Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua

Setelah selesai syuting, Ivy pulang kerumahnya karena tidak ada pekerjaan lagi yang harus dia kerjakan hari ini.

Dia lebih memilih pulang untuk menemani adik perempuannya Kely Brown yang baru berusia lima belas tahun.

Adiknya ikut dengannya pindah kekota itu karena kedua orang tua mereka selalu sibuk dengan pekerjaan mereka dan tidak pernah meluangkan waktu untuk mereka.

Kely selalu merasa kesepian dirumah dan pada saat kakaknya memutuskan untuk mengejar impiannya di negeri Paman Sam, Kely lebih mengikuti kakaknya dan bersekolah disana.

Pada mulanya mereka adalah warga negara Canada, Ivy memutuskan memulai karirnya di Colorado karena kedua orang tua yang selalu menentang impiannya.

Mereka tinggal disebuah rumah dan rumah itu Ivy beli dengan hasil jerih payahnya selama dia menjadi artis.

Rumah yang dia beli lumayan besar dan nyaman untuk mereka berdua, disaat usianya menginjak dua puluh satu tahun, Ivy memutuskan untuk mengejar impiannya dan datang ke Colorado.

Selama empat tahun dia bekerja keras didunia entertaintment akhirnya dia bisa menikmati hasil jerih payahnya setelah empat tahun berjuang, pahit manis audisi telah dia lewati bahkan sebelum mendapat peran utama, dia hanya seorang figuran yang ada di belakang layar tapi dia tidak berputus asa demi mencapai impiannya.

Usahanya tidak sia-sia saat drama pertama yang dia mainkan begitu sukses, tawaran demi tawaran mulai berdatangan dan tentu saja Ivy sangat bangga.

Tapi dibalik kesuksesannya, banyak yang ingin menjatuhkannya tapi banyak juga yang menyukainya.

Ivy menghindari setiap pria yang ingin dekat dengannya bahkan dia menolak tawaran seorang sutradara yang memintanya menjadi istri keduanya padahal dia ditawarkan akan selalu mendapat peran utama selama Ivy mau menjadi simpanan sutradara itu.

Ivy sangat tahu, dunia entertaintment Sangat keras tapi dia tidak mau menjadi jal*ng yang menjual tubuhnya demi sebuah kesuksesan.

Dia juga tidak menjalin hubungan dengan pria yang ingin dekat dengannya karena dia tidak mau ada skandal yang bisa membuat adiknya tidak nyaman dan dikejar paparazi.

Ivy memutuskan akan menjalin hubungan serius dengan seorang pria saat adiknya sudah menyelesaikan study belajarnya.

Saat itu, Ivy telah tiba dirumahnya, dia segera turun dari mobil sportnya dan segera masuk kedalam rumahnya sambil memutar kunci mobil dijari telunjuknya.

"Kely, kakak pulang." Ivy masuk kedalam dan melihat adiknya sedang duduk disofa dan tampak sedang menonton televisi.

"Kak Ivy, tadi mommy menelphone dan meminta kita untuk pulang kerumah."

"Oh ya? Ada apa? Tumben mommy meminta kita pulang? Biasanya selalu sibuk dengan pekerjaannya."

"Tidak tahu, kata mommy dia ingin membicarakan hal serius dengan kak Ivy."

Ivy meletakkan tasnya dan berjalan mendekati adiknya, dia segera menjatuhkan diri diatas sofa dan duduk disamping adiknya.

"Ck, hal serius apa yang ingin mommy bicarakan? Palingan meminta kita pulang dan melarangku terjun lebih jauh dalam dunia intertain!"

"Kak Ivy coba hubungi saja." saran adiknya.

"Oke baiklah, aku akan menghubungi mommy tapi kakak mau mandi dulu. Apa kau sudah makan Kely?"

"Sudak kak."

"Bagaimana dengan sekolahmu?"

"Seperti biasa kak." jawab adiknya.

"Baiklah jika begitu, aku mau mandi dulu ya."

