Myro segera duduk di bawah sebuah pohon dimana tempat yang sering ia tinggali selama tes akademi sihir ini. Myro segera berkata "Rencana kita berhasil, untung saja kau sudah mendeteksi bahwa tidak hanya adanya keberadaan seorang penyihir junior yang mendekat. Tapi ada juga keberadaan kepala Akademi Tumbuhan Sihir yang juga mendekat ke arahku. Jadi, aku berlari ke arah selatan untuk memancing penyihir junior itu sehingga keberadaannya diketahui oleh kepala Akademi Tumbuhan Sihir. Kita tidak perlu repot-repot untuk membunuh penyihir junior itu sendiri. Oleh karena itu kau tidak perlu bertindak sendiri dan berisiko ketahuan oleh kepala Akademi Tumbuhan Sihir kan, Shar?".
Sebuah sosok muncul di belakang Myro secara tiba-tiba. Sosok itu adalah Shar yang sedang berlutut dengan satu kaki dan berkata "Tapi tuan muda, saya tetap tidak setuju dengan rencana seperti itu. Membuat anda berada dalam resiko seperti itu tidaklah benar. Walaupun aku terus menjaga anda secara diam-diam, tapi kita harus selalu siap untuk kemungkinan terburuk".
Melihat Shar yang marah akibat rencana yang dilakukan Myro, Myro hanya bisa tersenyum dan berkata "Ya, aku akan berusaha untuk tidak mengulanginya. Tapi rencana ini adalah rencana paling menguntungkan. Jika kau yang membunuh penyihir junior itu, lalu tiba-tiba kepala Akademi Tumbuhan Sihir datang untuk membantuku dan melihat keberadaan mu. Maka kita terpaksa untuk membunuhnya agar keberadaan mu tetaplah rahasia. Lagipula kau seperti senjata tersembunyi yang akan melindungi ku dari kegelapan. Jadi semakin sedikit yang mengetahui keberadaan mu maka akan semakin baik".
"Saya tetap tidak setuju", kata Shar dengan keras kepala.
Myro hanya bisa tersenyum pahit dan berkata "Baiklah, saya akan mencoba untuk tidak melakukan hal yang berisiko lagi".
Lalu, Myro mulai membuka kantong yang dimiliki oleh penyihir junior itu. Melihat isi dalam kantong itu kosong, Myro terkejut dan segera berkata "Bagaimana mungkin kosong? Ini adalah kantong penyihir junior, paling tidak ada banyak kristal sihir kan?".
"Tuan muda, ini adalah kantong penyimpanan dimensi yang dibuat oleh seorang penyihir dimensi. Anda harus mengalirkan mana yang anda miliki untuk membuka isi kantong tersebut. Menurut rune sihir yang ada di kantong, menurut saya ukuran kantong ini sekitar 5 x 5 meter yang tergolong sebagai kantong penyimpanan dimensi termurah dan terkecil yang ada di pasaran", kata Fay.
Mendengar itu Myro terkejut. Di dunia sebelumnya, Myro sudah membaca banyak cerita yang menjelaskan tentang kantong dimensi ini. Tetapi di cerita-cerita tersebut kebanyakan alat penyimpanan bukanlah berbentuk kantong tetapi berbentuk cincin yang sering disebut dengan cincin dimensi.
Myro segera mengalirkan mana yang ia miliki ke arah kantong dimensi. Myro segera bisa merasakan sebuah ruang seluas 5 x 5 meter. Di dalam ruangan tersebut, Myro bisa melihat ratusan kristal sihir tanpa elemen dan beberapa buku mengenai sihir kegelapan. Buku-buku itu tidak berguna bagi Myro, lagipula ia tidak memiliki kecocokan dengan elemen kegelapan. Myro segera mengeluarkan sebuah kristal sihir yang terlihat paling aneh sendiri dibandingkan kristal sihir lainnya. Kristal sihir itu berukuran lebih besar serta terdapat mana yang lebih padat di dalamnya. Di dalam kantong tersebut, hanya ada 1 kristal sihir seperti ini. Oleh karena itu, Myro melihat kristal sihir itu dan merasa aneh. Kristal sihir apa ini?
Melihat Myro yang terlihat bingung sambil melihat kristal sihir itu, Shar segera menjawab "Tuan muda, yang anda lihat itu adalah kristal sihir tingkat menengah. Kristal sihir yang pernah anda serap sebelumnya untuk menjadi penyihir magang tingkat 1 adalah kristal sihir tingkat rendah. Sebuah kristal sihir tingkat menengah setara dengan 100 kristal sihir tingkat rendah. Bahkan jika anda pakai untuk kultivasi, maka sebuah kristal sihir tingkat menengah bisa membentuk 100 bola mana untuk anda jika anda menyerap seluruh helai mana di kristal sihir tingkat menengah tersebut".
