MEKANIK DARI LEMBAH BESI

MEKANIK DARI LEMBAH BESI

LEGACY 1 - KUTUKAN JANTUNG

...Dunia hampir berakhir sekali......

......dan malam ini, kesalahan itu akan diulang....

...⚙⚙⚙...

Salju turun di atas ibu kota Astrevan. Dan di luar menara istananya yang mencakar langit, angin musim dingin berhembus kencang. Namun, di dalam Aula Dewan Agung, suasananya berbeda. Di sana tidak ada dingin, tapi hawanya terasa pengap dan panas. Bukan karena api dari perapian, melainkan karena ambisi yang meluap dari orang-orang di dalamnya.

“Ini bukan sekadar kemajuan, ini adalah kegilaan,” suara itu keras menghantam dinding aula.

Seorang peneliti berdiri di titik pusat ruangan. Jubahnya yang biasanya rapi kini kusam, dipenuhi debu kristal biru yang masih berkilau samar. Di hadapannya, sebuah meja bundar dari batu obsidian membentang, dipenuhi dengan diagram energi yang berkelip dan model mekanis yang tampak hidup.

Di tengah meja itu, sebuah peta proyeksi menyala, memperlihatkan keseluruhan Benua Valtheria dengan garis-garis acak yang seperti urat, menjalar sampai ke ujung. Garis itu disebut sebagai Jaringan Titan.

“Kalian memandangnya sebagai senjata,” lanjut peneliti itu, suaranya parau namun tajam. “Tapi dengarkan aku! Ini adalah organisme. Sebuah sistem saraf raksasa yang tertidur di bawah kulit Valtheria. Jika kalian memicu satu simpul, seluruh dunia akan bereaksi!”

Seorang jenderal veteran di sisi kanan meja, Jenderal Krovax, menyandarkan tubuhnya yang kekar. Ia mencibir, membiarkan medali di dadanya berdenting.

“Dan sejak kapan Astrevan takut pada reaksi dunia?” Krovax tertawa kecil, suara beratnya bergema. “Jika raksasa itu bangun, maka mereka akan bangun di bawah bendera kita. Bukankah itu yang kau temukan, Peneliti?”

Beberapa bangsawan di sekitarnya ikut tertawa.

Ia tidak bergeming. Rahangnya menegang hingga urat lehernya menonjol. Dengan gerakan kasar, ia membentangkan peta tambahan yang lebih detail. Titik-titik cahaya biru tersebar di seluruh benua Valtheria, dihubungkan oleh garis-garis energi.

“Ini bukan tentang bendera!” ia menunjuk pusat peta. “Ini adalah jaringan energi kuno Astreya. Titan-titan itu tidak berdiri sendiri. Mereka terikat satu sama lain.”

Seorang penasihat kerajaan bertubuh ramping dengan jubah emas condong ke depan, matanya berkilat serakah. “Lalu, bagaimana dengan kunci itu? Artefak yang kau bawa dari reruntuhan?”

Peneliti itu terdiam sesaat. Ia merasakan berat di dadanya saat menyebut nama itu.

“Proto *Heart***s**.”

^^^*gambar buatan AI^^^

Keheningan seketika menyergap ruangan. Tawa para bangsawan mati. Napas mereka tertahan.

“Jika Proto Heart diaktifkan dalam kapasitas penuh,” suaranya merendah, memberi penekanan pada setiap kata, “ia akan mengirimkan sinyal pemicu ke seluruh jaringan. Semua Titan yang telah tertidur selama ini, semua mesin pembantai itu akan bangkit serentak.”

Lalu seorang jenderal muda berdiri dengan mata yang menyala-nyala oleh gairah perang.

“Luar biasa!” serunya, tangannya terkepal. “Bayangkan, Jenderal! Barisan Titan setinggi gunung berjalan di garis depan kita. Tidak ada benteng yang bisa berdiri tegak. Tidak ada pasukan manusia yang punya cukup nyali untuk sekadar menatap mereka!”

“Perang ini akan selesai bahkan sebelum pedang musuh sempat dicabut,” sahut bangsawan lain dengan senyum licik.

“Bukan hanya perang,” bisik yang lain, matanya terpaku pada peta. “Seluruh benua ini akan berlutut. Valtheria akan menjadi milik Astrevan selamanya.”

Suasana aula berubah menjadi hiruk-pikuk rencana dan kalkulasi penaklukan. Mereka sudah mulai membagi wilayah yang bahkan belum mereka injak.

“KAU TIDAK MENGERTI!”

Pria peneliti itu menghantam meja batu dengan tinjunya. Getarannya membungkam ruangan. Topeng ketenangannya hancur, memperlihatkan ketakutan.

