Seorang wanita berusia 40 tahun keluar dari dalam mobil yang terparkir di halaman sebuah rumah mewah. Beberapa pelayan rumah segera membukakan pintu dan menurunkan barang bawaan wanita itu dari bagasinya. Wanita itu adalah Sofia, istri dari William Allen dan ibu dari Kaivan yang baru saja pulang dari negeri kincir angin.
"Pagi, Nyonya!" Sapa Bi Ester, kepala pelayan di rumah mewah itu sambil mengikuti nyonya besarnya masuk ke dalam rumah.
"Pagi, Bi!" Jawab Sofia sembari melepaskan kaca mata dan mantel di tubuhnya. Pelayan lain sigap mengambil kacamata dan mantel nyonya besarnya.
"Tuan besar tidak ikut pulang, Nyonya?" Tanya Bi Ester yang masih mengikuti langkah majikannya.
"Belum, Bi. Mungkin minggu depan, karena tuan harus melakukan pertemuan bisnis ke New York. Oh iya, di mana Kai?" Mata Sofia menyapu sudut ruangan mencari keberadaan anak tunggalnya.
"Tuan muda belum bangun, Nyonya," sahut Bi Ester
"Ah, anak itu! Pasti dia semalam berpesta dengan Nino dan Alden lagi?" Sofia mendudukan dirinya di meja makan yang tak jauh dari tangga menuju lantai 2.
"Iya, Nyonya. Semalam Tuan Muda pergi berpesta dengan teman-temannya dan baru pulang pukul 3 pagi," Bi Ester menjelaskan
"Anak itu! Padahal sebentar lagi dia akan lulus dari SMA, tapi masih saja suka membuang buang waktu dengan berpesta bersama teman-temannya," gerutu Sofia kesal
"Mungkin Tuan Muda hanya ingin menikmati masa mudanya, Nyonya," sahut Bi Ester
"Saya tahu, Bi. Tapi dia harus belajar dari sekarang untuk ujian masuk Perguruan Tinggi. Terlebih, kelak dia yang akan meneruskan memimpin perusahaan ayahnya. Kai adalah anak tunggal. Harusnya dia belajar untuk bertanggung jawab. Kerjaannya hanya berpesta bersama teman-temannya," sambung Sofia sedikit kesal.
"Nanti juga sifat bertanggung jawab tuan muda akan muncul secara alamiah, Nyonya," Bi Ester menimpali
"Ya sudah, Bi. Tolong cepat bangunkan Kai! dia harus pergi ke sekolah."
"Baik, Nyonya. Saya akan membangunkannya," Bi Ester segera berlalu dan naik ke lantai 2 untuk membangunkan anak majikannya.
Tok tok tok.....
Bi Ester mengetok pintu tetapi tak kunjung ada sautan dari dalam, dia pun membuka pintu dan melihat Kai masih tidur.
"Tuan muda, bangun! Ini waktunya anda untuk pergi ke sekolah," Bi Ester membangunkan hati-hati tuan mudanya yang terkenal pemarah itu.
"Aku masih ngantuk. Jangan menggangguku!" Kai menaikan selimut hingga menutupi kepalanya.
"Saya mohon bangun, Tuan! Nyonya sudah menunggu anda di meja makan. Kalau tuan muda belum bangun juga, Nyonya akan marah," sambung Bi Ester
"Aku sudah bilang, aku masih ngantuk. Bibi keluar sana !" Suara Kai menggema di ruangan itu. Bi Ester pun berhenti membangunkan Kai dan segera berlalu dari kamar Kai yang bernuansa modern masculinity.
"Bagaimana apakah dia sudah bangun, Bi?" tanya Sofia ketika melihat bi Ester turun dari tangga.
"Belum, Nyonya. Tuan Kai belum bangun." Sahut Bi Ester.
"Anak itu benar-benar!" Sofia menggelengkan kepada dan segera berdiri dari duduknya untuk membangunkan anaknya sendiri.
"Kai, bangun sayang!! Kau akan terlambat ke sekolah jika masih seperti ini," Sofia menerobos ke kamar anaknya tanpa mengetuk pintu.
