BAB 5

Kevin menempatkan Jessica di atas pangkuannya. Saat ini keduanya masih berada di cafe. Jessica sangat merasa tidak nyaman dengan posisinya saat ini, tapi Kevin malah tidak mau melepaskannya.

Bagus mereka berada di ruang VIP yang sangat terjaga privasinya. Dan lagi-lagi dia harus merasakan sport jantung karna jarak wajahnya dan Kevin begitu dekat. Wajahnya memerah dan mirip kepiting rebus.

"Sampai kapan kau akan menahanku di atas pangkuanmu? Lepaskan dan biarkan aku turun dari pangkuanmu, Kevin Zhang, aku ini berat." Renggek Jessica memohon.

"Siapa yang bilang kau ini berat? Malah kau sangat ringan, dan apakah kau tidak merasakan sesuatu yang keras di bawah sini?" Kevin menyeringai. Membuat pipi Jessica semakin memerah.

"Dasar mesum." Ucapnya menggumam. Kevin terkekeh. Jessica terlihat berfikir sebelum melayangkan sebuah pertanyaan pad Kevin. "Aku ingin bertanya padamu, dan kau harus menjawabnya dengan jujur."

"Tentang apa?"

"Kenapa kau mengatakan di depan publik jika kau telah menikah dan memiliki seorang Istri? Pasti publik akan bertanya-tanya seperti apa sebenarnya sosok wanita misterius yang saat ini mendampingi CEO muda yang begitu diidolakan oleh wanita di seluruh dunia.

Dan bukankah kau sendiri yang ingin merahasiakan pernikahan ini dari semua orang? Sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan? Dan apakah kau tau jika saat ini publik begitu heboh karna kekacauan yang kau ciptakan itu." Tutur Jessica panjang lebar.

Kevin menyentil gemas kening Jessica. "Kau terlalu banyak bertanya, Sayang. Dan baiklah aku akan menjawab semua pertanyaanmu itu. Pertama, karna aku ingin seluruh dunia tau jika aku sudah menikah dan memiliki seorang Istri yang sangat aku cintai. Kedua, awalnya aku memang ingin merahasiakannya tapi setelah aku fikir-fikir dunia perlu tau mengenai pernikahan ini, selama identitasmu tidak terungkap aku rasa tidak ada masalah.

Ketiga, aku tidak merencanakan apapun. Dan keempat, aku tidak peduli dengan hal itu. Dan apakah kau puas dengan semua jawaban yang aku berikan?" Jessica mengangkat bahunya.

"Entah, aku sendiri tidak tau. Harus merasa puas atau tidak. Dan bisakah sekarang kau turunkan aku? Jebal." Renggek Jessica memohon.

"Tentu, tapi setelah aku mendapatkan jatahku...."

"Jatah apa? Jangan macam-macam atau aku akan membunuhmu." Ancam Jessica dan lagi-lagi Kevin terkekeh.

Kevin benar-benar di buat gemas oleh sikap Jessica. Dan rasanya dia ingin sekali menyergap gadis itu saat ini juga, tapi keinginannya itu harus Kevin kubur dalam-dalam.

Kevin tidak ingin melakukannya kecuali Jessica yang memberikan sendiri padanya. Dan sebagai gantinya, dia menyergap bibir tipis Jessica yang selalu menggoda dimatanya.

Bibir Kevin menyapu permukaan bibir Jessica dengan lembut. ******* bibir atas dan bawahnya secara bergantian. Kevin memperdalam ciumannya dengan menekan tengkuk Jessica, sedangkan tangan lain menarik tubuh gadis itu lebih dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka kecuali helaian kain yang membalut tubuh masing-masing.

Meskipun merasa ragu. Jessica memberanikan diri untuk membalas ciuman Kevin dengan menyesap lidahnya dan tentu saja hal itu membuat Kevin terkejut.

Sudut bibirnya tertarik ke atas, setelah sekian lama, akhirnya ciumannya mendapatkan sebuah balasan.

Satu menit kemudian Kevin mengakhiri ciumannya. Jari-jari besarnya menyeka sisa liur di bibir Jessica. Bibirnya menyunggingkan senyum lembut. "Sekarang kau boleh turun, kau sangat lapar bukan." Ucapnya dengan senyum yang sama.

