Alula terbuyar dari lamunannya, kenangan buruk 2 tahun yang lalu terungkit kembali di kepalanya. Sejak saat itu tidak ada yang mau berteman dengannya. Teman terakhir yang Alula miliki adalah Arabella, tetapi dia juga ikut-ikutan membenci Alula. Bahkan saat kepindahannya ke kota Birmingham tidak ada satu pun teman perempuan satu kelasnya yang sekedar memberikan ucapan perpisahan.
Sejak kepindahannya ke kota Birmingham, Alula mengubah penampilan cantik dan fashionable nya. Dia sengaja menjadikan penampilannya tidak menarik. Tidak hanya penampilan, tetapi juga sikapnya pun ia rubah total. Dulu Alula sangat anggun. Gaya berjalannya pun bak seorang model Vict*ria Secret yang melenggak lenggokan tubuhnya diatas catwalk, dia rubah menjadi gaya berjalan seperti seorang laki-laki. Gaya makan pun Alula rubah dengan begitu rakus. Saat istirahat tiba, Alula akan mengambil porsi makanan yang besar dan makan dengan tergesa gesa. Itu semua Alula lakukan agar tak ada laki-laki yang tertarik dengan dirinya, sehingga Alula tidak perlu merasakan labrakan, hinaan, cacian dan makian dari perempuan yang merasa Alula telah mengambil perhatian para pria. Bahkan tak jarang Alula sering kali dikatai perempuan murahan oleh orang-orang yang melabraknya. Hatinya merasa sakit mengingat itu semua.
Kini Alula sedang berada di UKS sekolah yang berada di sebelah ruangan ekskul scout. Kini darah dihidungnya sudah berhenti menetes.
"Kai benar-benar keterlaluan!! Untung dia tampan," Chelsea mengambil kotak obat-obatan yang berada disebelah ranjang yang diduduki oleh Alula dan Beverly
"Mengapa Kai terlihat sangat membencimu, Al?" Beverly merasa iba akan temannya itu
"Entahlah, mungkin karena penampilanku yang seperti ini," Alula mengangkat bahunya
"Sudah kubilang, kau harus mulai merawat tubuhmu. Lihatlah kau benar-benar sangat polos sekali!! Setidaknya pakailah pelembab dikulitmu atau bedak dan lip balm !" Chelsea berjalan ke arah Alula yang sedang duduk di tepi ranjang UKS dan ikut mendudukan dirinya disana
"Mana ku lihat lukamu !!" Sambung Chelsea sambil mengangkat wajah Alula
"Aku tidak apa-apa Chel, kau jangan berlebihan!!" Alula menepis tangan Chelsea lembut dari wajahnya. Chelsea pun berdiri dan menyimpan kembali kotak obat itu karena luka Alula terlihat sudah membaik, tidak ada darah lagi yang menetes dari hidungnya.
"Iya Al, kau akan cantik bila merawat dirimu dan berhentilah mengunyah permen-permen karet itu !" Tukas Beverly
"Aku sungguh tidak peduli. Bagiku yang terpenting adalah tubuhku sehat dan bersih," sahut Alula
"Oh iya Bev, bukannya si Kai menyukaimu?" Chelsea mengarahkan pandangannya kepada Beverly sembari terduduk kembali di samping Alula, kini Alula terduduk di atas ranjang UKS di tengah-tengah Chelsea dan Beverly.
"Iya waktu libur musim dingin dia mengajakku berkencan," Beverly membenarkan pertanyaan Chelsea
"Hah? Yang benar kau Bev?" Chelsea terkejut akan jawaban temannya itu
"Lalu lalu?" Chelsea terlihat antusias dengan jawaban Bev
"Aku menolak kencan dengannya karena dia masih menjadi kekasih Emily," Beverly menjawab dengan santai
"Gila sekali kau ini!! Tiidak ada perempuan yang menolak Kaivan Allen, bahkan waktu SMP dulu banyak wanita yang ditolak olehnya," Chelsea menimpali. Ya, Chelsea sangat mengetahui siapa itu Kai, karena Chelsea satu sekolah saat SMP dengan pemuda itu.
