Ketua Cheerleaders

2 tahun yang lalu

"Alula....." Rein tergopoh-gopoh menghampiri Alula di pinggir lapangan sekolah.

Alula menoleh ke arah Rein yang tengah berlari padanya, Alula menghentikan langkahnya yang tengah berjalan menuju ruang ganti pakaian.

"Al, aku sangat takjub akan penampilanmu tadi, kau memang benar-benar ketua cheers yang hebat!!" puji Rein sambil memamerkan deretan giginya yang putih

"Terima kasih, Rein," Alula tersenyum ringan

"Ini bunga untukmu. Ambilah!" Rein menyodorkan bunga mawar merah kepada Alula

"Untuk apa kau memberikanku bunga?" Kening Alula berkerut heran

"Karena tadi penampilanmu benar-benar luar biasa, team cheers mu benar-benar yang terbaik. Kau terlihat cantik sekali tadi!!" Rein tersenyum.

"Rein, jangan seperti ini! Kau kan kekasih temanku Arabella. Kalau Bella lihat nanti dia marah dan bisa salah paham," Alula menolak bunga dari Rein

"Tidak akan, Al. Arabella tidak akan marah. Aku mohonlah terima bunga ini !! Aku sudah jauh-jauh membelinya tadi saat akan berangkat ke sekolah," tatap Rein kecewa

"Tapi-"

"Ambil saja! Jangan kau khawatirkan Bella!! Dia tidak tahu dan kalaupun tahu dia tidak akan marah," Rein memotong Alula

Alula tak bergeming dan masih menatap bunga mawar ditangan Rein dengan tatapan ragu

"Ayolah, Al !! Kalau kau tidak menerima bunga ini aku akan sangat kecewa. Anggaplah ini bunga pertemanan dariku," tukas Rein, dia menyimpan paksa bunga itu di telapak tangan Alula

"Baiklah, terima kasih," Alula tersenyum kaku karena dia merasa sangat tidak enak karena Rein adalah kekasih dari temannya yang bernama Arabella.

"Sama-sama," Rein tersenyum

Tatapan Rein tak lepas dari wajah Alula yang saat ini sangat menawan. Walaupun saat ini keringat tengah mengucur dari wajahnya. Keringat itu membuat sebagian rambut di tepi wajah Alula basah, karena tadi gadis itu dan teamnya tengah tampil di lapangan untuk menjadi pemandu sorak team basket sekolah yang tengah bertanding melawan team basket dari SMA lain. Wajah Alula yang berhambur keringat tidak mengurangi kecantikan gadis itu, malah membuatnya semakin cantik.

"Dia benar-benar sangat cantik," gumam Rein menatap Alula sambil tersenyum.

Alula memang sangat cantik, rambut kemerahannya sangat indah walaupun dia tengah menguncirnya saat ini. Mata Alula sayu dan meneduhkan bagi siapapun yang melihatnya, hingga membuat yang menatapnya betah untuk berlama lama menatap mata yang berwarna hazel itu. Pipinya berona merah alami, bulu matanya panjang dan sangat lentik, hidungnya mancung dan bibirnya berwarna pink alami .

"Ya sudah Rein, aku pamit dulu ke ruang ganti ya !! Aku mau ganti baju," Alula berpamitan kepada Rein

"Baiklah," Rein tersenyum.

Alula pun berlalu dan masuk ke ruang ganti untuk mengganti seragam cheersnya yang berwarna ungu itu.

Tanpa mereka sadari 2 pasang mata tengah mengamati mereka dari kejauhan

"Tuh kan apa aku bilang, Bell. Si Alula itu ingin merebut Rein dari tanganmu," Lovita berkacak pinggang dihadapan Arabella

"Kenapa kau selalu baik kepada si Alula itu? Lihatlah dia menikammu dari belakang" sambungnya

"Diamlah kepalaku sungguh pusing!!" Arabella memijit keningnya, amarah didadanya belum hilang selepas melihat kekasihnya memberikan bunga untuk temannya itu

"Kau harus memberikan perhitungan kepadanya!! Apa kau mau dia merebut Rein dari tanganmu?" Lovita mempengaruhi Bella

"Aku tidak mau itu!!" Bella menggelengkan kepalanya

"Kau kan tahu aku sangat mencintai Rein, tapi Alula juga temanku," Arabella memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya dengan kasar

"Jika dia memang temanmu dia tidak akan menerima bunga dari kekasih temannya. Buatlah perhitungan dengannya!!" Lovita kembali menghasut

Arabella hanya diam karena bagaimana pun Alula adalah teman yang dekat dengannya di kelas.

