Suami vs Istri~~~ Bantal Guling

Plak..

Satu tamparan mendarat di pipi Al ketika ciuman itu terlepas dari rasa lembutnya, Nayla mendorong tubuh Al ke belakang lalu menjauh darinya sembari menghapus bekas ciuman bibir Al yang masih terasa bahkan saat ciuman itu terhenti.

Gila.. Satu kata itu yang ada di benak keduanya, siapa yang menduga jika ciuman pertama mereka akan di ambil oleh musuh abadi mereka.

Pertama status yang berubah, sekarang ciuman telah di renggut, sungguh menjengkelkan bagi keduanya. Mereka merutuki keluarga Erlangga dan Aurora yang saling bersahabat dan akhirnya membuat keduanya jadi terikat dalam status yang tidak di inginkan.

" Gue peringatin sama Lo, k-kalo tadi itu kesalahan. Iya cuma kesalahan, anggap aja bibir Gue gak sengaja nabrak makanya jadi bersentuhan, " mendengar hal yang di ucapkan Al membuat hati Nayla kian memanas. Apa dia bilang menabrak?

" Lo kira bibir Gue tiang listrik yang bisa Lo tabrak, enak banget Lo ngomong nya, asal Lo tau ya kalo barusan itu ciuman pertama Gue dan Lo udah merenggutnya!" bentak Nayla yang tidak terima.

" Alah bohong banget Lo, emang Lo pikir Gue gak tau kalo Lo itu pernah pacaran, mustahil orang pacaran gak pernah ciuman. " ejek Al semakin membuat dada Nayla naik turun karena kesal.

" Hahahahaha! "Nayla tertawa sinis sebelum melanjutkan.

 " Setidaknya Gue bukan Lo yang bermesraan di tempat umum tanpa tau malu dan memeluk seorang wanita. Tapi setelah itu di campakkan oleh sang wanita. Kasihan banget sih Lo, lagi sayang - sayang nya tapi di tinggalkan begitu saja... " cerocos Nayla membuat Al tidak Terima karena itu kembali mengingatkan dia dengan seseorang yang pernah mengisi hatinya.

" Apa Lo lihat - lihat? gak Terima? tapi emang itu kenyataan nya kan! " sewot Nayla kembali membuat Al meremas kepalan tangan nya.

Andai aja Nayla bukan cewek, pasti Al sudah mengarahkan satu bogem mentah padanya. Al dan Nayla memang musuh tetapi mereka tidak pernah saling pukul, apa lagi sejak kecil Al selalu di ajarkan untuk tidak pernah bermain tangan pada seorang wanita meskipun dalam keadaan marah.

" Malam ini Lo tidur di lantai. "Al melempar satu bantal ke wajah Nayla. Tapi bukan Nayla kalo menerima begitu saja.

" Kalo Gue gak mau, Lo mau apa? "

" Jadi Lo mau bantah suami? "

" Suami? suami mana yang nyuruh istri buat tidur di lantai? "

" Bisa diem gak Lo? "

" Gak! Gue emang kaya gini sejak kecil, mulut Gue kalo berhadapan sama mulut - mulut kasar jadi kebawa emosi mulu. " Nayla kembali meletakkan bantal nya di ranjang dan terbaring tanpa memperdulikan Al yang menatap nya seperti seorang pembunuh.

Nayla mengambil dua guling sebagai pembatas dirinya dan Al. " Jangan lewati batas ini dan jangan ganggu Gue tidur. Apa lagi sentuh - sentuh Gue dan ambil kesempatan. Ngerti! " Al melongo mendengar perintah Nayla dengan tegas.

" Gak tertarik Gue sama tubuh kerempeng Lo, gak renyah." seloroh Al jengkel.

Ia tidak percaya jika dirinya bisa tidak berkutik di hadapan musuh abadinya yang dalam sekejap berubah status menjadi istrinya. Ingin rasanya Ia melemparkan tubuh Nayla ke dasar lautan terdalam agar dirinya tidak lagi bertemu dengan jelmaan dewi ular seperti dirinya.

Ya Tuhan! dosa apa yang ku perbuat hingga kau memberikan ku istri durjana seperti ini.. Al geleng - geleng kepala dengan meratapi nasib nya.

