Chapter 5. MFH: Pesta

Hari itu, Ivy sedang bersiap-siap untuk menghadiri pesta. Satu jam lagi managernya akan menjemputnya dan dia sedang memilih gaun didalam lemari pakaian.

Sebenarnya dia malas menghadiri pesta para pejabat tapi dia tidak bisa menolak, dia harus menghadiri pesta itu demi reputasinya.

Selagi dia sedang sibuk, ponselnya berbunyi. Ivy mengambil sebuah gaun dan segera berjalan menuju ranjang, dia meletakkan gaun yang dia pilih diatas ranjang dan segera menjawab ponselnya.

"Ivy apa aku menggangumu?" terdengar suara sahabat baiknya.

"Tidak Clara, ada apa?"

"Apa malam ini kau ada waktu?" tanya Clara.

"Maaf, malam ini aku harus pergi kepesta, ada apa?"

"Hei, kita sudah lama tidak bertemu apa kau tidak rindu dengan kami?"

Ivy duduk disisi ranjang dan tersenyum, tentu saja dia rindu dengan teman-temannya tapi dia begitu sibuk akhir-akhir ini sehingga dia tidak punya waktu untuk berkumpul dengan sahabatnya.

Selama dikota itu, dia memiliki dua sahabat baik Clara dan Megan. Mereka adalah sahabatnya sewaktu mengikuti audisi sebuah bintang iklan tapi sayang, mereka berdua tidak lulus audisi sedangkan dia terpilih membintangi iklan tersebut.

Walau begitu, mereka jadi sahabat baik dan terkadang mereka berkumpul bersama-sama untuk menghabiskan waktu.

"Clara, bagaimana kabar kalian?" tanyanya.

"Tentu saja baik ivy, bagaimana denganmu? Aku dengar kau mendapat peran utama lagi?" tanya Clara.

"Yah, begitulah, aku sedang membintangi sebuah film bersama dengan George."

"Wah, selamat untukmu, aku turut senang mendengarnya." ucap Clara.

"Terima kasih Clara."

"Ivy."

"Hm?"

"Megan mengajak kita bertemu, kapan kau punya waktu?"

Ivy tampak berpikir sejenak, Megan mengajak mereka bertemu? Bukankah Megan juga sibuk membintangi sebuah film? Tapi ini akan menjadi hal bagus untuk mereka refresing dari pekerjaan mereka.

"Boleh saja, bagaimana jika besok kita bertemu."

"Benarkah?" Clara tampak gembira.

"Yes." jawab Ivy dengan senyum diwajahnya.

"Ditempat biasa jam sembilan malam." ucap Clara.

"Oke, aku akan menemui kalian ditempat biasa." Ivy menyetujui ajakan sahabatnya.

"Aku tunggu Ivy, aku sudah tidak sabar karena aku sudah merindukanmu dan jangan lupa menyamar agar fansmu tidak menggila di Bar saat melihatmu." ucap Clara sambil tertawa.

"Pasti." jawab Ivy sambil terkekeh.

Setelah mengakhiri pembicaraan mereka, Ivy segera memakai gaunnya karena sebentar lagi managernya akan datang menjemputnya.

Dia tidak boleh terlambat apalagi ini adalah undangan eksclusive dari salah satu pengusaha dan jujur saja, walau dia sudah bertanya pengusaha mana yang menggundangnya tapi agensi yang menaunginya tidak mau memberitahunya.

Yang semakin membuatnya heran, dia disana sebagai tamu saja dan tidak perlu melakukan apapun dan yang lebih membuatnya heran, dia dibayar dengan gaji fantastis.

