George menunggu dalam kebimbangan didalam mobilnya, tentu dia menunggu kabar dari dalam Bar, menunggu kabar dari orang yang ingin membantunya.
Sudah beberapa waktu berlalu dan dia mulai gusar apalagi malam semakin larut, dia jadi bertanya dalam hati, apa rencana mereka gagal?
George tampak frustasi dan memukul stir mobilnya, dia Sangat berharap rencana mereka tidak gagal tapi dia tidak melihat mobil Ivy telah berlalu pergi dari parkiran.
Dia sungguh benci menunggu apalagi ini sudah beberapa jam telah berlalu tapi pada saat itu, seseorang membuka pintu mobilnya dan duduk disampingnya.
"Oh akhirnya kau datang." ucap George saat melihat orang itu yang sedang menyibakkan rambutnya yang panjang.
"Maaf George telah membuatmu menunggu!" ucap seorang wanita yang duduk disampingnya..
Wanita itu mengeluarkan sebungkus rokok dari dalam tasnya, dia juga mengambil sebatang rokok dari bungkusannya dan membakar benda itu untuk menghisap Nikotin yang terkandung didalam rokok tersebut.
"Bagaimana? Dimana Ivy?" George bertanya dengan tidak sabar tapi wanita itu hanya menghisap rokoknya dan menghembuskannya.
"Hei!" George mulai kesal.
"Sory George, rencana kita gagal total!" jawab wanita itu sambil menghembuskan asap rokoknya kembali.
"Apa maksudmu? Kenapa bisa gagal?" tanya George tidak percaya.
"Ini diluar rencana kita George karena ada seorang pria menggangu Ivy." jawab wanita itu dengan santai.
"Siapa? Apa Ivy punya kekasih?"
"Tidak George, pria sialan itu hanya pengunjung Bar dan karena pria itu juga rencana kita gagal. Jika dia tidak mengganggu Ivy pasti Ivy sudah meminum minuman itu." Ucap wanita itu sedangkan api kebencian terpancar dari matanya.
"Oh damn!" George kembali memukul stir mobilnya dan mengutuki pria yang mengganggu Ivy.
Pantas saja walaupun dia sudah menunggu lama tapi tidak ada kabar sama sekali.
George mengusap wajahnya dengan kasar, sepertinya dia harus menggunakan caranya sendiri untuk mendapatkan Ivy dan dia sudah tidak butuh bantuan wanita itu lagi.
"Baiklah, terima kasih atas bantuanmu. Mulai sekarang aku akan mendapatkannya menggunakan caraku jadi keluarlah, aku mau pulang!"
"Apa kau bilang?" Wanita itu menatap George dengan tajam. Dia tidak terima George mengusirnya seperti itu.
"Keluarlah, aku tidak mau bekerja sama denganmu lagi karena kau membuang waktuku!" George menatap wanita itu dengan tajam.
"Apa maksudmu George? Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini?!" wanita itu sungguh tidak terima.
"Pergilah, kau hanya membuang waktuku saja apa kau tidak dengar?!"
"George, lihat aku!" wanita itu memegangi tangan George dan tiba-tiba saja air mata wanita itu mulai mengalir.
"Kenapa dimatamu hanya ada Ivy saja? Apa aku tak kalah catik dan menarik dari pada Ivy?" tanya wanita itu sambil berderai air mata.
George diam saja dan menarik tangannya dari genggaman Wanita itu.
"George, aku, aku sudah menyukaimu sejak lama." ucap wanita itu tanpa ragu tapi lagi-lagi George diam saja.
"George!" teriak wanita itu karena dia Sangat kesal George mengabaikannya bahkan dia sudah menyatakan isi hatinya tapi George tidak mengeluarkan sepatah katapun.
"Maaf, aku tidak menyukaimu karena yang ada dihatiku hanya Ivy saja!" jawab George dengan dingin.
Wanita itu sangat kesal, lagi-lagi Ivy, Ivy dan Ivy! Kenapa semuanya memilih Ivy? Apa kekurangan yang ada pada dirinya?
"George, lihat aku baik-baik!" Wanita itu memegangi tangan George sedangkan George melihatnya dengan malas.
"Wanita yang paling menyukaimu adakah aku! Ivy tidak menyukaimu sama sekali karena dia lebih mencintai karirnya jadi percuma kau mengejarnya karena dia tidak akan tertarik denganmu jadi, lihat aku baik-baik, aku tak kalah cantiknya dari Ivy dan aku mencintaimu dengan tulus."
George menarik tangannya dan menyalakan mesin mobilnya, setelah itu dia menatap wanita itu dengan tajam dan berkata:
"Keluarlah! Kau benar-benar membuang waktuku dan jangan mencariku lagi! Mau seberapa keras kau berusaha tapi yang ada dihatiku hanya Ivy saja jadi keluar dari mobilku sekarang!"
"George!" wanita itu sungguh tidak terima dan tanpa George duga, wanita itu memegangi wajahnya dan mencium bibirnya.
