Di balon udara, Akademi Kegelapan. Beberapa saat sebelum kejadian pencurian di ruang harta.
5 orang berjubah hitam masih duduk sambil melihat hutan. Kepala Akademi Kegelapan melihat seorang penyihir jubah hitam yang merupakan orang paling muda diantara mereka bertiga. Kepala Akademi Kegelapan berkata "Bagaimana, kau sudah mengirim penyihir junior untuk mengatasi anak itu?".
"Sudah saya lakukan kepala, anda tidak perlu khawatir", kata pria muda tersebut dengan percaya diri.
Kepala Akademi Kegelapan mengangguk terhadap perkataan pria muda tersebut. Tiba-tiba, pintu ruangan terbuka dengan keras dan seorang pria tua berjubah hitam masuk ke ruangan tersebut dengan panik dan berkata "Kepala gawat".
Melihat wakil kepala akademinya sendiri yang begitu panik, kepala Akademi Kegelapan segera berkata dengan tenang "Ford, kau sekarang adalah seorang wakil kepala akademi sihir. Kau harus tetap tenang dalam situasi apapun, jangan sampai kehilangan martabat Akademi Kegelapan kita. Kau lihat aku yang selalu tenang dan tidak mudah panik ini. Kau masih perlu banyak belajar dari kepribadianku, Ford".
"Tapi kepala, situasinya....", kata Ford masih dengan penuh kepanikan.
Tetapi sebelum Ford sempat menyelesaikan kalimatnya, Kepala Akademi Kegelapan berkata lagi "Ford, kau harus tenang dulu baru bicara. Jangan merusak martabat akademi kita. Kau sekarang adalah wakil kepala akademi, kau merupakan salah satu simbol bagi akademi kita. Bagaimana jika mereka melihat wakil kepala kita begitu mudahnya panik? Bukankah itu akan membuat mereka menghina akademi kita".
"Tapi kepala....", kata Ford lagi.
Tapi segera di potong lagi oleh kepala akademi yang berkata dengan sedikit marah "Ford, aku bilang tenangkan! Memangnya mengapa kau begitu panik? Kita hanya boleh panik jika buku sihir terlarang kita dicuri? Selain itu tidak boleh begitu panik. Bahkan jika akademi kita melawan musuh yang sangat kuat kita harus tetap tenang".
"Tapi kepala, buku sihir terlarang kita memang dicuri", kata Ford juga sedikit marah karena kata-kata sebelumnya selalu dipotong oleh kepala akademi.
mendengar itu, kepala Akademi Kegelapan berhenti menatap hutan dan melihat ke arah Ford dengan bingung "Seriusan?".
Ford segera mengangguk. Melihat jawaban Ford kepala Akademi Kegelapan segera membalikkan meja pertemuan itu dan mengejutkan seluruh orang yang duduk di meja itu. Kepala Akademi Kegelapan segera berkata dengan sangat marah "Ford, kau bodoh! Kenapa tidak bilang dari tadi? Jika kau bilang lebih cepat, maka kita tidak perlu membuang banyak waktu disini. Sekarang waktu sangat berharga, semakin lama kita mencari buku sihir terlarang maka pencurinya akan semakin jauh. Sedangkan kau disini selalu menunda-nunda perkataan mu seperti orang bodoh yang membuang waktu kita. Kau mengerti dengan kesalahanmu, Ford?".
"Tapi kepala, saya dari awal sudah ingin menjelaskan tapi anda....",
Ford mencoba membela dirinya tapi sebelum kata-katanya selesai, kepala akademi segera berkata dengan lebih marah "Omong kosong! Sekarang kau ingin mengalahkan ku. Ford, aku kecewa dengan mu. Setelah kita kembali ke akademi kau akan diturunkan jabatanmu dari wakil kepala akademi serta kau akan dikurung selama sebulan untuk merenungkan kebodohanmu".
"Aku pasti akan menangkap pencuri yang tak tahu malu itu. Beraninya mencuri harta dari Akademi Kegelapan kita".
Setelah selesai berkata, kepala Akademi Kegelapan segera pergi ke ruang harta di balon udara. Kepala bagian dari Akademi Kegelapan yang sebelumnya duduk bersama kepala akademi hanya bisa menatap Ford dengan kasihan dan segera berjalan mengikuti kepala akademi. Ford berdiri tercengang di tempat sambil berkata dengan suara kecil "Apa salahku?".
......................
Di suatu tempat di hutan tempat para murid melakukan tes.
"Hachimmm", ada suara bersin.
Myro segera berbalik dan melihat Shar sambil berkata dengan bingung "Ada apa, Shar? apakah kau terkena Flu".
Shar segera menggelengkan kepalanya dan berkata "Tuan muda, saya adalah pembunuh senior tingkat 5 jadi seharusnya saya tidak bisa terkena penyakit kecil seperti Flu. Saya merasa sepertinya ada yang membicarakan ku".
