kia sedang duduk di taman belakang sambil memandang langit malam yang gelap, kia melihat bintang malam yang begitu banyak.
" kamu sedang apa?", sapa pandu yang datang dari arah belakang.
kia terkejut mendengar suara pandu, kia langsung tersenyum setelah melihat pandu yang berdiri di samping nya.
" kia sedang menatap binatang kak", ucap kia sambil melihat ke atas, "mungkin ayah dan ibu uda bahagia sekarang di surga", sambung kia lagi dan langsung duduk di kursi yang ada di taman itu.
pandu ikut duduk di samping kia, " kakak tau, ucap kia menatap ke depan, entah kenapa sekarang kia gak berguna menjadi seorang dokter", sambung kia masih tetap menatap ke depan sambil melipat tangan nya.
" kenapa?" tanya pandu melihat ke arah kia.
" kia bisa menyembuh kan banyak pasien yang ada di rumah sakit, tapi kia gak bisa sembuhin ayah, jangan kan untuk menyembuh kan ayah, , ,ayah sakit aja kia gak tau", sambung kia menundukan wajah nya menangis.
pandu langsung memeluk kia dari samping, ia menarik wajah kia dan menghapus air mata kia dengan jari jari nya, " kamu gak boleh ngomong gitu, jodoh, rezeki dan maut udah kehendak allah", ucap pandu menatap kia.
" seperti kita, yang berjodoh tanpa kita tahu kalau kamu sekarang adalah istri ku", sambung pandu tersenyum menatap wajah kia.
kia langsung menatap wajah pandu, pipi kia di pegang kedua tangan pandu, mereka saling tatap, mata pandu menatap setiap inchi wajah kia, mata pandu berhenti menatap bibir kia yang mungil berwarna pink, entah kenapa pandu ingin sekali mencium bibir kia, pandu pun mendekat kan wajah nya ke wajah kia.
deg...deg...deg..
bunyi jantung ke dua nya berdetak begitu kencang, wajah pandu sudah berada tepat di depan wajah kia, napas pandu yang ber aroma mint terasa di wajah kia, saat pandu ingin mencium kia, tiba tiba....
" eheemmmm", , papa ridwan berdehem di belakang mereka.
pandu langsung menjauh kan wajah nya dari kia, dan langsung melihat siapa orang yang sudah menggangu nya itu.
alangkah terkejut nya pandu, kalau papa nya lha yang berdiri di belakang mereka.
" pa..pa..."ucap pandu gugup.
" kalian ngapain di sini malam malam", tanya papa, sambil melirik kia dan pandu bergantian.
" hmmm...pandu lagi nemanin kia liat bintang pa, iyaa liat bintang", jawab pandu saking uda gugup nya, pandu malu karna papa nya pasti melihat apa yang di lakukan pandu pada kia barusan.
kia hanya berdiri menunuduk di samping pandu dengan wajah yang sudah memerah karna malu.
papa melirik kia dan pandu bergantian, " lain kali kalau mau seperti itu jangan di sini, banyak nyamuk, kan gak enak kalau di ganggu", ucap papa sambil pergi meninggal kan mereka berdua.
pandu dan kia saling menatap mendengar perkataan papa nya.
hampir saja, gumam kia.
Iya memang banyak nyamuk, salah satu nyamuk nya ya papa, gangguin aja, gumam pandu.
aduuuh kia,,,kamu kok jadi bodoh gini sih, hampir ajja kamu mempermalu kan diri mu, tapi bukan nya ini uda malu ya, gumam kia.
" ayo kita masuk, uda larut malam, sebaik nya kita istirahat sekarang", ucap pandu.
kia mengangguk kan kepala nya, dan langsung berjalan meninggal kan pandu yang masih setia berdiri di taman.
pandu yang melihat kia berjalan hanya tersenyum, entah kenapa hati nya sangat senang dengan kejadian tadi.
****
kia lagi iatirahat di ruangan nya, tiba tiba pintu terbuka.
ceklek..
" kia makan yuk, gue laper banget", ucap rika sambil duduk di depan kia.
" tumben kamu gak bareng kak ricki", sahut kia.
" kak ricki lagi ada pasien", jawab rika sambil memain kan hp nya.
tiba tiba rika menjerit, dan hal itu mengaget kan kia.