Al berada di ranjang sebelah kanan dengan pembatas guling di tengah mereka. Ia melihat Nayla yang sudah tertidur sangat pulas tanpa rasa tidak nyaman sedikit pun.

Sementara Al, hatinya mencelos sembari melihat galeri yang ada pada layar ponsel nya. Seorang gadis cantik yang seusianya, dengan senyum lebar, mata bulat, hidung mancung dan pipi sedikit tembem tapi sangat cantik.

Tak terasa air mata terjun begitu saja membasahi layar ponsel itu.

" Stefani.. Tadinya Gue pikir kalo Gue akan nunggu Lo sampai Lo kembali dari luar kota. Karena Gue yakin saat Lo mengucapkan kata putus Lo sama sekali gak serius dan Gue yakin Lo masih cinta sama Gue. Tapi sekarang rasanya kita tidak mungkin bersama lagi karena nyatanya jodoh Gue itu bukan Lo.. Lo baik - baik ya disana, dan Gue harap Lo bisa menemukan cowok yang lebih baik dari Gue! " setelah mengatakan unek - unek itu, Ia mematikan layar ponsel nya dan bersiap untuk tidur membelakangi Nayla karena Ia sangat risih jika melihat orang lain tidur di ranjang nya.

Al mulai memejamkan matanya dan tidur sangat lelap. Namun itu hanya sesaat saat Ia mendengar suara dengkuran yang sangat keras. Matanya kembali terbuka dan melihat Nayla yang tidur menganga .

Al mencibir. " Muka doang cantik, kelakuan tidur kaya ayam berkokok keceng banget! " Al meletakkan bantal untuk menutupi telinga nya.

" Ayo ayo.. Ayo sekali lagi, iya bentar lagi masuk, jangan sampai kalah... My Messi..Dan Goollll! " entah mimpi apa yang di lakukan Nayla saat tidur hingga tanpa sengaja kakinya menendang bokong Al dan membuatnya tersungkur ke bawah.

" Aasrrgggg. Cewek jadi - jadian, bisa - bisanya dia mimpiin bola! " Al bangkit berniat untuk tidur.

Tapi jangankan duduk di ranjangnya. Sekarang ranjang itu sudah di penuhi oleh tubuh mungil Nayla. Dengan posisi yang tengkurap, kaki terbuka lebar dan tangan yang terentang.

Al merasa frustasi hingga akhirnya Ia mengalah dan terpaksa tidur di lantai.

" Nayla kagak ada akhlak, bisa - bisanya dia main solo di ranjang. Dasar otak ngeres, omes. Gue kira cuma cewek Bar - Bar. Tapi ternyata... " Al geleng - geleng kepala mengingat kelakuan aneh Nayla di ranjang.

Benar saja , Pada akhirnya Al sama sekali tidak bisa tidur atau lebih tepatnya tidur setelah jam 02.00 . Ia lihat pukul sekarang adalah 05.00 dan karena tidak bisa tidur Ia memutuskan untuk mandi.

Berniat mandi tapi matanya malah menangkap sebuah benda yang tergantung di kamar mandinya. Ia mengenal benda itu yang selalu di gunakan di tubuh seorang wanita.

Punya Nayla Guys?? Matanya berbinar bukan karena nafsu saat melihat benda itu. Tapi Ia memiliki rencana jahil sebagai balasan karena Nayla sudah membuatnya tidur di lantai. Bukan salah dia juga kenapa benda itu ada di dalam kamar mandinya. Pasti Nayla yang lupa dan berpikir bahwa ini masih rumah nya. Karena itu Ia meletakkan benda sakral itu tanpa peduli.

Al cengir..

Ia mengambil sepasang benda itu dan menyimpan nya setelah selesai mandi.

Sementara Nayla baru terjaga saat pukul 05.40 , matanya membola sempurna saat mendapat dirinya berada di tempat asing, tapi sedetik kemudian ingatan tentang pernikahan nya dengan Al kembali muncul dan Ia menoleh ke samping dimana Al sudah siap dengan seragam sekolah nya.

Ganteng beut.. Ahh sial, coba aja kalo bukan musuh, udah Gue pelet tuh orang.