Alih-alih turun dari pangkuan Kevin, Jessica malah menatap iris coklat jernih pria dihadapannya itu dalam-dalam.

"Kenapa kau selalu memperlakukanku dengan hangat padahal aku selalu bersikap tidak baik padamu. Dan apakah kau tidak pernah merasa marah dan tersinggung dengan kata-kataku yang selalu ketus?" tanya Jessica penasaran.

"Jika aku menjawab tidak bagaimana?"

"Aku benar-benar tidak mengerti dengan dirimu, Kevin Zhang, kau begitu misterius dan sulit di tebak."

"Aku hanya melakukan apa yang seorang suami lakukan, memangnya salah? Kita sudahi dulu perbincangan ini. Semua makanannya hampir dingin, lebih baik kita makan dulu sekarang." Ucap Kevin yang kemudian di balas anggukan oleh Jessica.

"Baiklah."

Ponsel milik Jessica yang tiba-tiba berdering mengintrupsi si empunya untuk menghentikan sejenak kegiatan menyantap makanan siangnya. Dan nama Nara tertera menghiasi layar ponselnya yang menyala.

"Telfon dari siapa?" tanya Kevin penasaran.

"Nara eonni, aku hampir lupa jika sudah membuat janji dengannya jika hari ini akan pergi untuk membeli gaun untuk menghadiri pesta tahunan di kampus." Ujar Jessica menjelaskan.

"Kenapa masih harus membeli lagi? Bukankah aku sudah menyiapkan banyak gaun indah untukmu." Tany Kevin memicingkan mata.

"Aku tau, tapi semua gaun itu tidak sesuai dengan tema yang diambil tahun ini. Tema kali ini adalah kerajaan China lampau dan semua yang hadir baik laki-laki maupun perempuan harus memakai Hanfu (Pakaian tradisional China.)" Jelas Jessica.

"Apa perlu aku membantumu menyiapkannya?" tawar Kevin.

"Tidak usah, dan untuk kali ini biarkan aku melakukannya sendiri dan tanpa bantuanmu."

"Baiklah, jika memang itu kemamuanmu. Aku tidak akan memaksa." Kevin tersenyum.

****

Jae Eun menghampiri Jessica dikamarnya. Gadis itu sedang bersiap untuk menghadiri pesta tahunan yang diadakan oleh kampusnya.

Jessica terlihat begitu cantik dan anggun dalam balutan hanfu soft pinknya. Warna hanfunya yang lembut menyatu dengan kulit tubuhnya yang seputih porselen.

Dia terlihat begitu berbeda dan semakin cantik dalam balutan hanfu itu, dia terlihat seperti Putri Kerajaan China kuno.

"Huaaa, lihatlah dirimu, Sica-ya. Kau begitu cantik dan anggun dalam balutan hanfu itu. Bibi, berani menjamin jika tuan Zhang tidak akan berkedip saat melihat wujudmu yang seperti ini."

Bluss.... Muncul rona merah di pipi Jessica ketika Jae Eun tiba-tiba menyebut-nyebut marga Kevin.

"Apa yang, Bibi, bicarakan. Jangan mengada-ada." Ucap Jessica tersipu. Diam-diam Jae Eun mengambil foto Jessica dan mengirimkan pada Kevin.

Jae Eun ingin agar Kevin melihat kecantikan Jessica malam ini.

"Baiklah-baiklah, Bibi, tidak akan bicara lagi. Jemputanmu sudah tiba."

Sontak Jessica menoleh. "Jemputan?" Jae Eun mengangguk. Kemudian satu pesan masuk ke dalam ponsel Jessica dan itu dari Kevin.

'Aku mengirimkan supir dan dua bodyquard untuk mengawal dan mengantarmu.'

Jessica mendesah berat. Dia benar-benar tidak tau apa yang difikirkan oleh Kevin. Bisa-bisanya dia mengirimkan dua bodyquard untuk mengawalnya. Dan Jessica pasti akan membuat perhitungan dengan pria bermarga Zhang tersebut.