George sangat kaget dan mendorong tubuh wanita itu dengan kasar hingga tubuh wanita itu terdorong kebelakang dan kepalanya membentur kaca jendela mobil.
Wanita itu memegangi kepalanya dan terlihat sangat marah, beraninya George berbuat kasar padanya? Apa George tidak melihat ketulusan hatinya mencintai pria itu?
"George, aku tidak terima! Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini? Kekurangan apa yang ada didalam diriku sehingga kau menolakku?!"
George meraih dagu wanita itu, mencengkram dagunya dan menatap Wanita itu dengan tajam.
"Apa kau ingin tahu apa perbedaan yang ada padamu dengan Ivy?"
Wanita itu menggigit bibirnya sedangkan George mendekatkan wajahnya dan berbisik ditelinganya.
"Karena kau murahan sedangkan Ivy tidak!"
Wanita itu terbelalak dan sangat marah, teganya George menghinanya seperti itu?
"Jaga ucapanmu George!"
"Hng, apa kau pikir aku tidak tahu? Kau rela tidur dengan beberapa sutradara agar kau bisa membintangi beberapa iklan dan menjadi pemain utama. Kau melakukan hal itu supaya kau terkenal tetapi Ivy tidak, dia bekerja keras dan dengan usahanya sendiri dia bisa seperti saat ini. Itulah bedanya kau dan dia dan aku tidak sudi dengan jal*ng sepertimu!" ucap George dan matanya menatap wanita itu Dengan tajam.
Wanita itu sangat kaget, bagaimana George bisa tahu? Padahal itu adalah skandal yang dia tutup dengan rapat. Industri hiburan sangat keras dan banyak saingan, dia melakukan hal itu agar cepat terkenal tapi bagaimana George bisa tahu?
"Ge..George, aku tidak melakukan hal itu!" elaknya.
"Cih, enyalah! Aku jadi curiga jangan-jangan kau tidak ingin membantuku tapi kau memanfaatkan aku untuk menghancurkan Ivy!"
"Ti..Tidak George."
"Keluar!" bentak George.
Seharusnya dia tidak terlibat dengan wanita itu dan mungkin dia harus memperingati Ivy supaya berhati-hati.
Wanita itu tidak bergeming sampai membuat George kesal, dia segera membuka pintu mobilnya dan keluar dan setelah itu, George membuka pintu mobil lainnya dan menarik wanita itu dengan kasar hingga keluar dan terjerambab diatas aspal jalan.
Wanita itu berteriak dan memegangi lengannya yang lecet akibat aspal jalan dan menatap George dengan tajam.
"Apa kau gila!" teriaknya tapi George tidak perduli dan menutup pintu mobilnya kembali.
"Dari awal kita tidak akrab dan seharusnya aku tidak mendengarkan rencanamu dan membuang waktuku." ucap George dengan dingin.
"George sadarlah, aku sangat mencintaimu dan kau tidak akan pernah mendapatkan Ivy!" teriaknya.
"Walau kau menyukaiku tapi aku tidak suka dengan ja*ang sepertimu!" jawab George dengan dingin dan setelah itu dia masuk kedalam mobilnya, dan membawa benda itu pergi.
Wanita itu melihat kepergian George sambil menggigit bibirnya dan tampak marah. Dia tidak terima selalu kalah dengan Ivy dan jika George menganggap dia wanita ja*ang maka dia akan membuat Ivy menjadi lebih ja*ang lagi.
Dia segera mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang dan tidak lama kemudian, terdengar suara seorang pria yang menjawab panggilan darinya.
"Ada apa?" tanya pria itu.
"Aku dengar kau sedang mencari bintang porno?"
"Ya, aku ingin yang cantik dan yang lebih segar. Apa kau punya kenalan?"
Sebuah seringgai jahat menghiasi wajah wanita itu, kali ini Ivy Brown pasti hancur.
"Tentu saja dan aku yakin kau akan suka." jawabnya.
"Siapa?" tanya pria itu dan dia terdengar begitu bersemangat.
"Ivy Brown." jawab wanita itu.
"Ivy Brown? Kau tidak salah?" tanya pria itu tidak percaya.
"Tidak! Sebaiknya dengarkan aku!" .
Wanita itu mulai mengatakan rencananya sedangkan pria itu mendengarkan rencananya dengan seksama.
Sepertinya rencana dari wanita itu tidak buruk apalagi jika Ivy Brown yang membintangi film panas yang akan dia garap, bisa dia bayangkan? Dia akan mendapatkan banyak uang.
Mereka berdua sepakat dengan rencana jahat mereka dan wanita itu tersenyum dengan puas karena kali ini, Ivy Brown pasti akan hancur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 193 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
TERNYATA SEORQNG WANIITA YG MMBENCI IVY, DENDAM APA DIA SAMA IVY..
2024-05-24
1
Indah Milayati
wah salah,, Megan ya ternyata
2023-09-05
1
..qwerty248..
Clara lagii ngelamar ke stasiun TV..
Megan kayaknya niih..
2023-07-20
0