Timba yang Berlubang

**

Kali ini Axijim tidak diantarkan oleh guru, ia menolak dan bisa pulang kerumah sendiri.

"Axij," panggil guru Archer.

"Iya ada apa guru?," tanya Axijim.

"Mau guru antar?."

"Tidak usah guru, Axij berani pulang sendiri," jawab Axijim.

"Oke baiklah, hati-hati di jalan ya nak."

"Tentu guru," jawab Axijim. "Salam," lanjutnya.

"Salam kembali," jawab guru Archer.

**

"Ibu! salam, Axijim pulang," sapa Axijim.

"Salam juga nak, kamu pulang sendirian?," tanya ibu.

"Iya bu, aku tadi mau diantar guru Archer tapi aku menolak."

"Oh begitu, Ya sudah, sekarang masuk dan ganti pakaianmu," terus ibu.

"Baik bu."

Axijim kemudian masuk ke dalam rumah dan mengganti pakaiannya.

Setelah itu,

Axijim menghampiri ibunya, "Ibu, Ayah kemana, kok tidak kelihatan?."

"Ayahmu sedang berburu nak, sebentar lagi ia pulang."

"Begitu rupanya, baiklah bu Axij tunggu ayah pulang."

**

Setelah beberapa jam kemudian, tok, tok, tok, Ayah mengetuk pintu.

"Salam semua, ayah pulang."

"Salam kembali yah," jawab Meda membuka pintu dan menyambut Ayah pulang.

"Kak Axij!, ayah udah pulang, ayah bawa dua ekor kelinci hasil buruannya loh," panggil Meda pada Axijim.

"Asyik (dengan nada gembira), benarkah? bisa untuk makan malam nih."

"Cassi! bawalah kelinci ini! dan masaklah buat anak-anak makan malam nanti," pesan ayah pada istrinya.

"Baik suamiku."

**

Kelinci itu pun dimasak oleh ibu Axijim, sebagai santapan makan malam.

Seperti biasa masing-masing menyiapkan bagiannya.

Makan malam pun dilaksanakan.

"Nyam nyam nyam."

**

Ketika semua sedang asyik makan, Axijim kemudian membuka pembicaraan.

"Ayah! aku punya tugas dari guru Archer untuk berlatih kelenturan otot tangan, katanya latihannya bersama orang tuanya masing-masing.

Ia memberi waktu selama seminggu untuk hal itu, terus Axijim.

Apakah ayah mau membantuku?, tanyanya.

"Baiklah, besok ayah akan mengajarkan hal itu kepadamu.

Sekarang kau habisi makananmu dan beristirahat setelah ini."

"Benar Axijim, kau harus beristirahat dulu sekarang.

Mungkin latihan yang akan ayah berikan esok cukup berat, kau harus mempersiapkan nya," lanjut ibu.

"Benar tu kak Axijim, " tambah Meda.

"Baiklah," jawab Axijim sambil melanjutkan makannya.

Setelah menyelesaikan makannya, Axijim pun tidur mengistirahatkan badan.

**

Matahari pagi telah muncul membangunkan Axijim dari tidurnya.

"Axij kau sudah bangun?," tanya ayah.

"Sudah yah."

"Tolong bantu ayah sini!."

"Baiklah yah," jawab Axij menyetujui.

"Apa yang bisa Axij bantu yah?."

"Tolong ayah, menarik timba air ini, lalu pindahkan air itu ke wadah ini, dan taruh di penampungan sampai penuh."

"Oh, baiklah yah."

Axijim mulai menarik timba dan mengambil airnya lalu menuangkannya ke wadah.

"Yah, wadah nya berlubang, apakah tidak ada wadah yang lain?," tanya Axijim.

"Tidak ada nak," jawab ayah membohongi. "Pakai yang itu saja," lanjutnya.

"Baiklah yah."

Bagaimana penampungan bisa penuh kalau wadah pengangkutnya berlubang, aduh ayah ini gimana, gumam Axijim dalam hati.

Ah sudahlah, jalani saja perintah ayah ini, lanjut gumamnya.

Axijim mulai mengerjakan tugas itu, ia sungguh lelah. Membutuhkan waktu lebih dari dua jam ia mengisi penampungan itu hingga penuh.

Aduh, melelahkan sekali, gumam Axij di hati.

Ini yang terakhir, (menarik timba dan menuangkannya ke wadah pengangkut)

"Semoga penuh," ucapnya. "Hehhh, syukurlah akhirnya penuh juga, lelah sekali aku dibuatnya."

**

"Nak! apakah sudah selesai?," teriak ayah menanyakan.

"Sudah yah, Axijim sudah selesai," jawab Axijim.

"Kemarilah nak, ibu sudah menyiapkan minum buatmu!," panggil ayah.

"Wah pas sekali aku sudah haus nih," ucap Axijim pelan. "Baiklah yah, Axij akan kesana," jawab Axijim dengan suara agak kencang supaya dapat didengar ayah.

Axijim kemudian berjalan menuju dalam rumah, untuk menikmati minuman itu.

***

"Wah kelihatannya segar tuh," Axijim melihat minuman yang disajikan ibu di atas tikar.

"Bu! Yah! Axijim minum ya minuman nya?," tanya Axijim kepada ibu dan ayahnya yang sedang berada di dapur.

"Iya nak minumlah," jawab Cassi.

Sruppp... "Enaknya," ucap Axijim menikmati minumannya.

**

Terpopuler

Comments

Rosa_Lin128

Rosa_Lin128

semangat🔛🔥

2020-12-14

2

R_armylove ❤❤❤❤

R_armylove ❤❤❤❤

semangat ya

2020-12-13

2

Wilda Muchtia

Wilda Muchtia

Maap baru mampir kak 🙏
Boom like udah mendarat ❤️

Aku bacanya pelan2 ya 😁

2020-12-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!