“Itu bukan alat yang bisa kita kendalikan!” teriaknya, matanya menatap mereka satu per satu. “Berabad-abad lalu, peradaban Astreya yang jauh lebih maju dari kita hancur karena kesombongan yang sama! Titan-titan itu tidak mengenal kawan! Mereka mengamuk! Kota-kota berubah menjadi debu dalam semalam! Dunia hampir musnah!”

“Cukup!”

Suara dingin dan berat memotong teriakannya. Seorang jenderal veteran dengan bekas luka di wajahnya menatapnya.

“Kau berbicara seolah kami adalah anak kecil yang bermain dengan api tanpa tahu cara memadamkannya, Eldric Valen. Jangan hina intelektualitas militer kami.”

Eldric menatap balik, matanya tajam. “Karena memang begitulah kenyataannya. Sejak Astrevan dipermalukan oleh Kerajaan kecil Selenia, kalian menghalalkan segala cara untuk memutarbalikkan kenyataan itu.”

Beberapa tangan jenderal bergerak serentak ke gagang pedang mereka. Kondisi di ruangan itu semakin memanas.

Seorang penasihat tua akhirnya angkat bicara, suaranya lembut namun berbisa. “Eldric, kau adalah pikiran terbaik di Arcanum Foundry. Tapi kau menderita penyakit yang sama dengan para pengecut, kau terlalu fokus pada kegagalan.”

“Karena itulah yang akan terjadi!” balas Eldric tanpa ragu.

“Bukan,” sahut sang penasihat sambil tersenyum tipis. “Yang akan terjadi adalah kebangkitan sebuah kekaisaran yang takkan pernah runtuh.”

Di ujung meja, di atas takhta yang terbuat dari logam kuno yang dingin, Raja Altherion tetap diam.

Sejak awal pertemuan, sang raja tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia duduk dengan dagu bertumpu pada tangannya yang berbalut sarung tangan hitam, matanya mengamati setiap gejolak emosi di ruangan itu.

Eldric menarik napas dalam. Paru-parunya terasa sesak oleh udara yang panas. Ini adalah kartu terakhirnya.

“Yang Mulia,” Eldric menatap langsung ke mata raja. Suaranya tidak lagi berteriak, namun bergetar dengan beban kebenaran. “Jika kita melanjutkan proyek ini, kita tidak hanya mempertaruhkan mahkota Anda atau nyawa para prajurit. Kita mempertaruhkan eksistensi dunia ini sebagai taruhannya.”

Raja Altherion akhirnya berdiri. Gerakannya pelan, namun kehadirannya seperti gunung yang runtuh menimpa ruangan tersebut. Seluruh dewan membeku. Para jenderal menahan napas.

Raja berjalan mendekati meja, langkah kakinya bergema berat di atas lantai marmer. Ia menatap peta jaringan Titan, lalu beralih pada Eldric.

“Penemuanmu adalah puncak dari sejarah kita, Eldric Valen.” Suara raja tenang, namun ada getaran kekuasaan yang tak terbantahkan di dalamnya.

Ia menyentuh proyeksi cahaya biru jaringan Titan itu.

“Jaringan ini,” katanya pelan, “adalah kunci menuju keabadian Astrevan.”

Ia mengangkat pandangannya, matanya berkilat dengan ambisi yang dingin. “Dan justru karena risikonya begitu besar, kita tidak mungkin membiarkan kekuatan ini terabaikan. Kekuatan hanya berbahaya bagi mereka yang lemah.”

Eldric mengepalkan tangannya di balik jubah. Ia sudah tahu arah pembicaraan ini, namun tetap saja, rasanya seperti belati yang menghujam jantungnya.

“Proyek Titan akan dilanjutkan segera.”

Keputusan raja adalah hukum alam. Tidak ada yang berani menentang. Tidak ada yang berani bertanya.

Para jenderal tersenyum puas. Para penasihat saling berbisik tentang kejayaan. Namun di tengah sorak-sorai dalam diam itu, sesuatu dalam diri Eldric Valen runtuh.

Bukan harapannya akan perdamaian. Bukan pula kesetiaannya pada kerajaan. Tapi ilusinya bahwa ia sedang melayani ilmu pengetahuan.

Di aula yang penuh dengan ambisi itu, Eldric menyadari satu hal, ia baru saja memberikan kunci neraka kepada iblis. Dan ia harus melakukan sesuatu, sebelum seluruh dunia ikut terbakar bersamanya.

...⚙⚙⚙...

Jika kalian suka cerita awal dari novel ini, bantu like dan subscribe, jangan lupa komen teori dan tanggapan kalian mengenai novel ini.

—T28J

Terpopuler

Comments

Mystic Novel

Mystic Novel

Setelah aku liat, aku kira genrenya fantasi, ternyata ada sedikit aura Mechanya.
Dan sepertinya ini ada sedikit terinspirasi dari cerita AOT.
Aku membayangkan ini juga seperti dunia di game Wuthering Waves.
Sedikit ada aura gabungan Donghua yang ke barat-baratan.