"Kenapa kau diam? Dia itu wanita yang picik, dia menjadi temanmu hanya untuk mengambil Rein darimu. Kalau jadi aku, aku tidak akan menerima bunga pemberian dari kekasih temanku," Lovita berdecak kesal melihat teman satu ekskulnya itu

"Buatlah perhitungan dia agar dia tidak mengambil hal yang sudah jadi milikmu!!!"

"Kau benar, Lov. Aku harus membuat perhitungan dengannya," Arabella terbakar dengan hasutan Lovita, dia mengepalkan tangannya dengan geram

"Nah itu jawaban yang kutunggu darimu," Lovita tersenyum licik.

Lovita memang tidak menyukai Alula. Dulu saat masa orientasi sekolah, Lovita memang selalu baik terhadap gadis itu, karena menurutnya Alula gadis yang keren dan cantik. Fashionnya juga sangat kekinian. Akan tetapi semua berubah sejak laki-laki yang disukai Lovita menyukai Alula, bahkan laki-laki itu terang-terangan meminta Lovita untuk mendekatkannya dengan Alula. Lovita begitu membenci Alula kala itu, sehingga dia selalu meminta semua teman-temannya untuk menjauhi dan memusuhi Alula.

Ketika itu di depan loker wanita, Alula hendak mengambil baju ganti miliknya selepas dia performance di lapang tadi. Alula terpilih sebagai ketua Cheerleaders yang menjadikannya menjadi siswi famous di sekolahnya di Liverpool. Dia memegang posisi Flyer karena tubuhnya yang sangat ramping.

"Kau tidak tau diri sekali menerima bunga dari kekasihku !!" Arabella merebut bunga dari tangah Alula, Alula berniat untuk memasukan bunga itu ke dalam loker baju miliknya

"Bel, ada apa?" Sahut Alula

"Kau tidak usah sok polos! Ini bunga dari kekasihku kan?" Arabella membuang bunga itu ke lantai dan menginjaknya dengan kasar hingga bunga itu tidak berbentuk

"Maafkan aku, Bell !! Rein tadi memaksaku untuk menerima bunga darinya, lagi pula itu adalah bunga pertemanan," Alula memandang Arabella dengan sedih

"Mana ada laki-laki memberikan bunga mawar kepada seorang wanita hanya untuk pertemanan. Kau fikir aku bodoh?? Kau merayu Rein dibelakangku kan?" Arabella melotot dan mendorong tubuh Alula dengan kasar, tetapi Alula tidak bergeming, tubuhnya masih berdiri tegap memandang Arabella temannya yang ia kenal sangat baik terhadapnya

"Kau kenapa jadi seperti ini, Bell?" Mata Alula berkaca-kaca.

"Kau jangan playing victim di depanku!! Kau sungguh tega mendekati kekasih temanmu!!" Arabella menjawab dengan berapi-api, jelas sekali dia sangat emosi dengan Alula

Teman-teman Cheers yang baru saja mengganti pakaian pun, mendekati asal keributan antara Arabella dan Alula. Mereka tersenyum sinis, karena mereka juga tidak menyukai Alula. Walau mereka se team dengan gadis itu, tetapi mereka tidak menyukainya, karena yang selalu dipuji dan di sorot dalam team Cheers adalah si ketua cheers itu sendiri, yang tak lain adalah Alula. Saat kumpul dan latihan ekskul pun, mereka enggan untuk mendekati dan bergaul dengan Alula. Mereka hanya berbicara seperlunya saja dengan Alula perihal masalah team mereka, selebihnya mereka tidak sama sekali mengajak bicara ketua teamnya itu.

