Qania kini tengah duduk bersama Fandy di halaman belakang rumah sakit, sambil terus meringis membuat Fandy kebingungan bagaimana menenangkannya.
“Rasain kamu aku kerjain” Qania tertawa geli dalam hati.
“Udah dong Qan, gue minta maaf banget nih” ucap Fandy gelisah.
Qania perlahan menghentikan tangisn...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 365 Episodes
Selamanya Cinta
Aku tunggu perjuanganmu
Comments