2026-05-07

5

T28J

T28J

Tolong panggilan yang lain biar hadir juga 😄👍

2026-04-28

4

Fitri Zee

Fitri Zee

aku di sini, semangat terus

2026-05-07

1

lihat semua
Episodes
1 LEGACY 1 - KUTUKAN JANTUNG
2 LEGACY 2 - PENCURI JANTUNG
3 BRAKENFORD ARC 1 - BAHASA LOGAM
4 BRAKENFORD ARC 2 - DETAK LOGAM
5 BRAKENFORD ARC 3 - SUMPAH LOGAM
6 BRAKENFORD ARC 4 - NAPAS HUTAN
7 BRAKENFORD ARC 5 - BAYANGAN HUTAN
8 BRAKENFORD ARC 6 - PANGGILAN HUTAN
9 BRAKENFORD ARC 7 - SUARA MESIN
10 BRAKENFORD ARC 8 - RAHASIA MESIN
11 BRAKENFORD ARC 9 - INTI MESIN
12 BRAKENFORD ARC 10 - WASIAT MESIN
13 BRAKENFORD ARC 11 - PERSIAPAN DESA
14 BRAKENFORD ARC 12 - PERTAHANAN DESA
15 BRAKENFORD ARC 13 - SEMANGAT DESA
16 BRAKENFORD ARC 14 - GERBANG DESA
17 BRAKENFORD ARC 15 - MENARA DESA
18 BRAKENFORD ARC 16 - MENUJU DESA
19 BRAKENFORD ARC 17 - PEMBURU VS MONSTER
20 BRAKENFORD ARC 18 - MEKANIK VS MONSTER
21 BRAKENFORD ARC 19 - DUO VS MONSTER
22 BRAKENFORD ARC 20 - DUO VS MONSTER : PHASE 2
23 BRAKENFORD ARC 21 - PEMIMPIN MONSTER
24 BRAKENFORD ARC 22 - RAUNGAN MONSTER
25 BRAKENFORD ARC 23 - DOMINASI MONSTER
26 BRAKENFORD ARC 24 - REGENERASI MONSTER
27 BRAKENFORD ARC 25 - RUMAH
28 BRAKENFORD ARC 26 - AYAH
29 BRAKENFORD ARC 27 - IBU
30 BRAKENFORD ARC 28 - BENGKEL
31 BRAKENFORD ARC 29 - JEJAK TITAN
32 BRAKENFORD ARC 30 - PANGGILAN TITAN
33 BRAKENFORD ARC 31 - PANGGILAN TITAN : MIRA
34 BRAKENFORD ARC 32 - PANGGILAN TITAN : LIORA
35 BRAKENFORD ARC 33 - KEHENDAK TITAN
36 BRAKENFORD ARC 34 - HANTAMAN TITAN
37 BRAKENFORD ARC 35 - BERSERK MANSLAYER
38 BRAKENFORD ARC 36 - ASTRAEUS : SOULBOUND RESONANCE
39 BRAKENFORD ARC 37 - ASTRAEUS : ASTRAL CORE
40 BRAKENFORD ARC 38 - ASTRAEUS : MEMORY FRAGMENT
41 BRAKENFORD ARC 39 - ASTRAEUS : FIGHT!
42 BRAKENFORD ARC 40 - ASTRAEUS : STELLAR REQUIEM
43 BRAKENFORD ARC 41 - ASTRAEUS : LEGACY
44 BRAKENFORD ARC 42 - ASTRAEUS : DEADSTAR DOMINION
45 BRAKENFORD ARC 43 - MEMBANGUN DARI AWAL
46 BRAKENFORD ARC 44 - RAHASIA DARI AWAL
47 BRAKENFORD ARC 45 - AKHIR DARI AWAL
48 HOW TO PLAY CARD GAME : TITAN HEARTS (Eps.01)
49 CELESTIA RUINS ARC 1 - WARISAN DOSA
50 CELESTIA RUINS ARC 2 - WARISAN CELESTIA
51 CELESTIA RUINS ARC 3 - WARISAN PILAR
52 CELESTIA RUINS ARC 4 - PENJAGA WARISAN 1
53 CELESTIA RUINS ARC 5 - PENJAGA WARISAN 2
54 CELESTIA RUINS ARC 6 - PENCURI WARISAN
55 CELESTIA RUINS ARC 7 - PENGKHIANAT WARISAN
56 CELESTIA RUINS ARC 8 - PERAMPAS WARISAN
57 CELESTIA RUINS ARC 9 - DARAH WARISAN
58 CELESTIA RUINS ARC 10 - BEBAN WARISAN
59 CELESTIA RUINS ARC 11 - BEBAN PERPISAHAN
60 CELESTIA RUINS ARC 12 - BEBAN LANGIT
Episodes