"Tidak, Bell. Aku tidak menyukai Rein. Lagi pula bunga ini tidak ada arti apa-apa untukku!!" Alula menggelengkan kepalanya, sifat Alula memang polos. Dia tidak pernah terbawa perasaan dengan laki-laki yang mendekatinya

"Diam kau!! Aku sungguh ingin sekali menampar muka ularmu itu. Tetapi, aku masih ingat kita berteman. Mulai sekarang kau jauh-jauh dariku!! Aku tidak ingin berteman denganmu lagi! Aku sungguh muak terhadapmu Alula Claire !!!"

"Bell, aku minta maaf. Aku sungguh tidak ada niat mendekati Rein," Air mata Alula berderai dipipi

"Diam kau!! Sekali lagi kau bicara aku tak segan-segan menampar wajah munafikmu itu !!" Arabella memandang Alula dengan bengisnya, kemudian dia berlalu dari ruang ganti wanita sambil menabrakan bahunya ke bahu Alula dengan kasar

Lutut Alula lemas, tubuhnya merosot hingga dia terduduk dilantai dibawah loker miliknya

"Kenapa kejadian seperti ini selalu terulang?" air mata Alula tumpah dipipinya yang merah itu.

Sudah tak terhitung berapa kali Alula dilabrak oleh teman perempuan atau perempuan yang tak dikenalinya, hanya karena kekasihnya atau laki-laki yang dekat dengan mereka menyukai Alula. Bahkan peristiwa ini sudah terjadi sejak Alula duduk dibangku menengah pertama. Nasib Alula saat SMP pun tak jauh berbeda. Awalnya Alula mempunyai teman, lalu teman-temannya meninggalkan Alula saat laki-laki yang mereka sukai mengejar Alula.

Sementara itu semua teman-teman Cheers nya yang melihat Alula bersimpuh di lantai hanya tersenyum dan mereka berlalu meninggalkan Alula sendirian di ruang ganti.

Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗🤗

Terpopuler

Comments

💗vanilla💗🎶

💗vanilla💗🎶

jadi ini knp alula gak mau glowing lg .. 😁

2023-12-25

1

Kinay naluw

Kinay naluw

resiko jadi wanita cantik.