"Hahaha..... Itu hanya mitos. Bagaimana mungkin seseorang bersin karena ada yang membicarakannya. Lagipula, tidak ada yang mengenalmu di dunia ini kecuali aku kan", kata Myro lalu mulai membawa makan siang yang sudah ia siapkan untuk dirinya sendiri dan Shar.
"Tetapi tuan muda, saya memang merasa ada yang menjelek-jelekan saya", kata Shar dengan keras kepala.
"Ya, ya, kau benar. Sekarang kita makan dulu", kata Myro berhenti untuk keras kepala dan memberikan semangkuk daging lain kepada Shar.
Shar segera mengambil mangkuk itu dan mulai makan sambil berkata "Tuan muda, anda benar-benar hebat dalam bertarung sekarang. Kemarin, anda bisa membunuh segerombolan serigala angin serta hari ini anda berhasil mengalahkan beberapa murid lain sehingga anda sudah memiliki 5 lencana. Dengan ini anda bisa melewati tes untuk memasuki akademi sihir dengan mudah karena anda telah memenuhi persyaratannya".
"Aku hanya sedikit beruntung bisa menang melawan gerombolan serigala angin kemarin", kata Myro lalu mengeluarkan sebuah buku yang diberikan oleh Shar sebelumnya "Aku sudah selesai membaca buku ini. Jadi aku akan mengembalikannya. Lagipula buku itu sudah tidak berguna lagi bagiku".
Shar melihat buku tersebut dan mengambilnya lalu menyimpannya sambil berkata "Kalau begitu aku akan menyimpan buku ini untuk tuan muda. Lagipula, terlalu berisiko bagi anda jika kepala akademi sihir lain melihat anda memiliki buku ini. Mungkin saja akan menimbulkan masalah. Jadi, aku akan menyimpan buku ini sampai tuan muda akan membutuhkannya lagi nanti".
Mendengar perkataan Shar, Myro berkata dengan bingung "Hah? Apa maksudmu?".
"Maksudku? Maksudku, aku akan menyimpan buku ini untuk tuan muda", kata Shar.
"Tidak, bukan itu yang kumaksud. Tapi, kenapa aku akan membutuhkan buku itu lagi di masa depan? Lagipula buku itu hanya untuk penyihir magang mempelajari sihir level 0 kan?", kata Myro bertanya dengan bingung ke Shar.
Shar menatap Myro, lalu tiba-tiba Shar mengerti apa yang terjadi dan seger berkata "Tuan muda, jadi dari tadi kau mengira buku ini hanya buku sihir untuk penyihir magang?".
"Apakah bukan begitu?", kata Myro.
"Tuan muda, jika kepala akademi sihir terutama kepala Akademi Kegelapan mendengar perkataanmu maka mereka jelas akan marah besar. Kau memegang harta terbesar mereka selama beberapa hari ini, tapi kau bahkan tidak tahu buku apa itu", kata Shar.
"Harta terbesar? Maksudmu buku itu punya kegunaan lain", kata Myro.
Shar mengangguk dan berkata "Buku ini adalah buku sihir terlarang dari Akademi Kegelapan. Di dalam buku ini terdapat sihir terlarang yaitu Wilayah Kegelapan. Sihir itu berfungsi untuk melenyapkan seluruh wilayah yang ditunjuk oleh tuan muda. Selama tidak ada penyihir diatas tingkat ahli maka seluruh daerah yang terkena sihir ini akan binasa. Lalu daerah yang terkena sihir ini, maka tempat itu tidak bisa menjadi tempat tinggal makhluk hidup lagi. Tanahnya akan menjadi tempat tandus dimana bahkan sebuah pohon pun tidak akan tumbuh. Lalu untuk area serangan sihir ini mungkin bisa mencapai seluruh Kerajaan Beruang Besi tempat anda tinggal dulu".
Piring Myro terjatuh karena ia terkejut, lalu Myro berkata "Jadi, selama beberapa hari ini aku seperti memegang bom nuklir di tangan ku?".
"Bom nuklir?", kata Shar bingung, lagipula di dunia Shar sebelumnya tidak ada bom nuklir.
"Itu hanya sebuah benda dari duniaku", kata Myro menjelaskan.
Shar tiba-tiba diam, lalu ia melihat ke arah hutan sambil tersenyum "Tuan muda, nampaknya kita kedatangan sebuah dompet berjalan".
"Dompet berjalan?", kata Myro bingung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 447 Episodes
Comments
{>_<}
tunggu keles entar panik lohh
2024-10-23
0
Sukmawati S Chaca
nuklir dia gak tau kalo dompet langsung tau
2023-07-15
2
Ardianovich
insting begal bergerak
2023-05-06
0