Walaupun rasanya menjanggal tapi dia tidak terlalu memikirkannya, yang penting dia menghadiri pesta itu, menikmatinya dan setelah itu, bayaran akan masuk kedalam rekeningnya. Dia mengambil kesimpulan, mungkin yang mengundangnya adalah salah seorang fansnya.

Setelah puas dengan penampilannya, Ivy keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar adiknya, Kely pasti ada didalam kamarnya saat ini.

"Kely." panggilnya saat dia sudah masuk kedalam kamar adiknya.

"Ada apa kak Ivy?" Kely meletakkan buku yang dia baca dan menyimpannya diatas ranjang sedangkan Ivy berjalan mendekati adiknya dengan senyum diwajahnya.

"Aku mau pergi."

"Apa akan lama?" tanya adiknya.

"Tidak, hanya sebentar. Setelah belajar segeralah tidur." Ivy mengusap kepala adiknya dan mencium dahinya.

"Ya kak, kak Ivy juga hati-hati diluar sana."

"Pasti, aku sudah harus pergi karena Chloe sudah menungguku didepan."

"Baik kak Ivy."

Sebelum keluar dari kamar adiknya, Ivy kembali mencium dahi adiknya dan setelah itu, dia segera keluar dan benar saja, Chloe sudah menunggu didepan sana.

Tidak mau membuang waktu, mereka segera berangkat menuju ketempat pesta.

Mereka tiba tepat waktu dan pesta itu sudah cukup ramai, saat Ivy masuk kedalam bersama dengan managernya, hampir semua mata tertuju kearahnya dan Ivy tersenyum dengan ramah.

Dia mulai menyapa dan sungguh dia tidak suka dengan situasi seperti itu karena dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

Senyum terus mengembang diwajah Ivy apa lagi saat itu, awak media mulai memotret dirinya dan mulai melemparkan pertanyaan kepadanya.

"Nona Ivy, kapan kau akan menikah?" tanya salah seorang wartawan yang ada disana.

"Ada isu yang mengatakan jika anda menjalin hubungan dengan George, apa benar?" tanya salah seorang lainnya.

"Maaf, aku dan George hanya teman saja." jawab Ivy dengan senyum diwajahnya.

"Selama ini nona tidak terlihat dekat dengan pria manapun, apa nona Ivy tidak tertarik dengan pria?" tanya salah seorang wartawan lagi.

"Maaf, aku tidak ingin dekat dengan pria manapun karena aku sedang menikmati karirku, bukan karena aku tidak tertarik pada seorang pria." jawabnya dengan sopan.

"Jika begitu, bagaimana tipe pria yang anda sukai?"

Ivy merasa canggung untuk menjawabnya tapi para wartawan itu terus mendesaknya, padahal mereka disana untuk mencari berita dari para pengusaha tapi kehadiran Ivy mengalihkan perhatian mereka.

Pada saat itu, beberapa orang dengan tampang menyeramkan, berdiri didepan Ivy dan menghalau para wartawan itu.

Ivy tampak bernafas dengan lega, walaupun dia tidak tahu dari mana orang-orang itu berasal tapi yang penting, dia bisa menghindari para wartawan itu.

Dia dan Chloe segera mencari tempat duduk dan sungguh Ivy tidak menyadari jika dia mendapat tatapan tajam dan dingin dari seseorang.

Pria itu meneguk minumannya sedangkan matanya yang tajam terus mengekori Ivy, jujur saja dia tidak suka melihat Ivy Brown menjadi pusat perhatian apalagi dengan gaun biru yang sedang dipakainya, dimana leher gaun itu begitu rendah dan memperlihatkan belahan dada Ivy yang hampir sebagian isinya yang sekal.

Ingin rasanya dia mencongkel mata para pria yang melihat Ivy tapi jika dia melakukan hal itu, mungkin banyak mata yang harus dia keluarkan apalagi Ivy adalah artis terkenal.