"Bibi, aku pergi dulu." Pamit Jessica dan memeluk Jae Eun.

"Baiklah, hati-hati dan selamat bersenang-senang."

****

TING...

Denting nada pesan masuk ke dalam ponselnya mengintrupsi Kevin dari tumpukan dokument dihadapannya. Pria itu mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja dan membuka pesan tersebut. Sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk lengkungan indah di wajah dinginnya.

"Kau tetap terlihat cantik dalam balutan pakaian apapun, sayang." Ucapnya seraya menatap foto Jessica yang dikirimkan oleh Jae Eun lekat-lekat.

"KEPONAKKAN/SEPUPU, DUA PAMAN TAMPAN KESAYANGANMU DATANG."

Suara nyaring yang berasal dari lantai satu rumahnya menyita perhatian Kevin dari foto Jessica.

Dan tanpa melihat pun tentu dia sudah tau siapa yang berteriak dan membuat keributan. Menghela nafas panjang, Kevin beranjak dari duduknya dan pergi untuk menyambut para tamunya, mereka berdua adalah...

Jimmy Lee.... (Eunhyuk)

Dan Devan Wu.... (Kris)

Kevin yang terlihat begitu tampan dalam balutan kemeja hitamnya menuruni tangga dan menghampiri kedua pamannya.

Iris matanya yang dingin menatap keduanya dengan tajam. "Kalian tidak bisa apa, datang tanpa membuat keributan." Ucap Kevin penuh penekanan. Jika saja yang datang orang lain, pasti Kevin sudah menembak kepal mereka berdua. "Untuk apa kalian datang kemari?" tanya Kevin kurang bersahabat.

"Dasar Patung Es berjalan, tidak bisakah kau bersikap hangat dan lembut pada pamanmu sendiri. Seharusnya kau menyambut kami dengan hangat, begini contohnya. Pamanku yang tampan, kenapa datang tidak bilang-bilang? Begitu, bukannya dengan nada sinis tak bersahabat seperti itu." Ujar Jimmy yang hanya di sikapi datar oleh Kevin.

"Ada hal penting yang ingin kami tanyakan padamu dan hal ini mengenai....?"

"....Konfrensi Pers, yang aku lakukan dua hari yang lalu?" Kevin menyela cepat. Devan dan Jimmy mengangguk. "Dan jawabannya adalah, iya. Aku memang sudah menikah dan memiliki istri, apa sekarang kalian puas?"

"Kalau kau benar-benar sudah menikah tapi kenapa kau tidak mengabari kami dan di mana istrimu sekarang?" tanya Jimmy penasaran.

"Tidak penting di mana dia sekarang. Jika saatnya tiba, aku pasti akan membawa dia kehadapan kalian sebagai menantu keluarga Zhang. Dan karna urusan kalian di sini sudah selesai. Sebaiknya kalian pulang sekarang." Kemudian Kevin beranjak dan meninggalkan kedua pamannya begitu saja.

"KEVIN ZHANG, KAU BENAR-BENAR MAHLUK KUTUB UTARA YANG PALING MENYEBALKAN."

Sebenarnya Devan dan Jimmy tidak lagi merasa terkejut apalagi tersinggung dengan sikap dingin Kevin. Mereka mengenal pria itu lebih baik dari siapapun. Sejak kecil Kevin memang memiliki sifat yang dingin dan bermulut tajam.

Dia tidak perna bisa bersikap hangat pada siapa pun termasuk keluarganya. Namun akan berbeda ceritanya jika dia sudah berhadapan dengan Jessica, karna baginya Jessica adalah sebuah pengecualian.

.

.

.

BERSAMBUNG.

Terimakasih banyak buat semua yang dah mampir ke sini. Jangan bosan-bosan ya buat selalu ninggalin ❤ pada setiap BAB-nya. Karna satu like dan 5 rate kalian sangat berarti buat Author. Mari kita saling mendukung sebagai sesama Author 🙏🙏.