2023-02-03

0

Aqua_Chan

Aqua_Chan

haduhh

2022-12-28

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ketua Cheerleaders
3 Aku Menyukainya
4 Pertengkaran
5 Jaket Abu-Abu
6 Surat Elektronik
7 Bersimpuhlah di kakiku
8 Gadis Cantik dan Baik Hati
9 Hujan di Musim Gugur
10 Kedinginan
11 Teman Duduk
12 Tom and Jerry
13 Mabuk Perjalanan
14 Cemburu
15 Kado Alula
16 Kejadian Pagi Hari
17 Menghakimi
18 Dua Orang di Pinggir Danau
19 Truth or Dare?
20 Welcome to Winter Holidays
21 Mengajak Alula Berlibur
22 Rencana Jahat Kai
23 The Meadows
24 Menguping
25 Bercerita
26 Memberitahukan
27 Tuduhan Beverly
28 Prom Night
29 Prom Night II
30 6 Tahun Kemudian
31 Ajakan Makan Siang
32 Pertemuan Pertama Setelah 6 Tahun
33 Kekasih Kai?
34 Mengapa Aku Memikirkannya?
35 Manager Keuangan Baru
36 Anak Tuan Peter
37 Perkelahian di Pagi Hari
38 Dinner?
39 Hilang Kesadaran
40 Di Sebuah Tempat Gym
41 Kamar yang Asing
42 Aku Harus Membawanya Kemana?
43 Merepotkan Sekali
44 Breaking News
45 Kabar Buruk
46 Dia Harus Menikahimu
47 Aku Akan Membuatmu Menderita
48 Konferensi Pers
49 Aku Pikir Kau Wanita Baik-Baik
50 Jangan Menyentuhnya !
51 Aku Akan Menunggumu
52 Hari Pernikahan Alula dan Kaivan
53 Bukan Hanya Kau yang Menderita
54 Cinnamon Roll
55 Permainan Baru Saja Dimulai
56 Aku Tidak Peduli Dengan Urusanmu
57 Siapa yang Memukulmu?
58 Sedang Apa Kau Di Sini?
59 Aku Berhak Menyentuhnya
60 Apa Aku Sudah Keterlaluan Padanya?
61 Kau Ingin Mengerjaiku?
62 Mendekap Erat
63 Aku Bisa Mandi Sendiri
64 Lagu Perpisahan
65 Aku Khawatir Kau Sakit
66 Mommy Ingin Segera Memiliki Cucu
67 Ayo kita Menonton Film!
68 Bioskop Mini
69 Taman Hiburan Malam
70 Pesta Halloween
71 Pesta Halloween Part II
72 Pesta Halloween Part III
73 First Kiss
74 Merasa Terusik
75 Kejadian Tidak Terduga
76 Kurasa Aku Sudah Jatuh Cinta Padamu
77 Honeymoon to Switzerland
78 Jembatan Cinta
79 Suapi Aku !
80 Aku Tidak Bisa
81 Ingin Memiliki Seutuhnya
82 Pemandian Air Panas
83 Nasihat Nino
84 Meracau
85 Tinggalkan Aku Disini !
86 Aku Tidak Ingin Kehilanganmu
87 Tidak Mungkin Dia Kembali
88 Wanita yang Luar Biasa
89 Aku Mengkhawatirkanmu
90 Kota Zermatt
91 Bermain Ski
92 Jangan Pernah Mengkhianatiku
93 Apartemen Bougenville Hills
94 Semakin Dekat
95 Micro Teaching
96 Tidak Mencintainya
97 Salah Paham
98 Kehilangan Sesuatu Yang Berharga
99 Merasa Sangat Bersalah
100 Kebenaran
101 Menyusul Alula
