Beberapa jam kemudian..
Reiyana dan Rian telah sampai di tempat penjualan mobil sport.Keduanya turun dari mobil dan segera masuk ke dalam ruangan itu,tanpa sengaja ada sepasang mata yang mengagumi Reiyana,Ya itulah dia Rizal.
Rizal juga sedang mencari mobil baru bersama Ari tapi tanpa sengaja ia melihat lagi gadis kecil yang sudah membuatnya terpesona.
"Hei Zal!"Panggil Ari
"Ada apa??"Tanya Rizal sambil mata menatap Reiyana dari kejauhan.
Ari pun mengikuti arah tatapan Rizal yang mengarah ke seorang gadis kecil berumuran sekitar 16 tahun.
"Jadi apakah gadis itu yang kau suruh buat aku menyelidikinya?"Tanya Ari dengan selidik
"Tepat sekali"Jawab Rizal yang masih menatap Reiyana
"Hei yang berbicara itu aku tapi kenapa mata kau tak berhenti menatapnya?katanya tidak suka hanya tertarik saja"Gerutu Ari
"Berani menggerutu bosmu?"Tanya Rizal dingin
"Kau lupa atau pura-pura lupa dengan ucapan kau sendiri?katanya jika di luar kantor tidak ada embel-embelan bos dan asisten!"Ucap Ari mencoba mengingatkan ucapan Rizal terdahulu
"Hmm!"Rizal masih saja menatap Reiyana,dan memperhatikan setiap gerak-gerik Reiyana dengan Rian
"Kau selidiki tentang gadis kecil itu dan siapa laki-laki itu sepertinya mereka sangat dekat!apa itu kekasihnya?"Seru Rizal pada Ari
"Jika memang benar laki-laki itu kekasihnya lantas apa urusannya dengan mu?katanya kau tidak mencintai gadis kecil itu,ingat umur kau itu sudah 23 tahun jika benar kau mencintainya,maka sadarlah kau itu sudah tua masih saja mau dengan daun muda"Kekeh Ari
"Sudah ku katakan!aku hanya ingin tau tentangnya saja"Bantah Rizal
"Ya ya terserah kau saja!dasar gunung es sudah dingin eh di tambah keras kepala!"Ledek Ari
"Hmm!selidiki gadis kecil dan laki-laki itu dalam waktu 24jam jika kau gagal gaji mu bulan ini ku potong beserta bonusnya"Ancam Rizal
"Cihh selalu saja mengancam tapi demi gaji dan bonusku,aku rela menyelidikinya demi kau wahai boss ku dingin sedingin es batu dan keras kepala sekeras kelapa!"Gerutu Ari menatap Rizal
"Ku tunggu"Seru Rizal masih menatap Reiyana
Skip Reiyana dan Rian..
Reiyana dan Rian melihat-lihat mobil yang ada di tempat penjualan itu.Banyak mobil dengan jenis beragam,membuat keduanya bingung akan membeli yang mana.
"Hei Sayang!kamu ingin membeli mobil warna apa?"Tanya Rian pada Reiyana yang berdiri di sampingnya
Seketika mengepal tangan satu orang yang ada di dalam penjualan mobil itu,ia tidak menyukai panggilan Rian,iapa lagi kalau bukan si Rizal.
`Sayang?apakah mereka benar-benar sepasang kekasih!`batin Rizal
"Semua harus mobil sport terbatas dengan warna hitam,abu-abu,merah dan kuning!"Sahut Reiyana sambil memainkan ponselnya
"Apa tidak salah kamu membeli sebanyak itu?"Tanya Rian kaget
"Tidak salah"Sahut Reiyana dengan dingin
"Ck holang kaya beli banyak gak mungkin bangkrut"Ledek Rian
"Cepat urus pembeliannya dan bayar dengan kartu yang tadi ku berikan saat di mobil!"Perintah Reiyana
"Siap sayang,tunggu di sofa itu!"Ucap Rian sambil menunjukkan sofa tempat menunggu,ia segera pergi menuju tempat pembayaran mobil.
Tanpa menjawab Reiyana duduk di sofa itu dan tidak sadar jika orang yang duduk di sebelah sofanya sedang menatap lekat wajahnya karena ia sibuk dengan ponselnya.
`Cantik dan manis jika di lihat dari dekat!`batin Rizal
Diam-diam Rizal memotret wajah Reiyana yang sedang sibuk dengan ponselnya,setelah memotretnya Rizal pura-pura sibuk juga dengan ponselnya.Tidak berapa lama Rian datang menghampiri Reiyana setelah urusan pembeliaan mobil selesai.
"Sudah selesai abang?"Tanya Reiyana sambil menatap Rian
"Sudah dong,nanti sore mobilnya di kirim"Jawab Rian
"Okeh mari kita pergi karena ada yang ingin ku urus abang!"Ajak Reiyana sambil beranjak dari mobilnya
"Siap sayang ku!"Jawab Rian seraya memberi hormat pada Reiyana
》Bersambung《
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 594 Episodes
Comments
imam zulkifli
rian agak lebay
2022-04-14
1
Rika Rachel
jngan Abang donk,ga cocok buat
2021-06-10
0
Fina Ina
Rizal bucin dalam diam
2021-03-12
1