part 4

Sementara itu dirumah sakit Reyhan tampak bersama dengan sekretarisnya sedang berbincang- bincang.

" Bagaimana Dit apa kamu dapat informasi tentang Diana?" Tanya Reyhan dengan wajah serius

" Ya saya sudah dapat infonya bos, Diana Astuti seorang dokter spesialis, dia tinggal bersama seorang wanita paruh baya dan seorang anak perempuan yang berusia kira - kira 10 tahun, tapi status Diana sendiri sampai sekarang belum menikah karena ketika saya mencari informasi di kantor urusan agama dan pencatatan sipil tidak ada yang mencatat tentang pernikahan Diana Astuti bos" jelas Radit

" Diana punya anak tapi belum menikah, coba kamu cari tau tentang anak tersebut Dit?" Ujar Reyhan yang tampak heran anak siapa yang tinggal bersama Diana. Lalu Reyhan berkata lagi

" Bagaimana keadaan indah, adiknya Diana?"

" Mengenai indah saya mendengar kabar bahwa dia sudah meninggal dunia bos " balas Radit

Reyhan tampak diam dan menyuruh Radit untuk meninggalkanya sendiri. Reyhan tampak memandangi foto yang ada dalam dompetnya yang tak lain adalah Diana.

Maafkan aku Na

" Beby" panggil Tika yang tiba-tiba masuk mengejutkan Reyhan. Dengan sigap Reyhan menyimpan foto Diana kedalam dompetnya.

" Ada apa kemari?" Jawab Reyhan ketua

" Tentu saja aku kangen padamu beb" balas Diana sambil ingin memeluk Reyhan akan tetapi Reyhan menghindar.

" Lebih baik kau segera pergi dari sini" pinta Reyhan dengan wajah kesal

" Rey, kenapa kau selalu seperti ini padaku? Aku tunangan mu dan seluruh dunia juga tau itu. Tiga tahun belakangan ini aku selalu diam karena aku berfikir kau akan bisa menyayangiku dan mencintai ku, tapi kenapa kau selalu bersikap dingin padaku" ujar Tika dengan wajah sedih

" Maafkan aku Tika, kau tau aku bertunangan dengan mu itu hanya karena nenek memintanya padaku. Aku tidak memiliki perasaan apa-apa untuk mu. Jika kau mau kita batalkan saja pertunangan ini lagi pula nenek ku sudah tidak ada lagi, jadi tidak ada alasan ku untuk tetap bertunangan dengan mu" jelas Reyhan masih dengan wajah dinginnya

" Kamu jahat Rey, aku ga mau batalin pertunangan ini. Kamu tau kan aku sayang banget sama kamu Rey. Kamu segalanya buat aku Rey" seru Tika sambil menitikkan air matanya

" Terserah kamu saja ka, tapi aku sarankan lebih baik kita batalkan saja karena aku tidak pernah memiliki rasa cinta terhadap mu" ucap Reyhan

" Apa kau punya wanita lain Rey? " Cetus Tika

" Itu bukan urusan mu! Lebih baik kau keluar aku ingin sendiri dulu" pinta Reyhan

" Tapi Rey " belum selesai Tika berbicara, Reyhan langsung menghardiknya untuk segera keluar.

"Keluar sekarang!!!"

Tika pun berlari keluar sambil menangis. Kini diruangan itu hanya ada Reyhan. Dia tampak memandangi foto Diana kembali.

Apa kau begitu marah padaku Na, maafkan aku batin Reyhan

Reyhan tampak memeluk foto Diana. Ponsel Reyhan pun berbunyi dilihatnya itu adalah pesan dari grup sekolahnya. Pesan itu merupakan ajakan untuk reuni bersama angkatan mereka lusa nanti.

Apakah Diana akan datang juga

Reyhan menulis pesan pada sekretarisnya untuk segera menemuinya.

Tak lama Radit datang menemui Reyhan.

" Ada apa bos?" Tanya Radit

" Segera telpon Diana dan minta dia jadi dokter pribadi ku" pinta Radit

" Mohon maaf sebelumnya bos, saya sudah pernah mencoba sebelumnya akan tetapi nona Diana tidak mau saat mendengar nama anda" ujar Radit

" Aku tidak mau tau kau harus membuat dia menjadi dokter pribadiku bagaimanapun caranya!!!" Paksa Reyhan

" Baik bos" jawab Radit sambil menunduk

" Pergilah!" Pinta Reyhan

Radit segera pergi dan menghubungi pemilik rumah sakit tempat Diana bekerja. Radit menyampaikan segala yang diinginkan oleh Reyhan. Pemilik rumah sakit tersebut segera menelpon Diana.