Ivy duduk disebuah kursi bersama dengan Chloe, mereka berdua hanya diam saja disana, memperhatikan para tamu undangan sambil meneguk minuman yang mereka ambil tadi.

"Chloe, besok aku mau pergi dengan teman-temanku." ucap Ivy sambil meneguk minumannya.

"Kemana? Kau harus hati-hati diluar sana."

"Ke Bar, kau tahu bukan? Ditempat biasa."

"Oh, kau ingin bertemu dengan Clara dan Megan."

"Benar, kami sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama dan kau tidak perlu khawatir, aku akan menyamar seperti biasa."

"Aku tahu, tapi kau harus tetap berhati-hati."

"Pasti." jawab Ivy dan dia tidak tahu, jika seseorang mendengar pembicaraan mereka.

Orang itu segera mendekati pria yang sedari tadi menatapnya dengan tajam dan membisikkan sesuatu ditelinga pria itu dan pada saat mendengarnya, pria itu mengangguk.

Pria itu kembali meneguk minumannya dengan cepat dan kembali menatap Ivy Brown dengan tatapan dinginnya.

Ivy Brown, pasti akan menjadi miliknya, pasti!

#Ivy#

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

SIAPA PRIA TRSEBUT..

2024-05-24

0

Indah Milayati

Indah Milayati

apakah Clara yg mau membantu George

2023-08-24

1

Ney Maniez

Ney Maniez

, 😲😲😲

2023-07-22

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2 Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3 Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4 Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5 Chapter 5. MFH: Pesta
6 Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7 Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8 Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9 Chapter 9. MFH: Rencana lain
10 Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11 Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12 Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13 Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14 Chapter 14. MFH: Kabar duka
15 Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16 Chapter 16. MFH: Amnesia
17 Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18 Chapter 18. MFH: Keputusan
19 Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20 Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21 Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22 Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23 Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24 Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25 Chapter 25. MFH: Pulang
26 Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27 Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28 Chapter 28: MFH: Ancaman
29 Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30 Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31 Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32 Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33 Chapter 33. MFH. Nasehat
34 Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35 Chapter 35. MFH: Kabar
36 Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37 Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38 Chapter 38. MFH: Sekutu
39 Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40 Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41 Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42 Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43 Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44 Chapter 44. MFH: Maaf
45 Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46 Chapter 46. MFH: Salah paham
47 Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48 Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49 Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50 Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51 Chapter 51. MFH: Escargot
52 Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53 Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54 Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55 Chapter 55. MFH: Sepakat
56 Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57 Chapter 57. Mfh: Informasi
58 Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59 Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60 Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61 Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62 Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63 Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64 Chapter 64. Mfh: Audisi
65 Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66 Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67 Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68 Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69 Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70 Chapter 70. Mfh: Umpan
71 Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72 Chapter 72. Mfh: Hadiah
73 Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74 Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75 Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76 Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77 Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78 Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79 Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80 Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81 Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82 Chapter 82. Mfh: Curiga
83 Chapter 83. Mfh: Diner
84 Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85 Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86 Chapter 86. Mfh: Cemburu
87 Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88 Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89 Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90 Chapter 90. Mfh: Manager baru
91 Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92 Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93 Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94 Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95 Chapter 95. Mfh: Target
96 Chapter 96. Mfh: Introgasi
97 Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98 Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99 Chapter 99. Mfh: Menyesal
100 Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101 Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102 Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103 Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104 Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105 Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106 Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107 Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108 Chapter 108. Mfh: Ajakan
109 Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110 Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111 Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112 Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113 Chapter 113. Mfh: Korban?
114 Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115 Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116 Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117 Chapter 117. Family
118 Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119 Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120 Chapter 120. Mfh: Paket.
121 Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122 Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123 Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124 Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125 Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126 Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127 Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128 Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129 Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130 Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131 Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132 Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133 Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134 Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135 Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136 Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137 Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138 Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139 Chapter 139. Mfh: Wedding day
140 Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141 Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142 Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143 Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144 Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145 Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146 Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147 Chapter 147. Mfh: lamaran George
148 Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149 Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150 Chapter 150. Mfh: Barbeque
151 Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152 Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153 Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154 Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155 Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156 Chapter 156. Mfh: Berangkat
157 Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158 Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159 Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160 Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161 Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162 Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163 Chapter 163. Mfh: Introgasi
164 Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165 Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166 Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167 Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168 Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169 Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170 Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171 Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172 Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173 Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174 Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175 Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176 Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177 Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178 Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179 Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180 Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181 Chapter 181.Mfh: Kepergok
182 Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183 Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184 Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185 Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186 Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187 Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188 Chapter 188. Mfh: Family.
189 Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190 Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191 Chapter 191. Extra Chapter 3
192 Ucapan terima kasih
193 pengumuman novel si kembar
Episodes

