Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar

Sebelum memulai syuting, Ivy membaca pesan yang masuk kedalam ponselnya. Pesan itu dikirimkan oleh sahabat baiknya Megan.

Sambil membaca pesan yang dikirimkan oleh Megan, senyum menghiasi wajah Ivy,

"Ivy, jangan lupa malam ini dan jangan lupa juga saat datang kau harus memakai pakaian Ms Rabbit yang biasa kita gunakan."

Ivy terkekeh dan membalas pesan dari sahabatnya.

"Bajunya sudah tidak muat Megan, dadaku semakin besar!" Ivy menulis demikian sebagai lelucon saja.

Megan tertawa terbahak-bahak saat membaca pesan dari sahabatnya dan dengan cepat, dia segera menulis untuk membalas pesan dari sahabatnya.

"Tangan pria mana yang telah membantu membesarkan dadamu?"

"Enak saja! Dadaku besar karena sumpalan!"

Megan kembali tertawa membaca pesan dari Ivy, dia kembali menulis Sebuah pesan diponselnya.

"Oke baiklah, nanti malam kita bicara lagi dan jangan lupa beri sumpalan yang tebal agar dadamu semakin besar, siapa tau ada pria yang tergiur melihat dadamu saat di Bar."

"Baiklah, aku juga harus kembali bekerja dan bersiaplah karena nanti aku akan menyumpal mulutmu menggunakan sumpalan dadaku ini."

Setelah mengirimkan pesan kepada Megan, Ivy meletakkan ponselnya dan kembali membaca naskahnya dan pada saat itu, ponselnya kembali berbunyi karena ada sebuah pesan yang masuk.

Ivy mengambil ponselnya dan membaca pesan itu.

"Ivy, jangan lupa nanti malam tapi sepertinya aku akan sedikit terlambat karena aku ada wawancara disalah satu stasiun televisi. Tapi jika sudah selesai aku akan segera mencari kalian." itu pesan dari Clara.

"Baiklah Clara, jangan kau pikirkan, kami pasti akan menunggumu."

"Thanks Ivy, tolong sampaikan kepada Megan, okey?" pinta Clara.

"Oke, tapi kau yang harus membayar minumannya." jawab Ivy.

"Menyebalkan!"

Ivy tersenyum dan menyimpan ponselnya kembali tapi pada saat itu, Chloe berjalan menghampirinya.

"Ivy, giliranmu."

"Baiklah."

Ivy bangkit berdiri untuk memulai aktingnya tapi tidak jauh darinya, George menatap Ivy dengan tatapan tajamnya.

Dia melihat Ivy mulai berakting dan pada saat itu, ponselnya berbunyi. George mengambil ponselnya dari saku celananya untuk membaca sebuah pesan yang masuk dan setelah membacanya, sebuah seringgai menghiasi wajahnya.

"Ivy, kau pasti akan menjadi milikku." gumamnya sedangkan matanya menatap kearah Ivy dengan tajam.

Hari ini Ivy melakukan pekerjaannya dengan baik, setelah syuting film dia juga harus syuting iklan dan tanpa terasa, waktu sudah malam dan saat ini, dia sedang bersiap-siap didalam kamarnya untuk bertemu dengan kedua sahabatnya.

Setelah selesai, Ivy menyambar kunci mobil Porsche seri 911 yang dia beli dari hasil jerih payahnya. Tentu saja dia memberi tahu adiknya dan meminta adiknya untuk tidur lebih awal karena mungkin dia akan pulang sedikit malam.

Seperti yang biasa Ivy lakukan jika ingin berkumpul dengan sahabatnya, Ivy menyamar, dia menggunakan rambut palsu berwarna merah menyala dan sebuah kaca mata berwarna pink. Itu dia lakukan supaya tidak ada yang mengenalnya dan supaya tidak menimbulkan scandal nantinya.

Ivy membawa mobilnya menuju Mountain Sun Pub dan Brewery karena disanalah, dia akan bertemu dengan kedua sahabatnya.

Dia tidak akan menyangka, jika banyak kejutan yang telah menantinya disana.

Saat dia tiba dan masuk kedalam Bar itu, tidak ada yang mengenalinya karena penampilannya.

Dia berjalan dengan santai menuju sebuah kursi yang ada di Bar itu karena biasanya, dia dan kedua sahabatnya bertemu disana.

