Perbincangan mereka berdua melibatkan amarah, tuturan kata terucap berdasarkan kekesalan dan bualan pikiran.
Akma Jaya bergerak tangan—menepuk pundak sahabatnya. "Tabra, dia mempunyai pedang petir, sepertinya kau tak akan sanggup untuk menghadapinya, biarkan aku saja." Akma Jaya tersenyum dari arah ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 158 Episodes
Bajak Laut Hitam
CH. 92 – Bab Masa Lalu : Terkikis Ombak
Comments