Kali ini hao chen benar-benar sangat lelah baik mental maupun fisiknya terkuras total,dan tanpa sadar hao chen benar-benar tertidur karena kelelahan bisa dibilang ini pertama kalinya dia tidur sejak berpisah dengan orang tuanya.
Setelah lama tertidur hao chen pun akhirnya bangun,namun kali ini dia tidak merasa sakit atau yang lain selain rasa nyaman,kemudian suara lembut terdengar.
"kau sudah bangun?" tanya Qian zhu yang melihat bahwa hao chen telah bangun.
Kemudian hao chen menyadari sesuatu,lalu memeriksa tubuhnya dengan panik,karena dia takut bahwa dia telah dalam keadaan wasted.
"tenang saja kau masih hidup,bahkan kondisimu jauh lebih baik" kata Qian zhu dengan senyuman hangat,yang melihat hao chen memeriksa tubuhnya dengan panik.
"wiuh,jadi aku baik-baik saja,lalu apa yang terjadi selama aku tidak sadarkan diri?" tanya hao chen pada Qian zhu.
"selama kamu tidak sadarkan diri api kesedihan sedang menyatukan dirinya ketubuhmu bahkan kekuatan api kesedihan jauh lebih kuat dari aslinya" jawab Qian zhu.
"apa!,aku berhasil,aku benar-benar berhasil?" tanya hao chen dengan semangat.
"benar kamu telah berhasil,coba kamu keluarkan semua apimu" kata Qian zhu sambil tersenyum tipis.
"ahh...baiklah akan aku keluarkan"kata Hao chen.
Kemudian empat jenis api muncul yang pertama adalah api berwarna biru hasil dari imajinasi Hao chen tentang pembakaran hidrogen dan oksigen,yang kedua adalah api berwarna ungu emas yang merupakan api dewa ungu,kemudian api hitam dengan warna emas samar yang merupakan api kesedihan,lalu yang terakhir api sembilan warna yang masih misterius.
"hah? api apa ini aku rasa aku tidak pernah melihat atau menyerap api ini?,apa sebenarnya terjadi kenapa api sembilan warna ini muncul" kata hao chen dengan bingung.
Kemudian dia segera melihat inti naganya yang sekarang telah dikelilingi oleh tiga jenis api.
"hem? api sembilan warna ini juga telah menyatu denganku apa ini senior?" tanya hao chen pada Qian zhu.
"aku pun tidak tau" kata Qian zhu sambil mengangkat tangannya.
"uhuk...anda benar-benar tidak tau?"kata hao dengan ekspresi aneh dan tidak berdaya.
"benar,namun aku dapat meyakinkanmu bahwa api sembilan warna itu jauh lebih kuat dibandingkan dengan semua jenis api dijagat raya ini bahkan sudah melampaui api kesedihan" Qian zhu menjelaskannya pada hao chen dengan senyum tipis.
"apa lebih kuat dari api kesedihan,tapi sebelum itu bagaimana aku sampai bisa menyatu dengan api kesedihan?" kata hao chen dengan bingung.
"tentu saja kau berhasil mendapatkan pengakuan dari api kesedihan dan bahkan api kesedihan berinisiatif sendiri menyatu dengan mu,kau tau kenapa?" tanya Qian zhu.
"hem...aku tidak tau hanya saja aku diharuskan menjawab pertanyaan dari api kesedihan lalu....." kata hao chen yang kemudian terhenti diikuti wajahnya yang mulai memerah.
Karena Hao chen mengingat bahwa dia berhasil menjawab pertanyaan dari api kesedihan dan mengungkapkan isi hatinya yang dia tahan sangat lama,namun yang paling memalukannya adalah dia saat itu dipeluk oleh seorang Dewi elemen dan bahkan memangilnya ibu.
namun saat itu hao chen merasa kehangatan dan kasih sayang ketika dia mengeluarkan semua isi hatinya dan dia merasa sedang dipeluk oleh ibunya yang membuat dia secara spontan mengeluarkan semua rasa sakit dihatinya.
Hao chen menutupi wajahnya dengan tangannya karena dia sangat malu,lalu dia bergumam dalam hatinya"memalukan,sungguh memalukan aku memanggil seorang Dewi sebagai ibu!".
lalu ketika Qian zhu melihat ekspresi malu-malu kucing Hao chen hanya bisa terkekeh pelan, kemudian dia dalam hatinya bergumam"dia benar-benar berbeda ketika dia melawan raja singa amethyst dan saat dia menyerap api dewa ungu dan api kesedihan yang membuat dia menderita,sekarang dia terlihat benar-benar seperti anak kecil yang perlu perhatian".
"hem ada apa,kenapa kamu menutupi wajahmu?" tanya Qian zhu pada hao chen dengan senyuman manis.
"Ahh! ti...ti...ti...tidak ada apa-apa" kata hao chen dengan ekspresi tsundrenya ketika melihat senyum Qian zhu.
"oh...tapi dibanding dengan ketiga apimu itu aku jauh lebih tertarik dengan api birumu itu dari yang kulihat kamu berhasil mengalahkan raja singa amethyst dengan api itu bahkan menciptakan sebuah ledakan besar" kata Qian zhu yang sedang mengubah topik pembicaraan.
"oh api ini...api biru ini merupakan hasil pembakaraan dari oksigen,lalu ledakan yang aku ciptakan waktu itu merupakan hasil dari benturan antara oksigen dan hidrogen yang kemudian akan membentuk titik percikan lalu dengan api biru ini akan membakarnya,kemudian aku tinggal melepaskannya dan BOOM bom nuklir pun meledak dan pada saat itu pun aku menahan diri karena takut memancing keributan." kata hao chen yang sedang menjelaskan semuanya pada Qian zhu.