Belum ada yang datang jadi dia duduk disana dan memesan minuman sambil menunggu kedua sahabatnya yang terlambat.

Dia tidak menyadari, seseorang menatapnya dengan tajam dan orang itu tidak jauh darinya. Saat dia tiba di Bar itu, orang itu sudah melihatnya sedangkan matanya yang tajam terus mengekori Ivy.

Walaupun Ivy menyamar, tapi dia tahu jika wanita itu adalah Ivy Brown dan tidak hanya itu, tidak jauh darinya, seseorang juga menatapnya dengan penuh kebencian.

Orang itu benar-benar ingin menghancurkan Ivy dan malam ini rencananya harus berhasil.

Minuman yang dipesan Ivy sudah datang dan dia memesan segelas Cocktail. Ivy melihat jam dipergelangan tangannya, sudah lima belas menit dia menunggu disana tapi mana Megan dan Clara? Kenapa mereka berdua belum juga datang?

Ivy membuka kaca matanya dan menyimpannya, setelah itu, dia mulai menikmati Cocktailnya sambil memperhatikan orang-orang yang ada didalam Bar itu sedangkan orang yang ingin menghancurkannya, berjalan kearah salah satu pelayan, orang itu berbisik dan memberikan sesuatu ketangan pelayan Bar disana. Dia juga menunjuk kearah Ivy dengan seringgai jahat yang menghiasi wajahnya, dengan beberapa lembar uang dolar, tentu pelayan Bar akan melakukan apa yang Diminta oleh orang itu.

Ivy tidak tahu jika seseorang sedang memasang jebakan untuknya dan tentunya, George bekerja sama dengan orang tersebut dan dia sudah menunggu diluar untuk mengambil bagiannya nanti.

Tidak lama kemudian, kedua sahabatnya datang. Mereka mendatangi Ivy dengan tergesa-gesa dan segera duduk didepan Ivy dan tentunya mereka juga menyamar agar tidak ada yang tahu identitas mereka.

"Maaf, maaf kami terlambat." ucap Clara dan Megan secara bersamaan.

"Kalian menyebalkan! Aku sudah menunggu sedari tadi bahkan minumanku juga sudah habis!" Ivy pura-pura kesal.

"Aduh maaf, jangan marah. Aku akan mentraktirmu." ucap Clara.

"Harus, kau harus mentraktirku sampai puas!" jawab Ivy dan kedua sahabatnya tertawa.

Mereka memesan minuman dan sesuai perintah yang didapat, pelayan Bar yang mendapat tugas untuk memberikan sesuatu kedalam minuman Ivy melayani mereka dan mencatat pesanan mereka.

Setelah memesan minuman, Megan dan Clara bangkit berdiri, mereka juga menarik tangan Ivy hingga Ivy bangkit dari duduknya.

"Ayo kita berbaur dengan orang-orang untuk menikmati musik." ajak mereka.

"Hei tapi?"

"Ayolah, kita kemari untuk melepas stres bukan?" ucap Clara.

"Benar, karena besok kita harus kembali berakting didepan kamera jadi ayo kita nikmati musiknya." Megan menyetujui ucapan Clara.

Ivy mengikuti kedua sahabatnya menuju tempat dimana suara musik yang dimainkan oleh seorang DJ terdengar begitu keras dan disana, para wanita dan pria meliukkan tubuh mereka mengikuti irama musik.

Megan dan Clara menariknya ketengah-tengah kerumunan orang-orang dan mereka segera berbaur dan menggerakkan tubuh mereka mengikuti irama musik sedangkan Ivy mulai melangkah pergi melewati kerumunan orang-orang yang sedang meliukkan tubuh mereka.

Selagi dia melewati orang-orang, tiba-tiba saja sebuah tangan menarik pinggangnya dan Ivy sangat kaget, yang lebih membuatnya kaget lagi saat mendengar suara berat dan seksi seorang pria yang memanggil namanya.

"Ivy Brown."

Ivy menatap pria itu sedangkan pria itu tersenyum dan mengusap wajahnya.

"Kita bertemu lagi." ucap pria itu.