Terpopuler

Comments

dhapz H

dhapz H

apa sama klgnya Kevin di perlakukan buruk

2022-04-17

0

Dipika

Dipika

Huaaa aku suka banget

2021-02-07

0

Wulan

Wulan

💪💪👍👍

nanti aku lanjut baca lagi kak.💕🙏

2021-02-01

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14 'PENGENALAN KARAKTER'
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78 (18+)
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81 "KEHAMILAN JESSICA"
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84 KEGAGALAN JERRY
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94 KEBERANIAN JESSICA
95 BAB 95 PERTEMUAN JESSICA DAN SOOYOUNG
96 BAB 96
97 BAB 97 RAHASIA YANG TERUNGKAP
98 BAB 98 PENOLAKKAN JESSICA
99 BAB 99 PERUBAHAN MARGA KEVIN
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102 SEBUAH TRAGEDI
103 BAB 103 AWAL SEBUAH PERTEMUAN
104 Tidak Seburuk Itu
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 118 "SPECIAL PART KEVIN-JESSICA"
119 BAB 119
120 BAB 120 "KECELAKAAN"
121 BAB 121 "SPECIAL KEVIN-JESSICA PART 2"
122 BAB 122
123 BAB 123
124 BAB 124
125 BAB 125 "SEPASANG ANAK KEMBAR"
126 BAB 126
127 BAB 127 "UTUHNYA KELUARGA"
128 BAB 128 "Pulihnya Ingatan Jessica"
129 BAB 129
130 BAB 130 "ENDING SS 1"
131 BAB 1 SS 2 "Kepulangan Ke Korea"
132 BAB 2 SS 2 "Musuh Baru"
133 BAB 3 SS 2 Warna Berbeda
134 BAB 4 SS 2 "Kekompakkan Suami-Istri"
135 BAB 5 SS 2
136 BAB 6 SS 2
137 BAB 7 SS 2 "Wanita Gila"
138 BAB 8 SS 2 "Sekolah Baru"
139 BAB 9 SS 2
140 BAB 10 SS 2 "Sebuah Kejutan"
141 BAB 11 SS 2
142 BAB 12 SS 2
143 BAB 13 SS 2 "Hukuman Untuk Sooyoung"
144 BAB 14 SS 2
145 BAB 15 SS 2
146 BAB 16 SS 2 "Fasilitas Dicabut"
147 BAB 17 SS2
148 BAB 18 SS 2 "Jessica Di Culik"
149 BAB 19 SS 2
150 BAB 20 SS 2
151 BAB 21 SS 2
152 BAB 22 SS 2
153 BAB 23 SS 2
154 BAB 24 SS 2
155 BAB 25 SS 2
156 BAB 26 SS 2
157 BAB 27 SS 2
158 BAB 28 SS 2 "Mansion Baru"
159 BAB 29 SS 2
160 BAB 30 SS 2
161 BAB 31 SS 2
162 BAB 32 SS 2 "Membuat Lagi Saja"
163 BAB 33 SS 2 "Pria menyebalkan"
164 BAB 34 SS 2
165 BAB 35 SS 2 "Langit Senja"
166 BAB 36 SS 2 "Fakta Yang Menyakitkan"
167 BAB 37 SS 2 "Kecemasan Jessica"