"oksigen...hidrogen...nuklir apa itu?" tanya Qian zhu dengan ekspresi aneh.
"aaaaa tidak ada apa-apa" kata hao chen dengan panik,lalu dia berkata didalam hatinya"eh?,apa mereka tidak tau apa itu oksigen dan hidrogen jika nuklir wajar dia tidak tahu,padahal didunia ini teknologi sudah sangat maju bahkan lebih maju dari kehidupanku sebelumnya"
"hah aku tidak mengerti sama sekali,namun tidak masalah karena itu merupakan caramu memahami setiap elemen" kata Qian zhu sambil memegang kepalanya.
"hahahaha...lalu apa yang harusku lakukan sekarang" tanya hao chen,karena semua urusan sudah selesai.
"tidak ada lagi kamu sekarang sudah aman kamu bisa melakukan semua aktifitasmu dengan normal" jawab Qian zhu.
"benarkah jadi semuanya sudah selesai" kata hao chen dengan semangat.
"tapi sebelum itu maukah kamu menerima semua kekuatanku?"kata Qian zhu dengan santai.
"oh...tunggu Apaaaaaa?" teriak hao chen dengan nyaring.
"aduh keras sekali tapi mengapa kamu harus berteriak" kata Qian zhu sambil menutup telinganya.
"oh maafkan aku,eh...tunggu..tunggu dulu kenapa anda ingin memberikan semua kekuatan anda yang merupakan hasil kerja keras anda" tanya hao chen dengan bingung.
"hah,sebenarnya aku ingin terlahir kembali dengan melupakan semua ingatan masa laluku" kata Qian zhu dengan mata penuh kesedihan.
"senior ada apa?"kata hao chen dengan khawatir.
"ah...tidak ada apa-apa,sebenarnya kenapa aku ingin memberikan semua kekuatanku adalah karena aku ingin reankarnasi,setelah aku mewariskan posisi dewi elemen aku diberikan pilihan yaitu menjadi abadi dialam dimana mantan para dewa alam ilahi berada atau reankarnasi,sebenarnya aku saat itu ingin memilih reankarnasi karena aku bosan sendirian ditambah lagi aku akan hidup selama akan sendiri,tapi ada sesuatu atau lebih tepatnya sebuah kutukan yang menyebabkan aku tidak bisa reankarnasi dan aku tidak tau apa kutukan itu,namun setelah bertemu dengan akhirnya kutukan itu lenyap" Qian zhu menjelaskan semuanya secara panjang lebar pada hao chen.
"karena aku kutukan anda berhasil lenyap,tapi kenapa sampai harus memberikan semua kekuatan anda?" tanya hao chen lagi.
"sederhana aku ingin memulai semuanya dari awal,jika aku masih memiliki kekuatan aku maka ingatan aku akan ikut terbawa dan aku tidak mau seperti itu,aku ingin menjadi sesuatu yang baru dikehidupan berikutnya" jawab Qian zhu dengan senyuman bahagia.
setelah melihat senyuman Qian zhu hao chen paham bahwa dia seperti terbebas dari sesuatu yang menyakitkan sama seperti dirinya.
"baiklah aku akan menerimanya senior" kata hao chen dengan yakin.
"tidak secepat itu,walaupun aku membuat kekuatan aku secara bertahap menyatu denganmu,tapi aku saat ini tidak yakin bahwa kamu dapat memahami semua kekuatanku" kata Qian zhu pada hao chen.
"jadi bagamana sekarang senior" tanya hao chen dengan bingung.
"bagamana kalau begini kamu akan berlatih denganku sampai enam tahun sampai kamu siapa menerima kekuatanku dan kamu akan aku bimbing secara langsung olehku dan akan kuberikan pengalaman dan pengetahuanku juga bagamana dengan itu apakah kamu mau jadi muridku?" kata Qian zhu dengan tersenyum tulus.
"apa menjadi muridmu?" kata hao chen dengan panik seperti sebuah petir menyabar kedirinya.
"apa jadi kamu tidak mau?" tanya Qian zhu yang mulai sedih.
"ah...tidak,aku mau aku mau jadi muridmu senior!!" teriak hao chen dengan keras.
jelas dia pasti akan mau karena orang yang didepanya adalah mantan seorang dewi ditambah pasti pengalaman dan kemampuannya pasti sangat melimpah,jadi hao chen pasti tidak akan menolak dan juga hao chen pasti akan jadi lebih kuat dibawah bimbingannya.
"ehem...kau seharunya tidak memanggilku senior benarkan?" kata Qian zhu dengan tersenyum.
"benar juga emm...boleh aku tau siapa nama anda?" tanya hao chen.
"Qian zhu mantan dewi elemen Qian zhu" balas Qian zhu sambil tersenyum.
"baiklah...mohon bimbingannya guru zhu" kata hao chen sambil menunjukan rasa hormatnya.
latihan panjang akan dimulai
*NOTE: kali ini ada time skip selama enam tahun,jadi jangan bingung dichapter berikutnya hao chen sudah berumur 13 tahun oke😊😊😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 379 Episodes
Comments
Yuda Suastika
ok
2024-07-14
0
MATADEWA
Seeeeppplah.....
2023-06-17
0
Hampry Ratukore
joss
2022-12-29
0