"Ka..Kau!" Ivy tidak bisa berkata-kata karena pria yang sangat ingin dia hindari ada disana dan yang lebih tidak bisa membuatnya berkata apa-apa, kenapa pria itu tahu siapa dirinya? Padahal dia sedang menyamar!

"Ba..bagaimana kau bisa tahu?" tanyanya.

"Sekalipun kau merubah penampilanmu aku pasti tahu!"

"Kenapa?"

"Karena kau milikku!"

"Jangan bercanda tuan!" Ivy tampak kesal.

Pria itu mendekatkan wajahnya dan berbisik.

"Ingat baik-baik, namaku Henry."

Tanpa Ivy duga, Henry mel*mat bibirnya dengan kasar, Ivy terbelalak kaget dan hendak memukul Henry tapi Henry mendekapnya dengan erat hingga dia tidak bisa bergerak.

Ivy sangat kesal dan marah tapi dia tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa menerima ciuman Henry, dia sungguh ingin melawan tapi dia jadi terbuai.

Inilah yang dia takutkan, entah kenapa dia merasa lemah terhadap pria itu dan dia mulai membalas ciuman Henry padahal mereka baru saja bertemu.

Setelah beberapa saat berciuman, Hendry melepaskan bibir mereka dan mengusap wajah Ivy dengan senyum diwajahnya.

"Tidak buruk." ucapnya dan pada saat itu Ivy tersadar dan menatap Henry dengan tajam.

"Sialan dasar serigala!" Ivy hendak memukul Henry tapi Henry menangkap tangannya.

Ivy sangat kesal, dia segera menarik tangannya dari pegangan tangan Henry dan berlalu pergi meninggalkan Henry sedangkan Henry mengikutinya dari belakang.

Ivy kembali kemejanya dengan kekesalan dihatinya karena dia merasa baru saja diterkam oleh serigala liar.

Saat sudah tiba dimejanya, dia segera meraih minumannya dan pada saat melihat itu, orang yang ingin menjebaknya tersenyum dengan licik.

"Habiskan Ivy karena George sudah menunggumu diluar!" ucap orang itu dengan seringgai jahat menghiasi wajahnya.

# Babank#

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

YG PENASARAN SIAPA LKI2 YG MMBENCI IVY HINGGA KERJASAMA DGN ROBERT BUAT RUSAK IVY...??

2024-05-24

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BNYK SEKALI PRIA2 RUBAH YG INGIN DPTKN IVY..

2024-05-24

1

Bunda Tyo'Aura-Dara

Bunda Tyo'Aura-Dara

ya elah.. ternyata anaknya edward.. tp lbh dingin dr bapaknya 😂

2023-12-29

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2 Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3 Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4 Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5 Chapter 5. MFH: Pesta
6 Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7 Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8 Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9 Chapter 9. MFH: Rencana lain
10 Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11 Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12 Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13 Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14 Chapter 14. MFH: Kabar duka
15 Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16 Chapter 16. MFH: Amnesia
17 Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18 Chapter 18. MFH: Keputusan
19 Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20 Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21 Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22 Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23 Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24 Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25 Chapter 25. MFH: Pulang
26 Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27 Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28 Chapter 28: MFH: Ancaman
29 Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30 Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31 Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32 Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33 Chapter 33. MFH. Nasehat
34 Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35 Chapter 35. MFH: Kabar
36 Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37 Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38 Chapter 38. MFH: Sekutu
39 Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40 Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41 Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42 Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43 Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44 Chapter 44. MFH: Maaf
45 Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46 Chapter 46. MFH: Salah paham
47 Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48 Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49 Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50 Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51 Chapter 51. MFH: Escargot
52 Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53 Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54 Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55 Chapter 55. MFH: Sepakat
56 Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57 Chapter 57. Mfh: Informasi
58 Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59 Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60 Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61 Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62 Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63 Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64 Chapter 64. Mfh: Audisi
65 Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66 Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67 Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68 Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69 Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70 Chapter 70. Mfh: Umpan
71 Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72 Chapter 72. Mfh: Hadiah
73 Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74 Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75 Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76 Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77 Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78 Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79 Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80 Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81 Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82 Chapter 82. Mfh: Curiga
83 Chapter 83. Mfh: Diner
84 Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85 Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86 Chapter 86. Mfh: Cemburu
87 Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88 Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89 Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90 Chapter 90. Mfh: Manager baru
91 Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92 Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93 Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94 Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95 Chapter 95. Mfh: Target
96 Chapter 96. Mfh: Introgasi
97 Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98 Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99 Chapter 99. Mfh: Menyesal
100 Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101 Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102 Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103 Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104 Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105 Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106 Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107 Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108 Chapter 108. Mfh: Ajakan
109 Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110 Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111 Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112 Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113 Chapter 113. Mfh: Korban?
114 Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115 Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116 Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117 Chapter 117. Family
118 Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119 Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120 Chapter 120. Mfh: Paket.
121 Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122 Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123 Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124 Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125 Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126 Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127 Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128 Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129 Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130 Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131 Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132 Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133 Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134 Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135 Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136 Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137 Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138 Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139 Chapter 139. Mfh: Wedding day
140 Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141 Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142 Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143 Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144 Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145 Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146 Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147 Chapter 147. Mfh: lamaran George
148 Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149 Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150 Chapter 150. Mfh: Barbeque
151 Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152 Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153 Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154 Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155 Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156 Chapter 156. Mfh: Berangkat
157 Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158 Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159 Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160 Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161 Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162 Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163 Chapter 163. Mfh: Introgasi
164 Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165 Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166 Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167 Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168 Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169 Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170 Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171 Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172 Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173 Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174 Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175 Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176 Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177 Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178 Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179 Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180 Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181 Chapter 181.Mfh: Kepergok
182 Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183 Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184 Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185 Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186 Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187 Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188 Chapter 188. Mfh: Family.
189 Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190 Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191 Chapter 191. Extra Chapter 3
192 Ucapan terima kasih
193 pengumuman novel si kembar
Episodes