102 Aku Hanya Ingin Memelukmu
103 Rencana Arabella
104 Kejujuran
105 Kalut
106 Berikan Alula Waktu
107 Apa Aku Boleh Mencintai Cleon?
108 Menelantarkan
109 Hari Valentine
110 Aku Mencintaimu
111 Flashback
112 Aku Harus Bersabar
113 Menolong Seorang Gadis
114 Kejadian Hari Ini
115 Ingin Segera Memiliki Anak
116 Permintaan Arabella
117 Aku Percaya Padamu
118 Safety Belt
119 Kecolongan
120 Berjuang Bersama
121 Keakraban
122 Meminta Kejelasan
123 Mengetes
124 Aku Sangat Menyesal
125 Pencemburu
126 Double Date
127 Menemui Arabella
128 Meremehkan
129 Melakukan Tespack
130 Merestui
131 Terpukul
132 Tuduhan
133 Pelaku Sebenarnya
134 Mendatangi Rumah Alula
135 Usaha Nino dan Alden
136 Mulailah Hidup Baru Tanpanya
137 Perpisahan
138 Perpisahan Part II
139 Kebenaran Terungkap
140 Kota York
141 Kemarahan Kai
142 Pertengkaran Tiga Orang Sahabat
143 Memperjelas sebuah Ikatan
144 Kehancuran Kai
145 Wanita Asing
146 Sebuah harapan
147 Toko Cokelat
148 Menemukanmu
149 Bawa Pulang Istrimu Kembali
150 Aku Akan Selalu Mengejarmu
151 Kembang Api Dan Lampion
152 Naik Kereta
153 Patah Hati Kembali
154 Sakit
155 Satu Sama
156 Aku Setuju
157 Tenggelam
158 Mati Lampu
159 Rideau Canal
160 Aku Mau
161 Satu Kamar
162 Membeli Es Krim
163 Membuat Kue Muffin
164 Ciuman Pertama
165 Memesan Gaun Pernikahan
166 Budak Cinta
167 Pergi ke Mall
168 Aku Akan Menikahimu
169 Seputar Mantan
170 Foto Prewedding
171 Kembali Bersahabat
172 Pernikahan Beverly
173 Teringat Masa Lalu
174 Sesudah Acara Resepsi
175 Rencana Bulan Madu
176 Memeriksakan Kehamilan
177 Membeli Boneka
178 Membuat Cupcake
179 London Eye
180 Foto Mantan Kekasih
181 Sekretaris Pribadi Baru
182 Menyuapi Istri
183 Penawaran Alula
184 Ulah Alden
185 Pertemuan Chelsea dan Alice
186 Sudah Move On
187 Mengacuhkan
188 Sekretaris Pribadi Baru Lagi
189 Kekhawatiran Yang Hilang
190 Stasiun Kereta
191 Menjemput Suami
192 Sebuah Lamaran
193 Sakit Yang Tak Tertahan
194 Ngidam
195 Kelahiran
196 Larangan Enam Minggu
197 Pergi Ke Supermarket
198 Kekacauan Nino
199 Bridal Shower
200 Ingin Mengacak Rambut Cleon
201 Pernikahan C2
202 Final Chapter
203 Satu Episode lagi
204 Promo Novel Author
205 Promo Novel Terbaru : Kisah Anak Alula dan Kai Dimulai
206 Novel Kimberly Allen (Anaknya Kai) dan Archie (Anaknya Nino) Launching Nih
207 Novel Baru Otor Launching Nih (Novel Anaknya Cleon dan Chelsea)
Episodes