Kely mengangguk sedangkan Ivy mengusap kepala adiknya dengan senyum diwajahnya, dia segera bangkit berdiri dan berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan diri dan setelah selesai, Ivy duduk disisi ranjang untuk menghubungi ibunya.

"Aku dengar Kely bilang mommy mencariku, ada hal penting apa yang ingin mommy bicarakan denganku?" tanyanya saat ibunya sudah menjawab panggilan darinya.

"Ivy, bisakah dua hari lagi kau pulang?" pinta ibunya.

"Kenapa begitu mendadak?" tanya Ivy curiga.

Selama empat tahun dia pergi dari rumah tapi belum pernah ibunya memintanya untuk pulang apalagi tiba-tiba seperti ini. Entah mengapa dia jadi curiga dengan permintaan ayah dan ibunya.

"Jangan banyak bertanya Ivy! Aku dan daddymu sudah memutuskan akan menikahkan kau dengan seorang rekan bisnis kami jadi segeralah pulang dan berhenti dari dunia entertainment!" ucap ibunya.

Ivy terbelalak Kaget? Menikahkan dirinya dengan rekan bisnis? Pasti ayah dan ibunya melakukan hal itu untuk memajukan perusahaan mereka.

Ayah dan ibunya hanya memikirkan perusahaan mereka saja tanpa memikirkan perasaannya sama sekali.

"Aku tidak mau!" tolaknya.

"Kau tidak bisa menolak Ivy karena kami sudah setuju akan menikahkanmu dengannya!"

"Jangan berharap aku akan pulang mom! Lagi pula aku sibuk karena aku harus syuting film jadi sebaiknya mommy dan daddy membatalkan pernikahanku dengan rekan bisnis kalian!"

Seperti yang dia duga, pasti ada yang diinginkan oleh kedua orang tuanya dan sungguh dia tidak menyangka, jika kedua orang tuanya ingin menikahkan dirinya dengan rekan bisnisnya. Apa yang dipikirkan oleh kedua orang tuanya hanya bisnis mereka saja? Itulah sebabnya, Kely lebih memilih ikut dengannya karena kedua orang tuanya tidak pernah memperdulikan mereka.

"Ivy dengarkan permintaan kami sekali ini saja." pinta ibunya.

"Tidak! Kalian hanya memikirkan bisnis kalian saja tanpa memikirkan perasaanku!" setelah berkata demikian Ivy mematikan ponselnya dan melemparkan ponselnya keatas ranjang.

"Ivy!" ibunya berteriak dari seberang sana dan tampak sangat marah karena putrinya tidak mau menikah dengan rekan bisnisnya.

Sekarang apa yang harus dia katakan karena saat ini, pria yang akan dijodohkan dengan putrinya sedang berada diluar dan sedang berbicara dengan suaminya.

Marlyn Brown segera keluar dari kamarnya untuk menghampiri rekan bisnisnya yang sudah menunggu bersama dengan suaminya.

"Bagaimana Marlyn, apa Ivy akan pulang?" Josep Brown bertanya kepada istrinya sedangkan seorang pria menatap kearahnya dengan tajam.

Marlyn tampak gugup, entah apa yang harus dia katakan tapi dia harap rekan bisnis mereka tidak marah dan tersinggung.

"Maafkan, maafkan putriku. Dia bilang sedang sibuk syuting jadi tidak bisa kembali dalam waktu singkat." ucap Marlyn kepada rekan bisnisnya yang tampak diam saja.

Pria itu hanya menatap mereka dengan tatapan tajam dan dinginnya, tidak ada sedikitpun senyum diwajahnya sampai membuat Josep dan Marlyn menelan ludahnya dengan kasar.

"Jadi putrimu menolakku?" tanya pria itu dengan suara dingin dan datarnya.

"Tidak, tidak begitu tuan. Dia hanya sibuk saja." sangkal Marlyn dengan cepat.

Jangan sampai membuat pria itu tersinggung dan marah jika tidak maka habislah mereka!

Mereka akan langsung bangkrut dan usaha yang mereka bangun dengan susah payah akan langsung gulung tikar.

