DICERAIKAN KARNA MANDUL, DIHAMILI OLEH MAFIA KEJAM

DICERAIKAN KARNA MANDUL, DIHAMILI OLEH MAFIA KEJAM

Chapter 1

***Happy reading√***

"ahhh!! lepaskan aku kak.! Kepalaku sakit." rintih Gadis itu dengan tangis nya yang tak berdaya.Seorang Gadis di tarik paksa oleh wanita berpakaian menor memasuki sebuah Gudang

Wanita seksi itu tak mendengarkan rintihan gadis itu yang tak lain adalah Aletta Al Dara atau akrab dipanggil Dara, Dara adalah Gadis berusia 19 tahun baru saja kuliah semester 2 telah di paksa menikah dengan Pria Asing oleh Ibu Tiri nya.

Salma kakak ipar Dara mendobrak kasar gudang Rumah nya setelah membuka kunci nya, di dalam sana banyak tikus juga berdebu, Salma mendorong Dara ke dalam Gudang.

"uhuukkk--uhukkk!!" Dara tersungkur dan terbatuk-batuk menghirup udara kotor dalam Gudang itu.

"Rasakan itu wanita mandul...! Kau cuma anak kecil yang kebetulan disukai oleh mendiang nenek kami. Sekarang dia udah mati jadi jangan sok jadi Ratu di Rumah Adipati." sinis Salma dengan sorot mata merendahkan.

Dara berusaha bangkit, "Aku nggak mandul Kak..! Kami baru aja menikah 4 bulan kenapa kalian mengataiku mandul?" protes Dara.

"Diam kau.. !!" sentak Salma.

Dara hanya bisa menangis dalam hati, ini sudah beratus-ratus kali Ia diperlakukan tak manusiawi oleh Keluarga Adipati. Berapa kali pun Dara kabur dari rumah ini dan kembali ke rumah keluarga nya selalu di usir oleh ibu tiri nya sehingga mau tidak mau Dara harus bertahan di Neraka ini demi memiliki tempat tinggal.

Tempat ini benar-benar neraka bagi Dara, tapi Dara tetap bekerja sebagai penulis di aplikasi novel tanpa sepengetahuan siapapun sehingga tabungan nya di akun Novel nya banyak. Akan tetapi selama dia menulis Dara belum pernah mencairkan uang nya, karena belum sempat membuat Kartu Bank apalagi ATM.

Dara membuat kisah perjalanan hidupnya dalam Novel yang la buat dan hasilnya sangat mencengangkan, para pembaca seakan ikut bersedih dengan karya dara yang begitu menyedihkan, tanpa mereka ketahui semua itu adalah cerita hidup Dara sendiri.

"Hukumanmu ditambah menjadi Seminggu! Ku harap kau mati aja sebelum seminggu." kata Salma dengan jijik lalu menutup pintu gudang.

Dara yang takut pun berlari menggedor-gedor pintu itu, sesak nafas akibat abu gudang yang terlalu tebal tak lagi dihiraukan oleh Dara.

"tolong aku Kak?? Buka Kak, Aku akan patuh, aku nggak akan mengganggu Acara Keluarga Adipati." pekik Dara tapi tak ada sahutan sama sekali dari luar.

Dara menyandarkan punggung dan kepala belakang nya di pintu lalu merosot lemah ke lantai, Dara menangis terisak-isak.

"kenapa nasibku begitu malang? Kapan aku bisa bebas dari Neraka ini? Kenapa Mas Abi belum juga kembali." isak tangis Dara yang merasa Abian adalah alasan nya bertahan di rumah ini.Setidak nya Abian tak pernah menyiksa nya seperti ini namun mulut Abian lebih tajam dari siapapun sebab Abian selalu menghina nya anak kecil, Mandul, penjilat alm. Nenek nya, semua itu sungguh perkataan yang menusuk-nusuk hati nya namun tetap Dara bertahan asalkan Abian tak berselingkuh dari nya.

Akhir-akhir ini Dara sedang banyak pikiran karna mendengar pembicaraan keluarga Adipati kalau Abian sebagai anak Laki-laki kebanggaan mereka sedang berhubungan dengan seorang Nona dari Keluarga terpandang, Dara merasa kacau tapi tidak ada yang berpihak pada nya dalam Keluarga ini.

Dulu selama beberapa hari Dara di kurung dalam Gudang, Ia mengisi hari-hari nya sebagai Author hingga sekarang Dara masih menulis. Karna sudah tahu nasib nya akan begini jadi Dara terbiasa membawa Ponsel dan charger nya kemana-mana.

Dara tidak tahu kapan dan dimana saja Ia bisa ditendang dari rumah ini jadi hanya ponsel nya sajalah sebagai harta berharga nya. Dara menghapus air mata nya membaca komentar para fans-fans nya yang menyemangati nya.

"kalian baik sekali, terima kasih telah menjadi asupan semangatku." lirih Dara menyimpan Ponsel nya.

Dara merasa lapar pun mengedarkan lalu teringat Ia menyimpan roti di balik bra nya, Ia mengeluarkan isi nya yang masih terbungkus plastik.

Dara memakan nya sedikit-sedikit untuk bertahan sampai la punya tenaga lalu mencari-cari celah untuk bisa keluar dari gudang ini.