Diana yang sedang asik bermain dengan Zahra pun segera mengangkat telpon dari direktur rumah sakit tempat ia bekerja.

" Halo pak,"

" Halo Diana, apa kamu bisa kerumah sakit sekarang ada masalah mendesak" ujar pemilik rumah sakit tersebut

" Baiklah pak saya akan sampai sebentar lagi" seru Diana.

Pemilik rumah sakit tadi segera memutuskan panggilan.

Ada masalah mendesak apa ya? batin Diana yang merasa bingung

" Zahra, ibu. Diana pergi dulu ya" ujar Diana

" Kemana bunda? Bukannya bunda janji seharian mau nemanin aku ya" ucap Zahra

" Sayang, bunda ada urusan sebentar nanti kalau urusannya selesai bunda balik lagi ya sayang" bujuk Diana

Zahra tampak cemberut, Diana pun terus membujuknya hingga Zahra mau.

" Bu kalau gitu Diana pergi dulu ya. Diana naik taksi aja Bu biar cepat" ujar Diana sambil pergi menuju rumah sakit. Diana tampak sangat terburu-buru.

Beberapa menit kemudian Diana pun sampai dirumah sakit segera menuju ruang direktur.

" Permisi pak" ujar Diana sambil mengetuk pintu

" Masuk " ujar seseorang dari dalam

Setelah Diana masuk tampak Radit juga ada disitu.

" Pak, ada masalah mendesak apa ya pak?" Tanya Diana

" Diana maafkan saya harus mengganggu waktu istirahat kamu. Kamu tau kan perusahaan agrana corp? Ini adalah sekretaris dari perusahaan tersebut" ujar pemilik rumah sakit tersebut menjelaskan

" Lalu pak? Apa hubungannya dengan saya?" Tanya Diana dengan mimik wajah serius

" Begini Diana, pak Reyhan direktur utama di perusahaan tersebut meminta agar kamu menjadi dokter pribadinya. Kamu akan dibayar 2X lipat dari gaji kamu biasanya dan kamu juga harus ada 24 jam untuk pak Reyhan" seru pemilik rumah sakit

" Maaf pak. Saya lebih senang dengan pekerjaan saya sekarang dan saya menolak untuk menjadi dokter pribadinya." Jawab Diana dengan tegas

" Diana, saya berharap kerjasama dari kamu jika kamu menolak tawaran ini maka rumah sakit ini yang akan jadi taruhannya" balas direktur rumah sakit

" Pak Alex, saya ga bisa jadi dokter pribadi dia pak. Tolong maafkan saya pak" sahut Diana

" Berarti kamu tega melihat rumah sakit ini ditutup Diana " ujar Radit

" Maksud kamu apa?" Tanya Diana tak mengerti dengan perkataan Radit

" Diana, kamu taukan bos Reyhan Agrana merupakan pengusaha yang sangat sukses dan terkenal. Dia bisa melakukan apa saja yang dia mau dan kamu juga jangan lupa bos Reyhan merupakan orang yang sangat berpengaruh besar di negara ini. Bisnisnya sangat luas bahkan sampai keluar negeri. Dan rumah sakit ini hanya hal kecil buatnya jadi saya harap lebih baik kamu menerima tawaran bos Reyhan" jelas Radit

Diana hanya diam, dia tak ingin berada dekat dengan Reyhan akan tetapi bagaimana nasib para pekerja dirumah sakit ini jika rumah sakit ini ditutup.

" Bisa saya bertemu dengan bos kamu itu?" Pinta Diana dengan mimik wajah geram

" Tentu, mari ikut saya" ajak Radit sambil membawa Diana menuju ruangan Reyhan.

Sesampainya diruangan Reyhan tampak Reyhan sedang sibuk dengan laptopnya.

" Bos" panggil Radit

" Iya ada apa Dit?" Jawab Reyhan yang masih fokus pada laptopnya

" Ada yang ingin ketemu, Bos" ujar Radit

" Siapa?" Tanya Reyhan

" Silahkan masuk nona?" Pinta Radit pada Diana

Diana segera masuk sambil memperhatikan Reyhan yang masih sibuk dengan laptopnya.

Dia sakit tapi tetap saja masih bekerja Guman Diana dalam hatinya

" Saya permisi dulu bos" ujar Radit sambil menuju keluar

Setelah Radit keluar Diana tampak masih diam belum berbicara sepatah kata pun.

