"Fiuh..rasanya melegakan sekali, jadi begini ya rasanya setelah selesai meditasi, nyaman sekali dan aku benar-benar tidak tidur semalaman." Gumam Hao Chen sambil meregangkan tubuhnya.
Setelah mengalami kebangkitan Hao Chen langsung mencoba untuk meditasi untuk menyerap esensi roh agar dia bisa naik tingkat, dengan bantuan 'metode energi surga' penyerapan kekuatan roh benar-benar sangat cepat.
"Hah...aku sama sekali tidak bisa menyerap energi apapun selain kekuatan roh, apa ini karena Martial Soul utamaku adalah Naga Kosong. Yah...sepertinya memang benar-benar polos aku hanya memiliki kekuatan fisik naga saja, tapi tidak masalah karena akumemilik beberapa metode untuk meningkatkannya." Gumam Hao Chen dengan wajah senang.
Kemudian dia segera bangun dan bersiap untuk keluar, karena Hao Chen ingin membiasakan diri dengan kedua Martial Soulnya.
"Ibu Ayah! aku keluar dulu, aku ingin mencoba kedua Martial Soulku diluar, aku akan pulang sore ya?" Hao Chen yang ada didepan pintu meminta izin kedua orang tuanya
"Ya! hati-hati dan jangan berlebihan oke?" Li Qingchan yang sedang menyiapkan sesuatu memberi izin kepada Hao Chen.
Lalu Hao Tian segera menambahkan, "Benar kata ibumu, jangan memaksakan diri dan tetap semangat, mengerti!"
"Ya! aku pergi dulu." Ucap Hao Chen dengan semangat.
Setelah Hao Chen pergi jauh ekspresi Hao Tian dan Li Qingchan menunjukkan kesedihan yang mendalam terutama Li Qingchan yang sudah mulai menangis.
"Sampai jumpai kita akan bertemu lagi putraku." Air mata semakin deras mengalir dari mata ungunya.
"Sudahlah ini lebih baik dari pada dia mengikuti kita, karena sebagai orangtuanya pasti ingin anaknya hidup sehat dan bahagia bukan? tenanglah jika masalah kita benar-benar selesai, kita bisa bersama lagi oke, selain itu kita banyak meninggalkan banyak hal pada anak kita." Ucap Hao Tian yang segera menghibur istrinya.
"Hem...kita pasti akan melewati ini semua dan kita akan berkumpul lagi, pasti!" Dengan penuh keyakinan Li Qingchan menghapus air matanya.
Kemudian ekspresi Hao Tian dan Li Qingchan berubah dengan menjadi serius, lalu cahaya merah melesat dan menyerang mereka dan segera membuat hancur rumah Hao Chen.
Kemudian seorang pria dengan lima lingkaran berwarna merah darah dibelakang kepalanya disertai dengan aura menakutkan melayang diudara, diikuti oleh sepuluh orang yang memilik aura yang agak lemah namun aura mereka tetap menakutkan, kedatangan mereka juga menyebabkan tekanan yang mengerikan.
"Hahahaha....ketemu juga kalian tidak kusangka kalian akan berada dibintang induk untuk bersembunyi. Baiklah karena kalian sudah ketahuan maka aku akan mengakhiri ini semua dan membunuh kalian." Dengan suara yang menakutkan dia segera memprovokasi Hao Tian dan Li Qingchan.
"Huh! kau pikir hanya dengan begini kau bisa mengalahkan kami berdua, bahkan ketua kalian pun sudah kuhajar apalagi cecunguk seperti kalian!" balas Hao Tian dengan santai.
"kau....dasar bajingan! jika bukan karena kau rencana kami pasti akan berhasil, mati..lah" pria itu tersebut segera meraung dengan marah dan bersiap untuk menyerang.
"Hump!" Hao Tian mendengus dengan dingin dan tujuh roda lingkaran berwarna emas muncul di belakang kepala hao tian yang sama dengan pria tersebut juga muncul, setelah rambut yang awalnya berwarna biru berubah menjadi emas dan siluet Naga berwarna emas terang.
Kemudian Hao Tian mengangkat tangan kanannya dan meraih kekosongan, lalu sebuah tombak berwarna emas segera muncul dimana tombak itu memancarkan elemen cahaya yang kuat.
Tanpa aba-aba Hao Tian segera menusuk serangan pria itu dan berhasil dia hancur dengan mudah.
Namun tidak hanya sampai disitu serangan Hao Tian masih meluncur dan mengenai pria tersebut yang menyebabkan dia terlempar walaupun dia sempat di tahan beberapa rekannya.
"Apa yang kalian lakukan?! cepat serang mereka jika tidak kita akan terkena masalah." Dengan marah pria tersebut yang sudah terluka parah memerintah kesepuluh orang tersebut.
Kemudian sepuluh orang tersebut pun menyerang Hao Tian, namun mereka berhenti karena suhu mendadak turun drastis.
Kemudian pedang biru besar menyerang mereka dari langit yang membuat sebagian dari mereka membeku dan terjatuh ketanah, walaupun setelah itu mereka pulih dengan wajah pucat.
"Kalian pikir hanya suamiku saja yang memiliki kekuatan untuk melawan?!" Tanya Li Qingchan. dengan dingin.
Penampilan Li Qingchan sekarang sangat cantik dengan rambut putih panjang terurai kebelakang dengan tujuh roda putih muncul dibelakangnya, disertai mahkota es dan kepingan es serta aliran badai salju tipis mengelilinginya, sehingga membuat dia nampak seperti dewi es.