Updated 60 Episodes

1
LEGACY 1 - KUTUKAN JANTUNG
2
LEGACY 2 - PENCURI JANTUNG
3
BRAKENFORD ARC 1 - BAHASA LOGAM
4
BRAKENFORD ARC 2 - DETAK LOGAM
5
BRAKENFORD ARC 3 - SUMPAH LOGAM
6
BRAKENFORD ARC 4 - NAPAS HUTAN
7
BRAKENFORD ARC 5 - BAYANGAN HUTAN
8
BRAKENFORD ARC 6 - PANGGILAN HUTAN
9
BRAKENFORD ARC 7 - SUARA MESIN
10
BRAKENFORD ARC 8 - RAHASIA MESIN
11
BRAKENFORD ARC 9 - INTI MESIN
12
BRAKENFORD ARC 10 - WASIAT MESIN
13
BRAKENFORD ARC 11 - PERSIAPAN DESA
14
BRAKENFORD ARC 12 - PERTAHANAN DESA
15
BRAKENFORD ARC 13 - SEMANGAT DESA
16
BRAKENFORD ARC 14 - GERBANG DESA
17
BRAKENFORD ARC 15 - MENARA DESA
18
BRAKENFORD ARC 16 - MENUJU DESA
19
BRAKENFORD ARC 17 - PEMBURU VS MONSTER
20
BRAKENFORD ARC 18 - MEKANIK VS MONSTER
21
BRAKENFORD ARC 19 - DUO VS MONSTER
22
BRAKENFORD ARC 20 - DUO VS MONSTER : PHASE 2
23
BRAKENFORD ARC 21 - PEMIMPIN MONSTER
24
BRAKENFORD ARC 22 - RAUNGAN MONSTER
25
BRAKENFORD ARC 23 - DOMINASI MONSTER
26
BRAKENFORD ARC 24 - REGENERASI MONSTER
27
BRAKENFORD ARC 25 - RUMAH
28
BRAKENFORD ARC 26 - AYAH
29
BRAKENFORD ARC 27 - IBU
30
BRAKENFORD ARC 28 - BENGKEL
31
BRAKENFORD ARC 29 - JEJAK TITAN
32
BRAKENFORD ARC 30 - PANGGILAN TITAN
33
BRAKENFORD ARC 31 - PANGGILAN TITAN : MIRA
34
BRAKENFORD ARC 32 - PANGGILAN TITAN : LIORA
35
BRAKENFORD ARC 33 - KEHENDAK TITAN
36
BRAKENFORD ARC 34 - HANTAMAN TITAN
37
BRAKENFORD ARC 35 - BERSERK MANSLAYER
38
BRAKENFORD ARC 36 - ASTRAEUS : SOULBOUND RESONANCE
39
BRAKENFORD ARC 37 - ASTRAEUS : ASTRAL CORE
40
BRAKENFORD ARC 38 - ASTRAEUS : MEMORY FRAGMENT
41
BRAKENFORD ARC 39 - ASTRAEUS : FIGHT!
42
BRAKENFORD ARC 40 - ASTRAEUS : STELLAR REQUIEM
43
BRAKENFORD ARC 41 - ASTRAEUS : LEGACY
44
BRAKENFORD ARC 42 - ASTRAEUS : DEADSTAR DOMINION
45
BRAKENFORD ARC 43 - MEMBANGUN DARI AWAL
46
BRAKENFORD ARC 44 - RAHASIA DARI AWAL
47
BRAKENFORD ARC 45 - AKHIR DARI AWAL
48
HOW TO PLAY CARD GAME : TITAN HEARTS (Eps.01)
49
CELESTIA RUINS ARC 1 - WARISAN DOSA
50
CELESTIA RUINS ARC 2 - WARISAN CELESTIA
51
CELESTIA RUINS ARC 3 - WARISAN PILAR
52
CELESTIA RUINS ARC 4 - PENJAGA WARISAN 1
53
CELESTIA RUINS ARC 5 - PENJAGA WARISAN 2
54
CELESTIA RUINS ARC 6 - PENCURI WARISAN
55
CELESTIA RUINS ARC 7 - PENGKHIANAT WARISAN
56
CELESTIA RUINS ARC 8 - PERAMPAS WARISAN
57
CELESTIA RUINS ARC 9 - DARAH WARISAN
58
CELESTIA RUINS ARC 10 - BEBAN WARISAN
59
CELESTIA RUINS ARC 11 - BEBAN PERPISAHAN
60
CELESTIA RUINS ARC 12 - BEBAN LANGIT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!