Liona mengawasi Abigail yg sedang melakukan gerakan sit up sebanyak 200 kali. Dia menginginkan Abigail memiliki kesan sexy dan brutal secara bersamaan.
Hal itu akan membuat mata lelaki tertipu dan mati saat menyentuh.
Secara garis besarny, memuaskan kebencian mereka berdua terhadap lelaki yg mudah terpancing nafsunya.
Abigail memiliki dendam yg sangat besar terhadap para lelaki karena pernah mendapatkan pelecehan sexual yg cukup parah.
Sedangkan Liona membenci lelaki karena terbayang adiknya yg mati dengan tragis ditangan orang yg merenggut kesucian adiknya.
" Berhenti "!!.
Abigail langsung menuruti perkataan Liona. Dia barusaja ingin melakukan Push up seperti yg biasa dia lakukan.
Abigail lalu berjalan menghampiri Liona.
" Ada apa Nona "??.
" Sudah cukup latihanmu hari ini.
Sebentar lagi akan ada orang yg datang untuk memeriksa tubuhmu " jawab Liona.
" Kenapa saya di periksa Nona. Saya tidak apa-apa "!! ucap Abigail bingung.
" Luka bekas tendanganku mempengaruhi gerakan latihanmu ".
Abigail kaget saat tau ternyata Nona-nya menyadari jika luka di ulu hatinya memang masih terasa sakit.
Bagaimanapun tendangan Nona-nya hari itu sangat kuat.
Dirinya bahkan sampai demam tinggi selama tiga hari.
" Aku menyiksamu sampai seperti ini karena aku peduli padamu. Aku tidak mau melihatmu lemah.
Di dunia ini, jika seorang wanita lemah maka dia akan selalu mudah di tindas dimanapun dia berada. Maka dari itu aku memberikan pelatihan yg sangat berat untukmu.
Aku juga pernah merasakan pelatihan yg lebih menyiksa daripadamu.
Tapi dari situlah aku kuat dan bisa menindas orang lain ".
Abigail diam mendengarkan perkataan Nona-nya. Pantas saja dia mendapatkan pelatihan yg sangat keras selama ini.
Di tangan Nona-nya, dia di latih seperti seorang tentara militer yg terkenal sangat kejam dan berat pelatihannya.
" Kau tunggulah disini. Jangan lupa untuk selalu memantau perusahaan.
Hari ini kakakku akan mengambil alih Orlando Group. Setelah dia selesai, kau lakukan apa yg sudah ku beritahu padamu semalam ".
" Baik Nona ".
" Aku pergi " ucap Liona lalu keluar dari ruangan itu.
Dia menuju kamar untuk membersihkan diri. Hari ini dia akan datang ke rumah ibunya untuk menemani kakaknya pergi ke perusahaan Orlando Group.
Sekalian memeriksa kekuatan otot para penjaga yg berada di rumah kakaknya.
Setelah hampir tiga puluh menit bersiap, Liona segera meninggalkan apartment. Dia sudah melihat melalui CCTV kalau dokter yg dia undang sudah datang.
Dan dia tidak perlu takut terjadi sesuatu di apartment nya karena disana ada Abigail yg siap membunuh siapapun yg mengacau.
Tak lama, mobil Liona memasuki halaman rumah kakaknya.
Tampak kakak dan ibunya sedang duduk di teras rumah.
" Panggil semua temanmu kemari "!! perintah Liona pada salah satu penjaga.
" Baik Nona "!.
Liona lalu menghampiri kakak dan ibunya. Dia menunggu sampai semua penjaga berkumpul di halaman.
" Kak,, kau kemarin meminta bukti padaku bukan "?? tanya Liona pada kakaknya.
" Apa kau benar-benar serius ingin menunjukkan bukti itu padaku "??.
Bukannya menjawab, Joysean malah balik bertanya. Membuat Liona sedikit kesal.
" Kau pikir untuk apa aku meminta mereka berkumpul "?? ucap Liona sambil menunjuk kearah para penjaga.
" Apa yg akan kau lakukan kepada para penjaga itu Liona "??.
" Kau akan tau saat melihatnya sendiri " ketus Liona.
" Baiklah..
Ibu, masuklah dulu ke dalam rumah. Aku dan Liona ingin sedikit berolahraga dengan para penjaga itu " ucap Joysean.
" Apa kalian akan berkelahi dengan mereka "?? tanya ibunya cemas.
" Bukan berkelahi, tetapi olahraga Bu " jelas Joysean.
" Ya sudah, kalian berhati-hatilah. Tubuh mereka itu besar-besar.
Tenaga mereka pasti sangat kuat sekali "!! bisik ibunya sambil menunjuk kearah penjaga kemudian melangkah masuk ke dalam rumah.
Joysean dan Liona saling berpandangan mendengar bisik-bisik ibunya.
