Kala Demit VS para pendekar

" Anak setan besar sekali nyalimu,berani menantangku pertama kali "

" Apakah kau sudah bosa hidup ? "

Tatapan Kala Demit beralih kepada Wira,yang pertama kali berani maju dan menantangnya.Dalam hatinya Kala Demit merasa kagum terhadap keberanian Wira yang bernyali naga meski masih sangat muda.Dan sepertinya sudah punya ilmu yang sangat tinggi

" Apakah gadis cantik disebelahmu itu kekasihmu ? " Tanya Kala Demit lagi kepada Wira

Kala Demit beralih menatap gadis cantik baju putih,yang hingga saat ini belum diketahui namanya oleh Wira dan secara kebetulan berdirinya malah disamping Wira,meskipun posisinya agak renggang

Mata si gadis langsung menatap tajam ke arah Kala Demit dan seperti ada kilatan yang keluar dari sorot mata itu.Dari tatapan dan ekspresi wajah gadis itu,menunjukkan ke tidak senangan dengan pertanyaan Kala Demit tentangnya kepada Wira

" Kekasihmu sangat cantik dan sesuai seleraku.Cocok sekali untuk menemaniku melepaskan lelah setelah aku menghabisi kalian semua nanti hehehe... " Kala Demit meneruskan kembali ucapannya dengan nada dan ekspresi mesum.Diakhiri dengan tawa terkekeh memuakkan

" Tua bangka mesum jaga ucapanmu

Siapa bilang aku kekasih lelaki tukang intip orang !!? "

" Dan untuk semua ucapanmu hukuman yang paling pantas adalah mencabut lidahmu dengan pedangku "

Si gadis dengan berapi api mencaci Kala Demit dan saat itu wajahnya telah merah membesi karena menahan amarahnya

Semua yang mendengar ucapan si gadis memandang bergantian terhadap Wira dan si gadis

Ada kejadian apa antara pemuda itu dan si gadis,atau habis mengintip si gadis melakukan apa pemuda itu !? seperti itu kira kira rata rata pertanyaan yang ada dibenak semua orang yang ada disitu

Wira sendiri yang mendengar perkataan si gadis,memencongkan mulutnya.Sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

" Kerasukan setan gunung atau salah minum obat gadis ini !? Sampai bicara seenak perutnya sendiri " Batin Wira dalam hatinya

Setelah mencaci Kala Demit,si gadis langsung berkelebat menyerang Kala Demit dengan pedang yang tidak tahu kapan si gadis mencabut pedangnya itu.Karena gerakan mencabut pedangnya itu sangat cepat sekali

Pedang itu menusuk menyerang ke arah mulut Kala Demit.Untuk membuktikan omongannya akan memotong lidah Kala Demit

Meskipun serangan itu sangat cepat tapi bagi Kala Demit gerakan si gadis masih sangat lambat.Sehingga dengan mudah serangan itu dapat dielakkan dengan sangat mudah.Malah dengan gerakan yang tidak tahu bagaimana,tiba tiba tubuh si gadis terpental setelah dadanya terkena pukulan.Tetapi untungnya pukulan itu tidak mematikan.Karena Kala Demit telah merasa tertarik kepada gadis itu

Si gadis yang sudah menduga kalau kemampuannya masih dibawah Kala Demit merasa terkejut.Karena tidak menyangka dirinya dapat terkena pukulan dalam sekali gebrakkan

Melihat si gadis terpental terkena pukulan Kala Demit,Wira langsung berkelebat menyerang Kala Demit dengan pukulan yang mematikan ke arah leher,tapi itu hanya tipuan.Karena setengah jalan gerakan Wira berubah ke arah perut.Tapi memang Kala Demit bukan jagoan kemarin sore yang bisa dengan mudah terkena pukulan lawan,karena pengalaman bertarungnya yang sudah sangat dalam

Dengan tidak bergeser dari tempatnya,Kala Demit menangkis pukulan Wira dengan sapuan tangan kirinya dari atas ke bawah.Lalu tangan kanannya menyusup memberikan pukulan ke arah leher Wira.Berniat mengembalikan pukulan tipuan yang tadi Wira lakukan

Wira dengan ketenangannya langsung berkelit,sekaligus kaki kanannya bergerak melakukan serangan ke arah paha kanan Kala Demit

Desss...

Serangan Kaki Wira mengenai paha Kala Demit,tapi tendangan itu seperti mengenai karet.Yang membuat kaki Wira mental terdorong daya tolak paha Kala Demit

Wira yang sedikit kaget agak lengah,sedikit terlambat menghindari pukulan tangan kiri Kala Demit ke arah dadanya.Sehingga pukulan itu masih sempat mengenai bahunya

Buk...