Updated 207 Episodes

1
Prolog
2
Ketua Cheerleaders
3
Aku Menyukainya
4
Pertengkaran
5
Jaket Abu-Abu
6
Surat Elektronik
7
Bersimpuhlah di kakiku
8
Gadis Cantik dan Baik Hati
9
Hujan di Musim Gugur
10
Kedinginan
11
Teman Duduk
12
Tom and Jerry
13
Mabuk Perjalanan
14
Cemburu
15
Kado Alula
16
Kejadian Pagi Hari
17
Menghakimi
18
Dua Orang di Pinggir Danau
19
Truth or Dare?
20
Welcome to Winter Holidays
21
Mengajak Alula Berlibur
22
Rencana Jahat Kai
23
The Meadows
24
Menguping
25
Bercerita
26
Memberitahukan
27
Tuduhan Beverly
28
Prom Night
29
Prom Night II
30
6 Tahun Kemudian
31
Ajakan Makan Siang
32
Pertemuan Pertama Setelah 6 Tahun
33
Kekasih Kai?
34
Mengapa Aku Memikirkannya?
35
Manager Keuangan Baru
36
Anak Tuan Peter
37
Perkelahian di Pagi Hari
38
Dinner?
39
Hilang Kesadaran
40
Di Sebuah Tempat Gym
41
Kamar yang Asing
42
Aku Harus Membawanya Kemana?
43
Merepotkan Sekali
44
Breaking News
45
Kabar Buruk
46
Dia Harus Menikahimu
47
Aku Akan Membuatmu Menderita
48
Konferensi Pers
49
Aku Pikir Kau Wanita Baik-Baik
50
Jangan Menyentuhnya !
51
Aku Akan Menunggumu
52
Hari Pernikahan Alula dan Kaivan
53
Bukan Hanya Kau yang Menderita
54
Cinnamon Roll
55
Permainan Baru Saja Dimulai
56
Aku Tidak Peduli Dengan Urusanmu
57
Siapa yang Memukulmu?
58
Sedang Apa Kau Di Sini?
59
Aku Berhak Menyentuhnya
60
Apa Aku Sudah Keterlaluan Padanya?
61
Kau Ingin Mengerjaiku?
62
Mendekap Erat
63
Aku Bisa Mandi Sendiri
64
Lagu Perpisahan
65
Aku Khawatir Kau Sakit
66
Mommy Ingin Segera Memiliki Cucu
67
Ayo kita Menonton Film!
68
Bioskop Mini
69
Taman Hiburan Malam
70
Pesta Halloween
71
Pesta Halloween Part II
72
Pesta Halloween Part III
73
First Kiss
74
Merasa Terusik
75
Kejadian Tidak Terduga
76
Kurasa Aku Sudah Jatuh Cinta Padamu
77
Honeymoon to Switzerland
78
Jembatan Cinta
79
Suapi Aku !
80
Aku Tidak Bisa
81
Ingin Memiliki Seutuhnya
82
Pemandian Air Panas
83
Nasihat Nino
84
Meracau
85
Tinggalkan Aku Disini !
86
Aku Tidak Ingin Kehilanganmu
87
Tidak Mungkin Dia Kembali
88
Wanita yang Luar Biasa
89
Aku Mengkhawatirkanmu
90
Kota Zermatt
91
Bermain Ski
92
Jangan Pernah Mengkhianatiku
93
Apartemen Bougenville Hills
94
Semakin Dekat
95
Micro Teaching
96
Tidak Mencintainya
97
Salah Paham
98
Kehilangan Sesuatu Yang Berharga
99
Merasa Sangat Bersalah
100
Kebenaran
101
Menyusul Alula
102
Aku Hanya Ingin Memelukmu
103
Rencana Arabella
104
Kejujuran
105
Kalut
106
Berikan Alula Waktu
107
Apa Aku Boleh Mencintai Cleon?
108
Menelantarkan
109
Hari Valentine
110
Aku Mencintaimu
111
Flashback
112
Aku Harus Bersabar
113
Menolong Seorang Gadis
114
Kejadian Hari Ini
115
Ingin Segera Memiliki Anak
116
Permintaan Arabella
117
Aku Percaya Padamu
118
Safety Belt
119
Kecolongan
120
Berjuang Bersama
121
Keakraban
122
Meminta Kejelasan
123
Mengetes
124
Aku Sangat Menyesal
125
Pencemburu
126
Double Date
127
Menemui Arabella
128
Meremehkan
129
Melakukan Tespack
130
Merestui
131
Terpukul
132
Tuduhan
133
Pelaku Sebenarnya
134
Mendatangi Rumah Alula
135
Usaha Nino dan Alden
136
Mulailah Hidup Baru Tanpanya
137
Perpisahan
138
Perpisahan Part II
139
Kebenaran Terungkap
140
Kota York
141
Kemarahan Kai
142
Pertengkaran Tiga Orang Sahabat
143
Memperjelas sebuah Ikatan
144
Kehancuran Kai
145
Wanita Asing
146
Sebuah harapan
147
Toko Cokelat
148
Menemukanmu
149
Bawa Pulang Istrimu Kembali
150
Aku Akan Selalu Mengejarmu
151
Kembang Api Dan Lampion
152
Naik Kereta
153
Patah Hati Kembali
154
Sakit
155
Satu Sama
156
Aku Setuju
157
Tenggelam
158
Mati Lampu
159
Rideau Canal
160
Aku Mau
161
Satu Kamar
162
Membeli Es Krim
163
Membuat Kue Muffin
164
Ciuman Pertama
165
Memesan Gaun Pernikahan
166
Budak Cinta
167
Pergi ke Mall
168
Aku Akan Menikahimu
169
Seputar Mantan
170
Foto Prewedding
171
Kembali Bersahabat
172
Pernikahan Beverly
173
Teringat Masa Lalu
174
Sesudah Acara Resepsi
175
Rencana Bulan Madu
176
Memeriksakan Kehamilan
177
Membeli Boneka
178
Membuat Cupcake
179
London Eye
180
Foto Mantan Kekasih
181
Sekretaris Pribadi Baru
182
Menyuapi Istri
183
Penawaran Alula
184
Ulah Alden
185
Pertemuan Chelsea dan Alice
186
Sudah Move On
187
Mengacuhkan
188
Sekretaris Pribadi Baru Lagi
189
Kekhawatiran Yang Hilang
190
Stasiun Kereta
191
Menjemput Suami
192
Sebuah Lamaran
193
Sakit Yang Tak Tertahan
194
Ngidam
195
Kelahiran
196
Larangan Enam Minggu
197
Pergi Ke Supermarket
198
Kekacauan Nino
199
Bridal Shower
200
Ingin Mengacak Rambut Cleon
201
Pernikahan C2
202
Final Chapter
203
Satu Episode lagi
204
Promo Novel Author
205
Promo Novel Terbaru : Kisah Anak Alula dan Kai Dimulai
206
Novel Kimberly Allen (Anaknya Kai) dan Archie (Anaknya Nino) Launching Nih
207
Novel Baru Otor Launching Nih (Novel Anaknya Cleon dan Chelsea)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!