" aaaaaaaahk kiaaaaal...rika menjerit sambil melihat hp nya.
" kamu kenapa si rika, ini itu rumah sakit, bukan pasar, hobi banget jerit jerit", seru kia kesal.
" kia kamu masih ingat kak bayu gak"? tanya rika yang semangat menatap kia.
" bayu ? " sahut kia sambil menyatu kan alis nya.
" iya kia, bayu prasetya, satu angkatan kak ricki," sambung rika dengan senang nya.
kia hanya menganggukan kepala nya tanda sudah ingat, " emang kenapa dengan kak bayu ka?", tanya kia penasaran.
" kak bayu uda balik dari london kia, dan sekarang akan bekerja di rumah sakit ini, ya ampuun kia, guee senang bangeet"..ucap rika sambil senyum senyum sendiri.
kia hanya tersenyum melihat tingkah rika, tiba tiba telpon kia berbunyi, kia melihat layar telpon nya untuk melihat siapa yang nelpon, saat sudah tau siapa yang nelpon, kia langsung menggeser tombol hijau di hp nya.
" assalamualaikum kak", , ucap kia.
" walaikumsalam kia, kamu lagi sibuk gak?" tanya pandu.
"kia lagi istirahat kak, ada apa kak?", tanya kia penasaran.
" kamu ke parkiran sekarang ya, kita makan siang bareng", ucap pandu langsung mematikan hp nya.
kia pun langsung menuju parkiran dan melihat mobil pandu di depan, kia langsung masuk ke dalam mobil.
****
mereka sudah sampai di restoran, " kamu mau pesan apa? " tanya pandu. " samain aja kak", jawab kia tersenyum.
setelah memesan makanan, pandu menatap kia, " kia"...panggil pandu lembut.
" iya kak, jawab kia menatap pandu bingung.
pandu menarik napas nya dalam dan mengeluarkan nya secara perlahan, " aku boleh mintak sesuatu sama kamu?" tanya pandu menatap kia dalam.
" iyaaa", jawab kia makin bingung, " kakak mau mintak apa?" sambung kia lagi yang makin penasaran.
"aku mau mulai malam ini, kamu tidur di kamar aku ya"!!, ucap pandu.
kia terkejut mendengar nya, " tapi kenapa kak?" tanya kia balik.
" karna kamu istri ku kia, aku mau memulai hubungan kita layak nya suami istri yang sesungguh nya, aku mau belajar menjadi suami yang baik untuk kamu".
pandu berhenti bicara sesaat, lalu ia menarik napas dalam, " walau pun belum ada cinta di antara kita, ucap pandu sambil menatap kia".
kia bingung mau jawab apa, kia gak tau harus setuju atau gak, ia juga sadar kalau sekarang adalah seorang istri.
kia menatap pandu sesaat, setelah itu kia menunduk kan kepala nya lagi, pandu yang melihat itu langsung memegang lembut tangan kia.
" kia...aku tau ini berat untuk mu, tapi aku juga gak maksa kamu kok, kalau kamu gak mau juga gak papa", ujar pandu tersenyum.
kia tersenyum melihat pandu, " iya kak, kia mau kok",,,jawab kia.
pandu tersenyum menatap kia, tak lama pesanan mereka datang.
mereka pun langsung makan siang sambil berbincang bincang dan tertawa kecil.
mungkin sekarang kita belum ada rasa apa apa, tapi aku gak tau ke depan nya gimana? gumam pandu manatap kia.
.
.
bersambung.
jangan lupa like dan komen ya.
dukungan kalian sangat berarti buat aku.
biar aku makin semangat nulis nya
terima kasih
😊😊😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 515 Episodes
Comments
jhon teyeng
sdh kak likenya, santai aja kak ngetiknya biar enak bacanya
2022-06-09
0
perjuangan ✅
di awal² nya masih bahagia,tpi nanti di bab yg lain nya akan keseruan seorang pengangau,,
2022-02-16
0
perjuangan ✅
kita jgn selalu memprediksi sesuatu yg blm tentu terjadi,sama aja mendahului pengetahuan yg maha memberi,,KLo menyebut kata di alam sana Krn orang mati sama kita itu beda alam,jgn bilang di syurga sana,seolah² kita tahu bhw orang yg mati itu yakin masuk syurga,tapi blm tentu kan,,, 🥰🥰
2022-02-16
0