"Tapi kan setauku sekarang dia sudah putus dengan Emily Bev," Alula menimpali percakapan kedua temannya
"Kau mendengar berita itu dari mana, Al?" mata Beverly tiba-tiba berbinar mendengar pernyataan dari Alula, terlihat sekali dia senang akan berita itu
"Waktu itu aku tidak sengaja melihat mereka bertengkar saat pulang sekolah dan laki-laki menyebalkan itu memutuskan Emily," Tutur Alula
Alula melirik Beverly, wanita berambut blonde itu tersenyum senang mendengar penuturan sahabatnya.
"Kau menyukainya?" Chelsea menangkap raut wajah Beverly
"Hanya perempuan yang tidak normal yang tidak menyukainya. Iya aku menyukainya, cuma aku tidak mau kalau mengambil kekasih orang dan aku tidak mau mendekati Kai duluan. Aku ingin dia yang mengejar-ngejarku," senyum masih merekah di bibir Beverly
"Berarti aku adalah perempuan yang tidak normal? aku sangat membenci laki-laki menyebalkan itu, aku tidak akan pernah menyukainya. Aku begitu heran, kenapa setiap wanita mengedepankan wajah yang good looking dan harta yang melimpah dibandingkan dengan attitude yang baik. Sudah jelas laki-laki menyebalkan itu tidak mempunyai attitude yang baik, tetapi tetap saja para wanita menyukainya termasuk Chelsea dan Bev**erly," gumam Alula dalam hati
"Ya tuhan, mengapa kau bisa menyukai laki-laki menyebalkan itu?" Alula memandang Bev
"Kau yang benar saja! Tidak ada perempuan yang tidak menyukai Kai. Kau tidak tahu orang tuanya? Mereka pemilik brand fashion ******** itu," sahut Chelsea menjawab pertanyaan Alula
"Aku sungguh tidak peduli siapa orang tuanya. Dari sikapnya yang dilakukan padaku selama ini, sudah jelas dia tidak dididik oleh orang tuanya dengan baik," Alula menimpali perkataan Chelsea dengan kesal, karena Kai selalu saja membully dirinya bahkan hidungnya berdarah pun Kai sama sekali tidak merasa bersalah
"Aku tahu betul walau dia seorang bad boy tetapi dia tidak pernah memperlakukan perempuan seperti dia memperlakukan kamu Al. Ada dendam apa sih dia kepadamu?" Chelsea memandang Alula dan merasa iba akan nasib sahabatnya itu
"Tapi memang sejak SMP tipe wanita yang disukai kai memang perempuan-perempuan anggun dan cantik seperti Beverly ini," sambung Chelsea
"Kau sepertinya tahu banyak tentang Kai?" Beverly mengernyit heran kepada Chelsea
"Ya, aku kan tahu karena kita 1 sekolah waktu SMP, aku punya mata dan telinga untuk menilainya," Chelsea menjawab dengan gugup
Alula pun terdiam melihat 2 sahabatnya itu, dia bisa menarik kesimpulan kalau Chelsea juga menyukai Kai laki-laki yang sangat menyebalkan baginya.
"Sudahlah, mengapa kita jadi membahas laki-laki menyebalkan itu? Aku juga tidak merasa rugi diperlakukan buruk olehnya. Masa bodoh dia mau memperlakukanku seperti apa, sudah jam 1 siang ayo kita makan siang perutku sangat lapar!" Alula melirik jam dinding yang ada di UKS
"Bukannya siang ini kita ada kelas Mr. Joseph?" Chelsea menepuk pelan bahu Al
"Hari ini kan semua kelas pelajaran diliburkan gara-gara tim basket sekolah kita bertanding, untuk menentukan team mana yang akan dikirim untuk olimpiade basket antar SMA di Birmingham," Jawab Beverly
"Oh iya, aku sungguh lupa kalau tadi ada pertandingan basket," Chelsea menepuk dahinya. Alula hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat Chelsea
"Ya sudah, ayo kita ke kantin saja perutku juga sangat lapar!" Beverly mengajak temannya untuk pergi dari UKS tersebut
"Oh iya Chel, nanti sapu tanganmu aku kembalikan kalau sudah dicuci ya?" sambung Alula, Chelsea mengangguk dan tersenyum. Mereka bertigapun berlalu dari ruang UKS menuju ke kantin.
Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
Borahe 🍉🧡
jd cantik belum tentu bagus bagus ya. bisa jd membawa petaka utk diri sendiri
2025-02-23
0
Borahe 🍉🧡
ga bisa dikomen perparagraf thor
2023-07-16
0
Borahe 🍉🧡
definisi cantik adalah musibah baginya
2023-07-16
0