Meskipun tidak telak dan tidak tepat mengenai sasaran tapi Wira terjajar kebelakang dengan tubuh sedikit miring

Aksi saling serang Wira dengan Kala Demit itu tadi,berlangsung dengan sangat cepat

" Bocah setan apa hubunganmu dengan tua bangka Singa Praja ? " Tiba tiba Kala Demit bertanya kepada Wira dengan tatapan penuh selidik

Kala Demit ternyata mengenali gerakan jurus jurus yang tadi dilancarkan Wira,sebagai jurus jurus ilmu silat yang dimiliki Singa Praja

" Untuk apa kau menanyakan guruku !? "

Semua yang ada disitu yang mengenal atau pernah mendengar tentang Singa Praja,menjadi maklum dengan keberanian Wira.Yang ternyata adalah murid Singa Praja yang berjuluk pendekar Surya Dewa.Karena nama itu sangat terkenal didelapan penjuru angin sebagai dedengkot dunia persilatan yang berasal dari aliran putih yang sangat disegani lawan

" Owh jadi kau adalah muridnya tua bangka itu " Seru Kala Demit

" Kebetulan sekali aku bisa membalaskan sakit hatiku pada keparat Singa Praja dengan mencincangmu sampai ***** dan kalau perlu sekalian dengan tua bangka itu kalau memang dia ikut muncul disini " Ucap Kala Demit lagi dengan nada geram dan sedikit senyum sinis merendahkan dibibirnya

Pertapa Sarwo Juwono,ki Sentanu dan wanita pendekar Topeng Emas langsung berkelebat ke dekat Kala Demit dengan posisi siap bertempur.Meskipun pertapa Sarwo Juwono masih terlihat tenang

" Jangan kau berani sama yang bukan tandinganmu Kala Demit.Akulah lawanmu " Terdengar suara Ki Sentanu berkata

Hmmm...

" Apakah seorang tukang bambu sepertimu adalah tandinganku Sentanu !!? "

Kala demit berseru kepada Ki Sentanu.Yang mengenal Ki Sentanu sebagai salah satu tokoh dan guru dari perguruan Bambu Hijau,dengan nada dan mimik mengejek

" Kalian semua disini bukanlah tandinganku.Bahkan jika ada Dewa turun ke bumi sekalipun akan aku musnahkan.Biar cepat selesai akan aku bereskan kalian semua sekarang sekaligus " Ucap Kala Demit lagi dengan jumawa

Sreeetttt...

Cahaya merah darah langsung terlihat membersit,ketika Kala Demit dengan sangat cepat menarik pedang Samber Nyawa dari sarungnya

Seketika aura kematian yang dikeluarkan pedang Samber Nyawa langsung dirasakan semua oleh semua orang yang ada disitu