Siapa yang tidak mengenal pria itu? Jika dia sudah tidak suka maka dia akan menghancurkan orang itu tanpa ragu bahkan pria itu sendiri yang meminta kepada Josep Brown untuk dijodohkan dengan Ivy Brown.

"Baiklah jika begitu." pria itu segera bangkit berdiri sedangkan matanya masih menatap Josep dan istrinya dengan tajam.

"Tuan jangan marah, kami akan membujuknya." pinta Marlyn Brown.

"Tidak perlu!" pria itu berkata demikian dan langsung melangkah pergi.

Beraninya Ivy Brown menolaknya?! Dia akan menemui wanita itu dan mendapatkannya menggunakan caranya sendiri! Sepertinya Ivy tidak bisa dia dapatkan dengan cara baik-baik dan sepertinya dia akan menggunakan caranya dan dia yakin Ivy akan menjadi miliknya.

Setelah kepergian pria itu, Josep dan Marlyn tampak ketakutan karena mereka telah membuat pria itu marah.

Sepertinya mereka harus membujuk putri mereka lagi untuk segera pulang dan berhenti dari pekerjaannya saat ini dan mereka berharap pria itu tidak menghancurkan perusahaan mereka.

Tapi sungguh Ivy Brown tidak tahu siapa yang telah ditolaknya dan lagi pula, dia memang belum mau menikah tapi pria itu tidak akan melepaskannya dengan mudah karena apa yang dia inginkan akan dia dapatkan apapun caranya.

Terpopuler

Comments

Ney Maniez

Ney Maniez

🤔🤔🤔🤔

2023-07-22

1

💕febhy ajah💕

💕febhy ajah💕

waduh penisirin dgn pria yg melamar ivy, semoga bukan orng jahat.

2023-01-28

0

Ibelmizzel

Ibelmizzel

mampir Thor.

2022-07-19

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2 Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3 Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4 Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5 Chapter 5. MFH: Pesta
6 Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7 Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8 Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9 Chapter 9. MFH: Rencana lain
10 Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11 Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12 Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13 Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14 Chapter 14. MFH: Kabar duka
15 Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16 Chapter 16. MFH: Amnesia
17 Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18 Chapter 18. MFH: Keputusan
19 Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20 Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21 Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22 Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23 Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24 Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25 Chapter 25. MFH: Pulang
26 Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27 Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28 Chapter 28: MFH: Ancaman
29 Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30 Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31 Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32 Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33 Chapter 33. MFH. Nasehat
34 Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35 Chapter 35. MFH: Kabar
36 Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37 Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38 Chapter 38. MFH: Sekutu
39 Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40 Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41 Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42 Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43 Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44 Chapter 44. MFH: Maaf
45 Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46 Chapter 46. MFH: Salah paham
47 Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48 Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49 Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50 Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51 Chapter 51. MFH: Escargot
52 Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53 Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54 Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55 Chapter 55. MFH: Sepakat
56 Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57 Chapter 57. Mfh: Informasi
58 Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59 Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60 Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61 Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62 Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63 Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64 Chapter 64. Mfh: Audisi
65 Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66 Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67 Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68 Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69 Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70 Chapter 70. Mfh: Umpan
71 Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72 Chapter 72. Mfh: Hadiah
73 Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74 Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75 Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76 Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77 Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78 Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79 Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80 Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81 Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82 Chapter 82. Mfh: Curiga
83 Chapter 83. Mfh: Diner
84 Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85 Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86 Chapter 86. Mfh: Cemburu
87 Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88 Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89 Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90 Chapter 90. Mfh: Manager baru
91 Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92 Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93 Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94 Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95 Chapter 95. Mfh: Target
96 Chapter 96. Mfh: Introgasi
97 Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98 Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99 Chapter 99. Mfh: Menyesal
100 Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101 Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102 Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103 Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104 Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105 Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106 Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107 Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108 Chapter 108. Mfh: Ajakan
109 Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110 Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111 Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112 Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113 Chapter 113. Mfh: Korban?
114 Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115 Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116 Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117 Chapter 117. Family
118 Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119 Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120 Chapter 120. Mfh: Paket.
121 Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122 Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123 Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124 Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125 Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126 Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127 Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128 Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129 Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130 Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131 Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132 Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133 Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134 Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135 Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136 Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137 Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138 Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139 Chapter 139. Mfh: Wedding day
140 Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141 Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142 Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143 Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144 Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145 Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146 Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147 Chapter 147. Mfh: lamaran George
148 Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149 Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150 Chapter 150. Mfh: Barbeque
151 Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152 Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153 Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154 Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155 Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156 Chapter 156. Mfh: Berangkat
157 Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158 Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159 Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160 Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161 Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162 Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163 Chapter 163. Mfh: Introgasi
164 Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165 Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166 Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167 Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168 Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169 Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170 Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171 Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172 Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173 Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174 Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175 Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176 Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177 Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178 Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179 Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180 Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181 Chapter 181.Mfh: Kepergok
182 Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183 Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184 Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185 Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186 Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187 Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188 Chapter 188. Mfh: Family.
189 Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190 Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191 Chapter 191. Extra Chapter 3
192 Ucapan terima kasih
193 pengumuman novel si kembar
Episodes