Updated 193 Episodes

1
Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2
Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3
Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4
Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5
Chapter 5. MFH: Pesta
6
Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7
Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8
Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9
Chapter 9. MFH: Rencana lain
10
Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11
Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12
Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13
Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14
Chapter 14. MFH: Kabar duka
15
Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16
Chapter 16. MFH: Amnesia
17
Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18
Chapter 18. MFH: Keputusan
19
Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20
Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21
Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22
Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23
Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24
Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25
Chapter 25. MFH: Pulang
26
Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27
Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28
Chapter 28: MFH: Ancaman
29
Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30
Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31
Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32
Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33
Chapter 33. MFH. Nasehat
34
Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35
Chapter 35. MFH: Kabar
36
Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37
Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38
Chapter 38. MFH: Sekutu
39
Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40
Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41
Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42
Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43
Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44
Chapter 44. MFH: Maaf
45
Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46
Chapter 46. MFH: Salah paham
47
Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48
Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49
Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50
Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51
Chapter 51. MFH: Escargot
52
Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53
Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54
Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55
Chapter 55. MFH: Sepakat
56
Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57
Chapter 57. Mfh: Informasi
58
Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59
Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60
Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61
Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62
Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63
Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64
Chapter 64. Mfh: Audisi
65
Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66
Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67
Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68
Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69
Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70
Chapter 70. Mfh: Umpan
71
Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72
Chapter 72. Mfh: Hadiah
73
Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74
Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75
Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76
Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77
Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78
Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79
Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80
Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81
Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82
Chapter 82. Mfh: Curiga
83
Chapter 83. Mfh: Diner
84
Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85
Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86
Chapter 86. Mfh: Cemburu
87
Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88
Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89
Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90
Chapter 90. Mfh: Manager baru
91
Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92
Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93
Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94
Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95
Chapter 95. Mfh: Target
96
Chapter 96. Mfh: Introgasi
97
Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98
Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99
Chapter 99. Mfh: Menyesal
100
Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101
Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102
Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103
Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104
Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105
Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106
Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107
Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108
Chapter 108. Mfh: Ajakan
109
Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110
Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111
Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112
Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113
Chapter 113. Mfh: Korban?
114
Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115
Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116
Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117
Chapter 117. Family
118
Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119
Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120
Chapter 120. Mfh: Paket.
121
Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122
Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123
Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124
Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125
Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126
Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127
Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128
Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129
Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130
Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131
Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132
Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133
Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134
Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135
Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136
Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137
Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138
Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139
Chapter 139. Mfh: Wedding day
140
Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141
Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142
Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143
Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144
Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145
Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146
Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147
Chapter 147. Mfh: lamaran George
148
Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149
Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150
Chapter 150. Mfh: Barbeque
151
Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152
Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153
Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154
Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155
Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156
Chapter 156. Mfh: Berangkat
157
Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158
Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159
Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160
Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161
Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162
Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163
Chapter 163. Mfh: Introgasi
164
Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165
Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166
Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167
Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168
Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169
Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170
Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171
Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172
Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173
Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174
Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175
Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176
Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177
Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178
Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179
Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180
Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181
Chapter 181.Mfh: Kepergok
182
Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183
Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184
Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185
Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186
Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187
Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188
Chapter 188. Mfh: Family.
189
Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190
Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191
Chapter 191. Extra Chapter 3
192
Ucapan terima kasih
193
pengumuman novel si kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!