" Ada perlu apa?" Tanya Reyhan yang masih fokus pada laptopnya

Diana masih tampak diam sambil mengepal tangannya. Ia teringat akan hinaan Reyhan dulu padanya. Semua rasa sakit yang ingin dilupakannya kembali terngiang lagi. Lalu ia berkata

" Apa kabar tuan Reyhan yang terhormat?"

Mendengar suara Diana Reyhan tampak diam dan langsung melirik kearah Diana. Betapa senangnya dia melihat Diana ada dihadapannya sekarang.

" Diana, aku baik. bagaimana kabarmu? " seru Reyhan dengan senyuman dan segera menutup laptopnya

" Sudahlah Rey, tak perlu basa basi lagi aku disini hanya ingin bertanya kenapa kau ingin sekali aku menjadi dokter pribadimu? Tuan Reyhan Agrana seorang pengusaha yang sangat terkenal seharusnya bisa dapat dokter lebih baik dari aku kan. Tidak kah kau takut aku akan membunuhmu suatu saat nanti, setelah apa yang kau lakukan selama ini kepada ku apa kau tak sadar itu tuan Reyhan Agrana yang terhormat ?" Jelas Diana dengan tatapan sinisnya pada Reyhan

Reyhan tampak hanya tersenyum sembari berkata

" Apa ada lagi yang mengganjal dihatimu? Keluarkan lah semuanya."

" Aku tidak akan pernah mau menjadi dokter pribadimu! Jangan kau pikir kau bisa mengancam ku tuan Reyhan. Terserah apa yang akan kau lakukan aku tidak peduli" balas Diana yang tampak emosi

Reyhan tampak melepaskan selang infus yang ada ditangannya lalu berjalan mendekati Diana. Ia maju terus mendekati Diana dan Diana mundur hingga mentok ke dinding. Reyhan langsung memeluk Diana sambil berkata

" Aku merindukan mu"

Diana segera mendorong Reyhan dan menjauhinya.

" Apa kau gila!!" Pekik Diana

" Ya aku gila. Maafkan aku Diana, aku tau aku sangat menyakiti hatimu waktu itu tapi aku..." belum selesai Reyhan berkata Diana langsung memotongnya

" Cukup tuan Reyhan! Apakah anda tidak tau malu? Anda sudah memiliki tunangan tapi berani memeluk gadis lain dibelakangnya. Kenapa anda mengganggu kehidupan ku? Apa anda masih kurang puas menyiksaku. Aku mohon kepada anda tolong jauhi aku" seru Diana dengan emosinya yang menggebu-gebu

" Diana, kamu gak akan bisa jauh dari aku. Aku bakal pastikan kamu akan jadi dokter pribadiku. Lagian ini hanya profesionalisme dalam pekerjaan Diana kenapa kamu menyangkut pautkannya dengan perasaan mu? " Ujar Reyhan

Diana maafkan aku, aku sangat merindukanmu aku tidak mau kehilangan dirimu lagi, cukup sekali aku kehilanganmu tidak lagi sekarang batin Reyhan

Diana tampak hanya diam sambil memikirkan perkataan Reyhan.

Bagaimana ini? Aku tidak ingin dekat dengannya walaupun hanya sebentar, tapi jika rumah sakit ini ditutup karyawan dirumah sakit ini akan kehilangan pekerjaan mereka. Diana kau tidak boleh egois masa depan banyak orang yang akan dipertaruhkan disini

Sambil menghela napas panjang Diana pun berkata

" Baiklah, aku akan jadi dokter pribadimu. Aku adalah dokter yang profesional jadi aku akan melakukan tugas-tugas ku sebagai dokter. Apa kau puas sekarang?" Jelas Diana

" Tentu saja" sahut Reyhan sambil mengulurkan tangannya

Diana tampak tak mengacuhkannya lalu pergi meninggalkan Reyhan.

Reyhan hanya tersenyum. Ia tampak sangat bahagia bisa bertemu Diana lagi.

