“Qania kembalilah atau tidak sama sekali” teriak papanya lagi karena Qania masih diam mematung disana.
Dengan berat hati Qania menuruti perintah sang papa dan sebelumnya ia menghapus air mata yang membekas di wajahnya. Qania melangkah begitu lambat seolah terpasang bola rantai di kakinya. Ia kembali...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 365 Episodes
Selamanya Cinta
Memori masa lalu (1)
Comments