Mendengar perkataan Shar, Myro mengangguk lalu segera memberikan kantong dimensi itu ke Shardan berkata "Kalau begitu kau bisa menyimpan kantong dimensi itu dulu. Jika aku yang menyimpannya, mungkin akan ketahuan oleh para penyihir di Akademi Kegelapan. Lalu aku akan kultivasi dulu. Kuserahkan penjagaan daerah sekitar kepadamu, Shar".
"Ya, tuan muda", kata Shar mengambil kantong dimensi itu lalu mulai menghilang.
"Baiklah, kalau begitu mari mulai", kata Myro lalu mulai menyerap kristal sihir tingkat menengah tersebut.
.................
Waktu berlalu dengan cepat, Myro membuka matanya dan mulai berdiri dan meregangkan tubuhnya yang kaku karena terlalu lama duduk. Ia melihat kristal tingkat menengah di tangannya yang sudah kosong tanpa sehelai mana pun.Myro membuang kristal mana tingkat menengah yang sudah tidak berlaku lagi karena kehilangan helai mana nya dan segera berkata "Shar, sudah berapa hari sekarang?".
Seperti biasa, sebuah sosok muncul di belakang Myro sambil berlutut dan berkata "Tuan muda, ini hari terakhir tes para murid serta waktu anda dan murid lainnya akan kembali ke balon udara".
"Waktu tesnya sudah habis ya. Baiklah, terima kasih Shar atas kerja keras mu selama ini menjagaku saat berkultivasi", kata Myro.
"Tidak masalah tuan muda, ini sudah menjadi tugas ku", kata Shar lalu sosoknya mulai menghilang lagi dengan cepat.
Myro bingung melihat Shar yang terburu-buru menghilang. Tetapi ia segera bisa melihat sebuah lingkaran sihir di kakinya. Seketika sebuah cahaya terang muncul di hutan dan murid-murid yang berada di hutan mulai menghilang. Myro pun juga menghilang dari hutan tersebut.
Myro merasakan cahaya yang sangat terang sehingga ia harus menutup matanya lagi. Myro mulai membuka matanya perlahan-lahan saat cahaya tersebut mulai menghilang. Di depan Myro terdapat banyak murid-murid yang nampaknya baru di teleportasi seperti dirinya sendiri. Saat ini langit biru di atas sudah tertutupi oleh langit yang terbuat dari besi. Myro menyadari bahwa ia sudah berada di dalam balon udara lagi. Tapi di sekitar saat ini tidak seperti di balon udara sebelumnya. Saat ini di sekitar para murid terdapat banyak pintu dengan berbagai lambang di atasnya. Setiap pintu dijaga oleh beberapa penyihir dengan berbagai warna serta lambang di jubahnya.
Seseorang dengan jubah putih muncul di depan para peserta, penyihir jubah putih itu segera berkata "Murid-murid sekalian. Kalian yang berada di ruangan saat ini adalah orang-orang yang telah lulus melalui tes dan pantas memasuki akademi sihir. Di sekitar kalian terdapat berbagai pintu dengan berbagai penyihir yang sudah siap menerima pendaftaran kalian. Kalian bisa segera pergi ke pintu dimana tujuan akademi sihir kalian berada. Baiklah kalau begitu, kalian bisa mulai menentukan keputusan kalian".
Setelah berkata seperti itu, penyihir jubah putih itu segera menghilang lagi dengan sihir teleportasi. Para murid segera diam selama beberapa saat lalu mereka berteriak dengan sangat senang. Beberapa murid bahkan menangis karena berhasil mencapai impian mereka untuk memasuki akademi sihir.
Melihat pemandangan itu, para penyihir di sekitar yang menjaga pintu hanya tersenyum. Mereka sepertinya mengingat diri mereka di masa lalu yang juga melakukan hal yang sama dengan para murid di depan mereka saat ini. Setelah kegembiraan, para murid mulai mencari pintu yang merupakan akademi sihir tujuan mereka untuk bergabung.
Myro segera berjalan dan melihat pintu-pintu di sekitar dan berkata di dalam hati "Baiklah, saatnya mencari akademi sihir".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 447 Episodes
Comments
Koita
Fay saha?
2022-12-28
0
novel tentang keras kepala ,soalny ini dh berpuluh kali di ceritain tentang keras kepala
2022-11-27
0
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/.....
jejak
2022-09-19
2