168 BAB 38 SS 2 "Hukuman Untuk Jessica"
169 BAB 39 SS 2 "Brutal"
170 BAB 40 SS 2
171 BAB 41 SS 2
172 BAB 42 SS 2
173 BAB 43 SS 2
174 BABA 44 SS 2
175 BAB 45 SS 2
176 BAB 46 SS 2
177 BAB 47 SS 2
178 BAB 48 SS 2
179 Akhir Season 2
180 Season 3: Duka Ken
181 Season 3: Sekretaris Baru
182 Season 3: Penuh Kenangan
183 Season 3: Merindukan Kalian
184 Season 3: Tidak Perlu Merasa Sungkan
185 Season 3: Apakah Murni Kecelakaan?
186 Season 3: Hujan
187 Season 3: Kepulangan Ken
188 Season 3: Hadiah Kecil Untuk Vivian
189 Season 3: Ciuman Tidak Langsung
190 Season 3: Membenci Hujan
191 Season 3: Membenci Hujan
192 -
193 Season 3: Merasa Tidak Enak
194 Season 3: Kecelakaan
195 Season 3: Takut Petir
196 Season 3: Salah Paham
197 Season 3: Kesepian
198 Season 3: Aku Akan Menikahimu
199 Season 3: Resmi Menikah
200 Season 3: Seperti Mimpi
201 Season 3: Bentuk Perhatian
202 Season 3: Baiklah, Aku Berjanji
203 Season 3: Aku Belum Siap
204 Season 3: Lakukan Ken, Aku Istrimu
205 Season 3: Ingin Mengutuk Ken
206 Season 3: Kelakuan Vivian
207 Season 3: Datang Tepat Waktu
208 Season 3: Salah Paham
209 Season 3: Dasar Wanita Bar-Bar
210 Libur Dulu
211 Maaf
212 Bag 1
213 Maaf
214 Bag 2
215 Season 3: Memeras Susu
216 Season 3: Kesal Dan Cemburu
217 Season 3: Keras Kepala
218 Season 3: Keras Kepala
219 Season 3: Sudah Aku Duga
220 Maaf
221 Season 3: Apa Kau Meragukanku?
222 Season 3: Mengambil Cuti
223 Season 3: Jalan-Jalan Malam
224 Season 3: Bahagia Bersamamu
225 Season 3: Vivian Adalah Cahaya Hidupnya
226 Besok Up Lagi
227 Season 3: Begitu Berarti
228 Season 3: Vivian Sakit
229 Season 3: Vivian Hamil
230 Season 3: Kakek Ikut Bahagia
231 231
232 232
233 Maaf
234 233
235 235
236 236
237 237
238 238
239 238
240 239
241 241
242 242
243 Season 3: Eps 1
244 Season 3: Eps 2
245 Season 4: Bab 3
246 Season 4:
247 Season 4: Bab 5
248 Season 4: Bab 6
249 Season 4: Bab 7
250 Preview 1
251 252
252 Season 4:
253 Season 4
254 Season 4
255 Season 4
256 Season 4
257 preview
258 258
259 259
260 260
261 261
262 262
263 263
264 264:
265 265
266 266
267 268
268 267
269 269
270 170
271 271
Episodes