Updated 193 Episodes

1
Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2
Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3
Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4
Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5
Chapter 5. MFH: Pesta
6
Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7
Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8
Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9
Chapter 9. MFH: Rencana lain
10
Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11
Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12
Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13
Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14
Chapter 14. MFH: Kabar duka
15
Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16
Chapter 16. MFH: Amnesia
17
Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18
Chapter 18. MFH: Keputusan
19
Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20
Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21
Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22
Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23
Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24
Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25
Chapter 25. MFH: Pulang
26
Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27
Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28
Chapter 28: MFH: Ancaman
29
Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30
Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31
Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32
Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33
Chapter 33. MFH. Nasehat
34
Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35
Chapter 35. MFH: Kabar
36
Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37
Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38
Chapter 38. MFH: Sekutu
39
Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40
Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41
Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42
Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43
Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44
Chapter 44. MFH: Maaf
45
Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46
Chapter 46. MFH: Salah paham
47
Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48
Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49
Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50
Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51
Chapter 51. MFH: Escargot
52
Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53
Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54
Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55
Chapter 55. MFH: Sepakat
56
Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57
Chapter 57. Mfh: Informasi
58
Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59
Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60
Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61
Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62
Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63
Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64
Chapter 64. Mfh: Audisi
65
Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66
Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67
Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68
Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69
Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70
Chapter 70. Mfh: Umpan
71
Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72
Chapter 72. Mfh: Hadiah
73
Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74
Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75
Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76
Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77
Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78
Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79
Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80
Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81
Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82
Chapter 82. Mfh: Curiga
83
Chapter 83. Mfh: Diner
84
Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85
Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86
Chapter 86. Mfh: Cemburu
87
Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88
Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89
Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90
Chapter 90. Mfh: Manager baru
91
Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92
Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93
Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94
Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95
Chapter 95. Mfh: Target
96
Chapter 96. Mfh: Introgasi
97
Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98
Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99
Chapter 99. Mfh: Menyesal
100
Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101
Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102
Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103
Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104
Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105
Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106
Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107
Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108
Chapter 108. Mfh: Ajakan
109
Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110
Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111
Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112
Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113
Chapter 113. Mfh: Korban?
114
Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115
Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116
Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117
Chapter 117. Family
118
Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119
Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120
Chapter 120. Mfh: Paket.
121
Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122
Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123
Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124
Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125
Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126
Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127
Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128
Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129
Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130
Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131
Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132
Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133
Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134
Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135
Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136
Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137
Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138
Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139
Chapter 139. Mfh: Wedding day
140
Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141
Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142
Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143
Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144
Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145
Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146
Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147
Chapter 147. Mfh: lamaran George
148
Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149
Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150
Chapter 150. Mfh: Barbeque
151
Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152
Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153
Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154
Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155
Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156
Chapter 156. Mfh: Berangkat
157
Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158
Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159
Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160
Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161
Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162
Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163
Chapter 163. Mfh: Introgasi
164
Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165
Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166
Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167
Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168
Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169
Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170
Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171
Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172
Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173
Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174
Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175
Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176
Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177
Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178
Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179
Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180
Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181
Chapter 181.Mfh: Kepergok
182
Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183
Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184
Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185
Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186
Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187
Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188
Chapter 188. Mfh: Family.
189
Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190
Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191
Chapter 191. Extra Chapter 3
192
Ucapan terima kasih
193
pengumuman novel si kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!