" Gak usah lihatin, Gue tau kalo Gue ganteng tapi Gue gak sudi di lihatin sama mata mesum Lo! " Nayla segera memalingkan wajah nya merasa malu karena ketahuan sedang memandangi musuh nya sekaligus suaminya itu.

Wait Tunggu! Mesum! "

" Lo bilang apa barusan! " Nayla meninggikan suaranya.

" Mata mesum! Lo gak inget apa yang semalam Lo lakuin! gara - gara kelakuan minus Lo , gue jadi gak bisa tidur. " Al menyipitkan matanya menatap ke arah Nayla yang membuat kepala gadis itu penuh tanda tangan.

Apa yang sudah ku lakukan? "Pikirnya.

Terpopuler

Comments

Pyscho

Pyscho

Aduh, thor, aku tak sabar menanti kelanjutan ceritanya!

2025-06-28

1

lihat semua
Episodes
1 Musuh Abadi ---- Al Vs Nayla
2 Pernikahan Paksa ---- SAH
3 Status Baru~~~~ Musuh Tapi Menikah
4 Ciuman Tak Terduga~~~ First Kiss
5 Suami vs Istri~~~ Bantal Guling
6 Al~~~ Rencana Balas Dendam ( Kenakalan)
7 Al And Nayla~~~ Pertengkaran Ringan
8 Moon The Beauty VS Princess~~~ Fight
9 Hukuman Untuk Nayla ~~~ Khawatir
10 Hubungan ~~~ Penuh Ujian
11 Darimu ~~~ Sebuah Perhatian Kecil
12 Persahabatan Yang Hilang~~~ Aku Tak Membencimu
13 Debaran Hati~~~ Perasaan Apa Ini?
14 Suami VS Istri
15 Terjebak Dalam Masa Lalu
16 Balap Motor~~~ Al Vs Dicky
17 Angkat Telfon
18 Penjelasan
19 Selingkuh?
20 Cafe Milik Nayla
21 Vino
22 Janji Yang Menjadi Penjara
23 Masa Lalu
24 Masa lalu 2
25 Nasehat Mommy Sri
26 I Love You
27 Masalah perusahaan Papi Andreas
28 Pengganggu
29 Festival
30 Ciuman Firman Dan Widia
31 Pecah Perawan
32 Suap - Suapan
33 Telat Sekolah
34 Tanda Merah
35 Tangisan Arena
36 Kehidupan Di Dalam Keluarga Arena
37 Masa Lalu Mike Dan Arena
38 Bercinta Di Alam Terbuka
39 Pernikahan Anak SMA
40 Dynamics Corp
41 Arga Dan Fera
42 Panggilan Video Dari Vino
43 Dua Pasangan ( Suami Istri)
44 Ungkapan Perasaan
45 Tawaran Pekerjaan
46 CEO Dynamics Corp
47 Virus
48 Bos Muda
49 Melayani Suami
50 Asisten Rumah Tangga
51 Curiga!
52 Akting Citra
53 Ketakutan Arena
54 Terungkap
55 Yang Terjadi
56 Mike Siuman
57 Penangkapan Sio
58 Kebenaran Tentang Eros
59 Septian Rinaldo Wijatmoko
60 Permusuhan
61 Al Sakit
62 Kekesalan Bunda Hani
63 Kita Nikah Yuk
64 Ketahuan
65 menikah?
66 Keyakinan Hati
67 Tinggalkan Putriku?
68 Pernikahan Firman Dan Widia
69 Sah!
70 Malam Pertama ( Firman Dan Widia)
71 Hamil?
72 Nayla Dimana?
73 Perintah Septian
74 Bukan Nayla!
75 Pertemuan Masa Lalu
76 Kebahagiaan!
77 Percobaan Pembunuhan
78 Bayu Hadrian Wijatmoko
79 Kebenaran Yang Tidak Di Ketahui
80 Papi Andreas Tau
81 Tawaran Papi Andreas
82 Cerita Masa Lalu
83 Kejujuran Citra
84 Cinta Untuk Melindungi
85 Uang Kompensasi
86 Berita Viral
87 Bertemu Mantan
88 Salahkah Jika Aku Kembali?
89 Ngambek!
90 Cemburu!