Terpopuler

Comments

@elang_raihan.Nr☕+🚬🐅🗡🐫🍌

@elang_raihan.Nr☕+🚬🐅🗡🐫🍌

Lanjut

2021-01-30

1

mega Berawan

mega Berawan

keroyok an...waduh

2020-10-24

1

will

will

teruskanlah thor 😁🤟

2020-10-12

1

lihat semua
Episodes
1 Bocah penggembala
2 Wira
3 Ujian
4 Situasi dunia persilatan
5 Sengkala Jagat
6 Berkelana
7 Puncak gunung Ciremai
8 Puncak gunung Ciremai 2
9 Kematian Tungul Rana
10 Munculnya Pedang Samber Nyawa
11 Munculnya Kala Demit
12 Pemilik Pedang Samber Nyawa
13 Dikepungnya Kala Demit
14 Kala Demit VS para pendekar
15 Kala Demit VS para pendekar 2
16 Kematian para pendekar dan terjatuhnya Wira kedalam kawah
17 Mimpi buruk Singa Praja
18 Dewa Linglung
19 Naga Keling Sapu Jagat
20 Kujang Dewa
21 Kekalahan dan lolosnya Kala Demit
22 Ternyata gadis berbaju putih itu bernama...
23 Kembali ke alam manusia
24 Kerajaan Lingga Buana
25 Pertarungan Raden Cakra Ningrat
26 Dayeuh Puseur
27 Hukuman dan kematian Juragan Wiguna
28 Uji kanuragan
29 Putri Rara Murni
30 Pertemuan kembali dengan gadis berbaju putih
31 Lima serigala hutan muncang
32 Rahasia tunduknya berbagai aliran perguruan kepada perguruan Raga Abadi
33 Tembakkan Sekar Langit
34 Ketegangan menjelang Perang
35 Dimulainya peperangan
36 Situasi peperangan
37 Situasi peperangan 2
38 Situasi Peperangan 3
39 Pertempuran diluar keraton
40 Pertemuan kembali Wira dengan Singa Praja
41 Berita bobolnya tembok benteng sebelah utara
42 Kehebatan Manggar Saketi
43 Kematian Manggar Saketi
44 Pertemuan kembali antara Kala Demit dan Dewa Linglung
45 Pertarungan antara Wira dan Kala Demit
46 Tewasnya Kala Demit dan kemenangan pihak kerajaan Lingga Buana
47 Pertunangan antara pangeran Cakra Ningrat dan putri Rara Murni
48 Leluhur Dewa Linglung
49 Pusaka Cincin Badar Segara
50 Memulai lagi pengembaraan
51 Lembah Bidadari Siluman
52 Pertarungan dengan dua orang penyusup
53 Berada diujung tanduk
54 Pendekar Bidadari Siluman
55 Rencana penyelamatan
56 Prahara desa Cihuni
57 Tertangkapnya Wira oleh murid murid perguruan Bidadari
58 Dewa maut vs Siluman Iblis Api dan Siluman Iblis Kalabang
59 Dewa Maut itu adalah...
60 Pertarungan yang semakin sengit
61 Pertarungan yang semakin sengit 2
62 Pertarungan yang semakin sengit 3
63 Pertarungan yang semakin sengit 4
64 Penyelamatan " Bandara " pemuda murid perguruan Bambu Hijau
65 Musnahnya perguruan Bidadari
66 Kabar kehancuran dan musnahnya Perguruan Bidadari di dunia persilatan
67 Iblis Gila
68 Menuju kota Kadipaten Janur Emas
69 Lima Setan Karang Bolong
70 Kematian Garang Kawani
71 Hancurnya Lima Setan Karang Bolong
72 Dendam yang tidak pernah terbalaskan
73 Pemberitahuan
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Bocah penggembala
2
Wira
3
Ujian
4
Situasi dunia persilatan
5
Sengkala Jagat
6
Berkelana
7
Puncak gunung Ciremai
8
Puncak gunung Ciremai 2
9
Kematian Tungul Rana
10
Munculnya Pedang Samber Nyawa
11
Munculnya Kala Demit
12
Pemilik Pedang Samber Nyawa
13
Dikepungnya Kala Demit
14
Kala Demit VS para pendekar
15
Kala Demit VS para pendekar 2
16
Kematian para pendekar dan terjatuhnya Wira kedalam kawah
17
Mimpi buruk Singa Praja
18
Dewa Linglung
19
Naga Keling Sapu Jagat
20
Kujang Dewa
21
Kekalahan dan lolosnya Kala Demit
22
Ternyata gadis berbaju putih itu bernama...
23
Kembali ke alam manusia
24
Kerajaan Lingga Buana
25
Pertarungan Raden Cakra Ningrat
26
Dayeuh Puseur
27
Hukuman dan kematian Juragan Wiguna
28
Uji kanuragan
29
Putri Rara Murni
30
Pertemuan kembali dengan gadis berbaju putih
31
Lima serigala hutan muncang
32
Rahasia tunduknya berbagai aliran perguruan kepada perguruan Raga Abadi
33
Tembakkan Sekar Langit
34
Ketegangan menjelang Perang
35
Dimulainya peperangan
36
Situasi peperangan
37
Situasi peperangan 2
38
Situasi Peperangan 3
39
Pertempuran diluar keraton
40
Pertemuan kembali Wira dengan Singa Praja
41
Berita bobolnya tembok benteng sebelah utara
42
Kehebatan Manggar Saketi
43
Kematian Manggar Saketi
44
Pertemuan kembali antara Kala Demit dan Dewa Linglung
45
Pertarungan antara Wira dan Kala Demit
46
Tewasnya Kala Demit dan kemenangan pihak kerajaan Lingga Buana
47
Pertunangan antara pangeran Cakra Ningrat dan putri Rara Murni
48
Leluhur Dewa Linglung
49
Pusaka Cincin Badar Segara
50
Memulai lagi pengembaraan
51
Lembah Bidadari Siluman
52
Pertarungan dengan dua orang penyusup
53
Berada diujung tanduk
54
Pendekar Bidadari Siluman
55
Rencana penyelamatan
56
Prahara desa Cihuni
57
Tertangkapnya Wira oleh murid murid perguruan Bidadari
58
Dewa maut vs Siluman Iblis Api dan Siluman Iblis Kalabang
59
Dewa Maut itu adalah...
60
Pertarungan yang semakin sengit
61
Pertarungan yang semakin sengit 2
62
Pertarungan yang semakin sengit 3
63
Pertarungan yang semakin sengit 4
64
Penyelamatan " Bandara " pemuda murid perguruan Bambu Hijau
65
Musnahnya perguruan Bidadari
66
Kabar kehancuran dan musnahnya Perguruan Bidadari di dunia persilatan
67
Iblis Gila
68
Menuju kota Kadipaten Janur Emas
69
Lima Setan Karang Bolong
70
Kematian Garang Kawani
71
Hancurnya Lima Setan Karang Bolong
72
Dendam yang tidak pernah terbalaskan
73
Pemberitahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!