepercayaan lagi.
56
bercerita tentang Jin.
57
makan malam di luar.
58
pekerjaan Ulum
59
perjuangan
60
perjuangan bagian 2
61
perjuangan bagian 3
62
nama si kembar
63
gara-gara gigitan.
64
makan dan minum dalam satu wadah yang sama dengan pasangan.
65
gara-gara gigitan (bagian 2)
66
kontrol si kembar.
67
kontrol si kembar (bagian dua)
68
Rumi Rewel.
69
malam sabtuan bersama pacar halal
70
nonton Film
71
siapa Annisa Nur Istiqomah itu?
72
(bab bonus) Flashback Rahma dan Fikri
73
flasback Fikri dan Rahma (bagian Dua)
74
flashback Rahma dan Fikri (bagian 3)
75
flashback Rahma dan Fikri (bagian empat)
76
Final Flashback Rahma dan Fikri (bagian lima)
77
diet
78
wanita yang pernah di kagumi Ustadz
79
pertemuan dikarenakan tasbih
80
tasbih cinta
81
kegundahan hati Irsyad
82
kilas balik yang berujung pada mimpi
83
hati yang mulai tenang.
84
lanjutan kilas balik.
85
sebuah kejujuran.
86
kebenaran yang menyesakkan.
87
final episode
88
terimakasih
89
kedatangan tamu dari jauh (extra part 1)
90
arti pasangan hidup (extra part 2)
91
mencintai dalam kesederhanaan. (extra part 3)
92
ke riweuhan pagi hari (extra part 4)
93
kegaduhan (extra part 5)
94
kehangatan keluarga (extra part 6)
95
extra part Final
96
terimakasih final episode.
97
bintang jatuh (bab Rindu)
98
(prolog) Season 2 rilis...
99
Bab 1 mas Irsyad marah (Season 2)
100
Bab 2. Aib pasangan (Season 2)
101
Bab 3. keinginan pak Huda (Season 2)
102
bab 4. gara-gara Sarden. (season 2)
103
bab 5. gara-gara Sarden 2 (season 2)
104
bab 6. menjaga kehormatan istri (season 2)
105
bab 7. ketenangan (season 2)
106
bab 8. mengajarkan Rahma (season 2)
107
bab 9. ngambek. (season 2)
108
bab 10. Musibah (season 2)
109
bab 11. brain death (season 2)
110
bab 12. Ruangan ICU (season 2)
111
pengumuman Hiatus
112
bab 13. pasien baru (season 2)
113
bab 14. ibu pencari donor jantung. (season 2)
114
bab 15. cerita masa kecil (Season 2)
115
bab 16. terundung awan hitam. (season 2)
116
bab 17 Selamat jalan (season 2)
117
bab 18. pelangi harapan. (season 2)
118
bab 19. hari baru (season 2)
119
bab 20 kondisi Aida (season 2)
120
bab 21. Cinta mas Ulum (season 2)
121
bab 22. luka masa lalu (season 2)
122
bab 23. Zaujatii -duhai istri ku- (season 2)
123
bab 24. Masnya Nuha (season 2)
124
bab 25. Cinta ikhlas ku (season 2)
125
bab 26. teguran untuk Aida (season 2)
126
bab 26. malam penuh cinta (season 2)
127
bab 27. penasaran (season 2)
128
bab 28. Ending cerita (season 2)
129
terimakasih semuaaaaa
130
Bonus cerita saja
131
Bab Rindu (cinta dalam keluarga)
132
bab Rindu (kutu)
133
bab Rindu (siapa Debora?)
134
aku menyapa dikit
135
Bab Rindu (keistimewaan diam)
136
Bab Rindu (sosis yang terbenam)
137
Bab Rindu (hukuman Abi)
138
bab Rindu (sambungan hukuman Abi)
139
Bab Rindu (jalan-jalan sore)
140
Bab Rindu (hantu wanita)
141
Bab Rindu. (wanita lain pengagum Rumi)
142
Bab Rindu (Debora)
143
Bab Rindu (sambungan ceramah Rumi)
144
Bab Rindu (pria alim yang menolong ku)
145
bab Rindu (Wanita Hamil)
146
bab Rindu. (Sambungan cerita Qori)
147
bab Rindu (niat suci Faqih)
148
bab Rindu (percakapan dua orang ayah)
149
Bab Rindu (hati yang semakin was-was)
150
ending bab Rindu (harapan yang pupus)
151
info rilis Novel sekuel Ustadz Irsyad.
152
promosi novel religi terbaru
153
Bab rindu 1
154
Bab rindu 2
155
Bab rindu 3
156
Bab rindu 4
157
Bab rindu 5
158
bab rindu 6
159
Hanya promosi Novel
160
info novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!