Jika saja ibunya tau siapa Liona sebenarnya, mungkin ibunya bisa langsung pingsan.
Liona adalah seorang jendral besar pada masanya. Dia sangat kuat dan tidak terkalahkan Tidak ada satupun musuh yg tidak takut padanya.
Hanya tipu muslihat saja yg mampu menumbangkan kekuatan Liona dulu.
" Berbaris dengan rapi "! perintah Liona di depan para penjaga yg mengenakan jas berwarna hitam.
" Baik Nona "!!.
Liona memperhatikan para penjaga dengan mata tajamnya.
Dia berjalan kearah salah satu penjaga yg terlihat tidak lurus dalam barisannya.
Liona lalu memukul perut penjaga itu hingga memuntahkan air dari mulutnya.
Penjaga yg mendapat serangan mendadak dari Liona jatuh tersungkur di tanah.
Melihat salah satu temannya terjatuh, seorang penjaga berniat menolongnya. Tapi niat itu di urungkannya saat mendengar suara dingin milik Liona.
" Bergerak sedikit saja dari tempatmu berdiri sekarang, akan langsung ku patahkan lehermu yg penuh lemak itu "!!.
Para penjaga terlihat ketakutan. Terlebih lagi penjaga yg barusaja mendapat peringatan dari Liona. Wajahnya sudah sangat pucat sekarang.
" Apa ini yg diajarkan oleh agensi kalian hahhh "!! bentak Liona.
Penjaga yg tadi terjatuh segera bangkit berdiri sambil memegangi perutnya.
" Hanya berbaris rapi saja kalian tidak becus.
Kalian pikir kalian sudah kuat hanya dengan mengandalkan tubuh besar kalian yg tidak memiliki kekuatan sama sekali ini "!!!!.
Semua penjaga menunduk takut melihat ketegasan Liona. Mereka tidak menyangka ucapan seorang wanita bisa begitu mengintimidasi pria bertubuh besar seperti mereka.
" Aku tidak ingin orang lemah berada di sekitarku.
Katakan padaku, kalian akan mengikuti perintahku atau pergi angkat kaki dari sini sekarang juga "!! teriak Liona lantang.
Joysean yg melihat adiknya begitu kuat hanya bisa berdiri tercengang.
Dia tidak menyangka adiknya memiliki kekuatan sebesar itu hingga mampu menumbangkan seorang penjaga berbadan besar hanya dengan satu pukulan.
" Kami akan menerima perintah Nona "!! jawab para penjaga.
" Aku tidak dengar "!!.
" Kami akan menerima perintah Nona "!! teriak para penjaga dengan suara yg keras.
" Mulai sekarang, setiap pagi kalian harus berlari selama satu jam tanpa henti.
200x sit up, 200x push up lalu berlatih beladiri. Kalian juga akan di latih untuk menembak.
Aku akan mencarikan orang untuk melatih kalian.
Dan aku tidak mau ada kata menyerah begitu kalian memulainya. Jika ada yg berani melanggar,itu artinya kalian mati "!!.
" Siap laksanakan Nona "!!.
" Bubar "!!.
Liona menghampiri Joysean yg masih berdiri dengan wajah kagetnya.
" Bukankah sudah ku katakan kalau para penjaga itu hanya bermodal badan besar saja kak???
Otot dan otak mereka tumpul. Harus diasah dengan benar supaya bisa menjadi penjaga yg bisa diandalkan "!!.
" Darimana kau mendapatkan kekuatan sebesar itu Liona.
Jantungku hampir keluar dari mulutku saat kau memukul penjaga itu "!! ucap Joysean.
" Aku berlatih hingga hampir kehilangan nyawa untuk mendapatkan kekuatan dan keberanianku selama ini "!! jawab Liona.
Joysean menelan ludah saat mendengarnya. Dia yg laki-laki saja tidak pernah melakukan hal segila itu.
Hanya sebatas lari dan gym olahraga yg biasa dia lakukan.
🥀🥀🥀🥀🥀
🌴Hallo para reader's tercinta, jumpa lagi sama author yg baik hati 😅
Author mau ngingetin kalian semua nih supaya selalu menjaga kondisi kesehatan tubuh.
Di masa pandemi seperti sekarang, mari kita sama-sama membantu pemerintah melawan Virus Covid-19 dengan cara di rumah aja.
Gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah dan selalu rajin cuci tangan ya??
Oh ya, jangan lupa untuk selalu vote, votee, vootteee, like dan comment di sini ya.
Follow juga akun medsos milik author.
🌿Ig: nini_rifani
Terima kasih, peluk online dari author 🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 478 Episodes
Comments
Warni Arni
Aduh, langsung berdiri kayak patung, ahahahah
2024-12-25
0
Warni Arni
🤣
2024-12-25
0
Warni Arni
Parah betul
2024-12-25
0