91 Poligami?
92 Kedatangan Bayu
93 Sate Mang Sugo
94 Nayla VS Stefani
95 Baik - Baik Saja!
96 Widia VS Stefani
97 Mommy Sri Sakit
98 Pembalasan Alvarez
99 Fahmi
100 Tempat Teraman
101 Pertemuan Para Pengusaha
102 Mencari Ginjal Yang Sesuai
103 Ujian Di Dalam Sekolah
104 Bradley Bleiz
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Musuh Abadi ---- Al Vs Nayla
2
Pernikahan Paksa ---- SAH
3
Status Baru~~~~ Musuh Tapi Menikah
4
Ciuman Tak Terduga~~~ First Kiss
5
Suami vs Istri~~~ Bantal Guling
6
Al~~~ Rencana Balas Dendam ( Kenakalan)
7
Al And Nayla~~~ Pertengkaran Ringan
8
Moon The Beauty VS Princess~~~ Fight
9
Hukuman Untuk Nayla ~~~ Khawatir
10
Hubungan ~~~ Penuh Ujian
11
Darimu ~~~ Sebuah Perhatian Kecil
12
Persahabatan Yang Hilang~~~ Aku Tak Membencimu
13
Debaran Hati~~~ Perasaan Apa Ini?
14
Suami VS Istri
15
Terjebak Dalam Masa Lalu
16
Balap Motor~~~ Al Vs Dicky
17
Angkat Telfon
18
Penjelasan
19
Selingkuh?
20
Cafe Milik Nayla
21
Vino
22
Janji Yang Menjadi Penjara
23
Masa Lalu
24
Masa lalu 2
25
Nasehat Mommy Sri
26
I Love You
27
Masalah perusahaan Papi Andreas
28
Pengganggu
29
Festival
30
Ciuman Firman Dan Widia
31
Pecah Perawan
32
Suap - Suapan
33
Telat Sekolah
34
Tanda Merah
35
Tangisan Arena
36
Kehidupan Di Dalam Keluarga Arena
37
Masa Lalu Mike Dan Arena
38
Bercinta Di Alam Terbuka
39
Pernikahan Anak SMA
40
Dynamics Corp
41
Arga Dan Fera
42
Panggilan Video Dari Vino
43
Dua Pasangan ( Suami Istri)
44
Ungkapan Perasaan
45
Tawaran Pekerjaan
46
CEO Dynamics Corp
47
Virus
48
Bos Muda
49
Melayani Suami
50
Asisten Rumah Tangga
51
Curiga!
52
Akting Citra
53
Ketakutan Arena
54
Terungkap
55
Yang Terjadi
56
Mike Siuman
57
Penangkapan Sio
58
Kebenaran Tentang Eros
59
Septian Rinaldo Wijatmoko
60
Permusuhan
61
Al Sakit
62
Kekesalan Bunda Hani
63
Kita Nikah Yuk
64
Ketahuan
65
menikah?
66
Keyakinan Hati
67
Tinggalkan Putriku?
68
Pernikahan Firman Dan Widia
69
Sah!
70
Malam Pertama ( Firman Dan Widia)
71
Hamil?
72
Nayla Dimana?
73
Perintah Septian
74
Bukan Nayla!
75
Pertemuan Masa Lalu
76
Kebahagiaan!
77
Percobaan Pembunuhan
78
Bayu Hadrian Wijatmoko
79
Kebenaran Yang Tidak Di Ketahui
80
Papi Andreas Tau
81
Tawaran Papi Andreas
82
Cerita Masa Lalu
83
Kejujuran Citra
84
Cinta Untuk Melindungi
85
Uang Kompensasi
86
Berita Viral
87
Bertemu Mantan
88
Salahkah Jika Aku Kembali?
89
Ngambek!
90
Cemburu!
91
Poligami?
92
Kedatangan Bayu
93
Sate Mang Sugo
94
Nayla VS Stefani
95
Baik - Baik Saja!
96
Widia VS Stefani
97
Mommy Sri Sakit
98
Pembalasan Alvarez
99
Fahmi
100
Tempat Teraman
101
Pertemuan Para Pengusaha
102
Mencari Ginjal Yang Sesuai
103
Ujian Di Dalam Sekolah
104
Bradley Bleiz

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!