Updated 193 Episodes

1
Chapter 1. MFH, Artis terkenal
2
Chapter 2. MFH: Permintaan orang tua
3
Chapter 3. MFH: Pernyataan George
4
Chapter 4. MFH: Ajakan kerja sama
5
Chapter 5. MFH: Pesta
6
Chapter 6. MFH: Pria itu bagaikan serigala
7
Chapter 7. MFH: Diterkam serigala liar
8
Chapter 8. MFH: Rencana yang gagal
9
Chapter 9. MFH: Rencana lain
10
Chapter 10. MFH: Firasat buruk
11
Chapter 11. MFH: Malam tragedi
12
Chapter 12. MFH: Malam tragedi 2
13
Chapter 13. MFH: Penyesalan.
14
Chapter 14. MFH: Kabar duka
15
Chapter 15. MFH: Pertemuan pertama
16
Chapter 16. MFH: Amnesia
17
Chapter 17. MFH: Jangan tinggalkan aku!
18
Chapter 18. MFH: Keputusan
19
Chapter 19. MFH: Pertanyaan
20
Chapter 20. MFH: Sudah berapa lama kita menikah?
21
Chapter 21. MFH: Hubungan yang dipaksakan
22
Chapter 22. MFH: Andalkan aku
23
Chapter 23. MFH: Kecurigaan George
24
Chapter 24. MFH: Jangan putus asa
25
Chapter 25. MFH: Pulang
26
Chapter 26. MFH: Janji Ivy
27
Chapter 27. MFH: Apa kau sedang menipuku?
28
Chapter 28: MFH: Ancaman
29
Chapter 29. MFH: Alasan tak masuk akal
30
Chapter 30. MFH: Kekhawatiran Josep
31
Chapter 31. MFH: Harapan dua sahabat.
32
Chapter 32. MFH: Gara-gara ponsel
33
Chapter 33. MFH. Nasehat
34
Chapter 34. MFH: sebuah petunjuk
35
Chapter 35. MFH: Kabar
36
Chaper 36. MFH: Kebohongan lain
37
Chapter 37. MFH: Potongan Puzzle
38
Chapter 38. MFH: Sekutu
39
Chapter 39. MFH: Kau boleh menikah lagi
40
Chapter 40. MFH: Aku hanya butuh cintamu!
41
Chapter 41. MFH: Menyingkirkan pion
42
Chapter 42. MFH: Serpihan ingatan
43
Chapter 43. MFH: Aku ada disini untukmu.
44
Chapter 44. MFH: Maaf
45
Chapter 45. MFH: Rencana Bella
46
Chapter 46. MFH: Salah paham
47
Chapter 47. MFH: Merasa tidak berguna
48
Chapter 48. MFH: Sebuah mimpi
49
Chapter 49. MFH: Pelaku lain?
50
Chapter 50. MFH: Ingatan yang telah kembali
51
Chapter 51. MFH: Escargot
52
Chapter 52. MFH: Bella yang tidak menyerah
53
Chapter 53. MFH: Ketulusan Chloe
54
Chapter 54. MFH: Keputusan Ivy
55
Chapter 55. MFH: Sepakat
56
Chapter 56. MFH: Ingin mencari informasi
57
Chapter 57. Mfh: Informasi
58
Chaper 58 Mfh: keputusan untuk kembali
59
Chapter 59. Mfh: Serigala liar yang curang
60
Chapter 60. Mfh: Rasa penasaran
61
Chapter 61. Mfh: Merubah penampilan
62
Cahpter 62. Mfh: Kau tidak akan menyesal
63
Chapter 63. Mfh: Bukan pria yang lembut
64
Chapter 64. Mfh: Audisi
65
Chapter 65. Mfh: Pernyataan Ivy
66
Chapter 66. Mfh: Permintaan ibu
67
Chapter 67. Mfh: Adikku adikmu juga!
68
Chapter 68. Mfh: Rencana Bella
