Bab 1 : Terbangun

"Ma, kakak sudah sadar ma".

Begitulah yang terdengar saat membuka mata ku hari ini. Suara yang terdengar riang dengan bercampur perasaan haru.

"Sayang, kamu udah sadar" seorang wanita paruh baya menangis menghampiri ku, dia tersenyum dengan sangat haru, aku pun bisa merasakannya.

Dan disinilah aku sekarang, tepat berada di kamar rumah sakit. Belum bisa berbicara, hanya bisa melirik. Ku Pandangi ketiga wajah yang tepat berada di atas ku. Tidak tahu itu wajah siapa, tapi mereka terasa sangat dekat dengan ku.

"Kita masih perlu pemeriksaan kembali, tetapi aku bersyukur selena sudah sadar, semoga dia bisa pulih secepatnya Buk Sinta" begitulah kata wanita yang berada di samping kanan ku yang jelas terlihat dari penampilannya bahwa dia adalah seorang dokter.

"Terima kasih yah Dokter Ambar" wanita tersebut memandangi ku dengan penuh suka cita, begitupun dengan wanita muda di sampingnya yang menurut perkiraan ku usianya sekitar 17 tahun.

Tapi satu hal yang membuatku bingung, siapa mereka ? Apakah mereka mengenal ku? Dan siapa aku ?.

***

Aku terbangun tanpa mengetahui siapa diri ku, berdasarkan diagnosa terjadi benturan yang kuat di kepala ku akibat kecelakaan yang aku alami setahun yang lalu, sehingga hal tersebut membuat ku koma selama satu tahun dan tentunya melupakan diriku, keluarga ku dan masa lalu ku, tapi ada satu hal yang tetap ada di kepala ku sebuah nama dan sebuah wajah yaitu "Ghandi".

Wanita paruh baya itu ternyata adalah mama ku yang bernama "Sinta" dan wanita muda itu adalah adikku yang bernama "Kayla", berdasarkan cerita mereka kami hidup bertiga tanpa seorang sosok papa yang sudah meninggal disaat Kayla berusia 6 tahun, sungguh tragis tapi kata mereka mama tetap tegar sehingga dapat menghidupi kami dengan sangat berkecukupan, aku pun menyetujui label sukses yang disematkan kepada mama, terlihat dari kamar rumah sakit yang VIP dan rumah ini pun terlihat sangat indah dan mewah.

"Kak, nanti aku tunjukkan foto-foto kita dulu biar kakak ingat tentang kita semua" Kayla memeluk ku dengan sangat manja, aku tahu bahwa dia sangat menyayangi ku dari cara dia memelukku, dan aku hanya bisa tersenyum melihat nya.

"Kamu tahu Ghandi ?" tanya ku pada Kayla penasaran. Kayla melepaskan pelukannya pada ku, terlihat raut wajahnya yang gelisah seperti ada hal yang di sembunyi kan.

"Tau kak, tapi aku mau nunjukin foto kita dulu yah" Kayla kemudian pergi dengan menimbulkan pertanyaan pada ku.

Aku belum pernah menyebut nama Ghandi sejak aku membuka mata di rumah sakit dan sampai hari ini. Tapi sepertinya pertanyaan ku akan segera terjawab, lebih baik aku melihat isi kamar ini yang mereka bilang ini adalah kamar ku, mungkin aku bisa mengingat diriku yang sebenarnya.

Kamar yang sangat nyaman dengan interior bergaya prancis dengan warna putih susu mendominasi, wangi dan pastinya selalu di bersihkan, karena aku tidak melihat sedikitpun debu disini.

"Kak" Kayla masuk dengan membawa begitu banyak album foto, terlihat sekali dia ingin menunjukkan nya pada ku, dengan semangat dia menceritakan setiap cerita di foto-foto yang dia bawa, terkadang aku tertawa dengan ceritanya yang terdengar sangat lucu.

"Kamu belum bawa semua foto kita yah, foto kita sama papa dulu dimana ?" Kayla kemudian terdiam dan aku menatapnya dengan penuh tanya.

"Habis terbakar" mama masuk dengan membawa beberapa album foto yang lainnya. Aku hanya bisa mengangguk. Dan melanjutkan melihat foto-foto tersebut.

"Kamu jangan memaksakan diri yah sayang, mama gak mau kamu kenapa-kenapa lagi jadi apapun yang terjadi kamu gak perlu ingat semuanya, kamu hidup saja udah buat mama bahagia" mama memeluk ku erat, terasa hangat pelukannya, dan dari suara jantungnya aku merasakan kesedihan yang sangat luar biasa, aku pikir mama masih trauma dengan kecelakaan ku, karena mereka berdua sekarang yang mengingatnya bahkan aku sendiripun tidak.

"Ma, Ghandi itu siapa?" mama melepaskan pelukannya dengan raut wajah yang terkejutnya, kemudian dia memelukku lagi dengan sangat erat.

Terpopuler

Comments

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

kamu kenapa hilang ingatan kah atau transmigrasi 😦

2024-05-07

1

piyo lika pelicia

piyo lika pelicia

yah itulah senyum tulus seorang ibu ☺️

2024-05-07

1

Alletaa

Alletaa

sudah mampir Thor,
kunjungi karyaku jga.

2024-05-07

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!