Terpopuler

Comments

Netty S

Netty S

plis,,Diana jgn mudah luluh,,Krn bkln ga seru

2022-02-06

0

Noorhikmah

Noorhikmah

mulai menarik dan sepertinya aku tertarik untuk bacanya gak lompat-lompat😃

2021-08-12

1

hayati

hayati

dasar buaaya

2021-05-18

1

lihat semua
Episodes
1 part 1
2 part 2
3 part 3
4 part 4
5 part 5
6 part 6
7 part 7
8 part 8
9 part 9
10 part 10
11 part 11
12 part 12
13 part 13
14 part 14
15 part 15
16 part 16
17 part 17
18 part 18
19 part 19
20 part 20
21 part 21
22 part 22
23 part 23
24 part 24
25 part 25
26 part 26
27 part 27
28 part 28
29 part 29
30 part 30
31 part 31
32 part 32
33 part 33
34 part 34
35 part 35
36 part 36
37 part 37
38 part 38
39 part 39
40 part 40
41 part 41
42 part 42
43 part 43
44 part 44
45 part 45
46 part 46
47 part 47
48 part 48
49 part 49
50 part 50
51 part 51
52 part 52
53 part 53
54 part 54
55 part 55
56 part 56
57 part 57
58 part 58
59 part 59
60 part 60
61 part 61
62 part 62
63 part 63
64 Part 64
65 part 65
66 part 66
67 part 67
68 part 68
69 part 69
70 part 70
71 part 71
72 part 72
73 part 73
74 part 74
75 part 75
76 part 76
77 part 77
78 part 78
79 part 79
80 part 80
81 part 81
82 part 82
83 part 83
84 part 84
85 part 85
86 part 86
87 part 87
88 part 88
89 part 89
90 part 90
91 part 91
92 part 92
93 part 93
94 part 94
95 part 95
96 part 96
97 part 97
98 part 98
99 part 99
100 part 100
101 part 101
102 part 102
103 part 103
104 part 104
105 part 105
106 part 106
107 part 107
108 part 108
109 part 109
110 part 110
111 part 111
112 part 112
113 part 113
114 part 114
115 part 115
116 part 116
117 part 117
118 part 118
119 part 119
120 part 120
121 part 121
122 part 122
123 part 123
124 part 124
125 part 125
126 part 126
127 part 127
128 part 128
129 part 129
130 part 130
131 part 131
132 part 132
133 part 133
134 part 134
135 part 135
136 part 136
137 part 137
138 part 138
139 part 139
140 part 140
141 part 141
142 part 142
143 part 143
144 part 144
145 part 145
146 part 146
147 part 147
148 part 148
149 part 149
150 part 150
151 part 151
152 part 152
153 part 153
154 part 154
155 part 155
156 part 156
157 part 157
158 part 158
159 part 159
160 part 160
161 part 161
162 part 162
163 part 163
164 part 164
165 part 165
166 part 166
167 S2 Part 1
168 S2 Part 2
169 S2 Part 3
170 S2 Part 4
171 S2 Part 5
172 S2 Part 6
173 S2 Part 7
174 S2 Part 8
175 S2 Part 9
176 S2 Part 10
177 S2 Part 11
178 S2 Part 12
179 S2 Part 13
180 S2 Part 14
181 S2 Part 15
182 S2 Part 16
183 S2 Part 17
184 S2 Part 18
185 S2 Part 19
186 S2 Part 20
187 S2 Part 21
188 S2 Part 22
189 S2 Part 23
190 S2 Part 24
191 S2 Part 25
192 S2 Part 26
193 S2 Part 27
194 S2 Part 28
195 S2 Part 29
196 S2 Part 30
197 S2 Part 31
198 S2 Part 32
199 S2 Part 33
200 S2 Part 34
201 S2 Part 35
202 S2 Part 36
203 S2 Part 37
204 S2 Part 38
205 S2 Part 39
206 S2 Part 40
207 S2 Part 41
208 S2 Part 42
209 S2 Part 43
210 S2 Part 44
211 S2 Part 45
212 S2 Part 46
213 S2 Part 47
214 S2 Part 48
215 S2 Part 49
216 S2 Part 50
217 S2 Part 51
218 S2 Part 52
219 S2 Part 53
220 S2 Part 54
221 S2 Part 55
222 S2 Part 56
223 S2 Part 57
224 S2 Part 58
225 S2 Part 59
226 S2 Part 60
227 S2 Part 61
228 S2 Part 62
229 S2 Part 63
230 S2 Part 64
231 S2 Part 65
232 S2 Part 66
233 S2 Part 67
234 S2 Part 68
235 S2 Part 69
236 S2 Part 70
237 S2 Part 71
238 S2 Part 72
239 S2 Part 73
240 S2 Part 74
241 S2 Part 75
242 S2 Part 76
243 S2 Part 77
244 S2 Part 78
245 S2 Part 79
246 Next
Episodes