"Sial! Serang bersama!" perintah pria yang menjadi pemimpin dari sepuluh orang tersebut.
Kemudian pertarungan terus berlangsung, namun Hao Chen yang sedang jauh dari rumahnya tidak menyadari adanya sebuah pertarungan dan dia hanya berlatih saja.
Hao Chen sekarang sedang mencoba kekuatan fisiknya dan kehebatan pedang peraknya.
Dimana ia terkejut bahwa kekuatan fisiknya sangat kuat dan pedang peraknya juga tidak kalah hebat dengan ketajaman yang mengerikan.
"Wow! benar-benar kuat, walaupun Martial Soul Naga Kosong hanya memiliki kekuatan fisik naga saja, tapi bisa dikatakan kekuatan fisiknya sudah lumayan kuat dan pedang perak ini sangat tajam seperti silet." Gumam Hao Chen dengan ekspresi puas.
Tapi Hao Chen segera melihat tempat dimana, dia baru saja mencoba Martial Soulnya dan keadaan sekitar benar-benar kacau balau.
"Aduh sepertinya beneran rusak deh, semoga tidak ketauan hehehe...tapi kedua Martial Soul ini walaupun tidak masuk kelas atas, masih bisa dikatakan lumayan kuat, terutama naga kosong..."
"...karena masih bisa ku tingkatkan, tapi apa yang harus aku gunakan sebagai inti atau katalis Naga Kosong ku ya?" tanya Hao Chen dengan bingung.
"Aku benar-benar ingin Martial Soul Naga Kosong milikku ini mampu mengontrol banyak elemen dan menggabungkannya dengan kekuatan fisik." Sambil Hao Chen yang sedang duduk dibawah pohon.
Hari ini Hao Chen menemukan sebuah keunikan bahwa Martial Soul Naga Kosong miliknya tidak memiliki inti kekuatan atau bisa disebut inti naga.
Setelah menemukan hal ini dia sangat senang, karena dia akan membuat inti naga sendiri dan berencana untuk menambakan kemampuan kontrol elemen yang sangat bagus, jika dikombinasikan dengan kekuatan fisik.
Jadi dengan pengetahuan dikehidupan sebelumnya dia sedang mencari kekuatan atau elemen yang bisa berbaur dengan banyak elemen, sedangkan untuk Martial Soul pedang peraknya dia akan memikirkannya nanti.
"Fiuh..sepertinya sudah cukup, pemahaman aku tentang Martial Soulku sudah sangat bagus." Gumam Hao Chen dengan senang.
Ketika Hao Chen hendak mencapai rumahnya dia terkejut bahwa ada dinding berwarna emas yang misterius, walaupun awalnya ragu dia mencoba menyentuh dinding emas itu dan ketika dia menyentuhnya, dia terkejut bahwa itu tembus dan tanpa ragu dia memasuki dinding emas tersebut karena dinding emas tersebut juga menyelubungi rumahnya.
Setelah itu Hao Chen terkejut bahwa rumahnya sudah hancur total dan berantakan, Hao Chen juga merasakan sisa kekuatan yang masih sangat kuat yang semakin memudar.
"Apa yang terjadi sebenarnya terjadi disini?" dengan ekspresi ketakutan Hao Chen segera mendekati puing-puing rumahnya.
Lalu ketika dia telah menyadari sesuatu, Hao Chen segera berteriak, "Tunggu dulu ayah! Ibu, lkalian dimana? apa kalian baik-baik saja?"
Sambil terus mencari, secara tiba-tiba Hao Chen dikejutkan oleh kotak kayu yang seperti sedang dilindungi oleh dinding emas dan putih.
Kemudian dia mengambil kotak tersebut, setelah kota tersebut dibuka dia melihat gelang berwarna biru emas indah.
Hao Chen awalnya bingung namun dua cahaya berwarna emas dan putih segera keluar dari gelang tersebut, dimana kedua cahaya tersebut membentuk wujud manusia.
Cahaya emas itu membentuk seorang pria yang tampan dengan rambut emas panjang dengan tujuh roda yang juga berwarna emas yang membuat dia nampak sangat kuat.
Lali cahaya putih satunya membentuk siluet wanita yang sangat cantik dengan rambut putih terurai kebelakang disertai mahkota es berwarna biru dan tujuh roda yang muncul sama dengan pria tersebut namun milik wanita ini berwarna putih.
Tapi dapat dilihat dengan baik kedua orang tersebut sedang memasang ekspresi sedih yang sangat mendalam.
"Tunggu ayah..ibu...apa yang terjadi disini? kenapa tempat ini hancur, kenapa penampilan kalian berdua seperti ini? apa yang terjadi?" tanya Hao Chen dengan panik.
"Hao Chen jika kamu melihat proyeksi ini, berarti kamu sudah membuka kotak kayu itu dan sudah memegang gelang biru tersebut." Ucap Hao Tian.
"Aku ingin mengatakan bahwa kita tidak akan bisa bertemu lagi untuk sementara waktu dan kita akan berpisah untuk sementara." Ucap Hao Tian dengan ekspresi sedih dan menyesal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 379 Episodes
Comments
MATADEWA
Tertangkap....
2023-06-16
0
Hampry Ratukore
lanjut
2022-12-29
0
ini cerita ngambil dari soul land cuma spirit nya di ganti tapi alur cerita nya emang sama
2022-11-27
0