69
Chapter 69. Mfh: Jangan percaya dengan siapapun
70
Chapter 70. Mfh: Umpan
71
Chapter 71. Mfh: Masuk perangkap
72
Chapter 72. Mfh: Hadiah
73
Chapter 73. Mfh: Serigala liar yang seksi
74
Chapter 74. Mfh: Hasutan Bella
75
Chapter 75. Mfh: Kecurigaan Chloe
76
Chapter 76. Mfh: Ikutlah dengan kami!
77
Chapter 77. Mfh: Aku percaya padamu
78
Chapter 78. Mfh: kakak adik yang licik
79
Chapter 79. Mfh: Bagaikan bola panas
80
Chapter 80. Mfh: Hasil Audisi
81
Chapter 81. Mfh: Langkah awal
82
Chapter 82. Mfh: Curiga
83
Chapter 83. Mfh: Diner
84
Chapter 84. Mfh: Bella, Ivy dan Elena
85
Chapter 85. Mfh: Kakak adik yang terlalu percaya diri
86
Chapter 86. Mfh: Cemburu
87
Chapter 87. Mfh: perasaan Chloe.
88
Chapter 88. Mfh: Aku bukan Ivy
89
Chapter 89. Mfh: Bella kembali berulah
90
Chapter 90. Mfh: Manager baru
91
Chapter 91. Mfh: Tawaran film baru
92
Chapter 92. Mfh: Taruhan George dan Chloe
93
Chapter 93. Mfh: Vitamin dan obat.
94
Chapter 94. Mfh: Kau harus hati-hati
95
Chapter 95. Mfh: Target
96
Chapter 96. Mfh: Introgasi
97
Chapter 97. Mfh: makanan pembuka
98
Chapter 98. Mfh: pertengkaran pertama.
99
Chapter 99. Mfh: Menyesal
100
Chapter 100. Mfh: Ketahuan
101
Chapter 101. Mfh: Tempat untuk menenangkan hati
102
Chapter 102. Mfh: Tinggalkan aku!
103
Chapter 103. Mfh: Permintaan Ivy
104
Chapter 104. Mfh: Rencana terakhir
105
Chater 105. Mfh: Rencana sedikit berubah.
106
Chapter 106. Mfh: Dalang sesungguhnya.
107
Chapter 107. Mfh: Gara-gara bau Bella
108
Chapter 108. Mfh: Ajakan
109
Chapter 109. Mfh: Sama-sama punya rencana
110
Chapter 110. Mfh: Akting yang sempurna
111
Chapter 111.Mfh: Pencuci mulut
112
Chapter 112. Mfh: Rencana membunuh Chloe
113
Chapter 113. Mfh: Korban?
114
Chapter 114. Mfh: Perasaan yang tersambut
115
Chapter 115. Mfh: Malam terakhir
116
Chapter 116. Mfh: Kebahagiaan Bella
117
Chapter 117. Family
118
Chapter 118. Mfh: Malam mengerikan untuk Bella
119
Chapter 119. Mfh: Jangan libatkan adikku!
120
Chapter 120. Mfh: Paket.
121
Chapter 121. Mfh: Isi paket.
122
Chapter 122. Mfh: Siapa yang harus aku percaya?
123
Chapter 123. Mfh: Percayalah padaku
124
Chapter 124. Mfh: tabir yang terbuka
125
Chapter 125. Mfh: Alasan Megan
126
Chapter 126. Mfh: Jangan menyalahkan dirimu!
127
Chapter 127. Mfh: Harapan terakhir Bella dan Megan
128
Chapter 128: Mfh: Sudah tidak sabar.
129
Chapter 129. Mfh: pembalasan Ivy
130
Chapter 130: Mfh: Aku akan membunuhmu
131
Chapter 131. Mfh: Injakan maut
132
Chapter 132. Mfh: Keluarga yang luar biasa