Updated 246 Episodes

1
part 1
2
part 2
3
part 3
4
part 4
5
part 5
6
part 6
7
part 7
8
part 8
9
part 9
10
part 10
11
part 11
12
part 12
13
part 13
14
part 14
15
part 15
16
part 16
17
part 17
18
part 18
19
part 19
20
part 20
21
part 21
22
part 22
23
part 23
24
part 24
25
part 25
26
part 26
27
part 27
28
part 28
29
part 29
30
part 30
31
part 31
32
part 32
33
part 33
34
part 34
35
part 35
36
part 36
37
part 37
38
part 38
39
part 39
40
part 40
41
part 41
42
part 42
43
part 43
44
part 44
45
part 45
46
part 46
47
part 47
48
part 48
49
part 49
50
part 50
51
part 51
52
part 52
53
part 53
54
part 54
55
part 55
56
part 56
57
part 57
58
part 58
59
part 59
60
part 60
61
part 61
62
part 62
63
part 63
64
Part 64
65
part 65
66
part 66
67
part 67
68
part 68
69
part 69
70
part 70
71
part 71
72
part 72
73
part 73
74
part 74
75
part 75
76
part 76
77
part 77
78
part 78
79
part 79
80
part 80
81
part 81
82
part 82
83
part 83
84
part 84
85
part 85
86
part 86
87
part 87
88
part 88
89
part 89
90
part 90
91
part 91
92
part 92
93
part 93
94
part 94
95
part 95
96
part 96
97
part 97
98
part 98
99
part 99
100
part 100
101
part 101
102
part 102
103
part 103
104
part 104
105
part 105
106
part 106
107
part 107
108
part 108
109
part 109
110
part 110
111
part 111
112
part 112
113
part 113
114
part 114
115
part 115
116
part 116
117
part 117
118
part 118
119
part 119
120
part 120
121
part 121
122
part 122
123
part 123
124
part 124
125
part 125
126
part 126
127
part 127
128
part 128
129
part 129
130
part 130
131
part 131
132
part 132
133
part 133
134
part 134
135
part 135
136
part 136
137
part 137
138
part 138
139
part 139
140
part 140
141
part 141
142
part 142
143
part 143
144
part 144
145
part 145
146
part 146
147
part 147
148
part 148
149
part 149
150
part 150
151
part 151
152
part 152
153
part 153
154
part 154
155
part 155
156
part 156
157
part 157
158
part 158
159
part 159
160
part 160
161
part 161
162
part 162
163
part 163
164
part 164
165
part 165
166
part 166
167
S2 Part 1
168
S2 Part 2
169
S2 Part 3
170
S2 Part 4
171
S2 Part 5
172
S2 Part 6
173
S2 Part 7
174
S2 Part 8
175
S2 Part 9
176
S2 Part 10
177
S2 Part 11
178
S2 Part 12
179
S2 Part 13
180
S2 Part 14
181
S2 Part 15
182
S2 Part 16
183
S2 Part 17
184
S2 Part 18
185
S2 Part 19
186
S2 Part 20
187
S2 Part 21
188
S2 Part 22
189
S2 Part 23
190
S2 Part 24
191
S2 Part 25
192
S2 Part 26
193
S2 Part 27
194
S2 Part 28
195
S2 Part 29
196
S2 Part 30
197
S2 Part 31
198
S2 Part 32
199
S2 Part 33
200
S2 Part 34
201
S2 Part 35
202
S2 Part 36
203
S2 Part 37
204
S2 Part 38
205
S2 Part 39
206
S2 Part 40
207
S2 Part 41
208
S2 Part 42
209
S2 Part 43
210
S2 Part 44
211
S2 Part 45
212
S2 Part 46
213
S2 Part 47
214
S2 Part 48
215
S2 Part 49
216
S2 Part 50
217
S2 Part 51
218
S2 Part 52
219
S2 Part 53
220
S2 Part 54
221
S2 Part 55
222
S2 Part 56
223
S2 Part 57
224
S2 Part 58
225
S2 Part 59
226
S2 Part 60
227
S2 Part 61
228
S2 Part 62
229
S2 Part 63
230
S2 Part 64
231
S2 Part 65
232
S2 Part 66
233
S2 Part 67
234
S2 Part 68
235
S2 Part 69
236
S2 Part 70
237
S2 Part 71
238
S2 Part 72
239
S2 Part 73
240
S2 Part 74
241
S2 Part 75
242
S2 Part 76
243
S2 Part 77
244
S2 Part 78
245
S2 Part 79
246
Next

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!