Updated 271 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14 'PENGENALAN KARAKTER'
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78 (18+)
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81 "KEHAMILAN JESSICA"
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84 KEGAGALAN JERRY
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94 KEBERANIAN JESSICA
95
BAB 95 PERTEMUAN JESSICA DAN SOOYOUNG
96
BAB 96
97
BAB 97 RAHASIA YANG TERUNGKAP
98
BAB 98 PENOLAKKAN JESSICA
99
BAB 99 PERUBAHAN MARGA KEVIN
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102 SEBUAH TRAGEDI
103
BAB 103 AWAL SEBUAH PERTEMUAN
104
Tidak Seburuk Itu
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 118 "SPECIAL PART KEVIN-JESSICA"
119
BAB 119
120
BAB 120 "KECELAKAAN"
121
BAB 121 "SPECIAL KEVIN-JESSICA PART 2"
122
BAB 122
123
BAB 123
124
BAB 124
125
BAB 125 "SEPASANG ANAK KEMBAR"
126
BAB 126
127
BAB 127 "UTUHNYA KELUARGA"
128
BAB 128 "Pulihnya Ingatan Jessica"
129
BAB 129
130
BAB 130 "ENDING SS 1"
131
BAB 1 SS 2 "Kepulangan Ke Korea"
132
BAB 2 SS 2 "Musuh Baru"
133
BAB 3 SS 2 Warna Berbeda
134
BAB 4 SS 2 "Kekompakkan Suami-Istri"
135
BAB 5 SS 2
136
BAB 6 SS 2
137
BAB 7 SS 2 "Wanita Gila"
138
BAB 8 SS 2 "Sekolah Baru"
139
BAB 9 SS 2
140
BAB 10 SS 2 "Sebuah Kejutan"
141
BAB 11 SS 2
142
BAB 12 SS 2
143
BAB 13 SS 2 "Hukuman Untuk Sooyoung"
144
BAB 14 SS 2
145
BAB 15 SS 2
146
BAB 16 SS 2 "Fasilitas Dicabut"
147
BAB 17 SS2
148
BAB 18 SS 2 "Jessica Di Culik"
149
BAB 19 SS 2
150
BAB 20 SS 2
151
BAB 21 SS 2
152
BAB 22 SS 2
153
BAB 23 SS 2
154
BAB 24 SS 2
155
BAB 25 SS 2
156
BAB 26 SS 2
157
BAB 27 SS 2
158
BAB 28 SS 2 "Mansion Baru"
159
BAB 29 SS 2
160
BAB 30 SS 2
161
BAB 31 SS 2
162
BAB 32 SS 2 "Membuat Lagi Saja"
163
BAB 33 SS 2 "Pria menyebalkan"
164
BAB 34 SS 2
165
BAB 35 SS 2 "Langit Senja"
166
BAB 36 SS 2 "Fakta Yang Menyakitkan"
167
BAB 37 SS 2 "Kecemasan Jessica"
168
BAB 38 SS 2 "Hukuman Untuk Jessica"
169
BAB 39 SS 2 "Brutal"
170
BAB 40 SS 2
171
BAB 41 SS 2
172
BAB 42 SS 2
173
BAB 43 SS 2
174
BABA 44 SS 2
175
BAB 45 SS 2
176
BAB 46 SS 2
177
BAB 47 SS 2
178
BAB 48 SS 2
179
Akhir Season 2
180
Season 3: Duka Ken
181
Season 3: Sekretaris Baru
182
Season 3: Penuh Kenangan
183
Season 3: Merindukan Kalian
184
Season 3: Tidak Perlu Merasa Sungkan
185
Season 3: Apakah Murni Kecelakaan?
186
Season 3: Hujan
187
Season 3: Kepulangan Ken
188
Season 3: Hadiah Kecil Untuk Vivian
189
Season 3: Ciuman Tidak Langsung
190
Season 3: Membenci Hujan
191
Season 3: Membenci Hujan
192
-
193
Season 3: Merasa Tidak Enak
194
Season 3: Kecelakaan
195
Season 3: Takut Petir
196
Season 3: Salah Paham
197
Season 3: Kesepian
198
Season 3: Aku Akan Menikahimu
199
Season 3: Resmi Menikah
200
Season 3: Seperti Mimpi
201
Season 3: Bentuk Perhatian
202
Season 3: Baiklah, Aku Berjanji
203
Season 3: Aku Belum Siap
204
Season 3: Lakukan Ken, Aku Istrimu
205
Season 3: Ingin Mengutuk Ken
206
Season 3: Kelakuan Vivian
207
Season 3: Datang Tepat Waktu
208
Season 3: Salah Paham
209
Season 3: Dasar Wanita Bar-Bar
210
Libur Dulu
211
Maaf
212
Bag 1
213
Maaf
214
Bag 2
215
Season 3: Memeras Susu
216
Season 3: Kesal Dan Cemburu
217
Season 3: Keras Kepala
218
Season 3: Keras Kepala
219
Season 3: Sudah Aku Duga
220
Maaf
221
Season 3: Apa Kau Meragukanku?
222
Season 3: Mengambil Cuti
223
Season 3: Jalan-Jalan Malam
224
Season 3: Bahagia Bersamamu
225
Season 3: Vivian Adalah Cahaya Hidupnya
226
Besok Up Lagi
227
Season 3: Begitu Berarti
228
Season 3: Vivian Sakit
229
Season 3: Vivian Hamil
230
Season 3: Kakek Ikut Bahagia
231
231
232
232
233
Maaf
234
233
235
235
236
236
237
237
238
238
239
238
240
239
241
241
242
242
243
Season 3: Eps 1
244
Season 3: Eps 2
245
Season 4: Bab 3
246
Season 4:
247
Season 4: Bab 5
248
Season 4: Bab 6
249
Season 4: Bab 7
250
Preview 1
251
252
252
Season 4:
253
Season 4
254
Season 4
255
Season 4
256
Season 4
257
preview
258
258
259
259
260
260
261
261
262
262
263
263
264
264:
265
265
266
266
267
268
268
267
269
269
270
170
271
271

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!