“Wow, untuk daerah kumuh kasta budak, pasar ini tidak buruk..! Begitu banyak bahan makanan dan barang yang terlihat berguna” ucap Leon sambil melihat-lihat sekelilingnya.
“Paman, ini daging apa?” tanya Leon sembari berjalan mendekat ke sebuah toko daging.
“Ah ternyata kau Leon, pergilah, aku tidak punya waktu untuk bocah yang tidak punya uang..!” ucap pria berjanggut putih tersebut.
“Hmm? Mungkin dia adalah kenalanku sebelumnya dan dia hanya tahu bahwa keluargaku tidak punya uang” gumam Leon tapi dia tetap menanyakan daging apa itu dan berapa harganya.
“Huh, jika kau bersikeras untuk tetap di sini, aku akan memanggilkan penjaga keamanan pasar untuk mengusirmu..!” ancam pria tersebut.
“Paman, aku hanya ingin membeli barang daganganmu..! Aku ingin ibuku makan enak..!” ucap Leon dengan senyuman kecil.
“Kalau kau sudah punya uang, baru kau boleh membelinya di sini..! Jika tidak punya uang, pergi saja sebelum kau terluka..!” pria tersebut masih tidak mau melayani Leon.
“Hmm, ya sudah kalau begitu, aku akan pergi ke toko daging sebelah sana saja..!” Leon pergi meninggalkan toko tersebut dan menuju toko daging yang tersedia di sudut pasar.
“Cih, paling-paling juga akan sama saja..!” cibir pria berjanggut tersebut.
“Paman, aku ingin membeli daging ini, namun aku ingin tahu sebelumnya daging apa ini?” tanya Leon dengan nada yang sopan.
“Oh ternyata kau Leon..! Bukankah kau seharusnya sudah tahu ini daging apa? Ini adalah daging rusa jumbo dengan atribut penyembuhan level 1” ucap pria penjual daging tersebut.
“Atribut penyembuhan?” Leon menaikkan alisnya.
“Dengan mengonsumsi daging rusa jumbo ini, akan menyembuhkan luka dan sakit ringan dengan cepat” jelas pria tersebut.
“Oh begitu? Kalau begitu, berapa harga untuk satu potongnya, paman?” tanya Leon.
“Untuk satu potong aku akan menjualnya dengan harga 5 rim..! Tapi, jika harga itu terlalu mahal aku akan menjualnya dengan harga 4 rim khusus untukmu saja karena aku pernah berhutang budi pada ibumu” ucap pria penjual daging tersebut.
“5 rim? Apakah harga di sini memang semurah itu?” gumam Leon, dia sangat terkejut dengan harga jual di kota ini, 5 rim sudah dibilang terlalu mahal.
“Ah tidak usah dikurangi, paman..! Aku akan membeli 5 potong daging ini dan tolong bungkuskan ya” Leon menunjuk daging yang dia inginkan, lalu pria penjual daging tersebut menurunkan daging yang tergantung tersebut.
“Lihat itu, dia masih saja nekat untuk membeli daging yang tidak bisa dia bayar” ucap pria berjanggut di toko sebelumnya.
“Terima kasih, paman..! Ini uangnya 25 rim dan aku akan menambahkan 100 rim lagi sebagai bonus karena paman sudah melayani pembeli dengan baik” ucap Leon sembari memberikan uang kepada pria penjual daging tersebut.
“I-ini.. kau serius memberikan uang ini kepadaku?” pria tersebut tergagu saat menerima uang dari Leon.
“Mmm, anggap saja sebagai uang persahabatan” jawab Leon sambil tersenyum.
Leon mengambil bungkusan daging yang sudah rapi dan membawanya berkeliling pasar.
Pria berjanggut penjual daging tadi pun mendatangi pria penjual daging di sudut pasar dan bertanya, “Chif, kau habis ditipu ya?”.
“Ditipu? Siapa yang menipuku memangnya?” pria yang bernama Chif tersebut pun bingung dengan ucapannya.
“Ya, kau tahu orang tadi, Leon, dia menipumu untuk mendapatkan daging bukan?” tanya pria tersebut.
“Ah tidak, dia sudah membayar daging yang dibelinya, malah dia memberikan uang bonus kepadaku, sungguh anak muda yang baik..!” ujar Chif dengan senyuman kebahagiaan.
“Hah? Apa kau tidak salah? Memangnya berapa yang dia beli dan berapa bonus yang dia berikan padamu?” pria tersebut terkejut dengan pernyataan Chif dan langsung menanyakan jumlah pemberian Leon tadi.
“Dia membeli 5 potong daging yang masing-masing harganya 5 rim, dan dia memberikan aku bonus sebanyak 100 rim lagi sebagai tanda terima kasih karena aku sudah melayani pembeli dengan baik” ucap Chif.
“Se-se-seratus rim? Kau bercanda? Untuk bisa membeli 5 potong daging saja sepertinya sudah mustahil untuknya dan dia memberikanmu 100 rim? Aku yakin dia pasti sudah mencuri atau merampok dari kasta tinggi..!” cibir pria tersebut.
Dia sebenarnya tidak terima bahwa Leon malah memberikan bonus kepada Chif, “Seharusnya aku yang diberikan uang sebanyak itu..! Lagi pula, dari mana dia bisa punya uang kalau bukan hasil dari mencuri?” gumam pria tersebut sambil memegang dagunya lalu menganggukkan kepala.
“Sudahlah, urusan orang lain tidak perlu kau tahu dan ikut campur” Chif memperingatkan pria tersebut agar tidak mencari masalah dengan Leon.
“Cih, tentu saja kau akan membelanya, kau kan sudah diberikan uang ‘bonus’ olehnya” ujar pria tersebut dengan nada yang mencibir.
“Terserah kau saja, jika kau terkena masalah, aku tidak akan ikut campur, Leim..!” ujar Chif sambil mengangkat bahunya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Sang M
bunuh pria ini.habisi aja. pikiran jelek dan menghina orang. bantaiiiiiii
2024-01-27
0
Sutikno 23
beli daging enak
2023-01-20
0
Lesokee.
naif anj
2022-12-20
0