"Aku masih ngantuk, Mom," terdengar suara Kai yang serak-serak basah dari dalam selimut.
"Ayo bangun, sayang! Ini sudah siang!" Sofia berkacak pinggang dihadapan kasur anaknya yang berukuran king size.
"Aku bolos saja hari ini, Mom. Aku ngantuk sekali."
"Kau pasti semalam pergi berpesta lagi dengan Nino dan Alden?" Suara Sofia meninggi
"Ya, biasa anak muda, Mom. Sudahlah mommy keluar dari kamar Kai! Kai masih ingin beristirahat."
"Kau ini selalu saja berpesta dengan teman-temanmu! Ayo cepat bangunlah, kita sarapan bersama-sama !" Sofia menarik selimut yang membalut tubuh anak laki-lakinya.
"Ayo cepat bangun!!" Nada suara Sofia meninggi. Kai memicingkan matanya sedikit untuk melihat raut wajah ibunya yang sedang di tekuk. Dia pun mendudukan tubuhnya dan mengusap kasar wajahnya.
"Baiklah, Mom. Aku bangun," Kai beranjak berdiri dengan malas-malasan menuju kamar mandi.
"Mommy tunggu di meja makan," nada suara Sofia melunak dan ia segera beranjak dari kamar anaknya.
****
"Pagi, Mom?" Kai turun dari tangga menghampiri ibunya yang tengah duduk di meja makan.
"Pagi, sayang. Ayo segera sarapan dan cepat berangkat sekolah nanti kamu kesiangan!" Sahut Sofia
"Kai langsung berangkat saja, Mom. Takutnya kesiangan. Biar Kai sarapan di mobil saja," Kai mengambil beberapa lembar roti yang telah diberikan slai Nut*ela di atasnya.
"Baiklah, sayang. Jangan lupa setelah pulang sekolah langsung pulang! Jangan main-main lagi apalagi pergi berpesta bersama teman-temanmu!" Sofia memberikan nasehat.
"Oke, Mom," Kai mencium pipi ibunya dan segera berangkat sekolah.
****
Hujan turun dengan intensitas sedang di hari ini. Kai sedang mengemudikan mobilnya menuju ke sekolah yang lumayan jauh dari tempat tinggalnya.
"Tumben sekali hujan di saat musim gugur seperti ini," gumam Kai
Kai menyalakan tip mobilnya untuk mengusir bosan saat mengemudi. Ketika mobilnya melewati Beacon Hill, dia melihat Alula sedang berjalan kaki dengan mengenakan payung berwarna navy.
"Kebetulan sekali aku bertemu dengannya di sini," bibir Kai tersenyum licik.
Saat Alula berjalan melalui genangan air, Kai dengan cepat melajukan mobilnya di atas genangan air itu, sehingga tubuh Alula basah terkena cipratan dari genangan air yang kotor. Kai menghentikan mobilnya untuk melihat Alula dari kaca spion kiri mobilnya.
"Hey, kalau kau tidak bisa mengemudi jangan membawa mobil !!!" Alula berteriak sesaat melihat mobil mewah itu berhenti. Dia berjalan cepat menuju mobil bermerk R*lls -R*yce itu.
Alula menggedor kaca untuk melihat driver mobil berwarna silver yang telah mengotori bajunya.
Kai menurunkan kaca mobilnya dan tersenyum sinis ke arah Alula
"Ternyata kau!! Dasar laki-laki gila!!" Alula meluapkan kemarahannya.
"Rasakan itu!" Kai tersenyum sinis kemudian melajukan kembali mobilnya.
"Aaaarrgghhhh !!" Alula berteriak kesal. Sementara Kai tertawa-tawa di dalam mobilnya karena puas mengerjai Alula.
Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
Borahe 🍉🧡
jodohmu Alula kai bru mampus los
2023-07-16
2
dina firara
benci jadi cinta loh kai
hahah..
real itu ,,di kehidupan nyata pun banyak terjadi.cinta jadi benci
benci jadi cinta
2022-10-19
1
astri rory ashari
beneran gila emang tuch si Kai..g ada aklaq😖
2021-10-23
2