"Bagaimana caraku bisa keluar..! Hiks.. Hiks." Dara menangis tapi air mata nya seakan telah mengering menatap sedih roti nya yang kotor.

Sebenar nya ini bukan pertama kali nya Dara di kurung namun Ia tak menyerah mencari jalan keluar dari gudang itu.

***

Sudah 4 hari Dara terkurung di gudang, tak ada yang memperhatikan nya sementara semua Keluarga Adipati sedang berpesta ria menyambut kedatangan Abian dari Luar Negeri bersama kekasih hati nya padahal Abian punya Istri.

"kekasih mu cantik sekali nak, Mama bangga padamu." kata Mama Dian Adipati dengan gembira.

Anya tertawa pelan menutupi mulut nya yang sungguh anggun, Keluarga Adipati memperlakukan Anya seperti permata intan yang tak boleh tergores.

Abian menatap penuh cinta kekasih nya yang seksi dan berkulit mulus tak seperti Dara yang kumel, dekil, tak berbadan, kurus kering, rambut kusut tak pernah disisir, wajah jerawat juga bibir selalu pucat.

"Aku dengar Abian punya istri Tante." kata Anya membuat Keluarga Adipati saling pandang satu sama lain.

"Darimana kamu tahu nak? Jangan terlalu takut ya Wanita itu cuma seperti pembantu dirumah ini, kami menerima nya memang untuk babu." kata Dian dengan ramah nya.

Anya penasaran seperti apa istri nya Abian sampai-sampai Abian sendiri jijik membahas Istri nya jika Anya bertanya, Abian selalu mengalihkan pertanyaan nya.

"Baby? Kan aku udah bilang jangan bahas dia." pinta Abian dengan memelas.

"Iya nak? Jangan bahas babu jelek itu." sahut Dian Mama nya Abian yang sangat menyukai Anya.

"Baiklah." ucap Anya tersenyum manis.

Mereka kembali melanjutkan acara itu dengan penuh kegembiraan tak memikirkan Dara yang merintih kedinginan di dalam Gudang, Dara yang masih terkurung di dalam gudang tak tahu harus bagaimana lagi.

Dara melihat banyak nya tikus disekitar nya tapi tidak membuat nya takut, Ia sudah terbiasa dengan tikus-tikus itu.

"dingiinnn...?" Dara berusaha bangkit dengan bibir membiru mencari seisi gudang siapa tahu menemukan pakaian walau sudah robek-robek setidak nya bisa di jadikan penghangat nya malam ini.

Dara menangis sambil meringkuk bagai kucing kecil lemah kedinginan, "Ma? Kenapa mama harus tinggalin aku Ma? Aku nggak tahan dengan semua ini, Papa udah berubah Ma..! Dia tidak menyayangi Dara lagi." Batin Dara terisak-isak.

Dara masih terlalu muda, lemah dan tak punya kekuatan apapun untuk membela diri, Ia menyesal mengapa saat masa SMP tak mau belajar ilmu beladiri padahal sekolah saat itu menyediakan fasilitas anak-anak yang ingin belajar Taekwondo.

Apa yang bisa Dara lakukan saat masih berumur 19 tahun ini? Dulu Dara adalah Gadis paling cantik dimasa TK, SD, SMP namun ketika SMA mulai berubah karna Dara di jadikan pembantu sejak datang nya Ibu tiri dan saudara tiri nya.

Dara tak punya waktu untuk merawat diri karna harus sekolah dan bekerja siang-malam supaya sekolah nya tidak terputus bahkan mampu masuk ke Kampus terbaik tapi malang nasib nya harus berhenti kuliah karna dipaksa menikah dengan Abian demi kerja sama keluarga ditambah Nenek Keluarga Abian menyayangi Dara. Seperti keluar dari kandang harimau masuk ke kandang Buaya, tak ada beda nya Keluarga nya yang dulu dengan yang sekarang.

      *

Bersambung.............................

Terpopuler

Comments

Jun

Jun

teriak yang keras minta tolong jangan diam👍

2025-12-06

1

Agnescerlly Cerlly

Agnescerlly Cerlly

author ini bukan kisahmu kn cuma karangan kan hehe

2026-01-25

0

GeviraMP

GeviraMP

apakah itu kisah hidupmu thorr..?

2025-12-30

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 BAB 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 PROMOSI KARYA BARU
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 Chapter 167
168 Chapter 168
169 Chapter 169
170 Chapter 170
171 Chapter 171
172 Chapter 172
173 Chapter 173
174 Chapter 174
175 Chapter 175
176 Chapter 176
177 Chapter 177
178 Chapter 178
179 Chapter 179
180 Chapter 180
181 Chapter 181
182 Chapter 182
183 Chapter 183
Episodes

Updated 183 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
BAB 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
PROMOSI KARYA BARU
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
Chapter 167
168
Chapter 168
169
Chapter 169
170
Chapter 170
171
Chapter 171
172
Chapter 172
173
Chapter 173
174
Chapter 174
175
Chapter 175
176
Chapter 176
177
Chapter 177
178
Chapter 178
179
Chapter 179
180
Chapter 180
181
Chapter 181
182
Chapter 182
183
Chapter 183

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!