133
Chapter 133. Mfh: Playboy kecil.
134
Chapter 134: Mfh: Tingkah si kembar
135
Chapter 135. Mfh: Enjoy your last time
136
Chapter 136. Mfh: Akhir Megan dan Bella, juga Chard.
137
Chapter 137. Mfh: Semua sudah berakhir.
138
Chapter 138. Mfh: Kecurigaan Drake
139
Chapter 139. Mfh: Wedding day
140
Chapter 140: Mfh: Rahasia diantara kita
141
Chapter 141. Mfh: permintaan Henry
142
Chapter 142. Mfh: Jaga putriku baik-baik.
143
Chapter 143. Mfh: Foto untuk kenang-kenangan
144
Chapter 144. Mfh: Berita heboh
145
Chapter 145. Mfh: Sahabat yang sesungguhnya.
146
Chapter 146. Mfh: Dimana Bella?
147
Chapter 147. Mfh: lamaran George
148
Charger 148. Mfh: Bersama dengan sahabat
149
Chapter 149. Mfh: Happy Birthday
150
Chapter 150. Mfh: Barbeque
151
Chapter 151. Mfh: Jurus pemecah telur
152
Chapter 152. Mfh: Barbeque part 2
153
Chapter 153. Mfh: Gadis gila
154
Chapter 154: Mfh: Rencana Drake
155
Chapter 155. Mfh: Meminta Ijin
156
Chapter 156. Mfh: Berangkat
157
Chapter 157: Mfh: Tragedi dimulai
158
Chapter 158. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho
159
Chapter 159. Mfh: Tragedi di Hutan Nasional Arapaho 2
160
Chapter 160. Mfh: Didasar lembah
161
Chapter 161. Mfh: Alat transaksi baru.
162
Chapter 162. Mfh: Si kembar yang marah
163
Chapter 163. Mfh: Introgasi
164
Chapter 164: Mfh: provokator kecil
165
Chapter 165. Mfh: Penyergapan.
166
Chapter 166. Mfh: Memanfaatkan situasi
167
Chapter 167. Mfh: Kelinci percobaan
168
Chater 168. Mfh: Kotak teka teki
169
Chapter 169. Mfh: Jawaban teka teki
170
Chapter 170. Mfh: Konferensi pers
171
Chapter 171. Mfh: kembali ke Canada
172
Chapter 172. Mfh: Lupakan masa lalu
173
Chapter 173. Mfh: Franks sedang pusing
174
Chapter 174. Mfh: Franks minta tanggung jawab.
175
Chapter 175. Mfh: Ivy ingin menjenguk adik Franks
176
Chapter 176. Mfh: Gara-gara orang tua
177
Chapter 177. Mfh: Dua pilihan
178
Chapter 178. Mfh: Pasangan unik
179
Chapter 179. Mfh: Nikmati saja
180
Chapter 180. Mfh: Kabar gembira.
181
Chapter 181.Mfh: Kepergok
182
Chapter 182. Mfh: Pernikahan George dan Chloe.
183
Chapter 183. Mfh: Sesuai request
184
Chapter 184. Mfh: Gara-gara mimpi
185
Chapter 185. Mfh: 3 wanita hamil
186
Chapter 186. Mfh. Drama saat melahirkan
187
Chapter 187: Mfh: Felix dan Leo
188
Chapter 188. Mfh: Family.
189
Chapter 189. Mfh: Extra Chapter
190
Chapter 190. Mfh: Extra Chapter 2
191
Chapter 191. Extra Chapter 3
192
Ucapan terima kasih
193
pengumuman novel si kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!